Albert kembali

"Nyonya kembali membuat masalah, Tuan. Kali ini beliau memecat pelatih bela diri dan pengasuh Tuan Muda Kaiden. Selain itu, beliau juga masih menyiksa Tuan Muda seperti biasanya," lapor seorang asisten kepada atasannya yang sedang duduk dengan gagah di kursi kerjanya.

Mendengar laporan tersebut, Albert segera memutar kursinya dan menatap langsung ke arah sang asisten.

Pria tampan dan berwibawa itu menyunggingkan senyum miring. Meski demikian, pesona wajahnya tidak berkurang sedikit pun.

"Cih, wanita itu..." gumamnya sinis. "Pasti sedang mencoba menarik perhatianku lagi agar aku segera pulang. Jika mereka berdua saling membunuh, justru bagus. Aku tidak perlu repot-repot menyingkirkan mereka bukan?'

Albert berdiri sambil merapikan jas mahal yang dikenakannya.

"Siapkan mobil. Kita pulang hari ini. Aku ingin melihat sendiri seberapa kacau keadaan mereka."

Nada suaranya begitu dingin, tanpa sedikit pun emosi.

Padahal yang satu adalah putra kandungnya sendiri, sedangkan yang satunya lagi adalah istrinya.

Samir hanya mengangguk pasrah.

Bertahun-tahun bekerja di bawah Albert membuatnya sangat terbiasa dengan sikap kejam pria itu terhadap putranya sendiri.

Sebenarnya, Samir merasa sangat prihatin terhadap Kaiden.

Bocah itu sudah memiliki ayah yang tidak pernah menunjukkan kasih sayang. Ibunya sendiri tidak menginginkan kelahirannya. Setelah ibu kandungnya meninggal, ia justru mendapatkan ibu sambung yang terkenal kejam.

Meski begitu, Samir tidak berani mengutarakan pendapatnya.

Siapa yang berani menentang Albert Lucifer?

Pria itu dikenal sebagai psikopat tingkat tinggi yang menganggap nyawa manusia tidak lebih berharga daripada debu.

*

*

Mobil Lamborghini Sian Roadster melaju gagah membelah jalanan Ankara.

Albert duduk santai di kursi belakang sambil memeriksa beberapa dokumen pekerjaan melalui tablet miliknya.

Tak lama kemudian, ponselnya berdering.

Awalnya ia mengernyit kesal karena ada yang berani mengganggunya.

Namun sesaat setelah membaca nama yang tertera di layar, senyum tipis langsung menghiasi bibirnya.

Samir yang duduk di depan bahkan tidak perlu melihat layar ponsel itu untuk mengetahui siapa peneleponnya.

Tidak ada seorang pun yang mampu meluluhkan hati Albert selain satu orang.

Dorothea Valeria.

Wanita yang selama bertahun-tahun menjadi cinta terbesar dalam hidup Albert.

Hampir seluruh Turki mengetahui kisah mereka.

Sayangnya, Dorothea telah menikah dengan Emir Aras khan , seorang pengusaha sukses yang status dan kekayaannya berada sedikit dibawah Albert.

Albert dan Dorothea adalah sahabat masa kecil.

Mereka tumbuh bersama hingga dewasa.

Dulu, banyak orang percaya bahwa mereka akan berakhir di pelaminan.

Namun kenyataan berkata lain.

Saat kuliah, Dorothea jatuh cinta kepada Aras dan memilih pria itu sebagai suaminya.

Keputusan tersebut menghancurkan hati Albert.

Dalam keadaan mabuk dan patah hati, ia menghabiskan malam-malamnya di bar.

Dan pada salah satu malam itulah ibu kandung Kaiden memanfaatkan kondisinya.

Hubungan tanpa cinta itu berujung pada kelahiran seorang anak.

Anak yang sejak awal tidak pernah diharapkan.

Kaiden Lucifer.

*

*

*

"Diam, Kaiden. Jangan terus bergerak."

Aylin mengernyit sambil mengoleskan salep pada punggung bocah itu.

"Luka-luka di punggungmu harus segera ditangani sebelum infeksi dan menjadi lebih parah."

Kaiden langsung memalingkan wajah.

"Aku sudah bilang, jangan berpura-pura peduli!" bentaknya. "Kau bukan ibuku! Berhenti bersikap seolah-olah kau peduli padaku! Kau wanita jahat! Suatu hari Tuhan pasti menghukummu!"

Aylin hanya memutar bola matanya.

Tok!

Sebuah jitakan ringan mendarat di kepala Kaiden.

"Bawel."

Kaiden langsung melotot.

Namun diam-diam ia merasa sedikit nyaman dengan perlakuan Aylin.

Meski begitu, ia segera menepis pikiran tersebut.

Tidak.

Wanita itu pasti sedang merencanakan cara baru untuk menyiksanya.

Sementara itu, Aylin sama sekali tidak mempermasalahkan sikap waspada Kaiden.

Ia memahami semuanya.

Bagaimanapun juga, Aylin yang asli memang sangat kejam kepada bocah itu.

Mustahil Kaiden langsung mempercayainya hanya karena ia berubah dalam semalam.

Suara mesin mobil terdengar dari halaman mansion.

*

*

Albert akhirnya tiba.

Ia turun dari mobil dengan langkah tegap dan aura dingin yang menekan.

Para pengawal segera memberi hormat.

Tanpa membuang waktu, Albert langsung menuju ke dalam mansion.

Tujuannya hanya satu.

Mencari Aylin dan Kaiden.

Bukan karena rindu.

Melainkan karena ia berharap menemukan kekacauan di antara keduanya.

Albert menaiki lift menuju lantai tempat kamar Aylin berada.

Namun langkahnya terhenti saat melihat pintu kamar itu terbuka sedikit.

Keningnya mengernyit.

Perlahan, ia mengintip ke dalam.

Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya...

Albert benar-benar terkejut.

Di dalam kamar, Aylin sedang menyuapi Kaiden.

Dengan sabar.

Meski nada bicaranya masih terdengar ketus, tidak sulit bagi Albert untuk melihat bahwa wanita itu benar-benar sedang merawat anak tersebut.

"Apa yang sedang kau lakukan?"

Suara dingin Albert memecah suasana.

Aylin menoleh.

"Apakah ini cara baru untuk menarik perhatianku?"

Albert menyeringai penuh ejekan.

Ia sangat yakin bahwa seperti biasanya, Aylin akan langsung berlari menghampirinya.

Namun yang terjadi justru sebaliknya.

Aylin hanya mengerutkan kening.

Tatapannya penuh kebingungan.

"Siapa kau?"

Albert membeku.

"Dan bukankah sangat tidak sopan masuk ke kamar orang tanpa izin?" lanjut Aylin kesal.

Padahal dalam hati, ia diam-diam mengagumi ketampanan pria itu.

Pantas saja ibu kandung Kaiden dan Aylin yang asli sama-sama tergila-gila padanya.

"Kau tidak mengenaliku?"

Albert tertawa pendek.

"Ayolah, Aylin. Hentikan sandiwara murahanmu."

Namun Aylin tetap menunjukkan ekspresi bingung.

Sikap itu perlahan mengikis kesabaran Albert.

"Kau benar-benar tidak tahu siapa aku?"

Lalu ia berteriak,

"Pelayan! Pelayan!"

Suara beratnya menggema ke seluruh ruangan.

"Bisakah kau berhenti berteriak seperti Tarzan?" bentak Aylin. "Ini rumah, bukan hutan!"

Ruangan langsung hening.

Samir sampai menahan napas.

Ia sudah bertahun-tahun bekerja untuk Albert.

Namun ini pertama kalinya ada orang yang menyamakan atasannya dengan Tarzan dan masih hidup setelahnya.

Aura dingin Albert langsung berubah mengerikan.

Dengan langkah panjang, ia mendekati Aylin.

Tangannya yang besar mencengkeram dagu wanita itu dengan kuat.

Begitu kuat hingga Aylin yakin rahangnya hampir remuk.

"Kau terlalu berani, Aylin."

Mata Albert menyipit tajam.

"Tapi jangan berharap trik murahan seperti ini bisa membuatku tertarik padamu."

Suaranya terdengar rendah dan mengancam.

"Itu tidak akan pernah terjadi."

Setelah mengatakan itu, ia melepaskan wajah Aylin dengan kasar.

Entah kenapa, Kaiden yang sejak tadi diam merasa tidak nyaman melihat pemandangan tersebut.

Ia bahkan merasakan sedikit dorongan untuk membela Aylin.

Namun ia segera menahan diri.

Karena ia tahu.

Ia bukan lawan Albert.

*

*

Tak lama kemudian Albert pergi begitu saja, diikuti oleh para pelayan yang tadi dipanggilnya.

Ruangan kembali sunyi.

Tiba-tiba sebuah suara mekanis terdengar di dalam kepala Aylin.

Ding! Selamat, Nona. Tingkat kebencian Kaiden berkurang 10%. Saat ini tersisa 90%.

Mata Aylin langsung membelalak.

Belum sempat ia bereaksi, suara itu kembali terdengar.

Ding! Selamat, Nona. Tingkat kebencian Albert juga berkurang 15%. Saat ini tersisa 85%.

"K-kok bisa?" gumam Aylin kebingungan.

Bukankah pria itu baru saja hampir meremukkan rahangnya?

Bukankah dia terlihat ingin membunuhnya?

Lalu kenapa tingkat kebenciannya justru turun lebih banyak daripada Kaiden?

Aylin sama sekali tidak menyadari bahwa sejak pertama kali melihat perubahan sikapnya, Albert tidak lagi merasakan emosi yang sama seperti sebelumnya.

Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun...

Pria itu mulai merasa penasaran padanya.

Terpopuler

Comments

My_Lucia

My_Lucia

aaahhh ... jadi Dorothea ini emak kandungnya kaiden

2026-08-25

0

♕⃟ᶜᶻⱽ☠️⃝ S,Senja☕︎⃝❥

♕⃟ᶜᶻⱽ☠️⃝ S,Senja☕︎⃝❥

tipo Thor, parah bukan piruk🤭

2026-02-26

0

My_Lucia

My_Lucia

wahhh... pantesan... kirain dia suami lemah lembut yang ga beruntung dapet istri galak 🤭
ga taunya sama sableng nya

2026-08-25

0

lihat semua
Episodes
1 Alur Novel
2 Kehadiran sistem
3 Kaiden
4 Sang penulis menjadi Dorothea
5 Albert kembali
6 Alergi mawar yang dibuat sistem
7 Bertemu Dorothea
8 Amarah Albert
9 Memasak untuk Kaiden
10 Runtuhnya rasa benci Kaiden
11 Asal mula kasih sayang nyonya gunez.
12 Amarah nyonya gunez
13 Kepulangan Aylin
14 Hapus Albert dari misi
15 Sekolah baru untuk Kaiden
16 Misi tak masuk Akal
17 Bukan Update
18 Levent Hakan
19 Lagi-lagi Dorothea
20 menjual Mobil kesayangan Albert.
21 Dilema Aylin
22 Layaknya keluarga
23 layaknya keluarga 2
24 Keresahan Dorothea
25 Kembali Ke Ankara
26 Pesta Para pengusaha Ankara.
27 Dorothea meminta Cerai dari Aras
28 Peringatan nyonya Gunez pada Aras.
29 Ke isenggan Albert
30 Kecemasan Ailyn
31 Kesepakatan Aylin dan Albert.
32 Hari ulang tahun Kaiden
33 Kekecewaan Aylin
34 Batas kesabaran Aylin.
35 Aylin pergi
36 Kekecewaan Albert pada Dorothe
37 Perubahan Albert pada Dorothe
38 Bayang+Bayang Aylin
39 Merasa kehilangan
40 Mengizinkan Aylin mengasuh Kaiden
41 penyakit Edward
42 Bunga Tulip di pagi hari.
43 Kedekatan Aylin dan Levent
44 Tak sengaja bertemu kembali
45 Draft
46 Usaha Albert
47 Aylin selamat
48 Gelagat Dorothea yang mencurigakan
49 Rencana Aylin.
50 pembalasan kecil dari Aylin
51 Kepulangan Levent
52 Semakin Dekat
53 Ungkapan Dari Levent
54 Gagal nya rencana Dorothea
55 Dorothea semakin gila
56 Tunangan Levent
57 Bahaya yang mengintai
58 Ketegangan
59 Elif dan ibu nya Leven berulah
60 Keributan
61 Tajamnya Lidah Nyonya Gunez
62 Permintaan Maaf Levent
63 Masuk ke jebakan sendiri
64 Demi Aylin
65 Berkumpul Bersama
66 Ancaman Dorothea untuk Elif
67 Kecemburuan Albert
68 Ruang rahasia Levent
69 Mengerjai Dorothea
70 Bukan Ayah sempurna
71 Harus kah Aku mundur
72 Cemburu dan rasa takut
73 Syal yang Terlambat Dihargai
74 Levent akhirnya tergoda
75 Kesalahan fatal Aylin
76 Kaiden menghilang
77 Rahasia kelam di bawah mansion Levent
78 Aksi penyelamatan Kaiden
79 Trauma Kaiden
80 pemulihan
81 Memulai dari awal lagi
82 Ada apa dengan hari ini
83 Jangan Mengusik Wanita Ku
84 pelajaran berharga
85 berbelanja bersama
86 persaingan tanpa kata
87 Gagal romantis
88 Kehidupan asli sang penulis
89 Antara Benci dan cinta
90 Kembali dari Mimpi
91 Pernyataan cinta yang kaku
92 Kepergian Edward
93 Levent menyusul Edward
94 Hari yang di nantikan
95 puncak kegilaan Dorothea
96 Memperbaiki segala nya
97 Akhir Yang Bahagia
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Alur Novel
2
Kehadiran sistem
3
Kaiden
4
Sang penulis menjadi Dorothea
5
Albert kembali
6
Alergi mawar yang dibuat sistem
7
Bertemu Dorothea
8
Amarah Albert
9
Memasak untuk Kaiden
10
Runtuhnya rasa benci Kaiden
11
Asal mula kasih sayang nyonya gunez.
12
Amarah nyonya gunez
13
Kepulangan Aylin
14
Hapus Albert dari misi
15
Sekolah baru untuk Kaiden
16
Misi tak masuk Akal
17
Bukan Update
18
Levent Hakan
19
Lagi-lagi Dorothea
20
menjual Mobil kesayangan Albert.
21
Dilema Aylin
22
Layaknya keluarga
23
layaknya keluarga 2
24
Keresahan Dorothea
25
Kembali Ke Ankara
26
Pesta Para pengusaha Ankara.
27
Dorothea meminta Cerai dari Aras
28
Peringatan nyonya Gunez pada Aras.
29
Ke isenggan Albert
30
Kecemasan Ailyn
31
Kesepakatan Aylin dan Albert.
32
Hari ulang tahun Kaiden
33
Kekecewaan Aylin
34
Batas kesabaran Aylin.
35
Aylin pergi
36
Kekecewaan Albert pada Dorothe
37
Perubahan Albert pada Dorothe
38
Bayang+Bayang Aylin
39
Merasa kehilangan
40
Mengizinkan Aylin mengasuh Kaiden
41
penyakit Edward
42
Bunga Tulip di pagi hari.
43
Kedekatan Aylin dan Levent
44
Tak sengaja bertemu kembali
45
Draft
46
Usaha Albert
47
Aylin selamat
48
Gelagat Dorothea yang mencurigakan
49
Rencana Aylin.
50
pembalasan kecil dari Aylin
51
Kepulangan Levent
52
Semakin Dekat
53
Ungkapan Dari Levent
54
Gagal nya rencana Dorothea
55
Dorothea semakin gila
56
Tunangan Levent
57
Bahaya yang mengintai
58
Ketegangan
59
Elif dan ibu nya Leven berulah
60
Keributan
61
Tajamnya Lidah Nyonya Gunez
62
Permintaan Maaf Levent
63
Masuk ke jebakan sendiri
64
Demi Aylin
65
Berkumpul Bersama
66
Ancaman Dorothea untuk Elif
67
Kecemburuan Albert
68
Ruang rahasia Levent
69
Mengerjai Dorothea
70
Bukan Ayah sempurna
71
Harus kah Aku mundur
72
Cemburu dan rasa takut
73
Syal yang Terlambat Dihargai
74
Levent akhirnya tergoda
75
Kesalahan fatal Aylin
76
Kaiden menghilang
77
Rahasia kelam di bawah mansion Levent
78
Aksi penyelamatan Kaiden
79
Trauma Kaiden
80
pemulihan
81
Memulai dari awal lagi
82
Ada apa dengan hari ini
83
Jangan Mengusik Wanita Ku
84
pelajaran berharga
85
berbelanja bersama
86
persaingan tanpa kata
87
Gagal romantis
88
Kehidupan asli sang penulis
89
Antara Benci dan cinta
90
Kembali dari Mimpi
91
Pernyataan cinta yang kaku
92
Kepergian Edward
93
Levent menyusul Edward
94
Hari yang di nantikan
95
puncak kegilaan Dorothea
96
Memperbaiki segala nya
97
Akhir Yang Bahagia

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!