Kepulangan dan Fajar

cahaya hijau zamrud yang menyelimuti apartemen Shizuka Marikawa perlahan memudar, meninggalkan keheningan yang sedikit berbeda dari sebelumnya. Di tengah ruangan, Shizuka berdiri dengan ekspresi linglung yang khas, namun ada sesuatu yang berubah secara fundamental pada dirinya. Kulitnya kini tampak lebih bercahaya, dan aura kehangatan yang menenangkan memancar dari tubuhnya, menetralkan udara dingin malam di Kuoh.

Riser melepaskan tangan Shizuka, membiarkan wanita itu menyesuaikan diri dengan aliran energi baru yang mengalir di pembuluh darahnya.

"Hmm... rasanya aneh," Shizuka menggeliat, menyebabkan lekukan tubuhnya yang provokatif semakin terlihat. "Rasanya seperti baru saja meminum sepuluh botol suplemen energi sekaligus. Badanku terasa... ringan?"

Riser tidak menjawab dengan kata-kata. Dia hanya melirik ke arah sudut ruangan yang gelap. "Saeko, keluarah."

Dari balik bayang-bayang tirai balkon, Saeko Busujima melangkah masuk. Kehadirannya yang tajam dan dingin menciptakan kontras yang luar biasa dengan aura lembut Shizuka. Shizuka sedikit terlonjak, mata cokelatnya membelalak menatap gadis berambut ungu yang membawa katana panjang itu.

"Wah, gadis cantik lainnya!" Shizuka bertepuk tangan kecil, seolah lupa bahwa dia baru saja diubah menjadi iblis. "Apa dia juga pasienmu, Tuan Tampan?"

Saeko menatap Shizuka dengan pandangan menilai. "Tuanku, apa Anda yakin wanita... santai ini yang akan menjadi penyembuh kita?"

"Jangan tertipu oleh penampilannya, Saeko," Riser berjalan menuju tengah ruangan, tangannya memancarkan pendaran api tipis untuk memicu lingkaran sihir transportasi. "Di balik kecerobohannya, dia memiliki bakat medis yang melampaui logika manusia. Shizuka, mulai sekarang, kau adalah Bishop-ku. Dan Saeko adalah Knight-ku. Kalian adalah fondasi pertama dari masa depanku."

[ Proses Reinkarnasi Selesai. ]

[ Subjek: Shizuka Marikawa. ]

* Sacred Gear Terdeteksi: 「White Sanctuary – Miracle Pulse」

* Status: Aktif (Level Pemula).

* Fungsi: Pemulihan seluler instan dan pembersihan status negatif.

"Ayo pergi. Aku tidak ingin Grayfia atau Sona Sitri menyadari ada fluktuasi energi sebesar ini di wilayah mereka," perintah Riser.

Dia mengulurkan kedua tangannya. Saeko dengan sigap meraih lengan kanan Riser, sementara Shizuka, dengan gaya santainya, memeluk lengan kiri Riser dengan erat, membuat dada besarnya menempel tanpa rasa canggung sedikit pun.

"Eh? Kita mau terbang?" tanya Shizuka polos.

"Lebih dari sekadar terbang," bisik Riser.

Wush!

Lingkaran sihir Phenex menelan mereka bertiga dalam sekejap. Dalam hitungan detik, pemandangan apartemen sempit di Kuoh berganti menjadi kemegahan aula utama di wilayah Phenex. Udara panas yang kaya akan energi iblis menyambut mereka.

Para pelayan yang berjaga di aula langsung membungkuk hormat saat melihat tuan muda mereka kembali. Namun, mata mereka tidak bisa menyembunyikan keterkejutan saat melihat Riser membawa dua wanita manusia—yang kini beraroma iblis reinkarnasi—masuk ke dalam kastel.

"Kak Riser!"

Suara nyaring Ravel bergema saat dia berlari menuruni tangga besar. Dia berhenti mendadak saat melihat pemandangan di depannya. Kakaknya yang biasanya pulang dengan wajah masam atau sombong, kini kembali dengan aura yang sangat tenang, membawa dua pengikut baru yang auranya terasa sangat kuat.

"Ravel," Riser mengangguk kecil. "Siapkan paviliun barat. Mulai malam ini, Saeko dan Shizuka akan tinggal di sini. Mereka adalah anggota Peerage baruku."

Ravel mengerjap, menatap Saeko yang terlihat sangat berbahaya dan Shizuka yang tampak... bingung dengan dekorasi kastel. "Tapi Kak, bukankah Rating Game tinggal sembilan hari lagi? Bagaimana mungkin Kakak melatih mereka dalam waktu sesingkat itu?"

Riser berjalan melewati adiknya, namun dia berhenti sejenak untuk menepuk pundak Ravel. "Sembilan hari adalah waktu yang lama jika kau tahu cara melipatgandakan nilai setiap detiknya. Yubelluna!"

Dari bayang-bayang pilar, Yubelluna muncul dan berlutut di hadapan Riser. "Saya di sini, Tuanku."

"Bawa mereka ke paviliun. Berikan mereka pakaian yang layak dan makanan yang cukup. Besok pagi, tepat saat matahari terbit di Underworld, aku ingin mereka sudah siap di lapangan pelatihan. Tidak ada pengecualian."

"Dimengerti," jawab Yubelluna tegas. Dia melirik Saeko dan Shizuka, memberikan tatapan yang mengandung otoritas sebagai Queen senior, namun Saeko tidak sedikit pun bergeming, menunjukkan mentalitas ksatria yang kuat.

Setelah mereka pergi, Riser berdiri sendirian di aula yang luas. Dia memejamkan mata, membiarkan kesadarannya masuk ke dalam ruang sistem.

[ Laporan Kondisi: ]

* Tingkat Kelelahan: 15%

* Integrasi Kekuatan Meliodas: Meningkat ke 26%.

* Catatan: Kamu baru saja menghabiskan banyak energi untuk dua reinkarnasi berturut-turut. Tubuh Phenex-mu sedang melakukan kompensasi suhu.

Yui, tunjukkan padaku modul latihan yang paling efektif untuk mereka berdua. Aku tidak punya waktu untuk metode konvensional, batin Riser.

[ Memproses Analisis... ]

[ Modul 'Lembah Kematian' direkomendasikan. ]

[ Peringatan: Modul ini sangat berat secara mental. Shizuka mungkin akan menangis, dan Saeko mungkin akan mencoba membunuhmu sungguhan karena tekanan stres. ]

Riser menyeringai tipis, sebuah ekspresi yang penuh dengan tekad dingin. "Itu bagus. Jika mereka tidak bisa menahan tekananku, mereka tidak akan bisa menahan tekanan dari Boosted Gear Issei atau sihir penghancur Rias."

Riser berjalan menuju kamarnya sendiri, setiap langkahnya bergema di aula sunyi itu. Dia tahu bahwa langkah yang dia ambil malam ini telah mengubah arah sejarah High School DxD. Dia bukan lagi Riser yang hanya mengandalkan keabadian murahan; dia adalah pemangsa yang sedang mengasah taringnya.

"Rias Gremory... aku harap kau benar-benar berlatih keras," gumamnya sambil menatap rembulan ungu dari jendela kamarnya. "Karena saat kita bertemu di arena nanti, aku tidak akan memberikanmu kesempatan bahkan untuk sekadar menarik napas."

[ Sinkronisasi Jiwa meningkat: 28%. ]

[ Komentar Yui: Sikap yang bagus, Pemalas. Tidurlah sekarang. Besok, siksaan yang sesungguhnya dimulai. ]

Matahari Underworld baru saja membiaskan cahaya ungu kemerahan di ufuk timur saat Riser sudah berdiri tegak di tengah lapangan latihan. Angin pagi yang membawa aroma belerang tipis memainkan ujung rambut pirangnya. Dia tidak lagi mengenakan jaket kulit, melainkan kaos tanpa lengan hitam yang memperlihatkan otot-ototnya yang padat dan efisien, serta celana latihan yang memudahkan pergerakan.

Di belakangnya, Yubelluna berdiri dengan sikap sempurna, sementara Ravel mengamati dari tribun dengan perasaan cemas yang tidak bisa disembunyikan.

Tak lama kemudian, dua sosok yang dia tunggu muncul. Saeko Busujima berjalan dengan langkah mantap, kini mengenakan pakaian latihan iblis yang lebih fleksibel namun tetap menonjolkan aura prajuritnya. Di sampingnya, Shizuka Marikawa tampak masih menguap, mengenakan seragam medis yang telah dimodifikasi oleh pelayan Phenex agar tidak menghambat pergerakannya—meskipun tetap saja, pakaian itu terlihat terlalu ketat di beberapa bagian.

"Kalian terlambat sepuluh detik," suara Riser datar, namun getarannya membuat udara di sekitar mereka terasa berat.

Saeko segera membungkuk. "Maafkan saya, Tuanku. Saya harus membiasakan diri dengan berat pedang ini dalam koordinasi tubuh iblis saya."

Shizuka hanya nyengir polos. "Ehehe, maaf ya Tuan Tampan... kasurnya terlalu empuk, jadi aku sedikit kebablasan."

Riser tidak membalas gurauan itu. Dia menatap mereka berdua dengan mata yang berpendar jingga. "Lupakan semua yang kalian pelajari di dunia manusia. Di sini, musuh tidak akan menunggu kalian siap. Di sini, jika kalian lengah, kalian tidak hanya akan terluka—kalian akan lenyap."

[ Modul Latihan: Lembah Kematian - Aktif. ]

[ Parameter: Tekanan gravitasi ditingkatkan 2x lipat di area latihan. ]

[ Status: Memantau detak jantung dan integritas seluler subjek. ]

Seketika, Saeko dan Shizuka merasakan beban yang luar biasa menekan bahu mereka. Saeko tertekuk lututnya sejenak sebelum memaksa dirinya untuk berdiri tegak kembali dengan gigi terkatup. Shizuka, di sisi lain, hampir jatuh terduduk jika dia tidak segera menyeimbangkan tubuhnya.

"Apa... apa ini?" gumam Saeko, keringat mulai membasahi dahinya.

"Ini adalah beban dari kenyataan yang akan kalian hadapi," ucap Riser sambil berjalan mengelilingi mereka dengan langkah ringan, seolah gravitasi ganda itu tidak berpengaruh padanya. "Saeko, tugasmu hari ini adalah menebas bayangan yang akan kubangkitkan. Jika kau gagal, tekanan gravitasi ini akan terus meningkat."

Riser menjentikkan jarinya. Dari tanah, muncul lima sosok bayangan hitam yang menyerupai prajurit iblis tingkat rendah.

"Dan Shizuka," Riser menoleh pada sang perawat. "Tugasmu adalah menjaga Saeko tetap hidup. Setiap kali dia terluka, kau harus menyembuhkannya seketika. Jika kau terlambat, energi kehidupanmu sendiri yang akan tersedot oleh sistem latihan ini untuk menutup lukanya."

Shizuka yang tadinya terlihat santai, tiba-tiba memucat. "Eh? Itu... itu terdengar sangat kejam!"

"Selamat datang di keluarga Phenex, Shizuka. Di sini, kebaikan hati tanpa kekuatan hanyalah cara lain untuk bunuh diri," balas Riser dingin.

[ Perintah Sistem: Mulai Simulasi Tempur. ]

Bayangan-bayangan itu melesat maju dengan kecepatan tinggi. Saeko dengan cepat menarik katananya. Clang! Suara benturan logam bergema. Saeko menyadari bahwa di bawah tekanan gravitasi ini, gerakannya yang biasanya secepat kilat menjadi lamban dan berat.

Salah satu bayangan berhasil menyayat lengan atas Saeko. Darah segar menetes.

"Shizuka! Sekarang!" teriak Riser.

Shizuka tersentak. Dia mengangkat tangannya secara naluriah. 「White Sanctuary – Miracle Pulse」 aktif untuk pertama kalinya. Gelombang cahaya hijau lembut terpancar dari telapak tangannya, menyelimuti Saeko. Dalam sekejap, luka di lengan Saeko menutup, namun Shizuka merasakan dadanya sedikit sesak karena konsumsi energi yang mendadak.

"Jangan hanya berdiri diam, Dokter! Fokus pada aliran energimu!" Riser mengamati dengan tajam.

Selama dua jam berikutnya, lapangan latihan itu menjadi saksi bisu perjuangan keras kedua wanita tersebut. Saeko berkali-kali terlempar, tubuhnya dipenuhi luka memar dan sayatan, namun dia terus bangkit dengan mata yang semakin berkilat haus darah. Shizuka, yang awalnya ceroboh, mulai memahami ritme penyembuhannya. Dia belajar untuk tidak membuang-buang energi dan hanya melepaskan sihir di saat yang tepat.

Riser berdiri di sana, tidak memberikan bantuan sedikit pun. Dia bertindak sebagai pengawas yang kejam, namun di dalam hatinya, dia sedang melakukan analisis mendalam melalui Yui.

[ Analisis Kemajuan: ]

* Saeko Busujima: Adaptasi fisik meningkat 15%. Sinkronisasi dengan Muramasa mulai stabil.

* Shizuka Marikawa: Efisiensi sihir meningkat 20%. Dia mulai bisa memprediksi kapan Saeko akan terkena serangan.

"Cukup," ucap Riser akhirnya.

Dia menjentikkan jari lagi, dan tekanan gravitasi menghilang seketika. Saeko dan Shizuka langsung jatuh terduduk, napas mereka terengah-engah, tubuh mereka basah oleh keringat.

Riser berjalan mendekat, menyerahkan dua botol air yang telah dicampur dengan ramuan energi Phenex. Dia berjongkok di depan Saeko, menghapus noda darah di pipi gadis itu dengan ibu jarinya.

"Kau melakukannya dengan baik untuk hari pertama, Ksatria-ku," bisik Riser, nadanya kini sedikit lebih lembut.

Saeko menatap Riser dengan tatapan yang sulit diartikan—ada rasa sakit, kelelahan, tapi juga rasa hormat yang sangat dalam. "Saya... saya akan menjadi lebih kuat, Tuanku. Saya janji."

Riser kemudian menoleh ke Shizuka yang tampak sangat berantakan. "Dan kau, Shizuka. Kau menyelamatkan nyawanya setidaknya dua belas kali hari ini. Ingatlah rasa lelah ini. Ini adalah bukti bahwa kau memiliki kekuatan untuk menantang kematian."

Shizuka hanya bisa mengangguk lemah, namun sebuah senyum kecil muncul di wajahnya. Dia merasa berguna dengan cara yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.

[ Sinkronisasi Jiwa: 30% ]

[ Status: Kekuatan Meliodas 'Full Counter' kini bisa diakses untuk durasi singkat tanpa membebani jantung secara ekstrem. ]

Kerja bagus, Yui. Sembilan hari lagi... dan tim ini akan siap mengguncang dunia bawah, batin Riser.

Riser berdiri dan menatap Ravel yang masih terpaku di tribun. "Ravel, bawa mereka kembali ke paviliun. Berikan mereka perawatan terbaik. Besok, kita akan mulai melatih teknik koordinasi tim."

Saat dia berjalan meninggalkan lapangan, Riser tahu bahwa Issei dan Rias mungkin sedang berlatih di hutan di dunia manusia. Namun, mereka berlatih untuk bertahan hidup, sementara Riser... dia sedang melatih bidak-bidaknya untuk menaklukkan.

Terpopuler

Comments

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝

... apa lagi anggota abis ini

2026-03-22

2

lihat semua
Episodes
1 Terlahir Kembali
2 Pelatihan
3 Kontrak dan Sang Ksatria
4 Kepulangan dan Fajar
5 Matahari Hitam
6 Ketenangan Sebelum Badai
7 Ksatria Hitam Vs Ksatria Suci
8 Tarian Darah
9 Kehancuran Sang Naga Merah
10 Tirai Kematian
11 Dingin Yang Membakar
12 Gesekan
13 Harmoni dan Reruntuhan
14 Langit Kuoh
15 Kedamaian Yang Asing
16 Perluasan Jangkauan
17 Seni Pedang
18 Kencan
19 Interogasi
20 Strategi Phenex
21 Intervensi Sang Gagak
22 Rahasia Di Balik Bayangan
23 Penyatuan
24 Keheningan Sebelum Badai
25 Kesombongan Malaikat Jatuh
26 Kehendak Tertinggi
27 Kehangatan dibalik Es
28 Panggilan
29 Yang Terlupakan
30 Kesadaran dan Ketenangan
31 Terbangun
32 Ksatria Cahaya Yang Terluka
33 Percikan Api dan Kehadiran yang Sunyi
34 Faksi Baru
35 Kediaman Baru
36 Pertemuan Dibawah Kaca
37 Rumah Bagi Yang Ditinggalkan
38 Malam Sayap yang Terbakar
39 Kabut Pelindung
40 Simfoni Penyembuhan
41 Pedang Tuhan dan Api Keabadian
42 Runtuhnya Iman di Balik Kabut
43 Di Ambang Keputusasaan
44 Garis Antara Pengkhianatan dan Keselamatan
45 Meja Makan yang Canggung
46 Resonansi di Ruang Hening
47 Badai di Akademi Kuoh
48 Negosiasi di Atas Atap
49 Kedatangan yang Menggetarkan Langit
50 Benturan Kehendak di Ruang Hampa
51 Retakan di Ruang Hampa
52 Bayangan Yudas dan Air Mata Ksatria
53 Persiapan di Balik Layar
54 Pertemuan di Balik Malam
55 Tamu Tak Diundang di Meja Makan
56 Resonansi Jiwa dan Fragmen yang Hilang
57 Tirai Festival dan Benang Merah
58 Melodi Kehancuran
59 Pelabuhan Terahkir
60 Meja Bundar dan Tanggung Jawab
61 Fondasi Yang Mulai Hancur
62 Mata Mata Dalam Kegelapan
63 Naik Tingkat
64 Persiapan Dibalik Tirai
65 Kepemimpinan
66 Kedatangan Yang Dinantikan
67 Bayangan Dibalik Senyuman
68 Munculnya Bayangan
69 Malam Sang Ksatria
70 Kehancuran
71 Kebangkitan {1}
72 Kebangkitan {2}
73 Pertemuan Para Penguasa
74 Racun dan Pengkhianatan
75 Racun dan Pengkhianatan {2}
76 Labirin Kejujuran
77 Simfoni Pembersihan
78 Tanah Gremory dan Perubahan
79 Munculnya Benih Kecurigaan
80 Kedatangan Tamu Tak Diundang
81 Benteng Yang Mulai Hancur
82 Bayangan didalam Istana
83 Tarian Kematian
84 Kabar Buruk
85 Kabar Duka Menghantui
86 Jejak Pengkhianat
87 Keruntuhan sang Pengkhianat
88 Inkubasi Kematian dan Harapan Yang Sirna
89 Kepulangan
90 Sebelum Badai
91 Sang Pahlawan
92 Duel Cahaya dan Tombak
93 Dibawah Langit Yang Terluka
94 Resonansi jiwa
95 Mitos Sang Pahlawan
96 Keruntuhan Istana Awan
97 lingkungan Keluarga Gremory
98 Dapur Gremory
99 Aula Keluarga Gremory
100 Ideologi Lama
101 Taman Rahasia dan Janji
102 Bayangan Dibawah Malam
103 Pulau yang Terlupakan
104 Pondasi di Atas Cakrawala
105 Kabut di Kota Terlarang
106 Nyanyian Laut yang Terjaga
107 Nyanyian Laut yang Terjaga
108 Melodi yang Menyatukan Jiwa
109 Melodi yang Menyatukan Jiwa
110 Kabut di Balik Kemegahan
111 Persiapan di Ambang Bayangan
112 Jejak yang Hilang di Balik Dermaga
113 Gema Kemenangan dan Bayang-Bayang Baru
114 Blokade
115 Diplomasi di Atas Awan
116 Seorang Pemimpin
117 Kabar Duka
118 Kidung Penjinak Naga
119 Kedatangan Tamu dari Kuoh
120 Diantara Tugas dan Rasa
121 Pemutusan Akar
122 kematian sang Pengkhianat
123 Kepulangan
124 Singgasana Yang Runtuh
125 Penghakiman
126 Reruntuhan
127 Reruntuhan {2}
128 Perayaan Kecil di Balik Tirai Besi
129 Rehabilitasi Jiwa yang Terbuang
130 Benang Merah di Balik Tabir
131 Konfrontasi Sang Malaikat Agung
132 Pakta Lazarus dan Runtuhnya Langit Lama
133 Gesekan di Antara Pedang dan Perisai
134 Intelijen dari Bayangan
135 Cahaya di Antara Lampion
136 Era Yang Berbeda
137 Labirin Memori dan Tabir Ark
138 Cakrawala yang Terkoyak
139 Kedalaman Jantung Mekanis
140 Sisa-Sisa Arsitektur yang Runtuh
141 Dekonstruksi Memori Sang Pengkhianat
142 Persekutuan di Bawah Langit yang Terluka
143 Penembusan Cakrawala
144 Penetrasi Cahaya dan Balasan Organik
145 Resonansi di Inti Hampa
146 Kepulangan Sang Penjaga Cakrawala
147 Meja Bundar Para Penguasa
148 Tirai Terlarang
149 Manifestasi Cahaya Mutlak
150 Resonansi Terlarang dari Kedalaman
151 Penawar dari Rahim Bumi
152 Injeksi Kehidupan Phenex
153 Simfoni Kehidupan Baru
154 Kehangatan di Tengah Ketegangan
155 Zona Hening dan Halusinasi Purba
156 Bedah Variabel Entropi
157 Barisan Penjaga Dogma
158 Perjanjian yang Terlupakan
159 Dilema Sang Penyeimbang
160 Protokol Nadir
161 Jejak yang Tak Terlihat
162 Penyaluran Cahaya Penghakiman
163 Dekonstruksi Kebohongan Suci
164 Fanatisme dan Parasit Kognitif
165 Desensitisasi Katakombe
166 Manifestasi Inang Terakhir
167 Pemulihan dan Guncangan Global
168 Jembatan Kesadaran yang Retak
169 Di Ambang Kesadaran
170 Integritas Sang Penguasa
171 Jembatan Cakrawala
172 Atmosfer yang Terkhianati
173 Tarian Saraf di Jantung Badai
174 Cermin Kehampaan
175 Simfoni Satu Sayap
176 Pertaruhan Saraf Terakhir
177 Mandat Sang Permaisuri
178 Logika Pembalik dan Tamu Tak Diundang
179 Pengorbanan Sang Permaisuri dan Overload Logika
180 Pertukaran Esensi
181 Diplomasi di Balik Tirai Luka
182 Warisan Api dan Benih Anomali
183 Akar Kesunyian
184 Pilar Cahaya dan Sumpah
185 Kerangka Besi dan Dilema di Jantung Kota
186 Resonansi di Antara Jeritan
187 Gema di Balik Keheningan
188 Kedalaman Selubung Pikiran
189 Meja Bundar di Ambang Kehancuran
190 Langit yang Terbakar
191 Penyelaman Dalam dan Harga Sebuah Darah
192 Cermin Hitam dan Sinyal Terakhir
193 Titik Nadir Gaia
194 Gema di Dimensi Baru
195 Jembatan Doa dan Kesunyian Kelabu
196 Fajar di Tanah Asing
197 Laboratorium Bawah Tanah dan Jeritan Kristal
198 Racun di Aliran Kehidupan
199 Gema Kristal yang Membeku
200 Gema dari Cangkang Kristal
201 Jantung yang Berdetak Kembali
202 Penjaga Mimpi dan Heningnya Laboratorium
203 Pilihan yang Menyakitkan dan Labirin Jiwa
204 Proyeksi Kesadaran dan Kultus Emas
205 Harmoni yang Dipaksakan
206 Infiltrasi ke Jantung Cahaya
207 Isak Tangis di Balik Dinding Data
208 Utusan dari Masa Lalu
209 Pasukan Bayangan dan Benih Pengkhianatan
210 Bayang-Bayang di Balik Kabut
211 Fusi Cahaya dan Abu
212 Jantung yang Berdenyut Merah
213 Ruang Tanpa Batas dan Gema Kesadaran
214 Berlutut di Hadapan Fajar
215 Riak di Tepian Kehampaan
216 Meriam Cakrawala dan Bisikan di Balik Tirai
217 Kilas Pemutus Langit
218 Labirin Kematian dan Kapsul Keabadian
219 Labirin Trauma dan Pemrosesan Jiwa
220 Kedalaman Sunyi dan Air Mata Kristal
221 Mahkota Emas di Langit Aethelgard
222 Gema dari Dimensi Luar
223 Fajar Kelabu di Kota Kuoh
224 Cahaya Penyesatan
225 Langit Yang Terbelah
226 Invasi Jantung Sovereign
227 Cermin Retak Sang Penguasa
228 Fajar sang Penakluk
229 Akar Pengkhianatan
230 Guncangan di Jantung Lilith
231 Perayaan di Atas Awan
232 Medan Perang yang Terlupakan
233 Bahtera di Ambang Kepunahan
234 Penembus Cakrawala Kosong
235 Parasit
236 Strategi Pembalikan
237 Kehancuran yang Menyelamatkan
238 Batas Kesabaran
239 Fajar Yang Mulai Terlihat
240 Deklarasi Federasi
241 Gema di Jantung Logam
242 Kebangkitan Sang Prototipe
243 Dilema Dua Kesadaran
244 Sinkronisasi Takdir
245 Dilema Sang Penguasa
246 Panggilan dari Takhta Tinggi
247 Guncangan di Jantung Lilith
248 Ekspedisi di Ruang Hampa
249 Pembalasan Sang Penguasa Hampa
250 Penyatuan Dua Api Yang Berbeda
251 Harga Dari Arti Kedamaian
252 Kebangkitan Sang Sovereign
253 Munculnya Langkah Otoritas Baru
254 Perjamuan
255 Rahasia Yang Terkubur
256 Kebangkitan Penguasa Yang Mengguncang Dunia
257 Suara dari Takhta Yang Dingin
258 Seutas Jiwa dan Jaringan
259 Melampaui Log Horizon
260 Takhta Bintang
261 Jejak Di Tanah Para Dewa
262 Bayangan Dibalik Penciptaan
263 Pelarian dari Reruntuhan Bintang
264 Kepulangan Yang Membawa Rasa Cemas
265 Pakta Yang Diterbitkan
266 Demonstrasi Absolut
267 Racun Ditengah Cahaya
268 Horizon Yang Mulai Hancur
269 Batasan Yang Ditingkatkan
270 Gemuruh Sunyi di Bawah Pelana Samudra
271 Ratapan di Dasar Abyss
272 Warisan Sang Surya
273 Fajar dari Kedalaman Abyss
274 Bayang-bayang Pembersihan Besar
275 Mobilisasi di Ambang Kepunahan
276 Langit yang Runtuh
277 Gema di Balik Kemenangan
278 Tenunan yang Terputus
279 Patahan Takdir
280 Jantung Kekosongan
281 Pertaruhan Nyawa Sang Sovereign
282 Mata Sang Eksekutor
283 Herald dari Kehampaan
284 Pengasingan
285 Fajar Berdarah dan Warisan
286 Di Balik Gerbang Kesadaran
287 Runtuhnya Takhta Logika
288 Sisa-Sisa Cahaya yang Padam
289 Badai di Perbatasan Nordik
290 Labirin Memori di Bawah Langit Kelabu
291 Asgard
292 Manifestasi
293 Serangan Mjolnir
294 Guncangan Melanda Dunia
295 Pengkhianatan
296 Kepulangan
297 Akar Dari Segala Kekacauan
298 Penyatuan Sempurna
299 Reruntuhan
300 Area Terlarang
301 Belenggu Realitas Hancur
302 Puncak Evolusi
303 Perang Penentuan
304 Labirin
305 Perpindahan
306 Fondasi Di tanah Baru
307 Pusat Aethelgard
308 Sebelum Pernikahan
309 Ending
Episodes

Updated 309 Episodes

1
Terlahir Kembali
2
Pelatihan
3
Kontrak dan Sang Ksatria
4
Kepulangan dan Fajar
5
Matahari Hitam
6
Ketenangan Sebelum Badai
7
Ksatria Hitam Vs Ksatria Suci
8
Tarian Darah
9
Kehancuran Sang Naga Merah
10
Tirai Kematian
11
Dingin Yang Membakar
12
Gesekan
13
Harmoni dan Reruntuhan
14
Langit Kuoh
15
Kedamaian Yang Asing
16
Perluasan Jangkauan
17
Seni Pedang
18
Kencan
19
Interogasi
20
Strategi Phenex
21
Intervensi Sang Gagak
22
Rahasia Di Balik Bayangan
23
Penyatuan
24
Keheningan Sebelum Badai
25
Kesombongan Malaikat Jatuh
26
Kehendak Tertinggi
27
Kehangatan dibalik Es
28
Panggilan
29
Yang Terlupakan
30
Kesadaran dan Ketenangan
31
Terbangun
32
Ksatria Cahaya Yang Terluka
33
Percikan Api dan Kehadiran yang Sunyi
34
Faksi Baru
35
Kediaman Baru
36
Pertemuan Dibawah Kaca
37
Rumah Bagi Yang Ditinggalkan
38
Malam Sayap yang Terbakar
39
Kabut Pelindung
40
Simfoni Penyembuhan
41
Pedang Tuhan dan Api Keabadian
42
Runtuhnya Iman di Balik Kabut
43
Di Ambang Keputusasaan
44
Garis Antara Pengkhianatan dan Keselamatan
45
Meja Makan yang Canggung
46
Resonansi di Ruang Hening
47
Badai di Akademi Kuoh
48
Negosiasi di Atas Atap
49
Kedatangan yang Menggetarkan Langit
50
Benturan Kehendak di Ruang Hampa
51
Retakan di Ruang Hampa
52
Bayangan Yudas dan Air Mata Ksatria
53
Persiapan di Balik Layar
54
Pertemuan di Balik Malam
55
Tamu Tak Diundang di Meja Makan
56
Resonansi Jiwa dan Fragmen yang Hilang
57
Tirai Festival dan Benang Merah
58
Melodi Kehancuran
59
Pelabuhan Terahkir
60
Meja Bundar dan Tanggung Jawab
61
Fondasi Yang Mulai Hancur
62
Mata Mata Dalam Kegelapan
63
Naik Tingkat
64
Persiapan Dibalik Tirai
65
Kepemimpinan
66
Kedatangan Yang Dinantikan
67
Bayangan Dibalik Senyuman
68
Munculnya Bayangan
69
Malam Sang Ksatria
70
Kehancuran
71
Kebangkitan {1}
72
Kebangkitan {2}
73
Pertemuan Para Penguasa
74
Racun dan Pengkhianatan
75
Racun dan Pengkhianatan {2}
76
Labirin Kejujuran
77
Simfoni Pembersihan
78
Tanah Gremory dan Perubahan
79
Munculnya Benih Kecurigaan
80
Kedatangan Tamu Tak Diundang
81
Benteng Yang Mulai Hancur
82
Bayangan didalam Istana
83
Tarian Kematian
84
Kabar Buruk
85
Kabar Duka Menghantui
86
Jejak Pengkhianat
87
Keruntuhan sang Pengkhianat
88
Inkubasi Kematian dan Harapan Yang Sirna
89
Kepulangan
90
Sebelum Badai
91
Sang Pahlawan
92
Duel Cahaya dan Tombak
93
Dibawah Langit Yang Terluka
94
Resonansi jiwa
95
Mitos Sang Pahlawan
96
Keruntuhan Istana Awan
97
lingkungan Keluarga Gremory
98
Dapur Gremory
99
Aula Keluarga Gremory
100
Ideologi Lama
101
Taman Rahasia dan Janji
102
Bayangan Dibawah Malam
103
Pulau yang Terlupakan
104
Pondasi di Atas Cakrawala
105
Kabut di Kota Terlarang
106
Nyanyian Laut yang Terjaga
107
Nyanyian Laut yang Terjaga
108
Melodi yang Menyatukan Jiwa
109
Melodi yang Menyatukan Jiwa
110
Kabut di Balik Kemegahan
111
Persiapan di Ambang Bayangan
112
Jejak yang Hilang di Balik Dermaga
113
Gema Kemenangan dan Bayang-Bayang Baru
114
Blokade
115
Diplomasi di Atas Awan
116
Seorang Pemimpin
117
Kabar Duka
118
Kidung Penjinak Naga
119
Kedatangan Tamu dari Kuoh
120
Diantara Tugas dan Rasa
121
Pemutusan Akar
122
kematian sang Pengkhianat
123
Kepulangan
124
Singgasana Yang Runtuh
125
Penghakiman
126
Reruntuhan
127
Reruntuhan {2}
128
Perayaan Kecil di Balik Tirai Besi
129
Rehabilitasi Jiwa yang Terbuang
130
Benang Merah di Balik Tabir
131
Konfrontasi Sang Malaikat Agung
132
Pakta Lazarus dan Runtuhnya Langit Lama
133
Gesekan di Antara Pedang dan Perisai
134
Intelijen dari Bayangan
135
Cahaya di Antara Lampion
136
Era Yang Berbeda
137
Labirin Memori dan Tabir Ark
138
Cakrawala yang Terkoyak
139
Kedalaman Jantung Mekanis
140
Sisa-Sisa Arsitektur yang Runtuh
141
Dekonstruksi Memori Sang Pengkhianat
142
Persekutuan di Bawah Langit yang Terluka
143
Penembusan Cakrawala
144
Penetrasi Cahaya dan Balasan Organik
145
Resonansi di Inti Hampa
146
Kepulangan Sang Penjaga Cakrawala
147
Meja Bundar Para Penguasa
148
Tirai Terlarang
149
Manifestasi Cahaya Mutlak
150
Resonansi Terlarang dari Kedalaman
151
Penawar dari Rahim Bumi
152
Injeksi Kehidupan Phenex
153
Simfoni Kehidupan Baru
154
Kehangatan di Tengah Ketegangan
155
Zona Hening dan Halusinasi Purba
156
Bedah Variabel Entropi
157
Barisan Penjaga Dogma
158
Perjanjian yang Terlupakan
159
Dilema Sang Penyeimbang
160
Protokol Nadir
161
Jejak yang Tak Terlihat
162
Penyaluran Cahaya Penghakiman
163
Dekonstruksi Kebohongan Suci
164
Fanatisme dan Parasit Kognitif
165
Desensitisasi Katakombe
166
Manifestasi Inang Terakhir
167
Pemulihan dan Guncangan Global
168
Jembatan Kesadaran yang Retak
169
Di Ambang Kesadaran
170
Integritas Sang Penguasa
171
Jembatan Cakrawala
172
Atmosfer yang Terkhianati
173
Tarian Saraf di Jantung Badai
174
Cermin Kehampaan
175
Simfoni Satu Sayap
176
Pertaruhan Saraf Terakhir
177
Mandat Sang Permaisuri
178
Logika Pembalik dan Tamu Tak Diundang
179
Pengorbanan Sang Permaisuri dan Overload Logika
180
Pertukaran Esensi
181
Diplomasi di Balik Tirai Luka
182
Warisan Api dan Benih Anomali
183
Akar Kesunyian
184
Pilar Cahaya dan Sumpah
185
Kerangka Besi dan Dilema di Jantung Kota
186
Resonansi di Antara Jeritan
187
Gema di Balik Keheningan
188
Kedalaman Selubung Pikiran
189
Meja Bundar di Ambang Kehancuran
190
Langit yang Terbakar
191
Penyelaman Dalam dan Harga Sebuah Darah
192
Cermin Hitam dan Sinyal Terakhir
193
Titik Nadir Gaia
194
Gema di Dimensi Baru
195
Jembatan Doa dan Kesunyian Kelabu
196
Fajar di Tanah Asing
197
Laboratorium Bawah Tanah dan Jeritan Kristal
198
Racun di Aliran Kehidupan
199
Gema Kristal yang Membeku
200
Gema dari Cangkang Kristal
201
Jantung yang Berdetak Kembali
202
Penjaga Mimpi dan Heningnya Laboratorium
203
Pilihan yang Menyakitkan dan Labirin Jiwa
204
Proyeksi Kesadaran dan Kultus Emas
205
Harmoni yang Dipaksakan
206
Infiltrasi ke Jantung Cahaya
207
Isak Tangis di Balik Dinding Data
208
Utusan dari Masa Lalu
209
Pasukan Bayangan dan Benih Pengkhianatan
210
Bayang-Bayang di Balik Kabut
211
Fusi Cahaya dan Abu
212
Jantung yang Berdenyut Merah
213
Ruang Tanpa Batas dan Gema Kesadaran
214
Berlutut di Hadapan Fajar
215
Riak di Tepian Kehampaan
216
Meriam Cakrawala dan Bisikan di Balik Tirai
217
Kilas Pemutus Langit
218
Labirin Kematian dan Kapsul Keabadian
219
Labirin Trauma dan Pemrosesan Jiwa
220
Kedalaman Sunyi dan Air Mata Kristal
221
Mahkota Emas di Langit Aethelgard
222
Gema dari Dimensi Luar
223
Fajar Kelabu di Kota Kuoh
224
Cahaya Penyesatan
225
Langit Yang Terbelah
226
Invasi Jantung Sovereign
227
Cermin Retak Sang Penguasa
228
Fajar sang Penakluk
229
Akar Pengkhianatan
230
Guncangan di Jantung Lilith
231
Perayaan di Atas Awan
232
Medan Perang yang Terlupakan
233
Bahtera di Ambang Kepunahan
234
Penembus Cakrawala Kosong
235
Parasit
236
Strategi Pembalikan
237
Kehancuran yang Menyelamatkan
238
Batas Kesabaran
239
Fajar Yang Mulai Terlihat
240
Deklarasi Federasi
241
Gema di Jantung Logam
242
Kebangkitan Sang Prototipe
243
Dilema Dua Kesadaran
244
Sinkronisasi Takdir
245
Dilema Sang Penguasa
246
Panggilan dari Takhta Tinggi
247
Guncangan di Jantung Lilith
248
Ekspedisi di Ruang Hampa
249
Pembalasan Sang Penguasa Hampa
250
Penyatuan Dua Api Yang Berbeda
251
Harga Dari Arti Kedamaian
252
Kebangkitan Sang Sovereign
253
Munculnya Langkah Otoritas Baru
254
Perjamuan
255
Rahasia Yang Terkubur
256
Kebangkitan Penguasa Yang Mengguncang Dunia
257
Suara dari Takhta Yang Dingin
258
Seutas Jiwa dan Jaringan
259
Melampaui Log Horizon
260
Takhta Bintang
261
Jejak Di Tanah Para Dewa
262
Bayangan Dibalik Penciptaan
263
Pelarian dari Reruntuhan Bintang
264
Kepulangan Yang Membawa Rasa Cemas
265
Pakta Yang Diterbitkan
266
Demonstrasi Absolut
267
Racun Ditengah Cahaya
268
Horizon Yang Mulai Hancur
269
Batasan Yang Ditingkatkan
270
Gemuruh Sunyi di Bawah Pelana Samudra
271
Ratapan di Dasar Abyss
272
Warisan Sang Surya
273
Fajar dari Kedalaman Abyss
274
Bayang-bayang Pembersihan Besar
275
Mobilisasi di Ambang Kepunahan
276
Langit yang Runtuh
277
Gema di Balik Kemenangan
278
Tenunan yang Terputus
279
Patahan Takdir
280
Jantung Kekosongan
281
Pertaruhan Nyawa Sang Sovereign
282
Mata Sang Eksekutor
283
Herald dari Kehampaan
284
Pengasingan
285
Fajar Berdarah dan Warisan
286
Di Balik Gerbang Kesadaran
287
Runtuhnya Takhta Logika
288
Sisa-Sisa Cahaya yang Padam
289
Badai di Perbatasan Nordik
290
Labirin Memori di Bawah Langit Kelabu
291
Asgard
292
Manifestasi
293
Serangan Mjolnir
294
Guncangan Melanda Dunia
295
Pengkhianatan
296
Kepulangan
297
Akar Dari Segala Kekacauan
298
Penyatuan Sempurna
299
Reruntuhan
300
Area Terlarang
301
Belenggu Realitas Hancur
302
Puncak Evolusi
303
Perang Penentuan
304
Labirin
305
Perpindahan
306
Fondasi Di tanah Baru
307
Pusat Aethelgard
308
Sebelum Pernikahan
309
Ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!