Say, Love You Too

Say, Love You Too

Bab 1 Engagement

Dear pembaca ❤️

Welcome pembaca di sequel Klan Jihad--Ica generasi ketiga.

Question: wajib baca sequel pertama dan kedua ngga, teh?

Answer : Engga juga.

Bab awal mungkin akan sedikit bikin otak risih karena berisi banyak nama tapi tenang aja---nama-nama yang akan ada dan jadi tokohku, cameo, atau figuran aku cetak bold yang lain hanya pajangan.

Bab selanjutnya bikin kalian yang ukhti ngernyit kok bahasanya begini sih, penulisnya terlalu---astagfirullah, untuk pembaca yang ngga mau ribet dan ngga santuy, mungkin akan banyak ngeluh. Tapi aku yakin kalo kalian mengenal gaya tulisanku terutama di tim KKN 21 atau beberapa genre remaja lainnya kalian akan nyaman dan justru menganggap hal itu biasa.

So, yang ukhti minggir, kasih jalan sebentar, kunti mau lewat.

Enjoy reading, 🤗

...----------------...

Bunyi beep---mesin printer mencetak dua bagan struktur organisasi sekolah yang telah disahkan oleh kepala sekolah, kesiswaan dan atas pemilihan umum yang biasa terjadi setiap satu periode (satu tahun)

Akhirnya, nama mereka keluar sebagai pembantu program sekolah di luar akademik berjuluk OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas)

Sekolah SMA Budi Pekerti X begitu sibuk melebihi sibuknya kabinet Indonesia Merdeka. Sebab, hari ini adalah acara puncak pesta demokrasi sekaligus pengukuhan pengurus OSIS dan MPK disana.

Sejak pagi, suasana sekolah sudah ramai, di bagian aula telah menjadi TKP dilaksanakannya acara sakral pengukuhan. Sementara lapangan basket yang biasa dipakai untuk tempat olahraga dan upacara akan menjadi tempat acara hiburan.

Bahkan sebelum matahari benar-benar melek, anak-anak siswa ini sudah berdatangan untuk melakukan persiapan. Ada yang datang dengan kostum tarian dari rumah, ada pula yang datang dengan kostum seragam bak paskibraka istana merdeka.

Dari sudut basecamp bagian belakang, semua pasang mata dapat melihat anak-anak dari ekskul PMR yang sedang melakukan briefing sebagai tenaga medis bersamaan dengan barisan organisasi keamanan sekolah, berjaga bilamana ada siswa yang mendadak kolaps hari itu.

Mama ❤️

Ka, hari ini pulang jam berapa? Nanti malam jangan lupa ya, ada makan malam sama keluarga om Septahadi.

Namun pesan dari mama Anye belum ternotice oleh pemuda 17 tahun ini, sebab Naka baru saja sampai di sekolah dan belum sempat melirik ponsel yang ia masukan ke dalam saku celana. Getaran di pahanya tak terasa, dan tertutupi oleh getaran deru mesin motor yang ia kendarai.

...----------------...

...STRUKTUR OSIS...

...SMA BUDI PEKERTI X...

...Periode 202X- 202X...

...📍Kepala Sekolah...

...M.Yusuf Rahmah, M.Pd...

...📍Wakil bid. Kesiswaan...

...Adam Jatayu, S.Pd...

...📍Pembina OSIS...

...Bowo Wiguna, S.Pd...

...📍Ketua OSIS...

...Mainaka Praveen Rajendra...

...📍Wakil ketua OSIS...

...Savero Archandra...

...📍Sekertaris...

...1.Airani Calya...

...2. Jeevika Pinggala...

...📍Bendahara...

...1.Adhisti Gumilang...

...2.Chika Rachana...

...📍Divisi Iman dan Taqwa...

...Ketua: Ghibran Ahmad...

...Wakil: Fiqih Maulana...

...📍Divisi Organisasi dan Kaderisasi...

...Ketua: Pandu Pahlevi...

...Wakil: Nabila Elyasa...

...📍Divisi Kesenian dan Dokumen...

...Ketua: Aditya Handoko...

...Wakil: Nimas Dewi...

...📍Divisi Humas...

...Ketua: Daffa Saskara...

...Wakil: Tegar Prayoga...

...📍Divisi Olahraga dan Pengembangan Jasmani...

...Ketua: Lutfiansyah Fahrizal...

...Wakil: Gistara Fitriana...

"Welcome to OSIS SMA Budi Pekerti periode kami!! We create our future together !!!" Seruan beberapa siswa yang terpilih itu, mereka berbaris rapi tepat di depan bendera Indonesia dan sekolah serta lambang OSIS SMA mereka.

Setelah sebelumnya diarak layaknya bendera pusaka, oleh pasukan paskibraka SMA dan anak-anak Pramuka disertai iringan musik marching band.

Puncak euforia pesta demokrasi SMA Budi Pekerti X adalah hari ini, acara pengukuhan yang nantinya akan diisi oleh penampilan band sekolah dan penampilan dari ekskul lainnya yang berada di bawah naungan OSIS dan sekolah.

Jepretan kamera dokumentasi para awak media sekolah, anak 'MAK BUTI' (MAJALAH BUDI PEKERTI) merekam dan memotret wajah-wajah calon babuu yang sukarela mengabdikan diri untuk sekolah akan mereka pajang dan jadikan hot news besok lusa.

Prok---prok--prokk!!

Tepukan tangan menggema di aula sekolah bersama dengan senyum-senyum penuh kebanggaan. Jas OSIS berwarna maroon dipakai oleh para pengurus organisasi sekolah yang biasa dielu-elukan ini dengan segudang kata--keren, ber-skill, dan berdedikasi.

Namun jangan harap OSIS disini bisa terbang dengan segudang pujian tanpa harus bersusah dan bercape-cape ria, sebab...program kerja mereka akan diawasi oleh organisasi siswa lainnya yang kini turut dilantik sebagai majelis perwakilan kelas.

Satu banjar anak lain kini berjalan membentuk barisan di samping OSIS, ada tepukan tangan yang juga tak kalah riuhnya ketika mereka datang meski hadirnya para pengurus MPK ini meninggalkan kesan tanggung jawab dan beban bagi para pengurus OSIS.

Ada lirikan mata yang tak begitu ramah dari ketuanya menatap anak OSIS, terlebih untuk Mainaka Praveen Rajendra, seolah----i watch you!

Diantara anak-anak yang kini dipasangi ban lengan oleh kepala sekolah, kesiswaan dan pembina ada mata Naka yang menatap salah satunya.

Naka tentu tak melihat yang lain saat mereka mengucap janji dan sumpahnya, terlebih ia tau jika gadis itu adalah gadis yang nasibnya sama dengannya, malam ini...baik ia ataupun Shanum tau jika kedua orangtua mereka telah setuju untuk menjodohkan mereka.

...STRUKTUR MPK...

...SMA BUDI PEKERTI X...

...Periode 202X-202X...

...📍Kepala Sekolah...

...M. Yusuf Rahmah, M. Pd....

...📍Wakil Bid. Kesiswaan...

...Adam Jatayu, S. Pd....

...📍Pembina MPK...

...Selli Marwah, S. Pd....

...📍Ketua...

...Arjuna Davian...

...📍Wakil ketua...

...Navarro Mavendra...

...📍Ketua Komisi...

...Canza Pamungkas...

...📍Sekertaris...

...1. Shanum Kamala...

...2. Jihan Pranata Indah...

...📍Bendahara...

...1. Frizka Anjelia...

...2. Esya Wulandari...

...📍Komisi 1 : Ilyas Ranjaya...

...📍Komisi 2 : Jemima Indira...

...📍Komisi 3 : Altair Sebasta...

...📍Komisi 4 : Bayu Aji...

"Kami, majelis perwakilan kelas. Berpegang teguh pada pengamalan Pancasila, mengutamakan kepentingan sekolah dan siswa dan seluruh poin visi misi sekolah serta kejujuran."

Anye melihat sang putra tunggal, begitu mirip dengan Ganesha...maksudnya, perawakannya serta sifatnya meski tak seluruhnya gen Ganesha tumplek sebadan-badan, tak jatuh sepohon-pohon...tapi tetap saja, sifat yang jutek dan tak banyak bicaranya terkesan cool itu, Ganesha punya.

"Nanti kalo ketemu sama Shanum jangan lupa ngobrol ya, Ka..." Anye mewanti-wanti sang putra, oh ya ampun! Untuk mengobrol saja ia harus diwanti-wanti begini. Seolah putranya itu anak balita yang masih belajar bicara mama-papa--ee...

Apakah mama Anyelir lupa, tadi siang di sekolah ia secara resmi dikukuhkan sebagai ketua OSIS, yang tentunya tugas diplomasi sudah hatam dan sering ia jabarkan, sebab bukan hal mudah untuk berada di posisi Naka itu, ia harus melalui debat Calon ketua OSIS beberapa waktu lalu.

Percayalah, jika sedang begitu...Mainaka dan Ganesha bak pinang *membelah diri*.

Wajah Naka malas, tangannya masih menyugar rambut yang sengaja ia bubuhkan pomade, "iya, ma."

Ganesha sang ayah sudah siap, "papa yang bawa mobil, kamu di belakang."

Di tempat lain

Shanum berkali-kali menghela nafasnya berat, tangannya meraih jam tangan, lalu sisir, tapi menaruhnya kembali tak yakin. Rasanya berat menjalani hidup ke depannya.

Diantara rasa khusyuknya melamun sambil bersolek pintu kamarnya diketuk tanpa berbelas kasihan, dorr...dorr...dorr!

"Kak Sha! Kata bunda buruan, jangan coba-coba buat Bu nuh diri ya, ngga usah lebay deh! Di jodohin sama cowok cakep kok ya galau! Kalo Shey sih jangankan tunangan, langsung dinikahin sama kak Naka juga hayukk banget!" serunya berteriak dari luar sembari tertawa.

Dughh!

Sisir yang ada di tangan ia lempar ke arah pintu tertutup memancing tawa renyah Sheyna sang adik, "uhh, si al banget kak Naka dapetin cewek galak. Jangan bikin aku punya niatan buat jadi seorang ipar maut ya kak!" lagi, ia senang sekali menggoda kakaknya.

.

.

.

.

.

Terpopuler

Comments

Nurs_tars

Nurs_tars

meskipun aq bkn Kunti tp ijinkan emak2 kurang setengah ons ini mampir teh🙏, n setia jd ekor teteh yg ngikut kemanapun🤣, Qt nantikan apakah shanum mirip Oma Ica n Zahra yaaaaang begitulah atau 11 12 papa ganesh jg

2026-03-15

2

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

ㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤㅤ

tenang aja teh, aku catet kalau lupa 😂😂😂
Alhamdulillah sebelum lebaran launching novel baru, udah galau Lo... mosok siang hari di lebaran ku sepi tanpa baca seh😂.
tapi mau nanya kapan launching nya ,aku tau kalau mau lebaran gini sibuk² nya...
terimakasih banyak teh sin, lop lop sekebon 🥰

2026-03-15

12

Nuraisyah

Nuraisyah

duhh, jngn sebut lendra dulu atuuhh.. aku nya gamon ini...🥺
teteh blm ACC soalnya...
tapi disini, kalo ada nyempil2 udh nikah kali yaaa sama fifah nya..🤔

2026-03-15

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 Engagement
2 Bab 2 Squad Ceriwis
3 Bab 3 Gibahin Naka
4 Bab 4 Mainaka 'seenaknya' Rajendra
5 Bab 5 Makan malam
6 Bab 6 Cemburu?
7 Bab 7 Akal-akalan
8 Bab 8 Digandeng
9 Bab 9 Tantrum
10 Bab 10 Balik bareng
11 Bab 11 Minum kamu...
12 Bab 12 Meragu
13 Bab 13 Poison called Shanum
14 Bab 14 Kepo lovers
15 Bab 15 Naka suka Shanum?
16 Bab 16 Lempar batu sembunyi tangan
17 Bab 17 Postingan IG
18 Bab 18 Sheyna feat. Naka vs Shanum
19 Bab 19 Cuek
20 Bab 20 Minggu bercerita
21 Bab 21 Saat kalimat cinta bukan lagi i love you
22 Bab 22 Sulit bernafas
23 Bab 23 Bahasa Cinta
24 Bab 24 Posisi riskan
25 Bab 25 Masuk pak Ekoooo
26 Bab 26 Hujan membawa cerita
27 Bab 27 Sini gue pangku...
28 Bab 28 Naka si-alan!
29 Bab 29 Makan bareng
30 Bab 30 Biar mata yang berbicara
31 Bab 31 Tokoh antagonis
32 Bab 32 Pawang
33 Bab 33 Pacar rahasia Ketos
34 Bab 34 Panitia Sumpah pemuda
35 Bab 35 Dar--der--dor
36 Bab 36 Bukan sesuatu yang perlu diumbar
37 Bab 37 Musuh yang beranak pinak
38 Bab 38 Shanum, ceweknya Naka
39 Bab 39 Sakit?
40 Bab 40 Pingsan
41 Bab 41 Sariawan
42 Bab 42 Sosok overprotektif
43 Bab 43 moment Canggung
44 Bab 44 Botol Yakult so insecure
45 Bab 45 Kejujuran adalah kunci
46 Bab 46 Pangeran kodok dan rombongannya
47 Bab 47 Rahasia kecil tentang Shanum
48 Bab 48 sa-mawa till jannah
49 Bab 49 Sorot mata kecewa
50 Bab 50 Kecewanya seorang ayah 1
51 Bab 51 Kecewanya seorang ayah 2
52 Bab 52 Apakah ini akhir kisah kita?
53 Bab 53 Suara hati seorang kekasih
54 Bab 54 Merenggang ?
55 Bab 55 Timses Menuju DKI Sakinah
56 Bab 56 Kata orang rindu itu indah. Namun tidak untukku
57 Bab 57 Bahagiaku bersamamu
58 Bab 58 Shashey
59 Bab 59 Tak dapat kembali lagi seperti semula
60 Bab 60 cek sound
61 Bab 61 Cucu Kurniawan
62 Bab 62 Hidupnya yang konyol
63 Bab 63 Gerakan refleks
64 Bab 64 Yuyun dan Tono
65 Bab 65 Gengsi mengakui
66 Bab 66 Tor monitor
67 Bab 67 Tumbuh bersama
68 Bab 68 Sumpah pemuda
69 Bab 69 Baper
70 Bab 70 Inisiatif dan kecerobohan
71 Bab 71 Menyengat bak lebah
72 Bab 72 Naka or Juna
73 Bab 73 I'm the champion
74 Bab 74 Over--dosis--posesif
75 Bab 75 Dia yang selalu memiliki cara
76 Bab 76 Secretary vs future wife
77 Bab 77 Hormon Adrenalin, fight or flight
78 Bab 78 Bad dream
79 Bab 79 Perang dingin
80 Bab 80 Cara menaklukan versi Naka
81 Bab 81 Learn and grow
82 Bab 82 My Ketos
83 Bab 83 Day by day
84 Bab 84 Merayu oma
85 Bab 85 Mitsaqan Ghalizha
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Bab 1 Engagement
2
Bab 2 Squad Ceriwis
3
Bab 3 Gibahin Naka
4
Bab 4 Mainaka 'seenaknya' Rajendra
5
Bab 5 Makan malam
6
Bab 6 Cemburu?
7
Bab 7 Akal-akalan
8
Bab 8 Digandeng
9
Bab 9 Tantrum
10
Bab 10 Balik bareng
11
Bab 11 Minum kamu...
12
Bab 12 Meragu
13
Bab 13 Poison called Shanum
14
Bab 14 Kepo lovers
15
Bab 15 Naka suka Shanum?
16
Bab 16 Lempar batu sembunyi tangan
17
Bab 17 Postingan IG
18
Bab 18 Sheyna feat. Naka vs Shanum
19
Bab 19 Cuek
20
Bab 20 Minggu bercerita
21
Bab 21 Saat kalimat cinta bukan lagi i love you
22
Bab 22 Sulit bernafas
23
Bab 23 Bahasa Cinta
24
Bab 24 Posisi riskan
25
Bab 25 Masuk pak Ekoooo
26
Bab 26 Hujan membawa cerita
27
Bab 27 Sini gue pangku...
28
Bab 28 Naka si-alan!
29
Bab 29 Makan bareng
30
Bab 30 Biar mata yang berbicara
31
Bab 31 Tokoh antagonis
32
Bab 32 Pawang
33
Bab 33 Pacar rahasia Ketos
34
Bab 34 Panitia Sumpah pemuda
35
Bab 35 Dar--der--dor
36
Bab 36 Bukan sesuatu yang perlu diumbar
37
Bab 37 Musuh yang beranak pinak
38
Bab 38 Shanum, ceweknya Naka
39
Bab 39 Sakit?
40
Bab 40 Pingsan
41
Bab 41 Sariawan
42
Bab 42 Sosok overprotektif
43
Bab 43 moment Canggung
44
Bab 44 Botol Yakult so insecure
45
Bab 45 Kejujuran adalah kunci
46
Bab 46 Pangeran kodok dan rombongannya
47
Bab 47 Rahasia kecil tentang Shanum
48
Bab 48 sa-mawa till jannah
49
Bab 49 Sorot mata kecewa
50
Bab 50 Kecewanya seorang ayah 1
51
Bab 51 Kecewanya seorang ayah 2
52
Bab 52 Apakah ini akhir kisah kita?
53
Bab 53 Suara hati seorang kekasih
54
Bab 54 Merenggang ?
55
Bab 55 Timses Menuju DKI Sakinah
56
Bab 56 Kata orang rindu itu indah. Namun tidak untukku
57
Bab 57 Bahagiaku bersamamu
58
Bab 58 Shashey
59
Bab 59 Tak dapat kembali lagi seperti semula
60
Bab 60 cek sound
61
Bab 61 Cucu Kurniawan
62
Bab 62 Hidupnya yang konyol
63
Bab 63 Gerakan refleks
64
Bab 64 Yuyun dan Tono
65
Bab 65 Gengsi mengakui
66
Bab 66 Tor monitor
67
Bab 67 Tumbuh bersama
68
Bab 68 Sumpah pemuda
69
Bab 69 Baper
70
Bab 70 Inisiatif dan kecerobohan
71
Bab 71 Menyengat bak lebah
72
Bab 72 Naka or Juna
73
Bab 73 I'm the champion
74
Bab 74 Over--dosis--posesif
75
Bab 75 Dia yang selalu memiliki cara
76
Bab 76 Secretary vs future wife
77
Bab 77 Hormon Adrenalin, fight or flight
78
Bab 78 Bad dream
79
Bab 79 Perang dingin
80
Bab 80 Cara menaklukan versi Naka
81
Bab 81 Learn and grow
82
Bab 82 My Ketos
83
Bab 83 Day by day
84
Bab 84 Merayu oma
85
Bab 85 Mitsaqan Ghalizha

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!