Setelah mandi, Anindia berdiri di depan cermin. Tangannya bergerak mengeringkan rambutnya yang masih sedikit basah.
Di belakangnya, pintu kamar mandi baru saja terbuka. Keanu keluar sembari mengusap rambutnya dengan handuk, kaos santai sudah melekat di tubuhnya.
Keanu berjalan santai, lalu berhenti sejenak. Pandangannya langsung tertuju pada Anindia. Tanpa sadar, seutas senyum terukir di sudut bibirnya.
"Makin hari, makin cantik aja," batin Keanu.
Beberapa detik Keanu hanya berdiri di sana, menatap istrinya yang terlihat tenang tanpa sadar sedang diamati. Entah karena dorongan iseng atau gemas yang tidak pernah habis, ia berjalan mendekat.
Tanpa aba-aba, Keanu langsung melingkarkan tangannya dari belakang. Memeluk Anindia yang masih duduk di depan meja rias.
"Mas!" Anindia langsung terkejut, refleks menoleh ke samping. "Ngagetin aja."
Keanu hanya terkekeh pelan, tidak melepaskan pelukannya. Ia justru menyandarkan dagunya di pundak Anindia. "Biar," ujarnya singkat, tapi jelas manja.
"Kamu kenapa sih, Mas?" Tanya Anindia heran, masih ada sisa kesal dengan Keanu hari ini. "Tiba-tiba kayak gini?"
"Gapapa, pengen aja," jawab Keanu santai.
Pelukan itu terasa terlalu hangat, membuatnya susah untuk marah. Anindia mencoba menahan ekspresi, tapi sudut bibirnya mulai naik sedikit tanpa diminta. Ia menggigit bibir bawahnya, berusaha menahan senyum yang mulai muncul.
Keanu masih tidak sadar. Tangannya masih melingkar di pinggang Anindia, seolah tidak ingin melepasnya begitu cepat.
Anindia yang tadinya masih ingin protes, kini justru terdiam lebih lama. Perlahan, rasa kesalnya benar-benar mulai kalah dengan situasi ini. Keanu selalu saja membuatnya tenang dengan caranya sendiri.
Tiba-tiba, Keanu mencondongkan sedikit wajahnya dari belakang, lalu mencium pipi Anindia sejenak. "Jangan ngambek lagi, ya?" Ujarnya.
Anindia langsung tersentak, tubuhnya kaku seketika. Rona merah di pipinya mulai muncul dalam hitungan detik, serta matanya langsung membulat seperti tidak siap dengan ser…
Anindia Dan Keanu: Indahnya Menikah Muda
Bab 18: Menemani hingga terlelap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments