"Ma! Mama!"
"Apaan sih Mas teriak-teriak. Salam dulu kek."
Amar yang baru saja sampai di rumah sang adik langsung memanggil Yani. Sudah beberapa hari Yani tidak pulang ke rumah dan tinggal di rumah Amara.
Amara mengerutkan alisnya ketika melihat Amar sambil berteriak memanggil sang ibu. Baru kali ini Amar bertindak seperti itu. Biasanya Yani mau menginap berapa lamu di rumahnya, Amar sama sekali tidak pernah mencari.
"Mama dimana?" tanya Amar yang belum juga melihat sosok Yani meski sudah masuk hingga ruang makan keluarga.
"Ada di kamar, lagi rebahan itu. Ada apa sih? Kayaknya penting banget,"jawab Amara. Dia penasaran dengan sikap sang kakak yang tampak terburu-buru. Banyak pertanyaan yang langsung muncul di kepalanya, namun Amara memilih diam dulu dan mengamati apa yang akan Amar bicarakan dengan Yani.
Ceklek
"Ma, aku mau ngomong."
"Astaga, bikin kaget aja sih kamu, Mar. Ada apa sih?"
Yani seketika langsung bangkit dari posisi tidurnya ketika Amar membuka pintu dan memanggil dirinya dengan keras. Ia merasa kaget terlebih ketika melihat wajah serius dari putranya.
"Ma, ayo kita ke rumah Arimbi. Aku ingin minta maaf ke kedua orangtua Arimbi. Aku, aku pengen rujuk sama dia." Amar bicara dengan lantang dan penuh keyakinan.
APA!!!
Yani membulatkan matanya, dia sangat terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Amar. Bukan hanya Yani, tapi Amara pun demikian.
Mereka berdua tahu bahwa Amar secara suka rela bercerai dengan Arimbi, lantas mengapa sekarang dia tiba-tiba berkata demikian. Meminta maaf, lalu rujuk. Sungguh perkataan yang sama sekali tidak pernah diduga.
"Kamu kesambet ya, Mar? Aneh ih, kok tiba-tiba ngomong kayak gitu,"cibir Yani.
"Iya, aneh banget. Mas kan yang mau kalian cerai, kok tiba-tiba sekarang berpikir buat rujuk? Terus, Farrah mau dikemanain? Bukannya Mas Amar cinta mati sama tuh perempuan sampai rela ngelepas Arimbi?" imbuh Amara. Dia berkata demikian sambil menelisik wajah sang kakak. Betapa anehnya Amar saat ini. Tiba-tiba berkata ingin ruj…
TEGA!
Ide Gila 55
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 95 Episodes
Comments
dewi rofiqoh
🤣 🤣 🤣 🤣 🤣 Kasihan banget Amar, datang mau minta maaf yang sangat terlambat dan berekspektasi untuk bisa rujuk kembali dengan arimbi, sayangnya gk bisa
2026-05-08
3
Mariee__shiitie___🍒🍒🍒🍒
keluarga km tuh g ad yg tulus JD percuma km mau memperbaiki heran ajh Arimbi kok bisa kepincut m laki model lu
2026-05-08
0
Ariany Sudjana
lha iya, Bhumi jauh lebih berkelas daripada amar 🤣🤣😂😂 sudah urus saja pelacur murahan kesayangan kamu itu amar
2026-05-08
0