Siang itu aku berjalan dengan setengah berlari memasuki jalanan gang rumah yang sempit, lalu menyusuri selokan, dan kebun - kebun timun warga berada di samping tanaman padi yang mulai menguning. Sengaja aku mengambil jalan tikus agar tidak ada yang melihat.
Semenjak hadirnya Fatir di kelas, aku merasa tidak tenang, khawatir, malu dan yang lebih parahnya lagi aku takut jika tiba -tiba Fatir ada di belakangku seperti hari Sabtu itu, atau mungkin saja dia akan mengejar ku seperti hantu.
*duuhh Syaima kamu tuh mikir apa sih, masa Fatir yang tampan kamu samakan dengan jelangkung, batinku.
Sinar matahari yang begitu panas, membuat keringat di wajah dan leherku mulai berjatuhan.
"ahh...syukurlah cepat sampai rumah, selamat - selamat, ucapku sambil mengusap dada.
" Syai sudah pulang ? tanya ibu ku yang muncul dari dalam rumah.
" iya bu, jawabku dengan napas tersengal.
" kamu kenapa nak, seperti habis berlari ? tanya ibu lagi.
" iya bu, jawabku langsung membuka sepatu dan masuk ke kamar meninggalkan ibuku yang keheranan.
Ku rebahkan tubuhku di kasur, sambil mengingat kejadian di sekolah tadi, lalu ku ambil handuk dan surat kecil berwarna kuning, ku perhatikan tulisan yang tertera dalam ke duanya .
* l love you syaima* tulisan di handuk.
* makan yang banyak ya Syai * kata yang tertera di surat.
"hhmm ...apakah nasi box juga dari Fatir ?
yang suka sama aku sih lumayan banyak, tapi tidak ada yang perhatian, mungkin besok aku harus bertanya langsung pada Fatir, batinku .
Uaaaa...aku pun mulai mengantuk dan tertidur tanpa menghiraukan suara ibu yang memanggil namaku.
"anak ini malah tidur bukannya makan siang dulu, ucap ibu yang menatapku di pintu kamar lalu pergi menemani Rafa yang sedang tidur siang di kamarnya.
Menjelang sore hari, aku bangun dan langsung menuju meja makan, karena perutku sudah berteriak minta di isi dari siang, tapi karena rasa lelah akibat berlari membuatku langsung tertidur. Setelah selesai makan aku mandi dan berganti baju.
"Syai.., panggil ibu dari te…
SYAIMA
kisah remaja 13
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 68 Episodes
Comments
Inaliemitis
kok dia gak sadar rambutnya di kuncir dua ya? dasar si syaimaaaa
2021-02-18
1
Mei Shin Manalu
Aku berkunjung lagi dan kasih 3 like untuk Author 👍.... Semangat semangat 💪
Datang ke novelku juga ya... Judulnya Danke, Häschen !!!... Terima kasih 😊
2021-02-11
1