Mobil ambulan pengantar jenasah, sudah tiba di pemakaman umum yang tak jauh dari pusat kota.
Ada empat orang penggali kubur yang sudah siap menanti sang mayat untuk segera di masukan ke liang lahat.
Tono yang mengatur semuanya, sudah tiba di tempat pemakaman lebih awal.
Selang beberapa menit, datang mobil hitam yang aku tumpangi, dengan Ira, ibu, Rafa dan juga paman Ridho sedangkan supirnya tentu saja mang Ence.
Di belakang kami ada mobil lainnya yang di tumpangi oleh ayah dan mamahnya Ira, setelah mang Ence memberitahukan lewat wartel, keduanya langsung bergegas datang, untuk menghadiri proses pemakaman pak Sandi tetangga rumahnya.
Kami semua turun dan mengiringi jenasah bapak menuju liang lahat, tubuhku yang masih lemas di pegang oleh Ira agar tidak jatuh.
Suasana di pemakaman sangat sunyi dan sepi, karena hari sudah sangat sore, sebentar lagi akan masuk waktu magrib, para binatang malam pun mulai mendendangkan alunan nyanyian hasnya, seolah turut mengiringi langkah kami.
Iringan jenasah pun sampailah di tempat lumbang yang terbuka dengan gundukan tanah merah, ada rasa takut yang mencekam jiwa saat melihat dasar lubang, karena semua orang akan mati dan pasti akan di kuburkan ke dalam tanah yang gelap, lengket, dan banyak binatangnya, juga tak beralaskan apa - apa hanya selembar kain kapan yang membungkus tubuh.
Kemudian salah seorang dari pengiring membacakan doa, yang hadir mengaminkan dengan suara pelan, setelah itu mulailah mayat bapak dibopong oleh tiga orang lalu di serahkan pada penggali kubur yang menanti di liang lahat.
Ibu yang dari tadi menahan tangis, seketika berteriak sambil memanggil - manggil nama bapak, kedua kakinya hendak melompat ke dalam lubang, tapi tubuhnya segera di tarik dan di pegang oleh paman Ridho.
"Ikhlaskan dia, kakak harus kuat dan sabar, ingat masih ada anak - anak yang harus di jaga". Suara pelan Ridho di telinga ibu, membuat ibu terduduk lemas seketika sambil menangis.
"Bu.... bu... ". Ucap Rafa yang memeluk ibu.
" Ibuuuu....". Uc…
SYAIMA
Masa Perpisahan 13
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 68 Episodes
Comments
D'randra_15
kangen Fatir Thor✌️🤭😁
semangat terus ya💪
2021-03-20
0