AKHIR DARI PENYESALAN

AKHIR DARI PENYESALAN

SATU

"Baju untuk hari ini udah ku pilihin, Mas. Gih, cepet mandi dan siap-siap. Nanti terlambat ke kantor lho, ini udah siang."

Kanaya Ambar Evelyn, ia mengguncang dengan lembut tubuh suaminya yang masih terbaring nyenyak di atas ranjang dan terbalut selimut tebal.

"Hmmmmm,..."

Kanaya tersenyum tipis saat suaminya itu hanya menggeram, tapi tak bangun dan masih dalam posisi tidurnya.

"Mas,... Udah siang lho ini, katanya ada acara penting di kantor."

Kanaya berusaha menarik selimut yang menutupi suaminya, membiarkan cahaya lampu kamar menyorot dan mengganggu kenyenyakan tidur pria itu.

"Andra Gumelar!" Kanaya memanggil nama lengkap suaminya, ia sengaja memasang nada suara seolah dirinya marah dan caranya itu berhasil.

Andra membuka matanya seketika, menatap sang istri yang berdiri tak jauh darinya dengan ekspresi wajah memicing dan tangan bertengger di kedua pinggangnya.

"Iya, iya. Ini aku udah bangun, Sayang." Andra menarik lengan Kanaya, membuat wanita itu jatuh ke dalam pelukannya dan memeluk sang istri dengan sangat erat.

Terdengar gelak tawa memenuhi kamar mereka, cahaya matahari pagi yang masuk melalui celah jendela menambah kesan hangat pasangan tersebut.

"Oops! Nope! No morning kiss sebelum mandi. Mandi dulu, baru cium."

Kanaya meletakan jari telunjuknya di bibir Andra yang hendak mencium bibirnya, ia mendorong lembut sang suami untuk menjauh.

Wajah cantiknya tampak riang, senyum manis di

bibirnya yang penuh semakin menegaskan pesonanya.

"Satu kali aja,..."

Andra memasang wajah memelas yang membuat Kanaya kembali tertawa, wanita itu kemudian menggelengkan kapalanya sambil masih tersenyum manis.

"No,... Mandi dulu."

Kanaya menyilangkan kedua tangannya di atas dada, menatap Andra yang cemberut karena permintaannya tak dituruti.

Bukan apa-apa, bukannya ia tak sudi dicium oleh sang suami saat pria itu baru saja bangun dari tidurnya.

Akan tetapi, jika ia membiarkan Andra menciumnya sekarang, maka pria itu pasti akan menariknya kembali ke atas ranjang dan melakukan aktivitas yang justru akan membuat pria itu semakin terlambat.

"Ayo, mandi. Janji, nanti cium kalo udah selesai mandi."

Kanaya menarik lengan Andra, memaksanya untuk

Segera bangun dari atas ranjang dan bergegas ke kamar mandi karena waktu terus berjalan.

Sinar matahari dari celah jendela juga tampak semakin terik di luar, pertanda bahwa hari semakin siang.

"Janji?" Kanaya mengangguk.

Dengan malas dan enggan, Andra bangun kemudian turun dari ranjang.

Ia kembali memeluk sang istri erat dan menciumi

leher wanita itu sebelum akhirnya benar-benar bergegas

masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

Kanaya menggelengkan kepalanya sambil berdecak, tapi senyum bahagia masih terukir di bibir penuhnya.

Wanita itu membuka lebar gorden jendela dan membiarkan cahaya matahari yang hangat masuk semakin leluasa menerangi kamarnya.

Sambil bersiul lembut, Kanaya membersihkan dan merapikan ranjang yang berantakan.

Suara getar ponsel milik Andra di atas meja nakas sedikit menarik perhatiannya, ia melirik sekilas ke arah benda tersebut dan seketika terdiam.

Kanaya sebenarnya bukan tipe pasangan yang suka mengotak-atik dan memeriksa isi ponsel suaminya, tapi nama yang muncul di layar benda canggih tersebut membuat wanita itu penasaran sekaligus,.... Curiga.

Kanaya menatap ke arah pintu kamar mandi lama, kemudian kembali menatap ponsel di atas meja nakas seolah tengah berpikir dan menimbang tentang hal apa yang akan dirinya lakukan.

Ia meletakan bantal di tangannya dan memutuskan untuk memeriksa benda elektronik tersebut.

Dengan sedikit gemetar Kanaya mengambil ponsel tersebut dan membuka pesan yang baru saja masuk, keningnya mengernyit dalam bersamaan dengan dadanya yang bergemuruh saat melihat isi pesan tersebut.

Jantungnya seketika berpacu dengan sangat cepat,

Kanaya bahkan bisa mendengar suara debarnya dengan sangat jelas.

"Hari ini beneran jadi berkunjung ke sini kan, Mas?

Aku udah masak masakan kesukaan kamu, aku tunggu ya.

Aku udah nggak sabar ketemu sama kamu, Mas. Aku kangen."

Begitu lah isi pesan yang baru saja masuk ke ponsel suaminya.

Sebuah pesan yang tidak mungkin dikirim oleh teman atau sekedar rekan kerja. Pesan seperti itu hanya dikirim oleh seseorang dengan hubungan spesial.

Tangan Kanaya semakin gemetar, dadanya sesak bukan main.

Tapi wanita itu menguat dan memberanikan diri, ia menggulir layar ponsel dan memeriksa seluruh riwayat pesan antar suaminya dengan perempuan tersebut.

Dugaannya semakin kuat, suaminya memar benar-benar telah mendua.

Setiap kata dan kalimat dari percakapan mereka yang ia baca, setiap foto yang saling mereka kirim dan riwayat panggilan di antara mereka yang berlangsung cukup lama benar-benar meruntuhkan dunianya.

Andra telah mengkhianatinya, dan tidak hanya sampai di situ, pria itu bahkan sudah menikahinya

Suara air yang berhenti dari kamar mandi menarik kesadaran Kanaya kembali, ia dengan cepat mengambil screenshoot riwayat chat mereka kemudian mengirimkan semua bukti itu ke nomor miliknya.

Setelah menghapus bukti kirim dari ponsel suaminya, ia kembali meletakan benda tersebut tepat saat pintu kamar mandi terbuka.

Wajah sumringah dan ceria Andra menyapanya, tapi yang ia rasakan saat ini pada pria itu hanyalah marah dan kecewa.

"Ayo, sini cium. Tadi udah janji, kan? Sini."

Andra berjalan riang sambil membentangkan kedua tangannya lebar-lebar, bibirnya mengerucut bersiap untuk mencium Kanaya.

Kanaya jelas menghindar, ia jijik bukan main.

Wanita itu tidak sudi disentuh kembali oleh tangan dan tubuh suaminya yang sudah dia pakai untuk menyentuh perempuan lain.

"Eyy, kok gitu sih. Tadi kan janji kalo udah mandi boleh cium-cium." Suaminya berucap manja, tapi yang muncul di hati Kanaya adalah rasa jijik yang semakin besar.

Bagaimana mungkin suaminya bisa bersikap seperti ini padanya dan tetep mendua di luar sana?!

"Sini, cium. Kamu nggak bisa kabur, aku-"

Andra menghentikan aksinya saat melihat ekspresi

sang istri yang jelas jauh berbeda dengan sebelum ia masuk ke kamar mandi.

"Sayang, kamu nggak apa-apa?"

Andra bertanya dengan penuh rasa khawatir, ia melangkh semakin cepat dan hendak menarik lengan Kanaya mendekat padanya tapi lagi-lagi wanita itu menghindari sentuhannya.

"Kanaya? Kenapa? Ada apa, Sayang?"

Andra menatap sang istri dengan bingung, ia jelas tidak mengerti dengan perubahan tiba-tiba wanita itu.

Baru saja, sebelum ia masuk ke kamar mandi wanita itu masih bersikap manja dan manis, lalu sekarang Kanaya bertingkah laku dan bahkan menatapnya seolah Andra adalah orang yang paling dirinya benci.

"Sejak kapan?"

Kening Andra mengernyit bingung, ia jelas tidak mengerti dengan maksud dari pertanyaan tiba-tiba Kanaya.

"Apanya yang sejak kapan, Sayang? Kamu kenapa begini tiba-tiba? Ada apa, hmm?"

"Sejak kapan kamu menikah sama perempuan itu?"

Wajah Andra seketika memucat, ekspresi bingung pria itu perlahan menghilang dan berganti dengan kesadaran.

Ia akhirnya sadar apa yang meniadi penyebab perubahan mendadak sang istri. Kanaya sudah tau.

"Kamu,... Kamu tau dari mana? Kamu cek-cek handphone-ku?"

Terpopuler

Comments

Protocetus

Protocetus

jika berkenan mampir ya ke novelku Remontada

2026-05-28

0

Amilawati

Amilawati

jelek karakter utamanya, Buring baget

2026-06-06

0

Yunita Asep

Yunita Asep

mampir thorr...

2026-06-05

0

lihat semua
Episodes
1 SATU
2 Dua
3 TIGA
4 EMPAT
5 LIMA
6 ENAM
7 TUJUH
8 DELAPAN
9 SEMBILAN
10 SEPULUH
11 SEBELAS
12 DUA BELAS
13 TIGA BELAS
14 EMPAT BELAS
15 LIMA BELAS
16 ENAM BELAS
17 TUJUH BELAS
18 DELAPAN BELAS
19 SEMBILAN BELAS
20 DUA PULUH
21 DUA PULUH SATU
22 DUA PULUH DUA
23 DUA PULUH TIGA
24 DUA PULUH EMPAT
25 DUA PULUH LIMA
26 DUA PULUH ENAM
27 DUA PULUH TUJUH
28 DUA PULUH DELAPAN
29 DUA PULUH SEMBILAN
30 TIGA PULUH
31 TIGA PULUH SATU
32 TIGA PULUH DUA
33 TIGA PULUH TIGA
34 TIGA PULUH EMPAT
35 TIGA PULUH LIMA
36 TIGA PULUH ENAM
37 TIGA PULUH TUJUH
38 TIGA PULUH DELAPAN
39 TIGA PULUH SEMBILAN
40 EMPAT PULUH
41 EMPAT PULUH SATU
42 EMPAT PULUH DUA
43 EMPAT PULUH TIGA
44 EMPAT PULUH EMPAT
45 EMPAT PULUH LIMA
46 EMPAT PULUH ENAM
47 EMPAT PULUH TUJUH
48 EMPAT PULUH DELAPAN
49 EMPAT PULUH SEMBILAN
50 LIMA PULUH
51 LIMA PULUH 1
52 LIMA PULUH DUA
53 LIMA PULUH TIGA
54 LIMA PULUH EMPAT
55 LIMA PULUH LIMA
56 LIMA PULUH ENAM
57 LIMA PULUH TUJUH
58 LIMA PULUH DELAPAN
59 LIMA PULUH SEMBILAN
60 ENAM PULUH
61 ENAM PULUH SATU
62 ENAM PULUH DUA
63 ENAM PULUH TIGA
64 ENAM PULUH EMPAT
65 ENAM PULUH LIMA
66 ENAM PULUH ENAM
67 ENAM PULUH TUJUH
68 ENAM PULUH DELAPAN
69 ENAM PULUH SEMBILAN
70 TUJUH PULUH
71 TUJUH PULUH SATU
72 TUJUH PULUH DUA
73 TUJUH PULUH TIGA
74 TUJUH PULUH EMPAT
75 TUJUH PULUH LIMA
76 TUJUH PULUH ENAM
77 TUJUH PULUH TUJUH
78 TUJUH PULUH DELAPAN
79 TUJUH PULUH SEMBILAN
80 DELAPAN PULUH
81 DELAPAN PULUH SATU
82 DELAPAN PULUH DUA
83 DELAPAN PULUH TIGA
84 DELAPAN PULUH EMPAT
85 DELAPAN PULUH LIMA
86 DELAPAN PULUH ENAM
87 DELAPAN PULUH TUJUH
88 DELAPAN PULUH DELAPAN
89 DELAPAN PULUH SEMBILAN
90 SEMBILAN PULUH
91 SEMBILAN PULUH SATU
92 SEMBILAN PULUH DUA
93 SEMBILAN PULUH TIGA
94 SEMBILAN PULUH EMPAT
95 SEMBILAN PULUH LIMA
96 SEMBILAN PULUH ENAM
97 SEMBILAN PULUH TUJUH
98 SEMBILAN PULUH DELAPAN
99 SEMBILAN PULUH SEMBILAN
100 SERATUS
101 101
102 102
103 103
104 104
105 105
106 106
107 107
108 108
109 109
110 110
111 111
112 112
113 113
114 114
115 115
116 116
117 117
118 118
119 119
120 120
121 121
122 122
123 123
124 124
125 125
126 126
127 127
128 128
129 129
130 130
131 131
132 132
133 133
134 134
135 135
136 136
137 137
138 138
139 139
140 140
141 141
142 142
143 143
144 144
145 145
146 146
147 147
148 148
149 149
150 150
151 151
152 152
153 153
154 154
155 155
156 156
157 157
158 158
159 159
160 160
161 161
162 162
163 163
164 BAB TERAKHIR
Episodes

Updated 164 Episodes

1
SATU
2
Dua
3
TIGA
4
EMPAT
5
LIMA
6
ENAM
7
TUJUH
8
DELAPAN
9
SEMBILAN
10
SEPULUH
11
SEBELAS
12
DUA BELAS
13
TIGA BELAS
14
EMPAT BELAS
15
LIMA BELAS
16
ENAM BELAS
17
TUJUH BELAS
18
DELAPAN BELAS
19
SEMBILAN BELAS
20
DUA PULUH
21
DUA PULUH SATU
22
DUA PULUH DUA
23
DUA PULUH TIGA
24
DUA PULUH EMPAT
25
DUA PULUH LIMA
26
DUA PULUH ENAM
27
DUA PULUH TUJUH
28
DUA PULUH DELAPAN
29
DUA PULUH SEMBILAN
30
TIGA PULUH
31
TIGA PULUH SATU
32
TIGA PULUH DUA
33
TIGA PULUH TIGA
34
TIGA PULUH EMPAT
35
TIGA PULUH LIMA
36
TIGA PULUH ENAM
37
TIGA PULUH TUJUH
38
TIGA PULUH DELAPAN
39
TIGA PULUH SEMBILAN
40
EMPAT PULUH
41
EMPAT PULUH SATU
42
EMPAT PULUH DUA
43
EMPAT PULUH TIGA
44
EMPAT PULUH EMPAT
45
EMPAT PULUH LIMA
46
EMPAT PULUH ENAM
47
EMPAT PULUH TUJUH
48
EMPAT PULUH DELAPAN
49
EMPAT PULUH SEMBILAN
50
LIMA PULUH
51
LIMA PULUH 1
52
LIMA PULUH DUA
53
LIMA PULUH TIGA
54
LIMA PULUH EMPAT
55
LIMA PULUH LIMA
56
LIMA PULUH ENAM
57
LIMA PULUH TUJUH
58
LIMA PULUH DELAPAN
59
LIMA PULUH SEMBILAN
60
ENAM PULUH
61
ENAM PULUH SATU
62
ENAM PULUH DUA
63
ENAM PULUH TIGA
64
ENAM PULUH EMPAT
65
ENAM PULUH LIMA
66
ENAM PULUH ENAM
67
ENAM PULUH TUJUH
68
ENAM PULUH DELAPAN
69
ENAM PULUH SEMBILAN
70
TUJUH PULUH
71
TUJUH PULUH SATU
72
TUJUH PULUH DUA
73
TUJUH PULUH TIGA
74
TUJUH PULUH EMPAT
75
TUJUH PULUH LIMA
76
TUJUH PULUH ENAM
77
TUJUH PULUH TUJUH
78
TUJUH PULUH DELAPAN
79
TUJUH PULUH SEMBILAN
80
DELAPAN PULUH
81
DELAPAN PULUH SATU
82
DELAPAN PULUH DUA
83
DELAPAN PULUH TIGA
84
DELAPAN PULUH EMPAT
85
DELAPAN PULUH LIMA
86
DELAPAN PULUH ENAM
87
DELAPAN PULUH TUJUH
88
DELAPAN PULUH DELAPAN
89
DELAPAN PULUH SEMBILAN
90
SEMBILAN PULUH
91
SEMBILAN PULUH SATU
92
SEMBILAN PULUH DUA
93
SEMBILAN PULUH TIGA
94
SEMBILAN PULUH EMPAT
95
SEMBILAN PULUH LIMA
96
SEMBILAN PULUH ENAM
97
SEMBILAN PULUH TUJUH
98
SEMBILAN PULUH DELAPAN
99
SEMBILAN PULUH SEMBILAN
100
SERATUS
101
101
102
102
103
103
104
104
105
105
106
106
107
107
108
108
109
109
110
110
111
111
112
112
113
113
114
114
115
115
116
116
117
117
118
118
119
119
120
120
121
121
122
122
123
123
124
124
125
125
126
126
127
127
128
128
129
129
130
130
131
131
132
132
133
133
134
134
135
135
136
136
137
137
138
138
139
139
140
140
141
141
142
142
143
143
144
144
145
145
146
146
147
147
148
148
149
149
150
150
151
151
152
152
153
153
154
154
155
155
156
156
157
157
158
158
159
159
160
160
161
161
162
162
163
163
164
BAB TERAKHIR

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!