PENYERANGAN

Perjalanan yang memakan waktu berjam-jam itu terasa sangat sunyi.

Di dalam kereta, Nina berkali-kali membetulkan posisi duduknya, tampak sangat gelisah.

Sesekali dia mencuri pandang ke arah Anastasia yang sejak tadi hanya memejamkan mata dengan tenang.

"Nona... Anda tidak tegang?" tanya Nina akhirnya, memecah keheningan karena sudah tidak tahan dengan rasa penasaran di dadanya.

Anastasia membuka sebelah matanya, menatap pelayan mudanya itu dengan santai.

"Tegang karena apa? Karena akan bertemu suamiku, atau karena hutan di luar sana terlalu sepi?" tanya Anastasia, mengangkat sebelah alisnya.

"D-dua-duanya, Nona," jawab Nina sambil menelan ludah.

"Rumor tentang Grand Duke Alessandro itu sangat menyeramkan, katanya dia tidak segan-segan memotong kepala orang yang tidak dia sukai, dan hutan ini, adalah perbatasan wilayah Magnus yang terkenal rawan bandit," lanjut Nina, meremas tangannya takut.

Anastasia hanya mendengus pelan, lalu kembali memejamkan mata nya.

"Kalau dia ingin memotong kepalaku, dia harus memastikan pedangnya lebih cepat dari gerakanku, dan untuk para bandit, mereka hanya akan datang kalau punya nyali mati," gumam Anastasia, dengan mata terpejam.

Nina mengerjap, tidak terlalu paham dengan maksud ucapan majikannya. Namun, belum sempat Nina bertanya lebih lanjut, kereta kuda mendadak berhenti dengan sentakan yang sangat keras hingga membuat tubuh Nina hampir terjungkal ke depan.

Sreeek

Suara pekikan kuda terdengar nyaring di luar, disusul oleh suara dentingan besi yang saling beradu.

"Ada serangan! Lindungi kereta Grand Duchess!" Teriakkan lantang Nero bergema dari arah luar, memicu kepanikan instan.

"N-Nona! Ada penyerangan!" Pekik Nina ketakutan, wajahnya langsung pucat pasi seperti mayat.

Dia refleks memeluk lengan Anastasia dengan tubuh yang gemetar hebat.

"Diam di sini dan jangan keluar," ucap Anastasia dengan suara yang luar biasa tenang.

Tidak ada secuil pun rasa takut di wajah cantiknya, Anastasia mengintip dari celah tirai kereta, mengamati situasi di luar.

Di luar sana, suasana sudah sangat kacau. Sekelompok pria berpakaian hitam dengan topeng kain menutupi wajah mereka tampak mengepung rombongan kereta.

Jumlah mereka tidak main-main, ada sekitar dua puluh orang, dan pergerakan mereka sangat rapi serta terorganisir.

"Mereka bukan bandit biasa, gerakan kaki mereka terlalu terlatih untuk ukuran perampok jalanan," gumam Anastasia, menganalisis situasi layaknya seorang profesional.

TRANG

TRANG

TRANG

Nero dan para ksatria Magnus langsung membentuk formasi melingkar untuk melindungi kereta.

Sebagai tangan kanan Grand Duke, kemampuan pedang Nero jelas tidak bisa diremehkan, setiap tebasan pedangnya berhasil menumbangkan satu per satu musuh yang mendekat.

"Mundur kalian bajingan! Berani-beraninya mengacau di wilayah Magnus!" Teriak Nero sambil menebas dada salah satu pria bertopeng hingga darahnya muncrat ke tanah.

TRANG

TRANG

BLASS

DUK

Tiba-tiba tiga orang pria bertopeng dengan postur tubuh lebih besar maju secara bersamaan mengeroyok Nero.

TRANG

Senjata mereka dilapisi racun hijau yang berkilau di bawah sinar matahari yang mulai meredup.

Nero yang sudah kelelahan setelah menumbangkan hampir sepuluh orang, mulai kewalahan menahan gempuran tiga orang terlatih ini.

TRANG

TRANG

Nero berhasil menangkis dua serangan pedang, tetapi kaki salah satu musuh berhasil menendang dadanya dengan keras hingga dia terhuyung mundur.

BHUKKK

Uhuk

Uhuk

"Sialan..." Nafas Nero terengah-engah, sudut bibirnya berdarah.

Nero mencoba bangkit, namun pandangannya sedikit kabur karena kelelahan.

Tepat pada saat itu, seorang pria bertopeng mendarat dari atas pohon, posisinya persis di belakang Nero yang sedang lengah.

Pria itu mengangkat belati beracunnya tinggi-tinggi, siap menusuk leher belakang Nero yang tidak terlindungi zirah.

"Tuan Nero, di belakang Anda!" Teriak salah satu prajurit Magnus yang jaraknya terlalu jauh untuk menolong.

Nero membelalakkan mata nya, dia tahu dia tidak akan sempat berbalik.

"Apakah aku akan mati konyol di sini?" batin Nero pasrah.

Brakk

Pintu kereta kuda hancur berkeping-keping, sebuah bayangan putih melesat keluar dengan cepat.

Srett

"Aaaaaakkkkkkkhhh!"

Sebelum belati beracun itu menyentuh kulit Nero, sebuah belati yang entah datang dari mana, sudah lebih dulu menembus tenggorokan pria bertopeng itu.

Darah segar menyembur keluar, mengenai gaun pengantin putih yang dikenakan Anastasia.

Pria bertopeng itu langsung ambruk ke tanah tanpa sempat mengeluarkan suara, tewas seketika di bawah kaki Anastasia.

Nero tertegun di tempatnya, mendongak dengan tatapan tidak percaya.

Di depannya, kini berdiri sang Grand Duchess baru yang digosipkan lemah lembut dan penakut, tapi apa yang baru saja dirinya lihat? Itu benar-benar tidak seperti yang dirumorkan.

Anastasia berdiri dengan tegak, memegang belati titanium dengan posisi terbalik, dan tatapan matanya begitu dingin menembus sisa-sisa pria bertopeng yang masih hidup.

"G-Grand Duchess...?" Bisik Nero dengan tenggorokan kering.

Rasa hormat dan takjub mendadak menyergap hatinya melihat aura membunuh yang begitu pekat keluar dari tubuh wanita ini.

"Kamu terlalu banyak bergerak tidak penting, Nero, makanya kamu cepat lelah," ucap Anastasia tanpa menoleh sedikit pun pada Nero, suaranya terdengar meremehkan namun penuh penekanan.

Melihat kawan mereka tumbang dalam satu gerakan oleh seorang wanita bergaun pengantin, sisa lima pria bertopeng saling pandang lalu serempak maju menyerang Anastasia.

"Mati kamu, wanita jalang!" Teriak salah satu dari mereka sambil mengayunkan pedang besarnya.

Anastasia hanya tersenyum sinis, dengan gerakan santai, dia menekuk lututnya sedikit, lalu bergerak melesat ke depan menghindar ke arah kiri dengan sangat lentur.

Gaun pengantinnya yang panjang dan merepotkan itu langsung dia robek bagian bawahnya dengan belati hingga sebatas lutut, memperlihatkan kakinya yang siap bergerak bebas.

Wush

Anastasia menghindar dari tebasan pedang pertama, lalu dengan gerakan memutar yang cepat, dia menusuk ulu hati musuh kedua menggunakan siku tangannya yang keras, disusul dengan sayatan cepat di urat nadi leher musuh tersebut.

JLEP

"Aaaakkkkkkhhhh!"

Bruk

"Satu," batin Anastasia, tersenyum miring.

Dua orang lainnya mencoba menusuknya dari arah kiri dan kanan secara bersamaan, tapi mereka terlalu meremehkan lawan nya, Anastasia, melompat mundur satu langkah, memanfaatkan moment untuk menendang pergelangan tangan musuh di sebelah kirinya hingga pedangnya terlepas, lalu menangkap pedang yang melayang itu di udara dan langsung melemparkannya tepat menembus dada musuh di sebelah kanan.

JLEP

JLEP

"AAAAAAKKKKKKKHHH!"

BRUK

"Dua, tiga," lanjut Anastasia, wajahnya sama sekali tidak berkeringat.

Tiga musuh sudah berhasil Anastasia antara ke alam baka dalam waktu singkat, kini tersisa dua pria bertopeng yang gemetar hebat.

Mereka yang awalnya adalah pembunuh bayaran profesional, kini merasa seolah-olah mereka sedang berhadapan dengan monster sejati yang memakai topeng seorang wanita cantik.

"S-siapa... siapa kamu sebenarnya?!" Tanya salah satu musuh dengan suara bergetar ketakutan, melangkah mundur perlahan.

Anastasia tidak menjawab, dia hanya berjalan pelan mendekati mereka sambil memutar-mutar belati titanium di jarinya dengan sangat lihai.

Terpopuler

Comments

Fornellia Regina

Fornellia Regina

trus ko, ndak payah berpusing2 seperti gasing🤭🤭🤭 baru bunuh...

2026-06-18

1

Gee

Gee

Kebayang gak sih kalo Ana jawab, mau tau aja atau mau tau bangettt??? 🤭

2026-06-29

0

kaylla salsabella

kaylla salsabella

hohohoh... jleb sat set anastasia🤣🤣🤭🤭

2026-05-21

1

lihat semua
Episodes
1 KEBANGKITAN JIWA
2 PENYERANGAN
3 GRAND DUCHES
4 PERTEMUAN PERTAMA
5 KEBERANIAN ANASTASIA
6 BUKAN GADIS POLOS
7 PENYUSUP
8 SEMAKIN MENARIK
9 CARI MATI
10 MENYINGKIRKAN SATU TIKUS
11 TAMPARAN
12 PANGERAN ARKAN
13 TIDAK BOLEH LEMAH
14 HUKUMAN PENGKHIANAT
15 WILAYAH MAGNUS
16 LAPORAN PERBATASAN
17 SIAP MENYAMBUT TAMU
18 PANGERAN ANGKUH
19 PASANGAN SERASI
20 MASUK JEBAKAN
21 SALING MENGUNTUNGKAN
22 DI OBATI SUAMI
23 KAISAR FELIX
24 CEMBURU
25 TAMPARAN UNTUK ARKAN
26 GODAAN MALAM HARI
27 DUDUK DI PANGKUAN SUAMI
28 TIDAK MAU MENGAKUI
29 TIDAK AKAN BISA KELUAR
30 PENGAWAL PRIBADI
31 SEMUA ORANG TUNDUK
32 MENYEBALKAN
33 HUTANG BUDI
34 KEMARAHAN KAISAR
35 AMBISI ELENA
36 LATIHAN PEDANG
37 SURAT BALASAN
38 KEDATANGAN HUGO
39 TERPAKSA
40 SORE BERDARAH
41 TERKEJUT
42 HILANG KESABARAN
43 KEMATIAN ARKAN
44 SEDIKIT MANIS
45 BUKAN MATA-MATA
46 KETAKUTAN
47 HADIAH
48 KEMARAHAN KAISAR
49 RENCANA PENYERANGAN
50 BUNUH DIRI
51 SARAPAN
52 PAGI YANG BURUK
53 PERSIAPAN PERANG
54 SIAP MERATAKAN BARISAN
55 TIDAK TAHU MALU
56 SENJATA ANASTASIA
57 MELINDUNGI SUAMI
58 LEDAKAN TERAKHIR
59 MENUJU KAISAR
60 KETAKUTAN
61 ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
62 KEMATIAN FELIX
63 KALAH
64 SATU RANJANG
65 SALAH TINGKAH
66 GODAAN PAGI HARI
67 AGRESIF
68 MENGAMBIL KENDALI
69 BALASAN ALESSANDRO
70 BAHAGIA
71 PENJARA BAWAH TANAH
72 PEMBALASAN
73 KABAR BURUK
74 AKAN DIHANCURKAN
75 MENGHUNCURKAN ISTANA
76 HANCUR TANPA SISA
77 KEMBALI KE MAGNUS
78 ISTANA BARU
79 HASIL YANG MEMUASKAN
80 HUKUMAN UNTUK ALESSANDRO
81 KAISAR DAN PERMAISURI
82 CARI MATI
83 MENGUSIR PENGGANGGU
84 BERUNTUNG
85 DARI RUANG DIMENSI
86 PEMIMPIN BARU
87 DEMAM
88 KEROKAN
89 RACUN UNTUK ANASTASIA
90 HARUS TERUS WASPADA
91 MERAWAT SUAMI
92 ENAK DAN GURIH
93 PENDERITAAN DUA BUJANG
94 BERSAMA PARA BENGAWAN
95 KERACUNAN
96 KEJAHATAN ROSELLA
97 PENERUS MAGNUS
98 PENAWAR SEMENTARA
99 MENYIAPKAN PASUKAN
100 PERJALANAN MALAM
101 RENCANA PENYUSUPAN
102 JALANG KECIL
103 PENAWAR RACUN
104 KONDISI MEMBURUK
105 RUANG DIMENSI
106 KEMBALI BERCIUMAN
107 OBROLAN CALON ORANGTUA
108 KEBAHAGIAAN RAKYAT
109 MUAL-MUAL
110 KEHAMILAN SIMPATIK
111 KAISAR NGIDAM
112 BUAH PLUM
113 DI INFUS
114 PASRAH
115 RENCANA BALAS DENDAM
116 PERHATIAN SUAMI
117 PEMBERSIH KEKAISARAN BARAT
118 TIDAK TERTARIK
119 EKSEKUSI TERAKHIR
120 GELOMBANG CINTA
121 SUAMI TERBAIK
122 PENERUS MAGNUS
123 KEMBAR TIGA
124 SEMUANYA NORMAL
125 MENGGANTI POPOK
126 SUAMI IDAMAN
127 TRIPEL G
128 MENGGEMASKAN (END)
129 BONCHAP I
130 BONCHAP II
131 NOVEL LUCIAN ALISTAIR
132 AURA DAN ZENO (KARYA BARU, MC NO MENYE-MENYE CLUB)
133 CERITA YANG ADA RUANG DIMENSI NYA
Episodes

Updated 133 Episodes

1
KEBANGKITAN JIWA
2
PENYERANGAN
3
GRAND DUCHES
4
PERTEMUAN PERTAMA
5
KEBERANIAN ANASTASIA
6
BUKAN GADIS POLOS
7
PENYUSUP
8
SEMAKIN MENARIK
9
CARI MATI
10
MENYINGKIRKAN SATU TIKUS
11
TAMPARAN
12
PANGERAN ARKAN
13
TIDAK BOLEH LEMAH
14
HUKUMAN PENGKHIANAT
15
WILAYAH MAGNUS
16
LAPORAN PERBATASAN
17
SIAP MENYAMBUT TAMU
18
PANGERAN ANGKUH
19
PASANGAN SERASI
20
MASUK JEBAKAN
21
SALING MENGUNTUNGKAN
22
DI OBATI SUAMI
23
KAISAR FELIX
24
CEMBURU
25
TAMPARAN UNTUK ARKAN
26
GODAAN MALAM HARI
27
DUDUK DI PANGKUAN SUAMI
28
TIDAK MAU MENGAKUI
29
TIDAK AKAN BISA KELUAR
30
PENGAWAL PRIBADI
31
SEMUA ORANG TUNDUK
32
MENYEBALKAN
33
HUTANG BUDI
34
KEMARAHAN KAISAR
35
AMBISI ELENA
36
LATIHAN PEDANG
37
SURAT BALASAN
38
KEDATANGAN HUGO
39
TERPAKSA
40
SORE BERDARAH
41
TERKEJUT
42
HILANG KESABARAN
43
KEMATIAN ARKAN
44
SEDIKIT MANIS
45
BUKAN MATA-MATA
46
KETAKUTAN
47
HADIAH
48
KEMARAHAN KAISAR
49
RENCANA PENYERANGAN
50
BUNUH DIRI
51
SARAPAN
52
PAGI YANG BURUK
53
PERSIAPAN PERANG
54
SIAP MERATAKAN BARISAN
55
TIDAK TAHU MALU
56
SENJATA ANASTASIA
57
MELINDUNGI SUAMI
58
LEDAKAN TERAKHIR
59
MENUJU KAISAR
60
KETAKUTAN
61
ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
62
KEMATIAN FELIX
63
KALAH
64
SATU RANJANG
65
SALAH TINGKAH
66
GODAAN PAGI HARI
67
AGRESIF
68
MENGAMBIL KENDALI
69
BALASAN ALESSANDRO
70
BAHAGIA
71
PENJARA BAWAH TANAH
72
PEMBALASAN
73
KABAR BURUK
74
AKAN DIHANCURKAN
75
MENGHUNCURKAN ISTANA
76
HANCUR TANPA SISA
77
KEMBALI KE MAGNUS
78
ISTANA BARU
79
HASIL YANG MEMUASKAN
80
HUKUMAN UNTUK ALESSANDRO
81
KAISAR DAN PERMAISURI
82
CARI MATI
83
MENGUSIR PENGGANGGU
84
BERUNTUNG
85
DARI RUANG DIMENSI
86
PEMIMPIN BARU
87
DEMAM
88
KEROKAN
89
RACUN UNTUK ANASTASIA
90
HARUS TERUS WASPADA
91
MERAWAT SUAMI
92
ENAK DAN GURIH
93
PENDERITAAN DUA BUJANG
94
BERSAMA PARA BENGAWAN
95
KERACUNAN
96
KEJAHATAN ROSELLA
97
PENERUS MAGNUS
98
PENAWAR SEMENTARA
99
MENYIAPKAN PASUKAN
100
PERJALANAN MALAM
101
RENCANA PENYUSUPAN
102
JALANG KECIL
103
PENAWAR RACUN
104
KONDISI MEMBURUK
105
RUANG DIMENSI
106
KEMBALI BERCIUMAN
107
OBROLAN CALON ORANGTUA
108
KEBAHAGIAAN RAKYAT
109
MUAL-MUAL
110
KEHAMILAN SIMPATIK
111
KAISAR NGIDAM
112
BUAH PLUM
113
DI INFUS
114
PASRAH
115
RENCANA BALAS DENDAM
116
PERHATIAN SUAMI
117
PEMBERSIH KEKAISARAN BARAT
118
TIDAK TERTARIK
119
EKSEKUSI TERAKHIR
120
GELOMBANG CINTA
121
SUAMI TERBAIK
122
PENERUS MAGNUS
123
KEMBAR TIGA
124
SEMUANYA NORMAL
125
MENGGANTI POPOK
126
SUAMI IDAMAN
127
TRIPEL G
128
MENGGEMASKAN (END)
129
BONCHAP I
130
BONCHAP II
131
NOVEL LUCIAN ALISTAIR
132
AURA DAN ZENO (KARYA BARU, MC NO MENYE-MENYE CLUB)
133
CERITA YANG ADA RUANG DIMENSI NYA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!