Jeratan Cinta Sang Duches

Jeratan Cinta Sang Duches

KEBANGKITAN JIWA

Rasa sakit saat peluru menembus dadanya masih terasa begitu nyata.

Pengkhianatan dari orang yang selama ini dia percaya, menumbuh kan rasa benci dan dendam. Namun, saat mata itu kembali terbuka, aroma darah berganti dengan wangi mawar yang menyengat dan kilauan kain sutra putih.

"Nona... Nona Anastasia, Anda sudah sadar? Syukurlah! Waktu kita tidak banyak, kereta dari kediaman Grand Duke sudah menunggu di depan gerbang."

Suara cemas itu membuat perempuan yang baru saja terbangun itu tersentak.

Dia mengerutkan kening, menatap seorang gadis remaja dengan gaun pelayan yang sedang menghapus air mata di pipinya.

Anastasia?

Sebuah gelombang ingatan asing mendadak menghantam kepalanya.

Anastasia Starling, gadis yatim piatu dari keluarga Count Starling, terkenal lemah, penakut, dan selalu menjadi bahan cemoohan di perjamuan sosial Ibu Kota.

Hari ini adalah hari di mana dia dipaksa menikah dengan Grand Duke Alessandro Magnus, pria yang dijuluki Malaikat Maut Berdarah Dingin, sebagai tumbal politik dari perintah Raja Felix.

Tanpa sepatah kata pun, Anastasia bangkit berdiri dari kursi rias, berjalan perlahan menuju cermin besar di sudut kamar.

Di dalam pantulan kaca, wajah seorang gadis berusia awal dua puluh tahun, wajah itu sangat cantik, dengan kulit seputih susu dan mata biru jernih, namun terlihat sangat pucat dan menyedihkan.

"Sial! Aku benar-benar hidup lagi di tubuh gadis pecundang ini," batin nya mendengus.

Anastasia menyentuh lehernya sendiri, lalu sebuah senyuman tipis, yang terasa sangat asing bagi wajah polos itu, terukir di bibirnya.

"Nona, tolong jangan menangis lagi, Saya tahu Anda takut pada Grand Duke, tapi jika kita terlambat, Count akan sangat marah," bisik pelayan itu lagi dengan tubuh gemetar.

"Menangis? Siapa yang akan menangis?" batin Anastasia, sinis.

Jiwa yang baru saja terbangun itu, tidak memiliki rasa takut, dia tidak merasakan ketakutan sama sekali, justru sebaliknya, jantungnya berdegup kencang karena sensasi hidup kembali.

"Siapa namamu?" tanya Anastasia tiba-tiba. Suaranya terdengar serak, namun memiliki nada dingin yang belum pernah didengar oleh pelayan itu sebelumnya.

"A-apa? Nona, ini Saya, Nina, kenapa Anda bertanya seperti itu?" tanya Nina, mengerjap kaget, menatap rona wajah majikannya yang mendadak berubah drastis.

Di wajah seputih susu itu, tidak ada lagi binar ketakutan di mata nya,yang ada hanyalah tatapan tajam yang seolah bisa menembus jantung siapa saja yang melihatnya.

"Nina," ulang Anastasia, mencoba membiasakan diri dengan nama itu.

"Tolong, ambilkan aku air minum, tenggorokanku kering," ucap Anastasia, datar.

"Baik, Nona! Tunggu sebentar!" jawab Nina segera berlari kecil menuju meja di sudut ruangan untuk menuangkan air ke dalam gelas.

Memanfaatkan waktu beberapa detik saat pelayan itu membelakanginya, Anastasia memejamkan mata.

Sebagai seorang pembunuh bayaran nomor satu di kehidupan sebelumnya, dia memiliki sebuah rahasia terbesar yang tidak diketahui oleh siapapun, sebuah ruang penyimpanan yang terikat langsung dengan jiwanya.

"Apakah tempat itu masih ada?" batin Anastasia mencoba fokus, memanggil kesadarannya ke dalam ruang terdalam di benaknya.

Wush.

Sebuah senyuman dingin yang penuh kepuasan kembali terkembang di wajah Anastasia.

Di dalam jiwanya, sebuah ruangan luas berteknologi tinggi yang menyerupai gudang persenjataan modern berdiri dengan kokoh.

Di sana berjejer rapi berbagai macam belati titanium, pistol peredam suara, senapan, cairan medis tingkat tinggi, hingga ramuan penawar racun dan bahan makanan seperti beras dan yang lain nya, dengan jumlah yang sangat banyak.

Semua benda dari dunia modernnya ikut berpindah bersamanya.

"Bagus, dengan ini, aku tidak perlu takut menjadi boneka politik siapapun di dunia terkutuk ini," batin Anastasia, membuka matanya tepat saat Nina kembali membawakannya segelas air.

"Ini Nona, silahkan di minum," ucap Nina, sopan.

Anastasia menerima gelas itu, meminumnya hingga tandas, lalu menyerahkannya kembali pada Nina.

"Ayo pergi, jangan biarkan suami baruku itu menunggu terlalu lama," ucap Anastasia, datar, berjalan keluar kamar.

Nina sempat terpaku di tempatnya, melihat cara berjalan Anastasia, tegaknya bahu gadis itu, dan aura mengintimidasi yang tiba-tiba menguar membuat Nina merasa seolah-olah sedang berhadapan dengan orang yang sama sekali berbeda.

Namun, karena desakan waktu, pelayan setia itu segera merapikan ujung gaun pengantin Anastasia dan mengikutinya dari belakang.

Di luar kediaman Count Starling, sebuah kereta kuda megah berwarna hitam legam dengan simbol keluarga Magnus, sudah bersiap.

Beberapa ksatria berpakaian zirah lengkap berdiri tegak di sekelilingnya, dipimpin oleh seorang pria berwajah tegas dengan pedang di pinggangnya. Pria itu adalah Nero, tangan kanan Grand Duke Alessandro.

Nero menatap Anastasia yang baru saja keluar dari pintu kediaman, tidak ada yang mengantar gadis itu, hanya ada seorang pelayan di belakang nya.

Mata Nero menyipit sedikit, berdasarkan laporan yang dia terima, Anastasia Starling seharusnya adalah gadis yang akan diseret keluar sambil menangis histeris karena ketakutan. Namun, wanita di depannya ini berjalan dengan langkah tegap, dagu terangkat tegas, dan tatapan mata yang langsung mengarah lurus ke arahnya tanpa ada keraguan sedikit pun.

"Salam Grand Duchess, silakan naik. Perjalanan menuju wilayah Magnus akan memakan waktu hingga malam hari," ucap Nero dengan nada formal namun dingin, tanpa ada rasa hormat yang tulus.

Baginya, wanita ini hanyalah mata-mata yang dikirim oleh Raja, untuk Tuan nya.

Anastasia tidak membalas ucapan Nero, dia hanya menatap pria itu sekilas, sebuah tatapan menilai yang membuat Nero merasa tidak nyaman untuk sesaat, seolah seluruh kemampuannya sedang dibaca dalam sekali lihat.

Anastasia kemudian mengangkat gaun pengantinnya yang berat dan melangkah naik ke dalam kereta dengan anggun tanpa membutuhkan bantuan sandaran tangan dari para pengawal.

"Nina, naiklah," perintah Anastasia dari dalam kereta.

"Ah, b-baik, Nona!" jawab Nina dengan gugup segera menyusul masuk dan duduk di sudut kursi, meremas jemarinya sendiri karena atmosfer tegang yang mendadak tercipta.

Kereta kuda mulai bergerak, meninggalkan kediaman Count Starling menuju wilayah Magnus yang dingin dan penuh misteri.

Di dalam kereta yang berguncang pelan, Anastasia menyandarkan punggungnya ke bantalan kursi yang empuk, matanya menatap keluar jendela, menyaksikan pemandangan kota yang perlahan berganti menjadi hutan lebat.

Di kehidupan lalu, dia mati karena mempercayai orang lain, di kehidupan sekarang, dia diberikan kesempatan kedua dalam tubuh seorang wanita yang dianggap sampah oleh keluarganya sendiri dan dijadikan bidak catur oleh Raja Felix.

"Lihat saja siapa yang akan menjadi bidak catur dalam permainan ini," batin Anastasia mengepalkan tangannya di balik lipatan gaun pengantinnya.

Sambil memejamkan mata, dia berkomunikasi kembali dengan ruang dimensinya, menarik sedikit energi dari cairan nutrisi super untuk mulai memperbaiki kondisi fisik tubuh barunya yang selama ini kurang gizi dan lemah.

Rasa hangat perlahan mengalir di setiap pembuluh darahnya, mengembalikan stamina dan kekuatannya secara bertahap.

"Alessandro Magnus, Grand Duke kejam yang katanya bisa membunuh orang hanya dengan tatapan mata nya," batin Anastasia, sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman misterius yang tersembunyi.

"Mari kita lihat, siapa yang akan menjadi mangsa, dan siapa yang akan menjadi predator di istanamu nanti," batin Anastasia, tersenyum miring.

Terpopuler

Comments

renjani

renjani

hadir Thor dikarya barumu ini..👍

2026-05-22

0

Asra

Asra

Hallo kak! Aku mampir lagi, uhuy pokoknya semangat selalu dan aku tunggu sampai end.🙌🤩

2026-05-21

0

miss blue 💙💙💙

miss blue 💙💙💙

wooaahh langsung ada yg baru. semangat kak.

2026-05-20

1

lihat semua
Episodes
1 KEBANGKITAN JIWA
2 PENYERANGAN
3 GRAND DUCHES
4 PERTEMUAN PERTAMA
5 KEBERANIAN ANASTASIA
6 BUKAN GADIS POLOS
7 PENYUSUP
8 SEMAKIN MENARIK
9 CARI MATI
10 MENYINGKIRKAN SATU TIKUS
11 TAMPARAN
12 PANGERAN ARKAN
13 TIDAK BOLEH LEMAH
14 HUKUMAN PENGKHIANAT
15 WILAYAH MAGNUS
16 LAPORAN PERBATASAN
17 SIAP MENYAMBUT TAMU
18 PANGERAN ANGKUH
19 PASANGAN SERASI
20 MASUK JEBAKAN
21 SALING MENGUNTUNGKAN
22 DI OBATI SUAMI
23 KAISAR FELIX
24 CEMBURU
25 TAMPARAN UNTUK ARKAN
26 GODAAN MALAM HARI
27 DUDUK DI PANGKUAN SUAMI
28 TIDAK MAU MENGAKUI
29 TIDAK AKAN BISA KELUAR
30 PENGAWAL PRIBADI
31 SEMUA ORANG TUNDUK
32 MENYEBALKAN
33 HUTANG BUDI
34 KEMARAHAN KAISAR
35 AMBISI ELENA
36 LATIHAN PEDANG
37 SURAT BALASAN
38 KEDATANGAN HUGO
39 TERPAKSA
40 SORE BERDARAH
41 TERKEJUT
42 HILANG KESABARAN
43 KEMATIAN ARKAN
44 SEDIKIT MANIS
45 BUKAN MATA-MATA
46 KETAKUTAN
47 HADIAH
48 KEMARAHAN KAISAR
49 RENCANA PENYERANGAN
50 BUNUH DIRI
51 SARAPAN
52 PAGI YANG BURUK
53 PERSIAPAN PERANG
54 SIAP MERATAKAN BARISAN
55 TIDAK TAHU MALU
56 SENJATA ANASTASIA
57 MELINDUNGI SUAMI
58 LEDAKAN TERAKHIR
59 MENUJU KAISAR
60 KETAKUTAN
61 ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
62 KEMATIAN FELIX
63 KALAH
64 SATU RANJANG
65 SALAH TINGKAH
66 GODAAN PAGI HARI
67 AGRESIF
68 MENGAMBIL KENDALI
69 BALASAN ALESSANDRO
70 BAHAGIA
71 PENJARA BAWAH TANAH
72 PEMBALASAN
73 KABAR BURUK
74 AKAN DIHANCURKAN
75 MENGHUNCURKAN ISTANA
76 HANCUR TANPA SISA
77 KEMBALI KE MAGNUS
78 ISTANA BARU
79 HASIL YANG MEMUASKAN
80 HUKUMAN UNTUK ALESSANDRO
81 KAISAR DAN PERMAISURI
82 CARI MATI
83 MENGUSIR PENGGANGGU
84 BERUNTUNG
85 DARI RUANG DIMENSI
86 PEMIMPIN BARU
87 DEMAM
88 KEROKAN
89 RACUN UNTUK ANASTASIA
90 HARUS TERUS WASPADA
91 MERAWAT SUAMI
92 ENAK DAN GURIH
93 PENDERITAAN DUA BUJANG
94 BERSAMA PARA BENGAWAN
95 KERACUNAN
96 KEJAHATAN ROSELLA
97 PENERUS MAGNUS
98 PENAWAR SEMENTARA
99 MENYIAPKAN PASUKAN
100 PERJALANAN MALAM
101 RENCANA PENYUSUPAN
102 JALANG KECIL
103 PENAWAR RACUN
104 KONDISI MEMBURUK
105 RUANG DIMENSI
106 KEMBALI BERCIUMAN
107 OBROLAN CALON ORANGTUA
108 KEBAHAGIAAN RAKYAT
109 MUAL-MUAL
110 KEHAMILAN SIMPATIK
111 KAISAR NGIDAM
112 BUAH PLUM
113 DI INFUS
114 PASRAH
115 RENCANA BALAS DENDAM
116 PERHATIAN SUAMI
117 PEMBERSIH KEKAISARAN BARAT
118 TIDAK TERTARIK
119 EKSEKUSI TERAKHIR
120 GELOMBANG CINTA
121 SUAMI TERBAIK
122 PENERUS MAGNUS
123 KEMBAR TIGA
124 SEMUANYA NORMAL
125 MENGGANTI POPOK
126 SUAMI IDAMAN
127 TRIPEL G
128 MENGGEMASKAN (END)
129 BONCHAP I
130 BONCHAP II
131 NOVEL LUCIAN ALISTAIR
132 AURA DAN ZENO (KARYA BARU, MC NO MENYE-MENYE CLUB)
133 CERITA YANG ADA RUANG DIMENSI NYA
Episodes

Updated 133 Episodes

1
KEBANGKITAN JIWA
2
PENYERANGAN
3
GRAND DUCHES
4
PERTEMUAN PERTAMA
5
KEBERANIAN ANASTASIA
6
BUKAN GADIS POLOS
7
PENYUSUP
8
SEMAKIN MENARIK
9
CARI MATI
10
MENYINGKIRKAN SATU TIKUS
11
TAMPARAN
12
PANGERAN ARKAN
13
TIDAK BOLEH LEMAH
14
HUKUMAN PENGKHIANAT
15
WILAYAH MAGNUS
16
LAPORAN PERBATASAN
17
SIAP MENYAMBUT TAMU
18
PANGERAN ANGKUH
19
PASANGAN SERASI
20
MASUK JEBAKAN
21
SALING MENGUNTUNGKAN
22
DI OBATI SUAMI
23
KAISAR FELIX
24
CEMBURU
25
TAMPARAN UNTUK ARKAN
26
GODAAN MALAM HARI
27
DUDUK DI PANGKUAN SUAMI
28
TIDAK MAU MENGAKUI
29
TIDAK AKAN BISA KELUAR
30
PENGAWAL PRIBADI
31
SEMUA ORANG TUNDUK
32
MENYEBALKAN
33
HUTANG BUDI
34
KEMARAHAN KAISAR
35
AMBISI ELENA
36
LATIHAN PEDANG
37
SURAT BALASAN
38
KEDATANGAN HUGO
39
TERPAKSA
40
SORE BERDARAH
41
TERKEJUT
42
HILANG KESABARAN
43
KEMATIAN ARKAN
44
SEDIKIT MANIS
45
BUKAN MATA-MATA
46
KETAKUTAN
47
HADIAH
48
KEMARAHAN KAISAR
49
RENCANA PENYERANGAN
50
BUNUH DIRI
51
SARAPAN
52
PAGI YANG BURUK
53
PERSIAPAN PERANG
54
SIAP MERATAKAN BARISAN
55
TIDAK TAHU MALU
56
SENJATA ANASTASIA
57
MELINDUNGI SUAMI
58
LEDAKAN TERAKHIR
59
MENUJU KAISAR
60
KETAKUTAN
61
ANAK RAHASIA RAJA VAMPIR
62
KEMATIAN FELIX
63
KALAH
64
SATU RANJANG
65
SALAH TINGKAH
66
GODAAN PAGI HARI
67
AGRESIF
68
MENGAMBIL KENDALI
69
BALASAN ALESSANDRO
70
BAHAGIA
71
PENJARA BAWAH TANAH
72
PEMBALASAN
73
KABAR BURUK
74
AKAN DIHANCURKAN
75
MENGHUNCURKAN ISTANA
76
HANCUR TANPA SISA
77
KEMBALI KE MAGNUS
78
ISTANA BARU
79
HASIL YANG MEMUASKAN
80
HUKUMAN UNTUK ALESSANDRO
81
KAISAR DAN PERMAISURI
82
CARI MATI
83
MENGUSIR PENGGANGGU
84
BERUNTUNG
85
DARI RUANG DIMENSI
86
PEMIMPIN BARU
87
DEMAM
88
KEROKAN
89
RACUN UNTUK ANASTASIA
90
HARUS TERUS WASPADA
91
MERAWAT SUAMI
92
ENAK DAN GURIH
93
PENDERITAAN DUA BUJANG
94
BERSAMA PARA BENGAWAN
95
KERACUNAN
96
KEJAHATAN ROSELLA
97
PENERUS MAGNUS
98
PENAWAR SEMENTARA
99
MENYIAPKAN PASUKAN
100
PERJALANAN MALAM
101
RENCANA PENYUSUPAN
102
JALANG KECIL
103
PENAWAR RACUN
104
KONDISI MEMBURUK
105
RUANG DIMENSI
106
KEMBALI BERCIUMAN
107
OBROLAN CALON ORANGTUA
108
KEBAHAGIAAN RAKYAT
109
MUAL-MUAL
110
KEHAMILAN SIMPATIK
111
KAISAR NGIDAM
112
BUAH PLUM
113
DI INFUS
114
PASRAH
115
RENCANA BALAS DENDAM
116
PERHATIAN SUAMI
117
PEMBERSIH KEKAISARAN BARAT
118
TIDAK TERTARIK
119
EKSEKUSI TERAKHIR
120
GELOMBANG CINTA
121
SUAMI TERBAIK
122
PENERUS MAGNUS
123
KEMBAR TIGA
124
SEMUANYA NORMAL
125
MENGGANTI POPOK
126
SUAMI IDAMAN
127
TRIPEL G
128
MENGGEMASKAN (END)
129
BONCHAP I
130
BONCHAP II
131
NOVEL LUCIAN ALISTAIR
132
AURA DAN ZENO (KARYA BARU, MC NO MENYE-MENYE CLUB)
133
CERITA YANG ADA RUANG DIMENSI NYA

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!