Transmigrasi

Di Zaman Kuno. Kekaisaran Naga Langit. Paviliun Musim Semi.

Berkas cahaya matahari pagi menerobos masuk secara samar melalui celah tirai sutra yang bergoyang lembut ditiup angin. Di atas ranjang kayu berukir megah, Jia Li menggerakkan kelopak matanya yang terasa seberat timah, sebelum akhirnya berhasil membukanya sepenuhnya.

"Sssshhhh..." Jia Li meringis tertahan.

Tangan kanannya refleks naik mencengkeram pelipisnya yang berdenyut hebat, seolah-olah ada ribuan jarum yang menusuk kepalanya secara bersamaan. Dia berusaha keras untuk memposisikan tubuhnya terduduk, meskipun pandangannya masih berkunang-kunang dan dipenuhi bayangan kabur.

Namun, begitu siluet ruangan di sekitarnya mulai terfokus, jantungnya seakan berhenti berdetak. Pemandangan interior kamar yang sangat asing itu seketika merenggut seluruh rasa sakit dan menyentak kesadaran Jia Li sepenuhnya.

"Aku... di mana ini? Ini jelas bukan kamar peristirahatan rumah sakit tempat aku bertugas. Bukan juga kamar tidur pribadi di apartemenku. Lalu... tempat asing mana ini?" gumam Jia Li dengan suara serak yang bergetar hebat.

Kebingungannya kian memuncak saat dia menundukkan kepala untuk melihat tubuhnya sendiri. Pakaian yang melekat di kulitnya bukan lagi pakaian scrub, melainkan jubah berlapis-lapis dari kain sutra halus dengan potongan kuno yang sangat rumit—jenis pakaian sejarah yang hanya pernah ia lihat di drama-drama kolosal.

Ting!

Sebuah gaung suara mekanis yang jernih dan tak berwujud tiba-tiba menggema langsung di dalam kepalanya, memecah keheningan paviliun.

[Sistem Transmigrasi Berhasil Diaktifkan! Selamat pagi, Nona. Proses perpindahan jiwa telah berjalan dengan akurasi seratus persen. Saat ini, Anda telah resmi terintegrasi dan berada di wilayah teritorial Kekaisaran Naga Langit.] ujar suara itu dengan nada monoton namun berwibawa.

Jia Li tertegun, matanya mengerjap tidak percaya. "Kekaisaran Naga Langit?" ulang Jia Li, suaranya naik satu oktav karena rasa bingung yang luar biasa. "Apa maksudmu? Jangan bercanda! Siapa yang sedang berbicara di dalam kepalaku?!"

Suara sistem kembali berdenting tanpa memedulikan kepanikan Jia Li.

[Menjawab tuan rumah: Saat ini status sosial Anda di dunia ini adalah sebagai Putri dari Kaisar Lin Dong dan Selir dua. Atau, jika ingin menggunakan deskripsi yang lebih akurat berdasarkan data lokal: Anda adalah seorang putri mahkota Selir Dua yang keberadaannya selalu diabaikan, diremehkan, dan dianggap sebagai sampah.]

Mendengar kalimat yang begitu blak-blakan, Jia Li menarik napas dalam-dalam, berusaha menekan kepanikannya demi logika sebagai seorang wanita modern. "Tunggu, bicaralah dengan lebih jelas! Tolong jelaskan padaku dari awal karena aku benar-benar tidak mengerti situasi gila apa yang sedang menimpaku saat ini!" tuntut Jia Li dengan tegas.

[Menerima permintaan penjelasan. Identitas baru Anda di lini masa ini adalah Putri Lin Jia. Dunia kuno ini beroperasi penuh menggunakan hukum rimba yang berpusat pada sistem Elemen. Di mana seluruh umat manusia berlomba-lomba melatih energi spiritual demi meningkatkan kultivasi mereka sebagai seorang Elemental yang perkasa. Namun, tubuh yang Anda tempati sekarang dalam kondisi cacat. Anda tidak memiliki elemen apa pun alias tidak bisa berkultivasi.] penjelasan sistem terasa bagai hantaman telak bagi Jia Li.

Ting!

Sebelum Jia Li sempat memprotes takdir buruk itu, sistem dengan cepat melanjutkan kalimatnya.

[Namun, Tuan Rumah tidak perlu mengkhawatirkan hal tersebut. Sistem ini dirancang khusus untuk memandu dan memfasilitasi perjalanan Anda. Kami akan membantu Nona meretas batasan tubuh ini, mendaki puncak tertinggi sebagai Master Elemental legendaris, dan menjungkirbalikkan takdir masa depan yang tragis.]

[Sebagai hadiah penyambutan dan kompensasi awal, sistem akan menganugerahkan sebuah artefak tingkat tinggi yang sangat berguna untuk kelangsungan hidup Anda.]

Wushhh!

Tepat setelah kata terakhir dari sistem terucap, seberkas cahaya keemasan yang sangat menyilaukan mendadak berpendar di sekeliling leher Jia Li. Intensitas cahayanya begitu kuat hingga memaksa Jia Li menyipitkan mata. Saat cahaya itu meredup, sebuah kalung berdesain kuno dengan batu permata yang memancarkan aura murni telah melingkar manis di lehernya.

[Itu adalah Kalung Ruang Ajaib berskala tak terbatas. Di dalam ruang dimensi mandiri tersebut, Anda bisa melakukan apa pun yang Anda inginkan; mulai dari menanam tanaman herbal langka, mempercepat waktu latihan, hingga menyimpan benda tanpa batas waktu.]

[Selain itu, kami juga menyediakan fitur Sistem Pertokoan Antar-Dimensi. Melalui panel toko ini, Anda dapat membeli berbagai macam kebutuhan medis, senjata, hingga teknologi lintas zaman dari dunia modern yang akan sangat berguna untuk menghadapi intrik di kekaisaran ini,] kata sistem menutup penjelasannya yang panjang lebar, meninggalkan Jia Li yang kini menatap kalung di lehernya dengan binar mata yang mulai berubah menjadi penuh ambisi.

Brak!

Pintu kayu jati berukir megah di kamar itu terbuka lebar secara kasar. Sosok seorang gadis muda berpakaian pelayan khas kerajaan kuno melangkah masuk dengan nampan di tangan. Dia adalah Mei-Mei, pelayan pribadi sekaligus orang paling setia yang mendampingi Putri Mahkota Lin Jia sejak kecil.

Mata Mei-Mei seketika membelalak sempurna, dan nampan di tangannya hampir saja terjatuh saat melihat sang majikan kini sudah duduk bersandar di atas ranjang dengan mata terbuka. Dengan langkah lebar dan tergesa-gesa, Mei-Mei berlari mendekati ranjang, mengabaikan seluruh tata krama istana demi memastikan kondisi sang putri.

"Nona... Anda akhirnya sudah sadar? Syukurlah kepada Dewa-Dewi!" seru Mei-Mei dengan suara bergetar menahan tangis. Tubuhnya gemetar hebat saat dia berlutut di sisi ranjang. "Anda tidak tahu betapa kacaunya istana ini sejak kemarin. Yang Mulia Kaisar dan Selir Dua sangat mengkhawatirkan keadaan Anda... Bagaimana... bagaimana bisa Anda sampai tercebur ke dalam sungai yang deras itu, Nona? Tabib bilang Anda hampir kehilangan napas," kata Mei-Mei dengan wajah campuran antara lega yang luar biasa namun juga dipenuhi rasa khawatir yang mendalam.

Lin Jia hanya terdiam seribu bahasa. Dia menatap lekat-lekat wajah cemas pelayannya yang berlumuran air mata. Jiwa modernnya masih asing dengan sekelilingnya, sampai akhirnya sebuah suara mekanis kembali menginterupsi pikirannya.

Ting!

[ Sistem mendeteksi adanya kekosongan memori pada inang. Untuk sinkronisasi jiwa, sistem akan memberikan potongan ingatan yang terjadi pada Putri Mahkota Lin Jia sesaat sebelum insiden tenggelam, ]

Deg!

Kepala Lin Jia mendadak didera rasa sakit yang berdenyut tajam. Perlahan, sebuah visi visual yang asing namun terasa nyata terbentang di benaknya seperti proyeksi film. Dalam ingatan itu, Lin Jia yang asli sedang berjalan-jalan sendirian di tepi sungai belakang istana untuk mencari ketenangan.

Namun secara tiba-tiba, sebuah serangan angin kencang bermuatan energi magis menghantam punggungnya tanpa ampun, membuatnya kehilangan keseimbangan dan langsung terlempar ke dalam arus sungai yang dingin dan ganas.

Di tengah keputusasaan saat tubuhnya perlahan tenggelam, sayup-sayup terdengar suara tawa melengking yang meremehkan dari tepi sungai.

"Lihatlah jalang kecil itu! Sungguh percuma saja dia menyandang gelar sebagai Putri anak dari Kaisar, jika pada kenyataannya dia sama sekali tidak memiliki bakat Elemen! Di dunia yang menghormati kekuatan ini, dia tidak lebih dari sekadar pecundang tak berguna yang mengotori nama baik kekaisaran," cemooh sebuah suara tajam penuh kedengkian.

Dalam kilasan memori terakhir sebelum kegelapan merenggut kesadarannya, wajah tiga orang gadis bangsawan berpakaian mewah yang berdiri di tepi pembatas batu muncul dengan sangat jelas. Mereka tersenyum puas melihat tubuh sang putri terseret arus.

Ting!

Suara sistem kembali berbunyi, memecah visi masa lalu tersebut dan mengembalikan kesadaran Lin Jia ke dunia nyata, sementara matanya kini berkilat dingin dipenuhi kilatan dendam milik pemilik tubuh asli.

[ Identitas pelaku berhasil terdeteksi berdasarkan rekaman memori, ] lapor sistem dengan nada datar yang kini terdengar berbahaya.

[ Pelaku utama: Putri Mahkota Lin Ju, kakak tiri Anda sendiri yang lahir dari Permaisuri Agung. Target pendukung: Rong Hui, putri bangsawan kelas 2, dan Zhang Hana, putri dari keluarga bangsawan kelas 1. ]

Terpopuler

Comments

ainie lee

ainie lee

bkn nya putri mahkota tu ank permaisuri ya .klu dr slir cm putri biasanya q sring bca🙏

2026-06-29

0

Datu Zahra

Datu Zahra

kalau ini bener, Putri mahkota anak permaisuri. Tapi dalam istana, gelar putri mahkota cuma satu, sama kek putra mahkota yang terlahir dari istri sah yaitu permaisuri.

2026-06-28

0

Datu Zahra

Datu Zahra

putri mahkota itu biasanya gelar untuk anak perempuan yang dilahirkan oleh Ratu. kalo anak selir cuma Putri aja panggilannya.

2026-06-28

0

lihat semua
Episodes
1 Jia Li
2 Transmigrasi
3 Misi Pertama
4 Perdebatan Di Depan Kamar
5 Percaya Padaku, Ayah
6 Racun Yang Sama
7 Penawar
8 Misi Berhasil
9 Kesembuhan Selir Kedua Dan Pangeran Lin Tian
10 Pasar
11 Pencuri Misterius
12 Misi Penangkapan
13 Kekalahan Besar
14 Kegagalan Putra Mahkota
15 Keputusan Kaisar
16 Gosip Menyebar
17 Jebakan
18 Tertangkap
19 Hukuman
20 Misi Ketiga
21 Hari Perburuan
22 Elemen Tanah Aktif
23 Misi Keempat
24 Sistem Bantuan
25 Elemen Cahaya Aktif
26 Pria Misterius
27 Kaisar Yun Shang
28 Pembunuh Bayaran
29 Bertemu Pangeran Lin Tian
30 Elemen Api Dan Tanaman Aktif
31 Membagi Energi
32 Tujuh Elemen
33 Kontrak
34 Hewan Roh Naga
35 Misi Ketujuh
36 Kontrak Jiwa
37 Heboh
38 Fitnah
39 Tantangan Duel
40 Keputusan Kaisar Yun Shang
41 Persiapan
42 Pertarungan
43 Menegangkan
44 Pertarungan 2
45 Kecantikan Lin Jia
46 Kemenangan Mutlak
47 Tuduhan
48 Guru Xu
49 Menuju Pembuktian
50 Terkejut
51 Harus Di Hukum
52 Hukuman Dari Lin Jia
53 Guru Xu Dan Selir Kedua
54 Pang
55 Kedai Teh
56 Nyonya Besar Li
57 Persiapan
58 Kedatangan Nyonya Besar Li
59 Memanas
60 Mulut Racun Lin Jia
61 Nyonya Li Dan Permaisuri Li
62 Yun Shang VS Guru Xu
63 Wanitaku
64 Meracik Obat
65 Paviliun Chaguan
66 Kedatangan Lin Jia
67 Adu Mulut
68 Rencana
69 Rencana Membuka Klinik
70 Membeli Kediaman
71 Alat - Alat Modern
72 Kediaman Keluarga Li
73 Li Jihan
74 Masa Lalu
75 Misi Selanjutnya
76 Ketahuan
77 Penderitaan Lin Dui Dan Lin Ju
78 Membuktikan
79 Lamaran Tak Terduga
80 Calon Suami?
81 Lin Tian Dan Yun Shang
82 Penyusupan
83 Terkejut Nya Lin Tian
84 Tabib Hong
85 Amarah Kaisar Lin Dong
86 Kekacauan
87 Penangkapan Besar-Besaran
88 Keputusan Tegas Kaisar Lin Dong
89 Permaisuri Li Dan Selir Gu
90 Permaisuri Li VS Selir Gu
91 Lin Zhang
92 Permohonan Lin Zhang
93 Cinta Terlarang
94 Memanggil Kembali Pilar Pendukung Keluarga Xu
95 Meminta Izin
96 Yu An
97 Memberitahu Lin Zhang
98 Menjadi Pengikut Setia
99 Misi Selesai
100 Kembalinya Lin Dui Dan Lin Ju
101 Surat
102 Rencana Pembunuhan
103 Serangan Musuh
104 Bantuan Lin Jia
105 Dendam Masa Lalu
106 Keraguan Rui
107 Pil Pemurni Jiwa
108 Tempat Musuh
109 Bendera Penghinaan
110 Kedatangan Jenderal Mei
111 Keputusan
112 Senjata Rahasia
113 Persiapan
114 Malam Acara
115 Hadiah Spesial
116 Kedatangan Yun Shang
117 Permainan Di Mulai
118 Fitnah Yang Terucap
119 Pemeriksaan
120 Racun
121 Video Kebenaran
122 Kebenaran Yang Membuat Syok
123 Kemarahan Kaisar Lin Dong Dan Keputusan
124 Serangan Balasan
125 Kesaksian
126 Menuju Peperangan
127 Perang 1
128 Identitas Feng
129 Pertarungan 2
130 Perang 3
131 Rahasia Yu An
132 Serangan Nyonya Li
133 Permaisuri Li Terjebak
134 Sayap Emas
135 Pertarungan 4
136 Serangan Gabungan Lin Jia Dan Yu An
137 Kecurigaan Yu An
138 Berakhir
139 Hukuman Mati
140 Kursi Yang Kosong
141 Selir Gu Mengalah
142 Anak Lin Zhang
143 Pilihan
144 Penobatan
145 Ikatan Batin
146 Lamaran Yang Membuat Syok
147 Kebenaran Yang Tersembunyi
148 Lin Jia Menerima
149 Pilihan Yang Terbaik
150 Hari Pernikahan
151 Proses Pernikahan
152 Malam Pertama
153 Sebuah Lukisan
154 Dia Putriku!
155 Masa Lalu Yu An
156 Permintaan Terakhir
157 Air Mata
158 Ancaman Lin Jia
159 Selir?
160 Misi Terakhir
161 Kabar Bahagia
162 Kelahiran Tiga Pewaris
163 Pilihan Dari Sistem
164 Tetap Tinggal
165 Yun Sheren
166 Takdir Yun Sheren
167 Promosi Novel Baru
Episodes

Updated 167 Episodes

1
Jia Li
2
Transmigrasi
3
Misi Pertama
4
Perdebatan Di Depan Kamar
5
Percaya Padaku, Ayah
6
Racun Yang Sama
7
Penawar
8
Misi Berhasil
9
Kesembuhan Selir Kedua Dan Pangeran Lin Tian
10
Pasar
11
Pencuri Misterius
12
Misi Penangkapan
13
Kekalahan Besar
14
Kegagalan Putra Mahkota
15
Keputusan Kaisar
16
Gosip Menyebar
17
Jebakan
18
Tertangkap
19
Hukuman
20
Misi Ketiga
21
Hari Perburuan
22
Elemen Tanah Aktif
23
Misi Keempat
24
Sistem Bantuan
25
Elemen Cahaya Aktif
26
Pria Misterius
27
Kaisar Yun Shang
28
Pembunuh Bayaran
29
Bertemu Pangeran Lin Tian
30
Elemen Api Dan Tanaman Aktif
31
Membagi Energi
32
Tujuh Elemen
33
Kontrak
34
Hewan Roh Naga
35
Misi Ketujuh
36
Kontrak Jiwa
37
Heboh
38
Fitnah
39
Tantangan Duel
40
Keputusan Kaisar Yun Shang
41
Persiapan
42
Pertarungan
43
Menegangkan
44
Pertarungan 2
45
Kecantikan Lin Jia
46
Kemenangan Mutlak
47
Tuduhan
48
Guru Xu
49
Menuju Pembuktian
50
Terkejut
51
Harus Di Hukum
52
Hukuman Dari Lin Jia
53
Guru Xu Dan Selir Kedua
54
Pang
55
Kedai Teh
56
Nyonya Besar Li
57
Persiapan
58
Kedatangan Nyonya Besar Li
59
Memanas
60
Mulut Racun Lin Jia
61
Nyonya Li Dan Permaisuri Li
62
Yun Shang VS Guru Xu
63
Wanitaku
64
Meracik Obat
65
Paviliun Chaguan
66
Kedatangan Lin Jia
67
Adu Mulut
68
Rencana
69
Rencana Membuka Klinik
70
Membeli Kediaman
71
Alat - Alat Modern
72
Kediaman Keluarga Li
73
Li Jihan
74
Masa Lalu
75
Misi Selanjutnya
76
Ketahuan
77
Penderitaan Lin Dui Dan Lin Ju
78
Membuktikan
79
Lamaran Tak Terduga
80
Calon Suami?
81
Lin Tian Dan Yun Shang
82
Penyusupan
83
Terkejut Nya Lin Tian
84
Tabib Hong
85
Amarah Kaisar Lin Dong
86
Kekacauan
87
Penangkapan Besar-Besaran
88
Keputusan Tegas Kaisar Lin Dong
89
Permaisuri Li Dan Selir Gu
90
Permaisuri Li VS Selir Gu
91
Lin Zhang
92
Permohonan Lin Zhang
93
Cinta Terlarang
94
Memanggil Kembali Pilar Pendukung Keluarga Xu
95
Meminta Izin
96
Yu An
97
Memberitahu Lin Zhang
98
Menjadi Pengikut Setia
99
Misi Selesai
100
Kembalinya Lin Dui Dan Lin Ju
101
Surat
102
Rencana Pembunuhan
103
Serangan Musuh
104
Bantuan Lin Jia
105
Dendam Masa Lalu
106
Keraguan Rui
107
Pil Pemurni Jiwa
108
Tempat Musuh
109
Bendera Penghinaan
110
Kedatangan Jenderal Mei
111
Keputusan
112
Senjata Rahasia
113
Persiapan
114
Malam Acara
115
Hadiah Spesial
116
Kedatangan Yun Shang
117
Permainan Di Mulai
118
Fitnah Yang Terucap
119
Pemeriksaan
120
Racun
121
Video Kebenaran
122
Kebenaran Yang Membuat Syok
123
Kemarahan Kaisar Lin Dong Dan Keputusan
124
Serangan Balasan
125
Kesaksian
126
Menuju Peperangan
127
Perang 1
128
Identitas Feng
129
Pertarungan 2
130
Perang 3
131
Rahasia Yu An
132
Serangan Nyonya Li
133
Permaisuri Li Terjebak
134
Sayap Emas
135
Pertarungan 4
136
Serangan Gabungan Lin Jia Dan Yu An
137
Kecurigaan Yu An
138
Berakhir
139
Hukuman Mati
140
Kursi Yang Kosong
141
Selir Gu Mengalah
142
Anak Lin Zhang
143
Pilihan
144
Penobatan
145
Ikatan Batin
146
Lamaran Yang Membuat Syok
147
Kebenaran Yang Tersembunyi
148
Lin Jia Menerima
149
Pilihan Yang Terbaik
150
Hari Pernikahan
151
Proses Pernikahan
152
Malam Pertama
153
Sebuah Lukisan
154
Dia Putriku!
155
Masa Lalu Yu An
156
Permintaan Terakhir
157
Air Mata
158
Ancaman Lin Jia
159
Selir?
160
Misi Terakhir
161
Kabar Bahagia
162
Kelahiran Tiga Pewaris
163
Pilihan Dari Sistem
164
Tetap Tinggal
165
Yun Sheren
166
Takdir Yun Sheren
167
Promosi Novel Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!