Pagi itu, atmosfer di dalam kompleks Istana Kekaisaran Naga Langit terasa begitu berbeda dari biasanya.
Langkah kaki para pelayan terdengar bersahut-sahutan di koridor batu giok; mereka berjalan tergesa-gesa dengan kepala tertunduk, membawa nampan-nampan perak dan kain sutra terbaik untuk menyambut tamu agung yang akan segera menginjakkan kaki di gerbang utama.
Kabar mengenai kedatangan Nyonya Besar Li, ibu kandung dari Permaisuri Li, telah menyebar bak api yang ditiup angin kencang, mencapai telinga Kaisar hingga ke sudut-sudut barak militer.
Di aula pertemuan luar, kerumunan menteri berpakaian kebesaran tampak berkumpul dalam kelompok-kelompok kecil.
Suara bisik-bisik penuh kecemasan mendominasi tempat itu. Mereka semua tahu betul siapa itu keluarga bangsawan Li—sebuah klan licik, haus kekuasaan, dan rela menghalalkan segala cara termasuk racun dan fitnah demi mempertahankan posisi mereka di puncak kekaisaran.
Sebagian bangsawan yang mencari keuntungan langsung merapatkan barisan untuk memihak Nyonya Besar Li karena pengaruh politiknya, sementara sebagian lagi memilih jalan aman; mereka memutuskan untuk menjadi penonton netral, tidak ingin mencari masalah namun juga enggan mendekat.
"Nyonya Besar Li benar-benar akan datang ke istana hari ini?" tanya salah satu menteri tua dengan raut wajah yang dipenuhi kekhawatiran mendalam, tangannya gemetar saat merapikan lengan jubahnya. "Jika wanita tua itu sampai turun tangan langsung dari kediaman utamanya, ini bukanlah kunjungan keluarga biasa."
Menteri di sebelahnya menoleh ke kanan dan ke kiri, memastikan tidak ada mata-mata Permaisuri yang menguping sebelum berbisik ketat, "Aku sudah menduga hal ini sejak pertarungan itu berakhir. Kejadian ini pasti ada hubungannya dengan keberadaan kedua anak Selir Xu yang telah mengalahkan Putra Mahkota dan Putri Mahkota."
"Tentu saja, tebakanmu tidak salah lagi," sahut menteri ketiga dengan nada ketus namun bervolume rendah. "Kedua anak Selir Xu itu telah berani menjatuhkan kehormata…
Terlempar Ke Zaman Kuno
Persiapan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 167 Episodes
Comments