Bab 5

"Kenapa malah bengong? cepat! nona ketiga sama sekali suka menunggu!" ujar bibi Mo.

Cara bicaranya sungguh tak seperti ketika seorang pelayan bicara pada majikan.

"Baik bibi!" sahut Yunan yang langsung mengikuti bibi Mo.

Begitu langkah bibi Mo dan Yunan tidak terdengar lagi. Liu Yuting menghentikan langkahnya dan menoleh ke belakang.

"Tuan, dia adalah putri sah kediaman Marquis yang baru di jemput dari desa" jelas Fu Bao, orang kepercayaan Liu Yuting.

Terdengar dengusan kecil, dan tatapan meremehkan dari Liu Yuting.

"Seorang nona, tapi begitu patuh pada pelayan. Apa yang bisa diharapkan dari gadis seperti itu!"

"Tuan benar, memang lebih baik mendukung nona ketiga. Dia sangat tegas dan berani, dia akan jadi mata-mata yang bisa diandalkan di sisi putra mahkota!"

Liu Yuting tidak memberikan respon. Pria itu hanya langsung pergi meninggalkan tempat itu menuju ke paviliunnya. Karena sebenarnya, Liu Yuting juga merupakan kerabat kediaman Marquis. Ayahnya adalah keluarga utama keluarga Liu, ibu Liu Yuting adalah bibi ibunya Marquis Shen.

Sementara itu setelah sampai di paviliun Shen Yuxiao. Gadis itu bahkan tidak membiarkan Yunan untuk duduk.

"Jadi, kamu gadis desa itu! yang membunuhh ayah dan ibumu sendiri untuk sampai di tempat ini?"

Kata-kata yang sangat tajam. Jika seseorang yang berhati lemah mendengarnya. Mungkin dia akan panik dan merasa sangat rendah diri. Sayangnya Yunan sudah tidak selemah dulu, dia bahkan tidak merubah sedikit pun ekspresi wajahnya.

Juga, sama sekali tidak berniat menjawab pertanyaan itu. Kenapa dia harus mengatakan semuanya di depan anak Mo Bian? Yang jelas-jelas sudah mencuri tempatnya selama 17 tahun. Pakaian indah, perhiasan mewah, ruang yang begitu megah. Bukankah semua itu seharusnya milik Yunan? Dia sungguh akan mengambil semua itu dari Shen Yuxiao.

Yunan hanya melihat ke arah Shen Yuxiao yang bicara dengan mengangkat dagunya dan duduk dengan sangat sombong. Pakaiannya merah, dengan banyak perhiasan yang dia pakai, juga hiasan kepala yang menumpuk seperti etalase.

Shen Yuxiao awalnya santai, dia bahkan tidak menatap Yunan saat bicara. Tapi begitu dia merasa Yunan seperti tidak mendengarnya karena memang sejak tadi tidak menjawab pertanyaannya mulai mendengus kesal.

Bibi Mo yang melihat itu segera menyenggol lengan Yunan.

"Hei, nona ketiga sedang bicara padamu!" tegur Bibi Mo.

Yunan langsung menoleh ke arah bibi Mo.

"Oh, dia bicara padaku? aku pikir dia bicara pada siapa? dia menyebut gadis desa, dan pembunuhh orang tua sendiri. Aku pikir, dia sedang bicara pada dirinya sendiri"

Brakk

Shen Yuxiao yang mendengar itu segera menggebrak meja. Bahkan gadis itu segera berdiri dengan mata melotot, dan wajah yang terlihat murka.

"Kurang ajar, tidak tahu diri. Dasar gadis kampung tidak berpendidikan, kamu tidak tahu dengan siapa kamu bicara..."

"Kamu?" sela Yunan, "bukannya anak Mo Bian dan Chao Yanhui? kenapa malah bicara seperti itu padaku yang anak kandung Marquis Shen?" lanjut Yunan membuat Shen Yuxiao mengepalkan tangannya dengan sangat kuat.

Mata Shen Yuxiao masih melotot, dia begitu kesal. Dia benar-benar ingin mencabikk Yunan.

Dan Yunan, dia masih berdiri dengan santai dan diam saja di tempatnya. Ucapannya tidak ada yang salah sama sekali. Terakhir kali dulu, di kehidupannya yang lalu, dia datang dengan sangat rendah hati. Dia bicara dengan sopan pada semua orang, bersikap lemah lembut, menuruti semua perintah majikan di kediaman Marquis.

Tapi, meskipun dia patuh dan menurut. Akhir yang dia miliki tetap saja mengenaskan, jadi kenapa dia masih harus bersikap seperti itu sekarang?

"Pengawal, bawa wanita desa kotor dan bau ini keluar! suruh dia berlutut di halaman! tanpa perintah dariku, tidak boleh ada yang menyuruhnya berhenti!" pekik Shen Yuxiao dengan sangat marah.

Dua orang pengawal langsung datang. Dan langsung mendekati Yunan. Keduanya juga ingin mencekal kedua tangan Yunan.

Tapi, sebelum mereka bisa melakukan itu. Yunan membuat keduanya bertabrakan dan jatuh. Dia menghindar, dan memberikan sedikit dorongan pada keduanya. Gerakannya sangat cepat, sampai bibi Mo yang ada di depannya tidak bisa melihat dengan jelas apa yang terjadi.

Tiba-tiba saja kedua pengawal itu saling bertabrakan dan jatuh begitu saja.

Brukk

Bibi Mo mundur beberapa langkah karena terkejut. Tapi Yunan masih tetap berdiri santai di tempatnya.

Melihat dua pengawal yang dia suruh menangkap Yunan malah jatuh. Shen Yuxiao semakin marah.

"Dasar kalian semua tidak berguna! pengawal! pengawal!"

Shen Yuxiao kembali berteriak memanggil pengawal. Sekarang ada empat orang pengawal yang datang. Tapi Yunan mendengar suara langkah yang lebih banyak dari itu. Pasti tuan dan nyonya Marquis juga sudah kembali dari istana.

Kali ini, ketika pengawal itu mendekatinya. Dia diam saja.

"Seret dia ke tengah halaman, suruh dia berlutut! cepat!" pekik Shen Yuxiao.

Di kehidupan dulu, Shen Yuxiao lebih tenang dari ini. Dia dengan mudah bersandiwara menjadi putri yang baik, sementara Yunan dilabeli dengan image kampungan dan tidak berguna. Sekarang, justru Shen Yuxiao yang terlihat seperti orang yang kehilangan kendali. Keanggunan dan sikap bangsawan yang selama ini di puji orang, tidak terlihat sangking emosinya dia.

Empat pengawal itu mencoba mencengkeram pergelangan tangan Yunan. Kali ini dia tidak melawan. Dia malah sengaja mengingat hal sedih dalam hidupnya, supaya air matanya yang sekarang mulai sulit keluar dengan cepat itu, bisa keluar dengan cepat.

"Kakak, kenapa memperlakukan aku seperti ini. Aku kembali karena di jemput, sebelumnya aku bahkan tidak pernah bermimpi menggantikan tempat mu di kediaman Marquis ini, hiks... hiks...!"

Bukan hanya Shen Yuxiao, bahkan bibi Mo yang ada di dekat Yunan bingung dengan apa yang baru saja di katakan oleh Yunan. Mendadak dari yang sangat melawan, menjadi seseorang yang kata-katanya sangat menyedihkan.

"Cih, kata-katamu tadi tidak seperti itu. Pengawal buat dia berlutut!" kata Shen Yuxiao yang merasa sangat kesal.

Dia ingin memberikan satu atau dua kali tamparann dulu pada Yunan sebelum wanita desa itu di suruh berlutut di luar.

Brukk

"Hiks, kenapa kalian jahat sekali!"

Bibi Mo sampai mengernyitkan keningnya. Bukannya tadi sangat galak? kenapa sekarang malah seperti orang yang tidak punya daya dan upaya.

Shen Yuxiao maju dengan cepat. Begitu dia sampai di depan Yunan. Tangannya terangkat tinggi.

"Kakak, jangan pukul aku. Aku janji akan pergi. Aku akan pergi!"

"Dasar orang desa menyebalkan...!"

Tangan itu nyaris saja sampai di wajah Yunan. Ketika beberapa orang masuk ke paviliun itu.

"Apa-apaan ini?"

Shen Yuxiao menarik tangannya. Dan segera menoleh ke arah pintu masuk.

"A... ayah!"

***

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Kedan Bawel 🍒

Kedan Bawel 🍒

Sok keras si Yuxiao.. 🤣🤣🤣
Yunan berhasil memancing emosi Yuxiao, agar momen nya pas tepat si ayah kembali dan melihat sendiri kelakuan Yuxiao pada Yunan.. 🤭
Yuxiao yg selama ini selalu penuh tipu muslihat berpura-pura jd anak baik, namun ketika ayah sudah melihat nya sendiri, apakah yg terjadi selanjutnya..?
Akan kah Yuxiao bisa memanipulasi kembali kepercayaan ayah terhadap nya..? 🤭

2026-06-09

4

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

yeeeeee... anak pungut ga tau diri. siapa lu wahai ubur ubur benyek yuxiao. sudah bagus lu dipungut dikasih pendidikan bagus hidup mewah malah mau nyakitin anak kandung... bagus Yunan akal ceedimu kau mainkan😁😁

2026-06-22

2

vj'z tri

vj'z tri

/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ mau adu akting???boleh boleh boleh

2026-06-09

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!