Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Bangkitnya Nona Keempat Kediaman Marquis

Bab 1

Tsukkk

Sreshhh

Brukkk

Shen Yunan terjatuh dengan lutut membentur tanah begitu kuat.

Beberapa saat yang lalu, wanita itu baru saja melihat orang yang sangat dia cintai berjalan ke arahnya. Dia tersenyum begitu bangga, ketika pria yang dia cintai dan dia bela, serta dukung selama ini memakai mahkota kaisar.

Namun ketika dia menghampiri pria itu, berharap pelukan hangat seperti yang selama ini selalu di janjikan oleh sang pria. Justru sebuah tusukann dari pedang yang begitu tajam yang dia terima, menusukk tepat di jantungnya yang berdetak selama ini untuk pria itu.

"Xie Yuzin!!"

Air mata berwarna merah menetes dari kedua sudut mata Shen Yunan. Menahan sakit di dadanya, juga menahan kecewa yang begitu besar di hatinya.

"Kenapa? bukankah aku sudah melakukan apapun yang kamu perintahkan? aku menghabisi Liu Yuting..."

"Adik..."

Arah pandangan Shen Yunan teralihkan pada seorang wanita yang menggunakan jubah Phoenix. Jubah yang seharusnya menjadi miliknya.

"Salahmu sendiri, kenapa kamu malah menghabisi orang yang selama ini melindungi mu diam-diam. Kamu tahu tidak, ternyata yang menyelamatkanmu ketika anak buah pangeran ke empat akan menghabisimu. Itu Liu Yuting, dia pasti sangat sedih ketika kamu menusuknya dengan pedangmu!"

Wanita yang bicara itu, adalah Shen Yuxiao. Orang yang selama ini mencuri identitasnya sebagai putri sah kediaman Marquis. Anak pelayan yang sengaja ditukar dengan Shen Yunan, supaya mendapatkan kehidupan mewah. Sayangnya, ibu kandung Shen Yunan justru selalu lebih membela Yuxiao. Hingga apapun yang dilakukan Yuxiao dibiarkan saja oleh nyonya Marquis.

"Kalian tidak akan hidup tenang..."

Tsukkk

"Jangan banyak bicara. Aku bosan mendengar suaramu yang membuat telingaku sakit!" Shen Yuxiao menusukk Shen Yunan dengan pedang lain yang dia ambil dari pengawal yang berdiri di sampingnya.

Bruahhh

Darahh itu tumpah, dengan semua rasa sakit hati dan kebencian yang begitu besar dan dalam.

"Xie Yuzin, kau bilang hanya aku yang akan jadi permai... suri... mu..."

"Permaisuri ku harus wanita yang bersih, kenapa aku harus menjadikan wanita yang sudah di hancurkan kehormatannya oleh tukang jagal, dan yang tangannya penuh dengan darahh sepertimu untuk jadi permaisuriku!"

Brukkk

Tubuh Shen Yunan jatuh terkulai di tanah. Dia ingat semuanya. Dia datang ke perjamuan istana, dihina semua orang karena asalnya dari desa. Saat itu Xie Yuzin membelanya. Mengajarinya beladiri. Dan menjadikannya pisauu yang paling tajam. Menghabisi semua lawannya. Menjadikannya seorang raja.

Tangan yang berlumuran darahh itu, adalah tangan yang membantu Xie Yuzin mendapatkan tahta. Tapi begitu pria itu menjadi kaisar, dia mengatakan kalau tangan Shen Yunan sangat kotor. Wanita yang punya tangan kotor dan penuh darahh tak layak jadi permaisurinya.

Dan tawa Shen Yuxiao semakin membuat dada Shen Yunan mau meledak rasanya. Wanita yang dulu dia lepaskan, karena ibunya berlutut memohon ampun. Dia yakin ibunya dan ayahnya juga ada di balik semua ini.

"Yang mulia, kuburan masal telah penuh dengan prajurit dan orang-orang Liu Yuting. Bagaimana kalau mayat adikku ini dibakar saja?" tanya Shen Yuxiao dengan manja pada Xie Yuzin.

Pria itu, pria yang sudah menjadi seseorang yang di puja oleh Shen Yunan selama tiga tahun. Menjadi seseorang yang selalu dia lindungi dengan nyawanya sendiri malah terkekeh.

"Terserah permaisuri ku saja!"

Hancur, patah dan tidak berbentuk lagi. Perasaan Shen Yunan sungguh tak berbentuk lagi.

'Aku tidak akan memaafkan kalian. Jika ada kehidupan kedua, aku akan menghabisi kalian semua!'

Byurrr

Minyak di siramkan di tubuh Shen Yunan. Wanita itu terbakar dengan mata terbuka. Dia melihat sendiri sebelum akhir nafasnya. Pria yang sangat dia cintai pergi meninggalkannya dengan wanita yang paling dia benci.

Blarrr

Jegerr

Shen Yunan membuka matanya perlahan, dia mendengar suara petir yang sangat besar. Dan dia merasa sesuatu yang cukup berat menimpanya.

Begitu mata itu terbuka sepenuhnya, dia melihat seorang pria tengah mencoba membuka paksa pakaiannya.

"Chao Yunan, akhirnya aku bisa menyentuhmu!"

Tatapan pria di atas tubuh Yunan begitu menjijikan. Pria itu adalah tetangganya yang memang sangat suka padanya. Tapi dia selalu menolak.

'Sunfeng' batin Yunan melihat pria di atasnya itu.

Yunan menoleh ke arah sekeliling. Dia berada di rumah orang tua palsu yang telah menculiknya dan menukarnya dari kediaman Marquis.

Mata Yunan melebar,

'Aku terlahir kembali?' batinnya.

Brekk

Yunan segera meraih tusuk konde yang terpasang di rambutnya.

Tsukk

"Agkkhh... dasar wanita siall...."

Brukk

Yunan menendang pria itu sampai terjatuh dari tempat tidur.

Yunan buru-buru bangun dan mendengus kesal. Dia kembali di malam sebelum orang dari kediaman Marquis menjemputnya. Orang tua palsunya, yang merupakan orang tua asli dari Shen Yuxiao merencanakan semua ini. Karena tidak ingin kedudukan Yuxiao benar-benar digantikan oleh Yunan.

Di kehidupan lalunya, Yunan tetap di bawa ke kediaman Marquis. Namun masalah dia sudah dicemari membuat Marquis dan nyonya tidak perduli padanya karena sangat malu. Hidupnya benar-benar sulit di kediaman Marquis. Hingga dia bertemu dengan Xie Yuzin, di ajari ilmu beladiri, di ajari bagaimana caranya menjadi pisauu yang tajam untuk Xie Yuzin.

"Semua ajaran pria brengsekk itu ternyata berguna!" gumam Yunan yang berhasil menghabisi Sufeng si mata keranjang dengan satu tusukann saja.

Yunan melepaskan pakaiannya yang sobek, dia berganti pakaian. Karena menurut ingatannya, di kehidupan lalu. Sebentar lagi ayah palsunya itu akan datang untuk memeriksa, apakah dia sudah di permalukan oleh Sufeng. Dan ibunya, ibu palsunya yang jahat dan selalu memukulnya itu, saat ini juga sedang pergi untuk melapor pada bibi Mo yang memang sudah datang ke desa ini, tapi malah tinggal di penginapan.

Yunan membakar pakaiannya yang tadi, dan mencari pakaian dalam ibu palsunya. Yunan menyelipkan pakaian dalam ibu palsunya itu, di dalam pakaian Sufeng.

"Dulu, kalian menjebak ku bukan?" gumam Yunan.

Dia masih ingat, saat kedua orang tua palsunya itu berkunjung ke rumah Marquis. Mereka selalu mengatakan keburukan Yunan. Membuat Marquis dan nyonya semakin tidak suka.

"Pembalasan itu lebih kejam. Aku akan tunjukan pada kalian!" ujar Yunan meniup lilin yang menyala di atas meja.

Kriettt

Suara pintu terdengar, Chao Yanhui masuk mengendap-ngendap ke dalam kamar itu.

"Heh, kenapa sepi sekali! gelap juga!"

Tsukk

"Ka....uuu"

Brukk

Yunan menusukk pria yang telah memperlakukannya seperti budakk selama 17 tahun lebih itu.

"Rasakan itu!"

Begitu dua orang itu terkapar tak bernyawa, Yunan pun segera keluar dari kamar itu sambil berteriak ketakutan.

"Tolong... Tolong!"

Yunan berlari ke arah rumah nenek dan kakek tua yang kerap menolongnya, tak jauh dari rumah itu.

"Tolong..."

"Yunan, ada apa?" sang kakek yang terkejut segera keluar dan menghampiri Yunan.

"Kakek, tolong... ada, ada... ada mayat!"

***

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Kedan Bawel 🍒

Kedan Bawel 🍒

Assalamu'alaikum.. 🥰
Yeayyyy.. Buku baru..🤸‍♀️🤸‍♀️💃🏻💃🏻😍
Hadir Kak Noer.. ❤❤

2026-06-08

4

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

baguussss... awal permulaan yg baguss... setidaknya sudah diberkn kesempatan hidup kedua ga sia sia. Haris lebih licik dr yg teelicik harus lebih kejam dr yg terkejam. karna lawanmu juga jauh lebih tak berperasaan dan sangat kejam. balaskan dendammu sampai ke tulang 😈😈😈

2026-06-22

2

Ai

Ai

membalas lbh baik daripada tidak sama sekali🤣

2026-06-10

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 1
2 Bab 2
3 Bab 3
4 Bab 4
5 Bab 5
6 Bab 6
7 Bab 7
8 Bab 8
9 Bab 9
10 Bab 10
11 Bab 11
12 Bab 12
13 Bab 13
14 Bab 14
15 Bab 15
16 Bab 16
17 Bab 17
18 Bab 18
19 Bab 19
20 Bab 20
21 Bab 21
22 Bab 22
23 Bab 23
24 Bab 24
25 Bab 25
26 Bab 26
27 Bab 27
28 Bab 28
29 Bab 29
30 Bab 30
31 Bab 31
32 Bab 32
33 Bab 33
34 Bab 34
35 Bab 35
36 Bab 36
37 Bab 37
38 Bab 38
39 Bab 39
40 Bab 40
41 Bab 41
42 Bab 42
43 Bab 43
44 Bab 44
45 Bab 45
46 Bab 46
47 Bab 47
48 Bab 48
49 Bab 49
50 Bab 50
51 Bab 51
52 Bab 52
53 Bab 53
54 Bab 54
55 Bab 55
56 Bab 56
57 Bab 57
58 Bab 58
59 Bab 59
60 Bab 60
61 Bab 61
62 Bab 62
63 Bab 63
64 Bab 64
65 Bab 65
66 Bab 66
67 Bab 67
68 Bab 68
69 Bab 69
70 Bab 70
71 Bab 71
72 Bab 72
73 Bab 73
74 Bab 74
75 Bab 75
76 Bab 76
77 Bab 77
78 Bab 78
79 Bab 79
80 Bab 80
81 Bab 81
82 Bab 82
83 Bab 83
84 Bab 84
85 Bab 85
86 Bab 86
87 Bab 87
88 Bab 88
89 Bab 89
90 Bab 90
91 Bab 91
92 Bab 92
93 Bab 93
94 Bab 94
95 Bab 95
96 Bab 96
97 Bab 97
98 Bab 98
99 Bab 99
100 Bab 100
101 Bab 101
102 Bab 102
103 Bab 103
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
108 Bab 108
109 Bab 109
110 Bab 110
111 Bab 111
112 Bab 112
113 Bab 113
114 Bab 114
115 Bab 115
116 Bab 116
117 Bab 117
118 Bab 118
119 Bab 119
120 Bab 120
121 Bab 121
122 Bab 122
123 Bab 123
124 Bab 124
125 Bab 125
126 Bab 126
127 Bab 127
128 Bab 128
129 Bab 129
130 Bab 130
131 Bab 131
132 Bab 132
133 Bab 133
134 Bab 134
135 Bab 135
136 Bab 136
137 Bab 137
138 Bab 138
139 Bab 139
140 Bab 140
141 Bab 141
142 Bab 142
143 Bab 143
144 Bab 144
145 Bab 145
146 Bab 146
147 Bab 147
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Bab 1
2
Bab 2
3
Bab 3
4
Bab 4
5
Bab 5
6
Bab 6
7
Bab 7
8
Bab 8
9
Bab 9
10
Bab 10
11
Bab 11
12
Bab 12
13
Bab 13
14
Bab 14
15
Bab 15
16
Bab 16
17
Bab 17
18
Bab 18
19
Bab 19
20
Bab 20
21
Bab 21
22
Bab 22
23
Bab 23
24
Bab 24
25
Bab 25
26
Bab 26
27
Bab 27
28
Bab 28
29
Bab 29
30
Bab 30
31
Bab 31
32
Bab 32
33
Bab 33
34
Bab 34
35
Bab 35
36
Bab 36
37
Bab 37
38
Bab 38
39
Bab 39
40
Bab 40
41
Bab 41
42
Bab 42
43
Bab 43
44
Bab 44
45
Bab 45
46
Bab 46
47
Bab 47
48
Bab 48
49
Bab 49
50
Bab 50
51
Bab 51
52
Bab 52
53
Bab 53
54
Bab 54
55
Bab 55
56
Bab 56
57
Bab 57
58
Bab 58
59
Bab 59
60
Bab 60
61
Bab 61
62
Bab 62
63
Bab 63
64
Bab 64
65
Bab 65
66
Bab 66
67
Bab 67
68
Bab 68
69
Bab 69
70
Bab 70
71
Bab 71
72
Bab 72
73
Bab 73
74
Bab 74
75
Bab 75
76
Bab 76
77
Bab 77
78
Bab 78
79
Bab 79
80
Bab 80
81
Bab 81
82
Bab 82
83
Bab 83
84
Bab 84
85
Bab 85
86
Bab 86
87
Bab 87
88
Bab 88
89
Bab 89
90
Bab 90
91
Bab 91
92
Bab 92
93
Bab 93
94
Bab 94
95
Bab 95
96
Bab 96
97
Bab 97
98
Bab 98
99
Bab 99
100
Bab 100
101
Bab 101
102
Bab 102
103
Bab 103
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107
108
Bab 108
109
Bab 109
110
Bab 110
111
Bab 111
112
Bab 112
113
Bab 113
114
Bab 114
115
Bab 115
116
Bab 116
117
Bab 117
118
Bab 118
119
Bab 119
120
Bab 120
121
Bab 121
122
Bab 122
123
Bab 123
124
Bab 124
125
Bab 125
126
Bab 126
127
Bab 127
128
Bab 128
129
Bab 129
130
Bab 130
131
Bab 131
132
Bab 132
133
Bab 133
134
Bab 134
135
Bab 135
136
Bab 136
137
Bab 137
138
Bab 138
139
Bab 139
140
Bab 140
141
Bab 141
142
Bab 142
143
Bab 143
144
Bab 144
145
Bab 145
146
Bab 146
147
Bab 147

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!