Keributan di Luar Penginapan

Long Aotian melangkah keluar dari ruang makan penginapan. Langkahnya tenang. Tidak cepat tapi juga tidak lambat. Namun begitu tubuhnya melewati pintu, orang-orang yang berdiri di sana tanpa sadar memberi jalan.

Di dalam ruang makan penginapan, Boqin Changing tetap duduk. Wu Xing mengambil cangkir tehnya lagi lalu meminumnya perlahan. Boqin Changing sendiri tidak ikut bergerak. Ia hanya memandang ke luar dari tempat duduknya.

Beberapa saat kemudian, keributan itu makin jelas terdengar. Orang-orang di jalan tampak membentuk lingkaran besar. Sebagian berdiri di pinggir jalan. Sebagian lagi menonton dari balkon bangunan sekitar.

Dari kejauhan terlihat dua kelompok besar sedang saling berhadapan. Masing-masing mengenakan pakaian dengan corak berbeda.

Satu kelompok mengenakan jubah putih dengan pola bunga teratai di dada. Itu adalah Kelompok Istana Teratai Putih.

Sedangkan kelompok lain mengenakan pakaian putih kebiruan dengan lambang sembilan mata air di punggung mereka. Itu adalah Sekte Sembilan Mata Air.

Melihat itu, beberapa orang di sekitar justru terlihat heran. Karena ini agak aneh. Kelompok Istana Teratai Putih terkenal sebagai kelompok aliran netral. Sementara Sekte Sembilan Mata Air dikenal sebagai kelompok aliran putih yang cukup berpengaruh di wilayah ini.

Secara umum, hubungan kelompok netral dan aliran putih biasanya cukup baik. Jadi melihat keduanya bersitegang seperti ini jelas mengejutkan.

Orang-orang mulai berbisik.

“Apa yang terjadi?”

“Bukannya mereka tidak punya masalah?”

“Kenapa sampai membawa orang sebanyak itu?”

Long Aotian berdiri di sisi luar dan ikut memperhatikan. Tidak lama kemudian, suara perdebatan kedua pihak mulai terdengar lebih jelas.

Seorang pria tua berjubah putih dengan rambut panjang berdiri di depan kelompok Istana Teratai Putih. Wajahnya memerah. Ia mendengus dingin.

“Kalian datang pagi-pagi membawa orang dan menuduh kami?”

Di sisi lain, seorang pria setengah baya dari Sekte Sembilan Mata Air maju selangkah. Tatapannya dingin.

“Menuduh?”

Ia tertawa dingin.

“Semalam kau mabuk arak lalu menghajar murid-murid kami di kedai!”

Kerumunan mulai heboh.

Pria itu melanjutkan.

“Salah satu murid kami terluka parah! Sekarang kalian ingin bilang itu tidak terjadi?”

Tetua Istana Teratai Putih itu langsung membalas.

“Jangan membalik fakta!”

Ia menunjuk ke arah mereka.

“Murid kalian yang lebih dulu membuat masalah! Kalau mereka tidak memprovokasiku, aku tidak akan bergerak?”

Orang-orang mulai saling memandang. Jadi ini penyebabnya. Ternyata masalahnya bukan perebutan wilayah atau pusaka.

Semalam ada keributan di kedai arak. Salah satu tetua Istana Teratai Putih mabuk lalu menyerang murid-murid Sekte Sembilan Mata Air. Hasilnya cukup parah sampai pagi ini orang-orang Sekte Sembilan Mata Air datang menuntut pertanggungjawaban.

Namun pihak Istana Teratai Putih tidak mau mengaku salah dan justru menuduh pihak lawan memulai masalah. Perdebatan makin panas.

“Kalian harus membayar mahal untuk itu!”

“Mustahil!”

“Kalian melindungi orang yang menyerang generasi muda!”

“Kalian pikir murid kalian suci?!”

Suasana mulai berubah. Beberapa orang dari kedua kelompok itu mulai melepaskan sarung senjata.

Srrtt…

Pedang keluar sedikit.

Srrt…

Pedang lain ikut terangkat.

Tensi mulai naik. Orang-orang yang menonton langsung mundur.

Situasi seperti ini bukan hal aneh di dunia pendekar. Meskipun bukan kelompok aliran hitam, perselisihan antara kelompok aliran putih dan netral tetap bisa terjadi. Kadang karena murid, kadang karena wilayah, namun kadang juga hanya karena harga diri.

Sekarang, keduanya sudah hampir mencapai titik tidak bisa kembali. Seseorang dari Sekte Sembilan Mata Air mengangkat pedangnya. Orang dari Istana Teratai Putih juga ikut menarik senjata.

Udara menjadi tegang. Lalu sesuatu terjadi.

Krekk…

Pintu penginapan terbuka. Semua orang tanpa sadar menoleh.

Seorang pria keluar dengan langkah tenang. Wajahnya terlihat seperti pria awal empat puluhan dengan pakaiannya sederhana.

Long Aotian berdiri di depan pintu penginapan. Ia memandang dua kelompok itu sebentar. Dengan nada datar ia berkata,

“…Tuan Besarku sedang makan...”

Ia berhenti sesaat.

“Bisakah kalian tenang?”

Begitu kata-kata itu jatuh, suasana justru menjadi semakin aneh. Orang-orang yang menonton dari kejauhan saling memandang. Lalu beberapa mulai menunjukkan ekspresi tidak percaya.

“…apa?”

“Dia serius?”

“Pertarungan hampir pecah dan dia menyuruh mereka tenang?”

“Orang ini gila?”

Beberapa penduduk bahkan mulai mundur lagi. Karena menurut mereka ini terlalu nekat.

Di depan sana ada dua kelompok besar. Dalam situasi seperti ini, orang normal pasti memilih menghindar. Tapi pria itu justru keluar dan meminta mereka berhenti. Beberapa orang bahkan sudah membayangkan pria itu akan dimarahi atau langsung dipukul.

Namun, tidak ada yang terjadi. Long Aotian tetap berdiri di sana. Lalu perlahan, ia tersenyum.

Senyumnya sederhana, tidak mengejek dan tidak meremehkan. Bahkan terlihat cukup ramah.

Kalau dilihat dari sudut para penduduk Kota Shui, pria itu terlihat seperti seseorang yang sedang mencoba menengahi masalah.

Namun bagi orang-orang dari Istana Teratai Putih dan Sekte Sembilan Mata Air itu berbeda. Begitu senyum itu muncul, tubuh beberapa pendekar langsung membeku.

Mereka tidak tahu kenapa. Tidak ada aura besar, tidak ada tekanan yang meledak, tidak ada energi yang terlihat, namun entah kenapa, mereka merasa seperti sedang ditatap sesuatu yang jauh lebih tinggi daripada mereka. Seolah seekor naga sedang berdiri di depan sekumpulan kelinci.

Jantung mereka mulai berdetak tidak normal. Tangan yang memegang senjata mulai bergetar.

Srrt…

Seorang murid Sekte Sembilan Mata Air tanpa sadar melepaskan pedangnya.

Clang.

Pedang jatuh ke tanah.

Lalu satu orang lagi.

Clang.

Lalu satu lagi.

Clang.

Dalam beberapa napas, senjata mulai berjatuhan. Para pendekar dari kedua kelompok mulai gemetar.

Mata mereka membesar. Keringat dingin muncul. Firasat mereka memburuk.

Mereka tahu satu hal, pria ini jelas sangat kuat. Sampai-sampai naluri tubuh mereka langsung menyerah sebelum bertarung.

Seorang murid Sekte Sembilan Mata Air yang berdiri di belakang tanpa sadar menoleh ke tetuanya. Wajahnya langsung berubah.

Ia melihat tetua mereka, seorang pendekar suci, tangannya juga sedang gemetar. Kening tetua mereka itu dipenuhi keringat dan pupil matanya menyusut.

Murid itu langsung membeku. Bahkan tetua? Bahkan seorang pendekar suci tertekan?

Tetua Sekte Sembilan Mata Air menatap Long Aotian. Tenggorokannya terasa kering. Ia tidak tahu siapa pria ini. Namun pengalaman puluhan tahunnya terus berteriak. Jangan bergerak, jangan menyinggung, dan jangan melawan.

Sementara di sisi lain Tetua Istana Teratai Putih yang semalam masih berani menghajar orang setelah mabuk, sekarang bahkan tidak berani mengangkat kepala. Tangannya gemetar hebat dengan mulutnya terbuka sedikit.

Namun tidak ada kata yang keluar. Ia ingin bicara, ingin meminta maaf, ingin menjelaskan. Tapi tenggorokannya seperti terkunci.

Lalu…

Bruk.

Seseorang berlutut.

Kemudian…

Bruk.

Satu lagi.

Bruk.

Bruk.

Tidak lama seluruh pendekar dari dua kelompok mulai berlutut. Wajah mereka dipenuhi keringat. Tubuh mereka gemetar. Tidak ada yang berani bicara.

Mereka hanya menatap Long Aotian. Pria itu masih tersenyum. Masih terlihat ramah. Namun sekarang, senyum itu terasa jauh lebih menakutkan daripada kemarahan.

Sementara para penduduk Kota Shui benar-benar kebingungan. Mereka saling memandang.

“…apa yang terjadi?”

“Kenapa mereka berlutut?”

“Bukannya tadi mau bertarung?”

“Apa pria itu memakai teknik rahasia?”

Mereka tidak mengerti. Dari sudut pandang mereka, pria itu hanya berdiri dan tersenyum. Lalu semua pendekar mendadak seperti melihat hantu.

Di saat suasana masih membeku,

Krekk.

Pintu penginapan kembali terbuka. Langkah kaki pelan terdengar.

Boqin Changing nampak keluar. Ia berjalan dengan tenang. Tatapannya pertama kali jatuh pada Long Aotian. Lalu bergeser ke dua kelompok yang sedang berlutut.

Boqin Changing diam beberapa saat. Kemudian memandang Long Aotian lagi dan berkata dengan nada tenang.

“…bukannya kau tadi hanya ijin melihat?”

Terpopuler

Comments

tariii

tariii

kayaknya nanti pada ketularan somplak semua ini si long sama wu xing.. 😂😂😂😂😂

2026-06-25

6

Armoire

Armoire

Wkwkwkwk... Gebrakan pertama dari Om Longlong... 1 vote meluncur lah biar Om Nuonuo nya muncul lagi 😅😅🙏🙏/Chuckle//Chuckle/

2026-06-26

1

asammanis

asammanis

tadi sok keras sekarang baru diliatin dah geter lu pada 🤣🤣

2026-06-25

2

lihat semua
Episodes
1 Perubahan Mulai Terjadi
2 Keributan di Luar Penginapan
3 Menyelesaikan Masalah Kecil
4 Kembali ke Sekte
5 Bertemu Guru Wang Tian
6 Pulang ke Rumah
7 Suasana Rumah yang Hangat
8 Munculnya Pendekar Kuat
9 Pengikut Keempat, Naga Langit Yan Luo
10 Mengunjungi Kediaman Guru
11 Keluarga Pei dari Kekaisaran Jiu
12 Berkeliling Sekte
13 Terkejutnya Patriak Sekte
14 Menjalankan Misi dengan Patriak Zhou
15 Pergi ke Arah Tenggara
16 Misi Pengintaian yang Buruk
17 Justru Kalian yang Sedang Diintai
18 Hanya Orang Ini yang Berani Mengubah Misi Ini
19 Benteng Es Sang Pendekar
20 Racun dari Jarak Ratusan Langkah
21 Kelompok Bulan Kelam
22 Jangan Pernah Menjadi Musuhnya
23 Semua Mendekat ke Patriak Wang Zhou
24 Kemunculan Penenun Jaring Neraka, Qiu Han
25 Kesempatan Terakhir untuk Hidup
26 Permainan Baru Dimulai
27 Penguasa Elemen Logam yang Sebenarnya
28 Benturan Dua Pedang Benang
29 Misi Selesai Dilaksanakan
30 Mengumpulkan Para Pengikut
31 Tugas untuk Para Pengikut Boqin Changing
32 Hanya Wu Xing yang Paling Cocok
33 Dua Hari Sebelum Keberangkatan
34 Perjalanan Baru Dimulai
35 Masalah Kecil Selesai
36 Mencari Informasi
37 Informasi Tentang Keluarga Pei
38 Menuju Menara Mata Langit
39 Bentrokan Terjadi
40 Kaisar Naga Agung, Long Aotian
41 Kaisar Naga Agung vs Pendekar Badai Pedang
42 Teror Kekuatan Long Aotian
43 Pertemuan dengan Menara Mata Langit
44 Lima Raja Dunia
45 Saling Memandang
46 Tepat Sebelum Tanda Tangan Dibubuhkan
47 Datang Tepat Pada Waktunya
48 Kerjasama Ditunda
49 Boqin Changing Mengincar Raja Dunia?
50 Keputusan yang Akan Dipahami di Kemudian Hari
51 Buronan Paling Dicari Keluarga Pei
52 Jejak Sang Pendekar Bayangan
53 Siapa yang Sebenarnya Kalian Cari
54 Tidak Semua Bisa Dibeli dengan Uang
55 Pendekar Tubuh Berlian Pei Yichen
56 Dewa Kematian vs Pendekar Tubuh Berlian
57 Tubuh yang Lebih Keras dari Berlian
58 Benturan Dua Tubuh Terkeras
59 Tanah Kristal Berlian
60 Runtuhnya Pendekar Tubuh Berlian
61 Pusaka Penyimpan Kenangan
62 Akhir dari Bentrokan
63 Kematian Dua Pilar Keluarga Pei
64 Prajurit Kekaisaran Qin Tiba
65 Biarkan Keluarga Pei yang Mengincarku
66 Pencarian Gu Yunfan
67 Putri Tuan Kota Moyun Diculik
68 Boqin Changing Diabaikan
69 Akting Murahan Sang Tabib
70 Ketika Tabib Boqin Changing Beraksi
71 Orang yang Sedari Tadi Kalian Abaikan
72 Serangan di Malam Itu
73 Suatu Saat Kalian akan Bangga dengan Menantu Kalian Itu
74 Awal dari Sebuah Badai Besar
75 Ikutlah Denganku
76 Harapan di Tengah Keputusasaan
77 Pengikut Kelima Boqin Changing, Gu Yunfan
78 Membiarkan Long Aotian Bersenang-Senang
79 Setitik Harapan
80 Kehidupan yang Kembali
81 Tubuh yang Tak Bisa Ditembus
82 Akting Tuan Besar yang Sempurna
83 Racun Melawan Racun
84 Kesalahpahaman yang Sempurna
85 Kau Terlambat Memberi Saran
86 Keraguan Gu Yunfan
87 Aku Hanya Butuh Alasan untuk Menyerang Mereka
88 Menantu yang Tidak Dianggap
89 Langkah Awal Mengguncang Keluarga Pei
90 Informasi yang Menggiurkan
91 Di Antara Ancaman dan Peluang
92 Satu Bulan Sebelum Kehancuran Keluarga Pei
93 Liburan Sebelum Badai
94 Dua Belas Pilar Keluarga Pei
95 Rahasia Sistem Yan Luo
96 Perbedaan Kelas Kaisar Wilayah
97 Racun Pelemas Saraf Tiga Tingkat
98 Tamu yang Dinanti Akhirnya Tiba
99 Di Hadapan Tuan Besar
100 Permainan Boqin Changing Dimulai
101 Harga dari Sebuah Kehidupan
102 Pertukaran yang Setara
103 Wibawa Seorang Penguasa Dunia
104 Kaisar Bara Neraka Pei Hengwen
105 Di Balik Topeng Patriak Keluarga Pei
106 Langkah Tak Terduga Boqin Changing
107 Kebaikan Hati Tuan Muda
108 Pertunjukkan Baru Saja Dimulai
109 Murka Penonton Pertarungan
110 Pemuda yang Tidak Takut pada Raja Dunia
111 Terungkapnya Tiga Kaisar Wilayah
112 Membangunkan Naluri Gu Yunfan
113 Surat yang Tidak Boleh Terkirim
114 Surat yang Tidak Pernah Tiba
115 Tak Ada yang Perlu Ditakuti Lagi
116 Api Akhirnya Menyala
117 Topeng Keluarga Pei Akhirnya Terlepas
118 Reaksi Keluarga Pei
119 Kaisar Wilayah yang Menantang Raja Dunia
120 Badai Tiga Kaisar Wilayah
121 Kau Bukan Orangku
122 Dilema Sang Dewi Es
123 Sang Dewi Es Akhirnya Berlutut
124 Pengikut Keenam Boqin Changing
125 Serangan Pertama Resmi Dimulai
126 Kehancuran Pertama Kelompok Keluarga Pei
127 Kemampuan Unik Naga Langit Yan Luo
128 Jatuh Satu per Satu
129 Hancurnya Kelompok Macan Bayangan
130 Berita Penyerangan Akhirnya Tersebar
131 Serangan Terakhir Semakin Dekat
132 Menunggu Laporan
133 Kemunculan Tikus-Tikus Kecil
134 Gerbang Sembilan Neraka Bergerak
135 Serangan ke Keluarga Pei Siap Dimulai
136 Orang-Orang Kuat Berkumpul
137 Saling Berhadapan
138 Pertempuran Pecah
139 Jangan Remehkan Raja Dunia
140 Menemukan Lawan Masing-Masing
141 Meraba Kekuatan Kelompok Boqin Changing
142 Bentrokan Dua Pemimpin
143 Dewi Es vs Penguasa Kabut Maut
144 Pertempuran Semakin Brutal
145 Bencana Tingkat Kesembilan
146 Matahari Neraka Hitam
147 Matahari Kelam Menembus Surga
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Perubahan Mulai Terjadi
2
Keributan di Luar Penginapan
3
Menyelesaikan Masalah Kecil
4
Kembali ke Sekte
5
Bertemu Guru Wang Tian
6
Pulang ke Rumah
7
Suasana Rumah yang Hangat
8
Munculnya Pendekar Kuat
9
Pengikut Keempat, Naga Langit Yan Luo
10
Mengunjungi Kediaman Guru
11
Keluarga Pei dari Kekaisaran Jiu
12
Berkeliling Sekte
13
Terkejutnya Patriak Sekte
14
Menjalankan Misi dengan Patriak Zhou
15
Pergi ke Arah Tenggara
16
Misi Pengintaian yang Buruk
17
Justru Kalian yang Sedang Diintai
18
Hanya Orang Ini yang Berani Mengubah Misi Ini
19
Benteng Es Sang Pendekar
20
Racun dari Jarak Ratusan Langkah
21
Kelompok Bulan Kelam
22
Jangan Pernah Menjadi Musuhnya
23
Semua Mendekat ke Patriak Wang Zhou
24
Kemunculan Penenun Jaring Neraka, Qiu Han
25
Kesempatan Terakhir untuk Hidup
26
Permainan Baru Dimulai
27
Penguasa Elemen Logam yang Sebenarnya
28
Benturan Dua Pedang Benang
29
Misi Selesai Dilaksanakan
30
Mengumpulkan Para Pengikut
31
Tugas untuk Para Pengikut Boqin Changing
32
Hanya Wu Xing yang Paling Cocok
33
Dua Hari Sebelum Keberangkatan
34
Perjalanan Baru Dimulai
35
Masalah Kecil Selesai
36
Mencari Informasi
37
Informasi Tentang Keluarga Pei
38
Menuju Menara Mata Langit
39
Bentrokan Terjadi
40
Kaisar Naga Agung, Long Aotian
41
Kaisar Naga Agung vs Pendekar Badai Pedang
42
Teror Kekuatan Long Aotian
43
Pertemuan dengan Menara Mata Langit
44
Lima Raja Dunia
45
Saling Memandang
46
Tepat Sebelum Tanda Tangan Dibubuhkan
47
Datang Tepat Pada Waktunya
48
Kerjasama Ditunda
49
Boqin Changing Mengincar Raja Dunia?
50
Keputusan yang Akan Dipahami di Kemudian Hari
51
Buronan Paling Dicari Keluarga Pei
52
Jejak Sang Pendekar Bayangan
53
Siapa yang Sebenarnya Kalian Cari
54
Tidak Semua Bisa Dibeli dengan Uang
55
Pendekar Tubuh Berlian Pei Yichen
56
Dewa Kematian vs Pendekar Tubuh Berlian
57
Tubuh yang Lebih Keras dari Berlian
58
Benturan Dua Tubuh Terkeras
59
Tanah Kristal Berlian
60
Runtuhnya Pendekar Tubuh Berlian
61
Pusaka Penyimpan Kenangan
62
Akhir dari Bentrokan
63
Kematian Dua Pilar Keluarga Pei
64
Prajurit Kekaisaran Qin Tiba
65
Biarkan Keluarga Pei yang Mengincarku
66
Pencarian Gu Yunfan
67
Putri Tuan Kota Moyun Diculik
68
Boqin Changing Diabaikan
69
Akting Murahan Sang Tabib
70
Ketika Tabib Boqin Changing Beraksi
71
Orang yang Sedari Tadi Kalian Abaikan
72
Serangan di Malam Itu
73
Suatu Saat Kalian akan Bangga dengan Menantu Kalian Itu
74
Awal dari Sebuah Badai Besar
75
Ikutlah Denganku
76
Harapan di Tengah Keputusasaan
77
Pengikut Kelima Boqin Changing, Gu Yunfan
78
Membiarkan Long Aotian Bersenang-Senang
79
Setitik Harapan
80
Kehidupan yang Kembali
81
Tubuh yang Tak Bisa Ditembus
82
Akting Tuan Besar yang Sempurna
83
Racun Melawan Racun
84
Kesalahpahaman yang Sempurna
85
Kau Terlambat Memberi Saran
86
Keraguan Gu Yunfan
87
Aku Hanya Butuh Alasan untuk Menyerang Mereka
88
Menantu yang Tidak Dianggap
89
Langkah Awal Mengguncang Keluarga Pei
90
Informasi yang Menggiurkan
91
Di Antara Ancaman dan Peluang
92
Satu Bulan Sebelum Kehancuran Keluarga Pei
93
Liburan Sebelum Badai
94
Dua Belas Pilar Keluarga Pei
95
Rahasia Sistem Yan Luo
96
Perbedaan Kelas Kaisar Wilayah
97
Racun Pelemas Saraf Tiga Tingkat
98
Tamu yang Dinanti Akhirnya Tiba
99
Di Hadapan Tuan Besar
100
Permainan Boqin Changing Dimulai
101
Harga dari Sebuah Kehidupan
102
Pertukaran yang Setara
103
Wibawa Seorang Penguasa Dunia
104
Kaisar Bara Neraka Pei Hengwen
105
Di Balik Topeng Patriak Keluarga Pei
106
Langkah Tak Terduga Boqin Changing
107
Kebaikan Hati Tuan Muda
108
Pertunjukkan Baru Saja Dimulai
109
Murka Penonton Pertarungan
110
Pemuda yang Tidak Takut pada Raja Dunia
111
Terungkapnya Tiga Kaisar Wilayah
112
Membangunkan Naluri Gu Yunfan
113
Surat yang Tidak Boleh Terkirim
114
Surat yang Tidak Pernah Tiba
115
Tak Ada yang Perlu Ditakuti Lagi
116
Api Akhirnya Menyala
117
Topeng Keluarga Pei Akhirnya Terlepas
118
Reaksi Keluarga Pei
119
Kaisar Wilayah yang Menantang Raja Dunia
120
Badai Tiga Kaisar Wilayah
121
Kau Bukan Orangku
122
Dilema Sang Dewi Es
123
Sang Dewi Es Akhirnya Berlutut
124
Pengikut Keenam Boqin Changing
125
Serangan Pertama Resmi Dimulai
126
Kehancuran Pertama Kelompok Keluarga Pei
127
Kemampuan Unik Naga Langit Yan Luo
128
Jatuh Satu per Satu
129
Hancurnya Kelompok Macan Bayangan
130
Berita Penyerangan Akhirnya Tersebar
131
Serangan Terakhir Semakin Dekat
132
Menunggu Laporan
133
Kemunculan Tikus-Tikus Kecil
134
Gerbang Sembilan Neraka Bergerak
135
Serangan ke Keluarga Pei Siap Dimulai
136
Orang-Orang Kuat Berkumpul
137
Saling Berhadapan
138
Pertempuran Pecah
139
Jangan Remehkan Raja Dunia
140
Menemukan Lawan Masing-Masing
141
Meraba Kekuatan Kelompok Boqin Changing
142
Bentrokan Dua Pemimpin
143
Dewi Es vs Penguasa Kabut Maut
144
Pertempuran Semakin Brutal
145
Bencana Tingkat Kesembilan
146
Matahari Neraka Hitam
147
Matahari Kelam Menembus Surga

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!