Kembali ke Sekte

Tidak butuh waktu lama bagi mereka bertiga untuk meninggalkan Kota Shui. Langit pagi yang cerah membentang luas di atas kepala. Awan putih bergerak perlahan sementara tiga sosok melesat di udara dengan kecepatan tinggi. Boqin Changing berada di depan. Long Aotian dan Wu Xing mengikuti di belakangnya.

Di kejauhan muncul sebuah kawasan pegunungan yang sangat familiar bagi Boqin Changing. Senyuman tipis muncul di wajahnya.

"Itu dia."

Long Aotian dan Wu Xing mengikuti arah pandangannya. Di antara pegunungan itu berdiri sebuah sekte yang secara ukuran tidak terlalu besar.

Namun saat ini terlihat bangunan-bangunan baru berdiri di berbagai tempat. Beberapa aula juga terlihat sedang diperluas.

Dari langit terlihat banyak murid yang sedang berlatih di lapangan-lapangan terbuka. Jumlah mereka jauh lebih banyak daripada yang dibayangkan Boqin Changing. Ia jelas tahu, saat ia meninggalkan sekte ini beberapa tahun lalu, murid sektenya tidak sebanyak ini.

Long Aotian sedikit mengangkat alis.

"Mereka sudah berlatih di pagi hari ini..."

Wu Xing mengangguk.

"Memang seharusnya begitu."

Boqin Changing memandang sektenya cukup lama. Di kehidupan pertamanya, Sekte Dua Pedang Petir hanyalah sekte kecil yang hidup pas-pasan.

Mereka tidak memiliki banyak murid berbakat. Tidak memiliki banyak sumber daya. Tidak memiliki pengaruh besar. Bahkan pada akhirnya sekte itu tidak pernah berkembang lebih jauh.

Namun sekarang semuanya berbeda. Sejarah telah berubah dan nama Boqin Changing telah menyebar ke seluruh Kekaisaran Qin.

Julukan Dewa Kematian dan Pelindung Kekaisaran Qin sepertinya telah membuat banyak orang mengenal Sekte Dua Pedang Petir. Kini tidak sedikit keluarga yang sengaja mengirim anak mereka ke sekte ini karena berharap bisa mengikuti jejaknya.

Hasilnya terlihat jelas sekarang. Sekte Dua Pedang Petir berkembang lebih pesat.

Boqin Changing memandang semua itu dengan perasaan yang sulit dijelaskan. Sedikit bangga, sedikit puas, dan sedikit lega.

Setidaknya kali ini sektenya tidak lagi berjalan menuju kehancuran seperti kehidupan pertamanya.

"Ayo turun."

Ketiga orang itu perlahan menurunkan ketinggian mereka.

Boqin Changing sengaja tidak langsung menuju kediamannya yang ada di lingkungan sekte. Ia ingin melihat keadaan sektenya terlebih dahulu. Setelah itu baru bertemu dengan kedua orang tuanya.

Sudah beberapa tahun lalu ia memindahkan kedua orang tuanya ke kawasan sekte. Itu adalah keputusan yang sangat penting.

Boqin Changing tahu semakin kuat dirinya, semakin banyak musuh yang akan muncul. Musuh-musuh itu pasti akan mencari kelemahannya. Keluarga selalu menjadi sasaran paling mudah.

Oleh karena itulah ia membawa kedua orang tuanya ke sini. Dengan perlindungan sekte, mereka jauh lebih aman dibandingkan tetap tinggal di desa kecil tempat mereka berasal.

Tidak lama kemudian ketiganya mendarat tidak jauh dari gerbang utama sekte. Begitu kaki mereka menyentuh tanah, Long Aotian langsung menatap gerbang besar di depan sana. Lalu ia menyenggol bahu Wu Xing.

"Hei."

Wu Xing melirik.

Long Aotian tersenyum.

"Aku benar-benar penasaran."

"Penasaran apa?"

"Orang tua dan Guru Tuan Besar."

Wu Xing terdiam sejenak. Long Aotian melanjutkan.

"Orang yang bisa membesarkan dan mengajari seseorang seperti Tuan Besar pasti bukan orang biasa."

Wu Xing mengangguk pelan.

"Kurasa juga begitu."

Menurut logika mereka, hal itu memang masuk akal. Boqin Changing adalah monster yang bahkan tidak masuk akal. Maka guru dan keluarganya seharusnya juga luar biasa. Mereka sama sekali tidak menyadari bahwa kenyataannya mungkin akan sangat berbeda dari bayangan mereka.

Boqin Changing yang mendengar percakapan itu hanya tersenyum tipis. Namun ia tidak menjelaskan apa pun.

Mereka bertiga kemudian berjalan menuju gerbang utama. Di sana terdapat beberapa murid yang sedang berjaga. Para murid itu awalnya tampak waspada. Lagipula tiga orang asing baru saja muncul dari arah luar sekte.

Salah seorang penjaga langsung maju.

"Berhenti. Sebutkan tujuan..."

Kalimatnya terputus. Matanya membesar. Ia menatap wajah pemuda di depan sana. Lalu menatap lagi. Tubuhnya langsung menegang.

"Te... Tetua Chang?!"

Suara itu membuat murid lain ikut menoleh. Detik berikutnya wajah mereka berubah.

"Itu benar!"

"Tetua Chang!"

"Tetua Chang sudah kembali!"

Mereka langsung menangkupkan tangan dan membungkuk hormat.

Ekspresi mereka dipenuhi kegembiraan dan rasa hormat. Bagaimanapun juga, orang yang berdiri di depan mereka adalah pendekar terkuat yang pernah dimiliki Sekte Dua Pedang Petir. Tetua Keempat Sekte Dua Pedang Petir, Boqin Changing.

"Salam kepada Tetua Chang!"

"Salam kepada Tetua Chang!"

Boqin Changing mengangguk kecil.

"Kerja bagus."

Hanya kalimat sederhana itu. Namun wajah para murid langsung memerah karena bangga. Salah seorang murid bahkan buru-buru berlari menuju gerbang.

"Kalian semua! Cepat buka gerbang!"

"Ya!"

Gerbang besar sekte segera dibuka.

Krekkk...

Pintu kayu besar itu bergerak perlahan.

Boqin Changing melangkah maju. Namun sebelum masuk, matanya tanpa sadar tertuju pada papan kayu besar yang tergantung di atas gerbang. Tulisan besar terpahat jelas di sana, Sekte Dua Pedang Petir.

Boqin Changing menatapnya beberapa saat. Lalu sudut bibirnya berkedut.

Dalam hati ia bergumam.

"Kalau dipikir-pikir..."

Tatapannya tetap tertuju pada papan itu.

"Nama sekte asalku benar-benar jelek."

Dua pedang dan Petir, digabung begitu saja. Tidak memiliki kesan mendalam sedikit pun. Bahkan jika dibandingkan dengan banyak sekte lain, nama itu terdengar sangat biasa.

Boqin Changing menggelengkan kepalanya pelan. Mungkin patriak sektenya memang tidak terlalu berbakat dalam memberi nama. Atau mungkin ia hanya memilih nama secara asal.

Long Aotian memperhatikan ekspresi aneh itu.

"Ada masalah, Tuan Besar?"

Boqin Changing langsung menggeleng.

"Tidak ada."

"Kalau begitu?"

"Tidak penting."

Ia melangkah melewati gerbang. Wu Xing dan Long Aotian mengikuti dari belakang. Sementara para murid penjaga masih membungkuk hormat hingga sosok mereka menghilang ke dalam lingkungan sekte. Setelah beberapa tahun berkelana ke berbagai dunia, Boqin Changing akhirnya benar-benar kembali ke rumahnya.

Boqin Changing berjalan perlahan melewati jalan-jalan batu yang membelah kawasan Sekte Dua Pedang Petir. Tatapannya bergerak ke segala arah.

Setiap beberapa langkah, ia menemukan sesuatu yang berbeda dari ingatannya. Di sebelah kiri kini berdiri sebuah aula baru yang dulu tidak pernah ada. Di sebelah kanan, beberapa bangunan pelatihan sedang diperluas.

Bahkan di kejauhan terlihat para pekerja masih sibuk mengangkat kayu dan batu. Suara palu sesekali terdengar.

Tak... Tak... Tak...

Sekte ini sedang berkembang. Perkembangan itu terlihat jelas di mana-mana.

Boqin Changing tersenyum tipis. Perasaannya menjadi semakin baik.

Ia mencoba mengenang masa-masa ketika dirinya masih menjadi murid di tempat ini. Saat itu Sekte Dua Pedang Petir jauh lebih sederhana.

Bangunannya lebih sedikit. Muridnya lebih sedikit. Sumber dayanya juga sangat terbatas. Namun sekarang semuanya berbeda. Sejarah benar-benar telah berubah.

Langkah Boqin Changing tetap tenang. Long Aotian dan Wu Xing mengikuti di belakang. Keduanya juga memperhatikan keadaan sekte. Meski bagi mereka tempat ini tidak istimewa, mereka tetap bisa melihat bahwa sekte tersebut sedang mengalami perkembangan besar.

Tidak lama kemudian mereka tiba di sebuah lapangan latihan yang cukup luas. Teriakan para murid langsung terdengar.

"Haaah!"

"Sekali lagi!"

"Hyaaa!"

Puluhan murid muda sedang berlatih di sana. Sebagian mengayunkan pedang, sebagian berlatih langkah kaki, dan sebagian berlatih pukulan.

Di bagian depan lapangan berdiri seorang pria. Usianya sekitar tiga puluhan tahun. Sorot matanya nampak tenang. Ia mengenakan jubah tetua sekte dan sedang memegang sebuah pedang kayu.

Swish!

Pedang itu bergerak ringan di udara. Gerakannya tidak terlalu cepat. Namun setiap ayunan terlihat sangat jelas. Seolah sengaja diperlihatkan agar para murid bisa memahami setiap detailnya.

"Perhatikan baik-baik."

Suara pria itu terdengar tenang.

"Saat menusuk, jangan hanya mengandalkan kekuatan tangan."

Ia memperagakan kembali.

"Gunakan pinggang untuk mendorong tenaga."

"Tubuh bagian bawah harus stabil."

"Kalau fondasi kalian goyah, maka tusukan kalian juga akan kehilangan kekuatannya."

Para murid mengangguk serius. Mereka memperhatikan setiap gerakannya dengan penuh konsentrasi.

Pria itu lalu memperagakan kembali jurus tersebut. Kali ini lebih lambat dan lebih rinci. Bahkan menjelaskan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan murid pemula.

Kesabarannya terlihat jelas. Ia tidak menunjukkan sedikit pun rasa kesal meskipun beberapa murid terus melakukan kesalahan yang sama.

Boqin Changing berhenti berjalan. Tatapannya tertuju pada pria itu. Kemudian, senyuman muncul di wajahnya. Senyuman yang jauh lebih hangat dibandingkan sebelumnya.

Melihat itu, Long Aotian dan Wu Xing saling berpandangan. Mereka jelas mengenali perilaku Boqin Changing dan jarang sekali melihat ekspresi seperti itu.

Ekspresi itu benar-benar tulus. Ekspresi seseorang yang sedang melihat orang penting dalam hidupnya.

"Tuan Besar?"

Long Aotian akhirnya bertanya pelan. Boqin Changing tidak menjawab. Tatapannya tetap tertuju ke depan. Pria yang sedang mengajar itu.

Tentu saja ia mengenalnya. Orang itu adalah gurunya, Wang Tian. Salah satu orang yang paling memahami dirinya. Orang yang selalu mendukungnya saat dirinya masih bukan siapa-siapa.

Di kehidupan pertama maupun kehidupan kedua, pria itu selalu sama. Tidak berubah, tidak pernah mengkhianati, dan tidak pernah meminta imbalan. Ia benar-benar orang yang baik.

Tatapan Boqin Changing sedikit melembut. Sementara itu Long Aotian dan Wu Xing ikut memperhatikan pria yang sedang mengajar tersebut.

Semakin mereka melihat, semakin bingung mereka. Karena bagi mereka, orang itu terlalu lemah.

Long Aotian memicingkan mata. Ia mencoba merasakan kultivasi pria tersebut. Beberapa saat kemudian ekspresinya berubah aneh.

"Pendekar suci..."

Wu Xing mengangguk.

"Satu gerbang terbuka."

Keduanya terdiam.

Di dunia asal mereka, pendekar suci satu gerbang terbuka bahkan tidak memenuhi syarat untuk dianggap kuat. Namun sekarang, orang yang membuat Tuan Besar mereka menunjukkan ekspresi seperti itu ternyata hanyalah seorang pendekar suci satu gerbang terbuka.

Long Aotian tidak bisa memahami. Wu Xing juga sama. Mereka jelas tidak bisa menebak siapa orang itu sebenarnya.

Di lapangan latihan, pria itu masih sibuk menjelaskan jurus pedangnya. Ia sama sekali belum menyadari bahwa seseorang yang pernah diajarnya bertahun-tahun lalu, kini sedang berdiri tidak jauh darinya sambil memandangnya dengan senyum tipis di wajahnya.

Terpopuler

Comments

Andi Heryadi

Andi Heryadi

waduh thor kirain gurunya boqin,ranahnya udah pendekar suci puncak.tp serendah apapun ranah gurunya,boqin ttp hormat dan sayang dgn gurunya.

2026-06-26

7

yayat

yayat

boqin tdk selalu menghormati kekuatan tp juga menghormati orang2 yg tulus n berjasa padanya meski lemah boqin lbh menghormatinya mantap

2026-06-26

2

Armoire

Armoire

Lhaaaaaaaaaaaa.... Author nya lupa ma gurunya Babang Boqin sampe ranah nya kagak naik2 😅😅/Facepalm//Facepalm/

2026-06-26

1

lihat semua
Episodes
1 Perubahan Mulai Terjadi
2 Keributan di Luar Penginapan
3 Menyelesaikan Masalah Kecil
4 Kembali ke Sekte
5 Bertemu Guru Wang Tian
6 Pulang ke Rumah
7 Suasana Rumah yang Hangat
8 Munculnya Pendekar Kuat
9 Pengikut Keempat, Naga Langit Yan Luo
10 Mengunjungi Kediaman Guru
11 Keluarga Pei dari Kekaisaran Jiu
12 Berkeliling Sekte
13 Terkejutnya Patriak Sekte
14 Menjalankan Misi dengan Patriak Zhou
15 Pergi ke Arah Tenggara
16 Misi Pengintaian yang Buruk
17 Justru Kalian yang Sedang Diintai
18 Hanya Orang Ini yang Berani Mengubah Misi Ini
19 Benteng Es Sang Pendekar
20 Racun dari Jarak Ratusan Langkah
21 Kelompok Bulan Kelam
22 Jangan Pernah Menjadi Musuhnya
23 Semua Mendekat ke Patriak Wang Zhou
24 Kemunculan Penenun Jaring Neraka, Qiu Han
25 Kesempatan Terakhir untuk Hidup
26 Permainan Baru Dimulai
27 Penguasa Elemen Logam yang Sebenarnya
28 Benturan Dua Pedang Benang
29 Misi Selesai Dilaksanakan
30 Mengumpulkan Para Pengikut
31 Tugas untuk Para Pengikut Boqin Changing
32 Hanya Wu Xing yang Paling Cocok
33 Dua Hari Sebelum Keberangkatan
34 Perjalanan Baru Dimulai
35 Masalah Kecil Selesai
36 Mencari Informasi
37 Informasi Tentang Keluarga Pei
38 Menuju Menara Mata Langit
39 Bentrokan Terjadi
40 Kaisar Naga Agung, Long Aotian
41 Kaisar Naga Agung vs Pendekar Badai Pedang
42 Teror Kekuatan Long Aotian
43 Pertemuan dengan Menara Mata Langit
44 Lima Raja Dunia
45 Saling Memandang
46 Tepat Sebelum Tanda Tangan Dibubuhkan
47 Datang Tepat Pada Waktunya
48 Kerjasama Ditunda
49 Boqin Changing Mengincar Raja Dunia?
50 Keputusan yang Akan Dipahami di Kemudian Hari
51 Buronan Paling Dicari Keluarga Pei
52 Jejak Sang Pendekar Bayangan
53 Siapa yang Sebenarnya Kalian Cari
54 Tidak Semua Bisa Dibeli dengan Uang
55 Pendekar Tubuh Berlian Pei Yichen
56 Dewa Kematian vs Pendekar Tubuh Berlian
57 Tubuh yang Lebih Keras dari Berlian
58 Benturan Dua Tubuh Terkeras
59 Tanah Kristal Berlian
60 Runtuhnya Pendekar Tubuh Berlian
61 Pusaka Penyimpan Kenangan
62 Akhir dari Bentrokan
63 Kematian Dua Pilar Keluarga Pei
64 Prajurit Kekaisaran Qin Tiba
65 Biarkan Keluarga Pei yang Mengincarku
66 Pencarian Gu Yunfan
67 Putri Tuan Kota Moyun Diculik
68 Boqin Changing Diabaikan
69 Akting Murahan Sang Tabib
70 Ketika Tabib Boqin Changing Beraksi
71 Orang yang Sedari Tadi Kalian Abaikan
72 Serangan di Malam Itu
73 Suatu Saat Kalian akan Bangga dengan Menantu Kalian Itu
74 Awal dari Sebuah Badai Besar
75 Ikutlah Denganku
76 Harapan di Tengah Keputusasaan
77 Pengikut Kelima Boqin Changing, Gu Yunfan
78 Membiarkan Long Aotian Bersenang-Senang
79 Setitik Harapan
80 Kehidupan yang Kembali
81 Tubuh yang Tak Bisa Ditembus
82 Akting Tuan Besar yang Sempurna
83 Racun Melawan Racun
84 Kesalahpahaman yang Sempurna
85 Kau Terlambat Memberi Saran
86 Keraguan Gu Yunfan
87 Aku Hanya Butuh Alasan untuk Menyerang Mereka
88 Menantu yang Tidak Dianggap
89 Langkah Awal Mengguncang Keluarga Pei
90 Informasi yang Menggiurkan
91 Di Antara Ancaman dan Peluang
92 Satu Bulan Sebelum Kehancuran Keluarga Pei
93 Liburan Sebelum Badai
94 Dua Belas Pilar Keluarga Pei
95 Rahasia Sistem Yan Luo
96 Perbedaan Kelas Kaisar Wilayah
97 Racun Pelemas Saraf Tiga Tingkat
98 Tamu yang Dinanti Akhirnya Tiba
99 Di Hadapan Tuan Besar
100 Permainan Boqin Changing Dimulai
101 Harga dari Sebuah Kehidupan
102 Pertukaran yang Setara
103 Wibawa Seorang Penguasa Dunia
104 Kaisar Bara Neraka Pei Hengwen
105 Di Balik Topeng Patriak Keluarga Pei
106 Langkah Tak Terduga Boqin Changing
107 Kebaikan Hati Tuan Muda
108 Pertunjukkan Baru Saja Dimulai
109 Murka Penonton Pertarungan
110 Pemuda yang Tidak Takut pada Raja Dunia
111 Terungkapnya Tiga Kaisar Wilayah
112 Membangunkan Naluri Gu Yunfan
113 Surat yang Tidak Boleh Terkirim
114 Surat yang Tidak Pernah Tiba
115 Tak Ada yang Perlu Ditakuti Lagi
116 Api Akhirnya Menyala
117 Topeng Keluarga Pei Akhirnya Terlepas
118 Reaksi Keluarga Pei
119 Kaisar Wilayah yang Menantang Raja Dunia
120 Badai Tiga Kaisar Wilayah
121 Kau Bukan Orangku
122 Dilema Sang Dewi Es
123 Sang Dewi Es Akhirnya Berlutut
124 Pengikut Keenam Boqin Changing
125 Serangan Pertama Resmi Dimulai
126 Kehancuran Pertama Kelompok Keluarga Pei
127 Kemampuan Unik Naga Langit Yan Luo
128 Jatuh Satu per Satu
129 Hancurnya Kelompok Macan Bayangan
130 Berita Penyerangan Akhirnya Tersebar
131 Serangan Terakhir Semakin Dekat
132 Menunggu Laporan
133 Kemunculan Tikus-Tikus Kecil
134 Gerbang Sembilan Neraka Bergerak
135 Serangan ke Keluarga Pei Siap Dimulai
136 Orang-Orang Kuat Berkumpul
137 Saling Berhadapan
138 Pertempuran Pecah
139 Jangan Remehkan Raja Dunia
140 Menemukan Lawan Masing-Masing
141 Meraba Kekuatan Kelompok Boqin Changing
142 Bentrokan Dua Pemimpin
143 Dewi Es vs Penguasa Kabut Maut
144 Pertempuran Semakin Brutal
145 Bencana Tingkat Kesembilan
146 Matahari Neraka Hitam
147 Matahari Kelam Menembus Surga
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Perubahan Mulai Terjadi
2
Keributan di Luar Penginapan
3
Menyelesaikan Masalah Kecil
4
Kembali ke Sekte
5
Bertemu Guru Wang Tian
6
Pulang ke Rumah
7
Suasana Rumah yang Hangat
8
Munculnya Pendekar Kuat
9
Pengikut Keempat, Naga Langit Yan Luo
10
Mengunjungi Kediaman Guru
11
Keluarga Pei dari Kekaisaran Jiu
12
Berkeliling Sekte
13
Terkejutnya Patriak Sekte
14
Menjalankan Misi dengan Patriak Zhou
15
Pergi ke Arah Tenggara
16
Misi Pengintaian yang Buruk
17
Justru Kalian yang Sedang Diintai
18
Hanya Orang Ini yang Berani Mengubah Misi Ini
19
Benteng Es Sang Pendekar
20
Racun dari Jarak Ratusan Langkah
21
Kelompok Bulan Kelam
22
Jangan Pernah Menjadi Musuhnya
23
Semua Mendekat ke Patriak Wang Zhou
24
Kemunculan Penenun Jaring Neraka, Qiu Han
25
Kesempatan Terakhir untuk Hidup
26
Permainan Baru Dimulai
27
Penguasa Elemen Logam yang Sebenarnya
28
Benturan Dua Pedang Benang
29
Misi Selesai Dilaksanakan
30
Mengumpulkan Para Pengikut
31
Tugas untuk Para Pengikut Boqin Changing
32
Hanya Wu Xing yang Paling Cocok
33
Dua Hari Sebelum Keberangkatan
34
Perjalanan Baru Dimulai
35
Masalah Kecil Selesai
36
Mencari Informasi
37
Informasi Tentang Keluarga Pei
38
Menuju Menara Mata Langit
39
Bentrokan Terjadi
40
Kaisar Naga Agung, Long Aotian
41
Kaisar Naga Agung vs Pendekar Badai Pedang
42
Teror Kekuatan Long Aotian
43
Pertemuan dengan Menara Mata Langit
44
Lima Raja Dunia
45
Saling Memandang
46
Tepat Sebelum Tanda Tangan Dibubuhkan
47
Datang Tepat Pada Waktunya
48
Kerjasama Ditunda
49
Boqin Changing Mengincar Raja Dunia?
50
Keputusan yang Akan Dipahami di Kemudian Hari
51
Buronan Paling Dicari Keluarga Pei
52
Jejak Sang Pendekar Bayangan
53
Siapa yang Sebenarnya Kalian Cari
54
Tidak Semua Bisa Dibeli dengan Uang
55
Pendekar Tubuh Berlian Pei Yichen
56
Dewa Kematian vs Pendekar Tubuh Berlian
57
Tubuh yang Lebih Keras dari Berlian
58
Benturan Dua Tubuh Terkeras
59
Tanah Kristal Berlian
60
Runtuhnya Pendekar Tubuh Berlian
61
Pusaka Penyimpan Kenangan
62
Akhir dari Bentrokan
63
Kematian Dua Pilar Keluarga Pei
64
Prajurit Kekaisaran Qin Tiba
65
Biarkan Keluarga Pei yang Mengincarku
66
Pencarian Gu Yunfan
67
Putri Tuan Kota Moyun Diculik
68
Boqin Changing Diabaikan
69
Akting Murahan Sang Tabib
70
Ketika Tabib Boqin Changing Beraksi
71
Orang yang Sedari Tadi Kalian Abaikan
72
Serangan di Malam Itu
73
Suatu Saat Kalian akan Bangga dengan Menantu Kalian Itu
74
Awal dari Sebuah Badai Besar
75
Ikutlah Denganku
76
Harapan di Tengah Keputusasaan
77
Pengikut Kelima Boqin Changing, Gu Yunfan
78
Membiarkan Long Aotian Bersenang-Senang
79
Setitik Harapan
80
Kehidupan yang Kembali
81
Tubuh yang Tak Bisa Ditembus
82
Akting Tuan Besar yang Sempurna
83
Racun Melawan Racun
84
Kesalahpahaman yang Sempurna
85
Kau Terlambat Memberi Saran
86
Keraguan Gu Yunfan
87
Aku Hanya Butuh Alasan untuk Menyerang Mereka
88
Menantu yang Tidak Dianggap
89
Langkah Awal Mengguncang Keluarga Pei
90
Informasi yang Menggiurkan
91
Di Antara Ancaman dan Peluang
92
Satu Bulan Sebelum Kehancuran Keluarga Pei
93
Liburan Sebelum Badai
94
Dua Belas Pilar Keluarga Pei
95
Rahasia Sistem Yan Luo
96
Perbedaan Kelas Kaisar Wilayah
97
Racun Pelemas Saraf Tiga Tingkat
98
Tamu yang Dinanti Akhirnya Tiba
99
Di Hadapan Tuan Besar
100
Permainan Boqin Changing Dimulai
101
Harga dari Sebuah Kehidupan
102
Pertukaran yang Setara
103
Wibawa Seorang Penguasa Dunia
104
Kaisar Bara Neraka Pei Hengwen
105
Di Balik Topeng Patriak Keluarga Pei
106
Langkah Tak Terduga Boqin Changing
107
Kebaikan Hati Tuan Muda
108
Pertunjukkan Baru Saja Dimulai
109
Murka Penonton Pertarungan
110
Pemuda yang Tidak Takut pada Raja Dunia
111
Terungkapnya Tiga Kaisar Wilayah
112
Membangunkan Naluri Gu Yunfan
113
Surat yang Tidak Boleh Terkirim
114
Surat yang Tidak Pernah Tiba
115
Tak Ada yang Perlu Ditakuti Lagi
116
Api Akhirnya Menyala
117
Topeng Keluarga Pei Akhirnya Terlepas
118
Reaksi Keluarga Pei
119
Kaisar Wilayah yang Menantang Raja Dunia
120
Badai Tiga Kaisar Wilayah
121
Kau Bukan Orangku
122
Dilema Sang Dewi Es
123
Sang Dewi Es Akhirnya Berlutut
124
Pengikut Keenam Boqin Changing
125
Serangan Pertama Resmi Dimulai
126
Kehancuran Pertama Kelompok Keluarga Pei
127
Kemampuan Unik Naga Langit Yan Luo
128
Jatuh Satu per Satu
129
Hancurnya Kelompok Macan Bayangan
130
Berita Penyerangan Akhirnya Tersebar
131
Serangan Terakhir Semakin Dekat
132
Menunggu Laporan
133
Kemunculan Tikus-Tikus Kecil
134
Gerbang Sembilan Neraka Bergerak
135
Serangan ke Keluarga Pei Siap Dimulai
136
Orang-Orang Kuat Berkumpul
137
Saling Berhadapan
138
Pertempuran Pecah
139
Jangan Remehkan Raja Dunia
140
Menemukan Lawan Masing-Masing
141
Meraba Kekuatan Kelompok Boqin Changing
142
Bentrokan Dua Pemimpin
143
Dewi Es vs Penguasa Kabut Maut
144
Pertempuran Semakin Brutal
145
Bencana Tingkat Kesembilan
146
Matahari Neraka Hitam
147
Matahari Kelam Menembus Surga

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!