Kembalinya Dewa Kematian

Kembalinya Dewa Kematian

Perubahan Mulai Terjadi

Malam menyelimuti Kota Shui. Dari lantai atas sebuah penginapan, seorang pemuda berdiri diam di dekat jendela kayu yang terbuka setengah. Angin malam masuk perlahan, membawa aroma kayu baru, makanan hangat, dan suara samar kehidupan yang belum benar-benar tidur.

Boqin Changing sedang memandang ke arah luar. Di bawah sana, lampu-lampu kota menyala seperti aliran bintang yang jatuh ke bumi.

Jalanan nampak masih ramai. Para pekerja terlihat berlalu-lalang. Bangunan-bangunan baru kini berdiri di banyak sudut. Bahkan beberapa menara yang dulu tidak ada kini sudah mulai menjulang.

Boqin Changing tersenyum tipis. Tatapannya tenang, tetapi pikirannya jauh. Beberapa waktu terakhir, terlalu banyak hal terjadi.

Ia bergumam pelan.

“…sudah berubah seperti ini ya.”

Boqin Changing telah menghabiskan waktu sangat lama di luar dunia ini. Berlatih dan berkelana di alam Pagoda Serpihan Surga dan dunia tempat Wu Xing dan Long Aotian berasal.

Perjalanan yang jika dihitung benar-benar telah memakan waktu bertahun-tahun. Namun saat akhirnya kembali dunia aslinya ternyata hanya bergerak beberapa hari saja.

Boqin Changing sudah menduga hal itu. Tempat bernama Pagoda Serpihan Surga memang memiliki hukum waktu berbeda. Satu tahun di sana hanyalah satu hari di dunia asal.

Saat pertama kali memahami hukum itu, bahkan ia sempat merasa tempat tersebut terlalu tidak masuk akal. Namun kini rasanya ia sudah terbiasa.

Ia memandang telapak tangannya. Perjalanan panjang itu memberinya banyak hal. Kekuatan, pengalaman, pusaka, dan kini dua orang pengikut baru, Wu Xing dan Long Aotian.

Boqin Changing sedikit memicingkan mata. Keduanya sangat kuat untuk ukuran dunia asal Boqin Changing ini.

Jika berita keberadaan mereka menyebar sekarang, kemungkinan besar seluruh dunia akan terguncang. Karena kekuatan seperti mereka, seharusnya belum muncul di dunia ini pada masa sekarang.

Boqin kembali memandang keluar jendela. Kota Shui, kota yang tidak asing. Kota terdekat dari Sekte Dua Pedang Petir, sekte asalnya.

Sebenarnya setelah memutuskan kembali ke Kekaisaran Qin, ia bisa langsung pulang ke sekte menggunakan pusaka Mutiara Gerbang Dimensi miliknya. Namun ia sengaja tidak melakukannya.

Ia ingin melihat. Melihat sendiri keadaan kekaisaran yang pernah ia tinggalkan. Melihat apakah dunia ini telah berubah?

Kota Shui kini berkembang jauh lebih cepat dari yang ia ingat. Bangunan diperluas, jalan diperbaiki, perdagangan meningkat, dan jumlah pendekar juga bertambah.

Boqin Changing memandang menara baru di kejauhan. Lalu tersenyum lagi. Sudut bibirnya sedikit terangkat.

“…jadi sudah sejauh ini perkembangannya.”

Sepertinya posisi Sekte Dua Pedang Petir yang telah meningkat membuat kota ini mau tidak mau ikut tumbuh. Semuanya saling memengaruhi.

Ia menarik napas pelan. Ini adalah kehidupan keduanya. Sudah sembilan tahun sejak ia kembali ke masa lalu. Sembilan tahun sejak ia mendapat kesempatan kembali ke masa lalunya. Kini masa depan yang pernah ia lihat sudah pasti berubah.

Sangat banyak hal yang telah ia ubah. Terlalu banyak kejadian yang kini tidak lagi sama.

Dalam rentang waktu kehidupan keduanya ini, banyak pendekar dari kelompok aliran hitam telah mati di tangannya. Kini para pendekar aliran hitam yang tersisa sibuk menyembunyikan dirinya atau bahkan melarikan diri ke kekaisaran lainnya.

Terutama setelah ia membunuh pemimpin Kelompok Tengkorak Hitam beberapa tahun lalu. Peristiwa itu mengguncang seluruh wilayah.

Kelompok-kelompok aliran hitam yang sebelumnya merajalela mulai pergi meninggalkan Kekaisaran Qin. Hasilnya, Kekaisaran Qin kini jauh lebih damai.

Namun masih ada satu hal yang terus mengganggu pikirannya, sebuah pusaka bernama Bola Pemanggil. Tatapan Boqin Changing perlahan berubah lebih dalam.

Pusaka itu adalah pusaka yang mengubah kehidupannya di kehidupan pertama. Pusaka yang akhirnya menjadi salah satu fondasi saat ia berdiri di puncak dunia.

Ia sudah mencarinya. Beberapa tahun lalu, ia kembali ke tempat yang sama. Tempat ia menemukan pusaka itu di kehidupan pertamanya. Namun tidak ada apa-apa di sana.

Sampai sekarang ia belum menemukan jawabannya. Apakah pusaka itu memang tidak akan muncul lagi karena sudah pernah digunakan olehnya di kehidupan pertama? Atau apakah pusaka itu memang belum waktunya muncul?

Boqin Changing memejamkan mata sebentar. Lalu ada nama lain yang muncul di pikirannya, Xin Da, Kaisar Kekaisaran Xin. Di kehidupan pertamanya, orang itu adalah pengikutnya. Salah satu orang yang paling berjasa dalam membangun kekuasaannya.

Boqin Changing tahu betul kemampuan Xin Da. Orang itu bukan hanya kuat. Ia benar-benar seorang jenius. Bahkan mungkin orang paling cerdas yang pernah ia temui.

Namun di kehidupan keduanya ini, ia mulai mendengar cerita berbeda. Dari orang-orang yang ia temui beberapa tahun ini.

Mereka semua menggambarkan orang yang sama. Xin Da itu licik, dingin, penuh perhitungan, dan selalu punya tujuan tersembunyi.

Awalnya Boqin Changing menganggap itu hanya rumor. Namun semakin banyak cerita yang ia dengar semakin ia mulai berpikir. Apakah di kehidupan pertama ia tidak pernah benar-benar mengenal Xin Da?

Boqin Changing terdiam lama. Kemudian mengangkat kepala memandang langit malam di atas Kota Shui. Bintang-bintang bersinar tenang.

Ia menghembuskan napas pelan. Tidak peduli bagaimana, semua itu nanti saja. Sekarang ia hanya ingin pulang sejenak.

Boqin Changing menutup jendela perlahan. Lalu berjalan kembali ke ranjang penginapan. Besok, ia akan kembali ke Sekte Dua Pedang Petir. Kembali menemui orang-orang yang ia cintai. Setelah bertahun-tahun berpetualang, akhirnya ia pulang.

...******...

Pagi akhirnya tiba di Kota Shui. Kabut tipis masih menggantung di antara bangunan-bangunan baru kota itu.

Matahari belum sepenuhnya naik, tetapi jalanan sudah mulai hidup. Suara roda kereta, langkah kaki para pekerja, dan panggilan pedagang mulai memenuhi udara.

Di ruang makan penginapan, Boqin Changing duduk tenang di dekat jendela. Di depannya tersaji sarapan sederhana. Bubur hangat, beberapa lauk, teh, dan roti kukus yang baru diangkat.

Boqin Changing mengambil mangkuknya lalu mulai makan dengan tenang. Di hadapannya, dua orang ikut duduk. Mereka adalah Wu Xing dan Long Aotian.

Keduanya terlihat seperti pria berusia awal empat puluhan. Wu Xing tetap terlihat tenang dan rapi. Rambut hitam dengan sedikit helaian abu-abu membuatnya tampak seperti pendekar matang yang sudah mengalami banyak hal.

Sedangkan Long Aotian tetap terlihat sedikit lebih besar dan lebih kasar. Bahunya lebar, wajahnya tegas, tetapi auranya kini ditekan sampai hampir seperti manusia biasa. Tidak ada yang akan menyangka dua orang ini pernah berdiri di puncak dunia lain.

Mereka bertiga makan dengan tenang. Tidak banyak bicara.

Boqin Changing sendiri menikmati suasana itu. Sangat menyenangkan bisa makan seperti ini tanpa memikirkan pertarungan, pengejaran, atau perhitungan hidup dan mati.

Wu Xing meletakkan cangkir tehnya. Lalu berkata pelan.

“Tuan Besar.”

Boqin Changing melirik. Wu Xing memandang sekeliling penginapan beberapa saat sebelum melanjutkan.

“Sepertinya… orang-orang di alam ini lebih lemah dibandingkan asal alam kami.”

Nada bicaranya tenang. Bukan meremehkan, hanya menyampaikan pengamatan.

Long Aotian yang sedang makan ikut mengangguk.

“Benar.”

Ia melihat ke arah luar jendela.

“Kemarin saat kita masuk kota, aku memperhatikan para pendekar yang berlalu-lalang.”

Ia berpikir sebentar.

“Jumlah mereka memang cukup banyak… tapi kualitas rata-ratanya jauh di bawah.”

Boqin Changing diam beberapa saat. Lalu mengangguk kecil.

“Itu benar.”

Ia menaruh mangkuknya.

“Dunia ini memang lebih lemah.”

Wu Xing dan Long Aotian menoleh. Boqin Changing melanjutkan.

“Alam tempat kalian berasal memiliki energi dan sumber daya yang jauh lebih kaya. Teknik yang diwariskan juga lebih lengkap. Selain itu… persaingan di sana lebih kejam.”

Boqin Changing memandang keluar jendela.

“Di dunia ini…”

Ia berhenti sejenak.

“…orang yang mencapai tingkat pendekar bumi saja bisa dianggap legenda.”

Wu Xing mengangguk pelan. Ia mulai memahami. Bukan berarti dunia ini tidak bisa melahirkan orang kuat. Hanya saja batas atasnya memang berbeda.

Long Aotian tersenyum kecil.

“Kalau begitu… bukankah Tuan Besar sangat luar biasa?”

Ia tertawa kecil.

“Dengan dunia seperti ini, tapi bisa sampai ke titik sekarang.”

Boqin Changing tidak menjawab. Ia hanya kembali meminum tehnya.

Suasana kembali tenang. Namun beberapa saat kemudian, terdengar suara gaduh dari luar. Awalnya kecil. Lalu semakin ramai.

“Beri jalan!”

“Apa yang terjadi?!”

“Cepat lihat!”

Suara orang-orang mulai bercampur. Disusul langkah kaki yang tergesa-gesa.

Beberapa tamu penginapan mulai menoleh ke luar. Pekerja penginapan juga berjalan mendekati pintu.

Boqin Changing yang sedang memegang cangkir sedikit mengangkat alis. Ia tidak suka keributan saat makan. Pandangan matanya bergeser sedikit ke arah luar.

Perubahan ekspresi itu sangat kecil. Namun seseorang menyadarinya, Long Aotian. Ia langsung meletakkan sumpitnya. Lalu berdiri.

“Tuan Besar.”

Boqin Changing melirik.

Long Aotian berkata tenang.

“Biar aku lihat dulu.”

Terpopuler

Comments

yayat

yayat

thor saran ni klo di cetak buku pasti laris manis ni thor ceritanya bagus

2026-06-25

3

A 170 RI

A 170 RI

Pengikut cerdas dan musuh yg paling kuat🤣🤣🤭

2026-06-25

7

Nanik S

Nanik S

Makasih Banyak telah Up kembali dan semoga lebih seru Tor dengan kemasan yang sangat menarik 🙏🙏

2026-06-25

2

lihat semua
Episodes
1 Perubahan Mulai Terjadi
2 Keributan di Luar Penginapan
3 Menyelesaikan Masalah Kecil
4 Kembali ke Sekte
5 Bertemu Guru Wang Tian
6 Pulang ke Rumah
7 Suasana Rumah yang Hangat
8 Munculnya Pendekar Kuat
9 Pengikut Keempat, Naga Langit Yan Luo
10 Mengunjungi Kediaman Guru
11 Keluarga Pei dari Kekaisaran Jiu
12 Berkeliling Sekte
13 Terkejutnya Patriak Sekte
14 Menjalankan Misi dengan Patriak Zhou
15 Pergi ke Arah Tenggara
16 Misi Pengintaian yang Buruk
17 Justru Kalian yang Sedang Diintai
18 Hanya Orang Ini yang Berani Mengubah Misi Ini
19 Benteng Es Sang Pendekar
20 Racun dari Jarak Ratusan Langkah
21 Kelompok Bulan Kelam
22 Jangan Pernah Menjadi Musuhnya
23 Semua Mendekat ke Patriak Wang Zhou
24 Kemunculan Penenun Jaring Neraka, Qiu Han
25 Kesempatan Terakhir untuk Hidup
26 Permainan Baru Dimulai
27 Penguasa Elemen Logam yang Sebenarnya
28 Benturan Dua Pedang Benang
29 Misi Selesai Dilaksanakan
30 Mengumpulkan Para Pengikut
31 Tugas untuk Para Pengikut Boqin Changing
32 Hanya Wu Xing yang Paling Cocok
33 Dua Hari Sebelum Keberangkatan
34 Perjalanan Baru Dimulai
35 Masalah Kecil Selesai
36 Mencari Informasi
37 Informasi Tentang Keluarga Pei
38 Menuju Menara Mata Langit
39 Bentrokan Terjadi
40 Kaisar Naga Agung, Long Aotian
41 Kaisar Naga Agung vs Pendekar Badai Pedang
42 Teror Kekuatan Long Aotian
43 Pertemuan dengan Menara Mata Langit
44 Lima Raja Dunia
45 Saling Memandang
46 Tepat Sebelum Tanda Tangan Dibubuhkan
47 Datang Tepat Pada Waktunya
48 Kerjasama Ditunda
49 Boqin Changing Mengincar Raja Dunia?
50 Keputusan yang Akan Dipahami di Kemudian Hari
51 Buronan Paling Dicari Keluarga Pei
52 Jejak Sang Pendekar Bayangan
53 Siapa yang Sebenarnya Kalian Cari
54 Tidak Semua Bisa Dibeli dengan Uang
55 Pendekar Tubuh Berlian Pei Yichen
56 Dewa Kematian vs Pendekar Tubuh Berlian
57 Tubuh yang Lebih Keras dari Berlian
58 Benturan Dua Tubuh Terkeras
59 Tanah Kristal Berlian
60 Runtuhnya Pendekar Tubuh Berlian
61 Pusaka Penyimpan Kenangan
62 Akhir dari Bentrokan
63 Kematian Dua Pilar Keluarga Pei
64 Prajurit Kekaisaran Qin Tiba
65 Biarkan Keluarga Pei yang Mengincarku
66 Pencarian Gu Yunfan
67 Putri Tuan Kota Moyun Diculik
68 Boqin Changing Diabaikan
69 Akting Murahan Sang Tabib
70 Ketika Tabib Boqin Changing Beraksi
71 Orang yang Sedari Tadi Kalian Abaikan
72 Serangan di Malam Itu
73 Suatu Saat Kalian akan Bangga dengan Menantu Kalian Itu
74 Awal dari Sebuah Badai Besar
75 Ikutlah Denganku
76 Harapan di Tengah Keputusasaan
77 Pengikut Kelima Boqin Changing, Gu Yunfan
78 Membiarkan Long Aotian Bersenang-Senang
79 Setitik Harapan
80 Kehidupan yang Kembali
81 Tubuh yang Tak Bisa Ditembus
82 Akting Tuan Besar yang Sempurna
83 Racun Melawan Racun
84 Kesalahpahaman yang Sempurna
85 Kau Terlambat Memberi Saran
86 Keraguan Gu Yunfan
87 Aku Hanya Butuh Alasan untuk Menyerang Mereka
88 Menantu yang Tidak Dianggap
89 Langkah Awal Mengguncang Keluarga Pei
90 Informasi yang Menggiurkan
91 Di Antara Ancaman dan Peluang
92 Satu Bulan Sebelum Kehancuran Keluarga Pei
93 Liburan Sebelum Badai
94 Dua Belas Pilar Keluarga Pei
95 Rahasia Sistem Yan Luo
96 Perbedaan Kelas Kaisar Wilayah
97 Racun Pelemas Saraf Tiga Tingkat
98 Tamu yang Dinanti Akhirnya Tiba
99 Di Hadapan Tuan Besar
100 Permainan Boqin Changing Dimulai
101 Harga dari Sebuah Kehidupan
102 Pertukaran yang Setara
103 Wibawa Seorang Penguasa Dunia
104 Kaisar Bara Neraka Pei Hengwen
105 Di Balik Topeng Patriak Keluarga Pei
106 Langkah Tak Terduga Boqin Changing
107 Kebaikan Hati Tuan Muda
108 Pertunjukkan Baru Saja Dimulai
109 Murka Penonton Pertarungan
110 Pemuda yang Tidak Takut pada Raja Dunia
111 Terungkapnya Tiga Kaisar Wilayah
112 Membangunkan Naluri Gu Yunfan
113 Surat yang Tidak Boleh Terkirim
114 Surat yang Tidak Pernah Tiba
115 Tak Ada yang Perlu Ditakuti Lagi
116 Api Akhirnya Menyala
117 Topeng Keluarga Pei Akhirnya Terlepas
118 Reaksi Keluarga Pei
119 Kaisar Wilayah yang Menantang Raja Dunia
120 Badai Tiga Kaisar Wilayah
121 Kau Bukan Orangku
122 Dilema Sang Dewi Es
123 Sang Dewi Es Akhirnya Berlutut
124 Pengikut Keenam Boqin Changing
125 Serangan Pertama Resmi Dimulai
126 Kehancuran Pertama Kelompok Keluarga Pei
127 Kemampuan Unik Naga Langit Yan Luo
128 Jatuh Satu per Satu
129 Hancurnya Kelompok Macan Bayangan
130 Berita Penyerangan Akhirnya Tersebar
131 Serangan Terakhir Semakin Dekat
132 Menunggu Laporan
133 Kemunculan Tikus-Tikus Kecil
134 Gerbang Sembilan Neraka Bergerak
135 Serangan ke Keluarga Pei Siap Dimulai
136 Orang-Orang Kuat Berkumpul
137 Saling Berhadapan
138 Pertempuran Pecah
139 Jangan Remehkan Raja Dunia
140 Menemukan Lawan Masing-Masing
141 Meraba Kekuatan Kelompok Boqin Changing
142 Bentrokan Dua Pemimpin
143 Dewi Es vs Penguasa Kabut Maut
144 Pertempuran Semakin Brutal
145 Bencana Tingkat Kesembilan
146 Matahari Neraka Hitam
147 Matahari Kelam Menembus Surga
Episodes

Updated 147 Episodes

1
Perubahan Mulai Terjadi
2
Keributan di Luar Penginapan
3
Menyelesaikan Masalah Kecil
4
Kembali ke Sekte
5
Bertemu Guru Wang Tian
6
Pulang ke Rumah
7
Suasana Rumah yang Hangat
8
Munculnya Pendekar Kuat
9
Pengikut Keempat, Naga Langit Yan Luo
10
Mengunjungi Kediaman Guru
11
Keluarga Pei dari Kekaisaran Jiu
12
Berkeliling Sekte
13
Terkejutnya Patriak Sekte
14
Menjalankan Misi dengan Patriak Zhou
15
Pergi ke Arah Tenggara
16
Misi Pengintaian yang Buruk
17
Justru Kalian yang Sedang Diintai
18
Hanya Orang Ini yang Berani Mengubah Misi Ini
19
Benteng Es Sang Pendekar
20
Racun dari Jarak Ratusan Langkah
21
Kelompok Bulan Kelam
22
Jangan Pernah Menjadi Musuhnya
23
Semua Mendekat ke Patriak Wang Zhou
24
Kemunculan Penenun Jaring Neraka, Qiu Han
25
Kesempatan Terakhir untuk Hidup
26
Permainan Baru Dimulai
27
Penguasa Elemen Logam yang Sebenarnya
28
Benturan Dua Pedang Benang
29
Misi Selesai Dilaksanakan
30
Mengumpulkan Para Pengikut
31
Tugas untuk Para Pengikut Boqin Changing
32
Hanya Wu Xing yang Paling Cocok
33
Dua Hari Sebelum Keberangkatan
34
Perjalanan Baru Dimulai
35
Masalah Kecil Selesai
36
Mencari Informasi
37
Informasi Tentang Keluarga Pei
38
Menuju Menara Mata Langit
39
Bentrokan Terjadi
40
Kaisar Naga Agung, Long Aotian
41
Kaisar Naga Agung vs Pendekar Badai Pedang
42
Teror Kekuatan Long Aotian
43
Pertemuan dengan Menara Mata Langit
44
Lima Raja Dunia
45
Saling Memandang
46
Tepat Sebelum Tanda Tangan Dibubuhkan
47
Datang Tepat Pada Waktunya
48
Kerjasama Ditunda
49
Boqin Changing Mengincar Raja Dunia?
50
Keputusan yang Akan Dipahami di Kemudian Hari
51
Buronan Paling Dicari Keluarga Pei
52
Jejak Sang Pendekar Bayangan
53
Siapa yang Sebenarnya Kalian Cari
54
Tidak Semua Bisa Dibeli dengan Uang
55
Pendekar Tubuh Berlian Pei Yichen
56
Dewa Kematian vs Pendekar Tubuh Berlian
57
Tubuh yang Lebih Keras dari Berlian
58
Benturan Dua Tubuh Terkeras
59
Tanah Kristal Berlian
60
Runtuhnya Pendekar Tubuh Berlian
61
Pusaka Penyimpan Kenangan
62
Akhir dari Bentrokan
63
Kematian Dua Pilar Keluarga Pei
64
Prajurit Kekaisaran Qin Tiba
65
Biarkan Keluarga Pei yang Mengincarku
66
Pencarian Gu Yunfan
67
Putri Tuan Kota Moyun Diculik
68
Boqin Changing Diabaikan
69
Akting Murahan Sang Tabib
70
Ketika Tabib Boqin Changing Beraksi
71
Orang yang Sedari Tadi Kalian Abaikan
72
Serangan di Malam Itu
73
Suatu Saat Kalian akan Bangga dengan Menantu Kalian Itu
74
Awal dari Sebuah Badai Besar
75
Ikutlah Denganku
76
Harapan di Tengah Keputusasaan
77
Pengikut Kelima Boqin Changing, Gu Yunfan
78
Membiarkan Long Aotian Bersenang-Senang
79
Setitik Harapan
80
Kehidupan yang Kembali
81
Tubuh yang Tak Bisa Ditembus
82
Akting Tuan Besar yang Sempurna
83
Racun Melawan Racun
84
Kesalahpahaman yang Sempurna
85
Kau Terlambat Memberi Saran
86
Keraguan Gu Yunfan
87
Aku Hanya Butuh Alasan untuk Menyerang Mereka
88
Menantu yang Tidak Dianggap
89
Langkah Awal Mengguncang Keluarga Pei
90
Informasi yang Menggiurkan
91
Di Antara Ancaman dan Peluang
92
Satu Bulan Sebelum Kehancuran Keluarga Pei
93
Liburan Sebelum Badai
94
Dua Belas Pilar Keluarga Pei
95
Rahasia Sistem Yan Luo
96
Perbedaan Kelas Kaisar Wilayah
97
Racun Pelemas Saraf Tiga Tingkat
98
Tamu yang Dinanti Akhirnya Tiba
99
Di Hadapan Tuan Besar
100
Permainan Boqin Changing Dimulai
101
Harga dari Sebuah Kehidupan
102
Pertukaran yang Setara
103
Wibawa Seorang Penguasa Dunia
104
Kaisar Bara Neraka Pei Hengwen
105
Di Balik Topeng Patriak Keluarga Pei
106
Langkah Tak Terduga Boqin Changing
107
Kebaikan Hati Tuan Muda
108
Pertunjukkan Baru Saja Dimulai
109
Murka Penonton Pertarungan
110
Pemuda yang Tidak Takut pada Raja Dunia
111
Terungkapnya Tiga Kaisar Wilayah
112
Membangunkan Naluri Gu Yunfan
113
Surat yang Tidak Boleh Terkirim
114
Surat yang Tidak Pernah Tiba
115
Tak Ada yang Perlu Ditakuti Lagi
116
Api Akhirnya Menyala
117
Topeng Keluarga Pei Akhirnya Terlepas
118
Reaksi Keluarga Pei
119
Kaisar Wilayah yang Menantang Raja Dunia
120
Badai Tiga Kaisar Wilayah
121
Kau Bukan Orangku
122
Dilema Sang Dewi Es
123
Sang Dewi Es Akhirnya Berlutut
124
Pengikut Keenam Boqin Changing
125
Serangan Pertama Resmi Dimulai
126
Kehancuran Pertama Kelompok Keluarga Pei
127
Kemampuan Unik Naga Langit Yan Luo
128
Jatuh Satu per Satu
129
Hancurnya Kelompok Macan Bayangan
130
Berita Penyerangan Akhirnya Tersebar
131
Serangan Terakhir Semakin Dekat
132
Menunggu Laporan
133
Kemunculan Tikus-Tikus Kecil
134
Gerbang Sembilan Neraka Bergerak
135
Serangan ke Keluarga Pei Siap Dimulai
136
Orang-Orang Kuat Berkumpul
137
Saling Berhadapan
138
Pertempuran Pecah
139
Jangan Remehkan Raja Dunia
140
Menemukan Lawan Masing-Masing
141
Meraba Kekuatan Kelompok Boqin Changing
142
Bentrokan Dua Pemimpin
143
Dewi Es vs Penguasa Kabut Maut
144
Pertempuran Semakin Brutal
145
Bencana Tingkat Kesembilan
146
Matahari Neraka Hitam
147
Matahari Kelam Menembus Surga

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!