Bab 04. Di kejar cegil

"Dari mana kalian malam malam begini?" tegur Purnama kepada sang adik.

"Itu Bang Arya sibuk mau mencari iblis di dalam rawa kecil sana karena Pak Paimin menghilang." Nolan langsung menjawab pertanyaan dari Purnama.

"Em? rawa kecil yang ada di ujung desa itu!" Purnama saja sampai kaget karena Arya justru curiga dengan rawa tersebut.

Nolan mengangkat pundak karena dia memang merasa Arya tadi sedikit berlebihan setelah curiga kepada rawa kecil yang tidak ada energi sama sekali itu, setelah berkata demikian maka Nolan segera masuk ke dalam kamar untuk menemui sang istri yang ada di dalam kamar sana karena ini juga sudah tengah malam.

Arya diam saja karena tadi dia entah kenapa merasa curiga dengan rawa tersebut namun ketika datang ke sana malah tidak ada bukti sama sekali, entah karena dia yang terlalu curiga atau memang ada sesuatu yang membuat dirinya harus melihat namun yang jelas Arya masih belum bisa menemui satu titik terang yang bisa dia jadikan bukti.

Purnama juga menatap sang adik karena entah kenapa Arya bisa punya pikiran bahwa rawa itu telah menyimpan sesuatu, bukan karena Purnama meremehkan Arya tapi terkadang Arya ini bila memiliki firasat selalu saja meleset, jadi kadang Purnama merasa ragu untuk percaya dengan adik dia ini.

"Tidak usah percaya bila Kakak juga merasa ragu." Arya tahu apa yang sedang dipikirkan oleh Purnama.

Ratu ular tertawa kecil karena pasti Arya telah menebak bahwa dirinya meragukan firasat yang ada di dalam hati itu, terlebih lagi Nolan juga mengatakan bahwa rawa tersebut tidak ada energi yang aneh dan memang hanya ada rawa kecil saja sehingga tidak mungkin iblis kuat mau bersemayam di rawa itu.

Kecuali sebuah danau maka itu masih bisa untuk mereka curigai, sama seperti di masa lalu ketika mereka harus mengejar sosok iblis berselendang merah yang ada di dalam danau, namun itu sangat jelas karena memiliki luas yang begitu besar dan juga energi begitu kuat di dalam danau tersebut.

"Memang nya Kenapa kau merasa Pak Paimin tenggelam dalam danau itu?" tanya Purnama.

"Bukan danau yang Aku datangi itu tapi sebuah rawa." ralat Arya.

"Yang ada di ujung desa banyak genjer nya itu kan?" tanya Purnama untuk memastikan terlebih dahulu.

"Iya, kan selama ini banyak orang memasang perangkap ikan di rawa itu." Arya mengangguk.

"Ah sekecil itu mana ada iblis yang mau menunggu di sana, Ar! kalau juga ada paling hanya iblis rendah dan tidak akan mungkin sanggup untuk membunuh manusia." Purnama langsung menaikkan nada suara dia sekarang.

Arya menarik nafas panjang Karena dia sudah menebak bahwa Purnama juga tidak mungkin setuju kalau rawa itu memiliki iblis, namun mau protes juga tidak bisa karena dia sudah dari sana dan membuktikan sendiri bahwa memang tidak ada energi buruk di rawa itu, saat datang tadi hanya merasakan energi ular karena mereka berdua adalah siluman ular.

"Malam sebelumnya itu kami bertemu dengan Paimin di dekat rawa sana, bahkan dia sendiri ngomong kalau mau masuk ke dalam rawa mengambil perangkap ikan." Arya berusaha untuk menjelaskan.

"Ya tapi kan kita tidak tahu setelah dari rawa itu dia menuju ke mana, tidak berarti dia mati di dalam rawa itu." sanggah Purnama pula.

"Memang benar dan aku tadi juga cuman membuktikan saja, ternyata tidak ada iblis yang menunggu rawa itu." ujar Arya dengan serius.

"Lagian kau itu kalau curiga selalu saja aneh." Purnama menghembuskan nafas berat.

"Ya namanya juga curiga, siapa tahu kecurigaan dia nanti benar." Nefertari menjawab karena dia sudah gerah sejak tadi melihat Arya yang selalu diremehkan.

"Diam kau!" bentak ratu ular sehingga gadis itu langsung lari menjauh.

Arya menahan tawa karena beberapa kali ini memang gadis itu selalu saja berusaha untuk membela dia, padahal Nefertari juga tahu kalau dia membuka suara untuk membela Arya maka nanti yang ada Purnama akan mengamuk dan seperti ini maka dia akan mendapat bentakan maut.

"Kalau Kakak menduga Pak Paimin itu pergi ke mana?" Arya bertanya tentang firasat Purnama.

"Paling tidak lama lagi nanti pulang dan mereka akan menjadi kaya raya." ujar Purnama dengan santai.

"Gila, sekarang dia memang satu pemikiran dengan Nolan!" Arya kesal sendiri dan segera pergi dari hadapan Purnama.

Purnama memasang wajah cuek karena memang selama ini banyak orang yang menghilang secara mendadak lalu dia kembali membawa kekayaan berlimpah, apa lagi yang mereka lakukan bila bukan untuk melakukan pesugihan yang selama ini sering sekali di lakukan oleh para warga.

Tadi Arya juga sempat bertanya kepada Nolan dan jawaban mereka malah sama seperti itu, hanya ada yang tetap yakin bahwa Pak Paimin ini meninggal dunia karena sesuatu yang tidak beres sehingga dia berusaha keras untuk mencari tahu tentang kematian pria tua itu.

"Awas saja nanti bila terbukti bahwa firasat aku benar maka akan aku hina mereka sampai gila!" kesal Arya.

"Tidak perlu Kamu hina mereka juga sudah gila." sahut suara halus itu.

"Hais kau ini selalu saja ikut campur lah, pergi kau sana." Arya malas berbicara dengan Nefertari.

"Loh padahal aku datang karena ingin memberi dukungan sama kamu, masa kamu dingin banget sih sama aku." Nefertari memasang wajah memelas.

"Tar, kau dari pada sibuk saja di agensi ini maka lebih baik untuk segera pulang sana di danau kecil milik kau itu." Arya malas banyak berbicara dengan gadis ini.

"Mau berapa kali kamu mengusir aku maka aku tidak akan pernah pulang lagi ke sana." Nefertari tersenyum manis dan duduk di sebelah Arya.

Arya memutar bola mata malas karena dia tahu bahwa gadis ini sudah menyukai dirinya sejak lama, awal mula Arya tidak percaya ketika Maharani mengatakan hal itu kepada dirinya, namun ketika melihat gelagat Nefertari yang semakin menunjukan perasaan suka maka Arya akhirnya setuju Dengan Maharani.

"Kau tidak perlu berharap terlalu banyak dengan aku." Arya kembali berbicara ke arah sana.

"Sudah lah, Kau tidak perlu resah membicarakan masalah itu karena memperjuangkan cinta ini adalah urusan aku sendiri." Nefertari berkata dengan spek cegil nya.

"Gila! segitu besar cinta dia sampai mengejar Arya dan tidak tahu malu." keluh Purnama yang mendengar percakapan mereka berdua.

Arya bisa dikatakan memang telah menutup hati setelah kematian sang istri, lama tidak pernah mengenal cinta sehingga dia memutuskan untuk tetap hidup sendiri. sekarang mendadak saja ada gadis yang begitu gila dan terus mengejar dirinya tanpa ada kata menyerah walau hanya sedikit saja.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya, terima kasih dan nanti kita tambah updatenya lagi.

Terpopuler

Comments

ismi

ismi

disini kesanya purnama dan nolan merehmehkan kemampuan arya ,,padahal firasatnya arya bener bahwa pakdhe paimin telah meninggal dirawa itu ,,dimakan iblis ular berduri

2026-06-30

2

jeakawa loving❤️

jeakawa loving❤️

eh Nolan kan udah nikah dia Ama istrinya udh minta ijin belum Ama anak nya Nolan ya.sekali kali dong anak nya di tayangkan😃 Ama kalo boleh tau Nolan nikah Ama Dinda ya 🤔

2026-06-30

1

Eli Rahma

Eli Rahma

terima aja Ar si cegil itu tuk dijadikan ibu sambung kiara...biar nanti kamu bobonya ada yg nemening looooohhhh...😁

2026-06-30

2

lihat semua
Episodes
1 Bab 01. Siluman berduri
2 Bab 02. mencari sang suami
3 Bab 03. langsung mencari
4 Bab 04. Di kejar cegil
5 Bab 05. Main di rawa
6 Bab 06. Hilang lagi
7 Bab 07. Berusaha mencari
8 Bab 08. Terus mencari
9 Bab 09. Melda
10 Bab 10. Curiga Maharani
11 Bab 11. Firasat panglima ular
12 Bab 12. Perasaan sedih
13 Bab 13. Jejak energi ular
14 Bab 14. Korban lagi
15 Bab 15. Mencari Lena
16 Bab 16. Bakul yang tertinggal
17 Bab 17. Mencari lagi
18 Bab 18. Menemukan Lena
19 Bab 19. Tuduhan Ratu ular
20 Bab 20. Luka yang sama
21 Bab 21. Menguburkan Lena
22 Bab 22. Jebakan Kiara
23 Bab. 23 Sosok yang tidak di sangka
24 Bab 24. Bertemu Bagaskara
25 Bab 25. Sandiwara atau bukan
26 Bab 26. Mencari solusi
27 Bab 27. Sedikit perhatian
28 Bab 28. Bertiga
29 Bab 29. Mencari tau
30 Bab 30. tragedi
31 Bab 31. Semua beda
32 Bab 32. Masih menyerupai
33 Bab 33. Nana palsu
34 Bab 34. Bertemu
35 Bab 35. Pertengkaran
36 Bab 36. Tudung hitam
37 Bab 37. Menggelitik ginjal
38 Bab 38. Anak campuran
39 Bab 39. Nolan tersangka
40 Bab 40. Terluka
41 Bab 41. saling tuduh
42 Bab 42. kisah melda
43 Bab 43. Ingin kasih sayang
44 Bab 44. Tetap tidak mengaku
45 Bab 45. Datang lagi
46 Bab 46. Salah paham
47 Bab 47. Arini
48 Bab 48. Malah ribut
49 Bab 49. Ular sungai kematian
50 Bab 50. Batu kencana wungu
51 Bab 51. Salah Purnama
52 Bab 52. Kabur
53 Bab 53. Info dari Aksara
54 Bab 54. hampir jadi korban
55 Bab 55. Bertempur
56 Bab 56. Cinta Jalak
57 Bab 57. Kanigara vs Purnama
58 Bab 58. Kabut hitam
59 Bab 59. Membujuk Jalak
60 Bab 60. Kelabakan
61 Bab 61. Ketakutan bambang
62 Bab 62. Arwah datang
63 Bab 63. Nana datang
64 Bab 64. Hampir celaka
65 Bab 65. Bertempur sengit
66 Bab 66. Penyiksaan
67 Bab 67. Maharani beraksi
68 Bab 68. Siksaan mengerikan
69 Bab 69. Kemarahan Sukma
70 Bab 70. Membawa ke goa es
71 Bab 71. Derita Bambang
72 Bab 72. penderitaan
73 Bab 73. Rasa panik
74 Bab 74. Debat terus
75 Bab 75. Bertata muka
76 Bab 76. Penderitaan besar
77 Bab 77. Bertemu lawan
78 Bab 78. Akan mempertemukan
79 Bab 79. Kesasar
80 Bab 80. Sukma sedih
81 Bab 81. Firasat
82 Bab 82. Penderitaan besar
83 Bab 83. Masih terjebak
84 Bab 84. Bertemu
85 Bab 85. Berhasil keluar
86 Bab 86. Akan segera musnah
87 Bab 87. Pangeran ular
88 Bab 88. ribut
89 Bab 89. keluar
90 Bab 90. Purnama bangga
91 Bab 91. Dendam Arya
92 Bab 92. Sangat kejam
93 Bab 93. Masih ribut
94 Bab 94. Selesai
95 Bab 95. End
96 Bab 96. Sakit Arini
97 Bab 97. Habis
Episodes

Updated 97 Episodes

1
Bab 01. Siluman berduri
2
Bab 02. mencari sang suami
3
Bab 03. langsung mencari
4
Bab 04. Di kejar cegil
5
Bab 05. Main di rawa
6
Bab 06. Hilang lagi
7
Bab 07. Berusaha mencari
8
Bab 08. Terus mencari
9
Bab 09. Melda
10
Bab 10. Curiga Maharani
11
Bab 11. Firasat panglima ular
12
Bab 12. Perasaan sedih
13
Bab 13. Jejak energi ular
14
Bab 14. Korban lagi
15
Bab 15. Mencari Lena
16
Bab 16. Bakul yang tertinggal
17
Bab 17. Mencari lagi
18
Bab 18. Menemukan Lena
19
Bab 19. Tuduhan Ratu ular
20
Bab 20. Luka yang sama
21
Bab 21. Menguburkan Lena
22
Bab 22. Jebakan Kiara
23
Bab. 23 Sosok yang tidak di sangka
24
Bab 24. Bertemu Bagaskara
25
Bab 25. Sandiwara atau bukan
26
Bab 26. Mencari solusi
27
Bab 27. Sedikit perhatian
28
Bab 28. Bertiga
29
Bab 29. Mencari tau
30
Bab 30. tragedi
31
Bab 31. Semua beda
32
Bab 32. Masih menyerupai
33
Bab 33. Nana palsu
34
Bab 34. Bertemu
35
Bab 35. Pertengkaran
36
Bab 36. Tudung hitam
37
Bab 37. Menggelitik ginjal
38
Bab 38. Anak campuran
39
Bab 39. Nolan tersangka
40
Bab 40. Terluka
41
Bab 41. saling tuduh
42
Bab 42. kisah melda
43
Bab 43. Ingin kasih sayang
44
Bab 44. Tetap tidak mengaku
45
Bab 45. Datang lagi
46
Bab 46. Salah paham
47
Bab 47. Arini
48
Bab 48. Malah ribut
49
Bab 49. Ular sungai kematian
50
Bab 50. Batu kencana wungu
51
Bab 51. Salah Purnama
52
Bab 52. Kabur
53
Bab 53. Info dari Aksara
54
Bab 54. hampir jadi korban
55
Bab 55. Bertempur
56
Bab 56. Cinta Jalak
57
Bab 57. Kanigara vs Purnama
58
Bab 58. Kabut hitam
59
Bab 59. Membujuk Jalak
60
Bab 60. Kelabakan
61
Bab 61. Ketakutan bambang
62
Bab 62. Arwah datang
63
Bab 63. Nana datang
64
Bab 64. Hampir celaka
65
Bab 65. Bertempur sengit
66
Bab 66. Penyiksaan
67
Bab 67. Maharani beraksi
68
Bab 68. Siksaan mengerikan
69
Bab 69. Kemarahan Sukma
70
Bab 70. Membawa ke goa es
71
Bab 71. Derita Bambang
72
Bab 72. penderitaan
73
Bab 73. Rasa panik
74
Bab 74. Debat terus
75
Bab 75. Bertata muka
76
Bab 76. Penderitaan besar
77
Bab 77. Bertemu lawan
78
Bab 78. Akan mempertemukan
79
Bab 79. Kesasar
80
Bab 80. Sukma sedih
81
Bab 81. Firasat
82
Bab 82. Penderitaan besar
83
Bab 83. Masih terjebak
84
Bab 84. Bertemu
85
Bab 85. Berhasil keluar
86
Bab 86. Akan segera musnah
87
Bab 87. Pangeran ular
88
Bab 88. ribut
89
Bab 89. keluar
90
Bab 90. Purnama bangga
91
Bab 91. Dendam Arya
92
Bab 92. Sangat kejam
93
Bab 93. Masih ribut
94
Bab 94. Selesai
95
Bab 95. End
96
Bab 96. Sakit Arini
97
Bab 97. Habis

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!