Tamparan Tanpa Suara

Malam yang dinantikan pun tiba. Gedung pertemuan bintang lima Grand Ballroom Alister menyala terang benderang, memancarkan kemewahan yang hanya bisa diakses oleh kalangan elite, konglomerat, dan pejabat tinggi negara. Karpet merah membentang luas di area lobi, menyambut para tamu yang turun dari deretan mobil sport dan sedan mewah.

Di salah satu sudut kerumunan, Arkan berdiri dengan setelan jas hitam desainer terbaru. Di lengan kanannya, Mentari menggelayut manja dengan gaun merah mencolok bertabur payet berkilau. Arkan tersenyum bangga, membusungkan dadanya saat beberapa rekan bisnis menyapanya dan memberikan ucapan selamat atas jabatan barunya sebagai CEO.

"Arkan, kamu hebat sekali bisa menggandeng putri dari investor utama perusahaanmu," puji salah seorang kolega bisnis sambil menjabat tangannya.

"Terima kasih. Ini semua berkat kerja keras dan relasi yang tepat," jawab Arkan sombong, sesekali melirik Mentari yang tersenyum manja.

Namun, di dalam lubuk hatinya, Arkan sempat teringat sekilas pada Keyra. ‘Gadis miskin itu pasti sedang menangis meratapi nasibnya di kontrakan sempitnya,’ batin Arkan meremehkan. Ia merasa keputusannya mencampakkan Keyra dua hari lalu adalah hal paling benar yang pernah ia lakukan demi kariernya.

Tiba-tiba, suasana di dalam ballroom yang tadinya bising oleh obrolan mendadak senyap. Musik latar instrumental yang mengalun pelan seolah tenggelam oleh keheningan yang mencekam. Semua pasang mata di dalam ruangan serentak berbalik menatap ke arah pintu masuk utama.

Dua orang pengawal bertubuh kekar membuka pintu ganda besar tersebut. Detik berikutnya, seorang pria melangkah masuk dengan aura dominasi yang begitu pekat hingga membuat siapa saja yang menatapnya menahan napas. Devan Alister. Sang penguasa tunggal Alister Group, pria yang paling ditakuti sekaligus disegani di dunia bisnis, hadir di malam lelang amal.

Namun, bukan kehadiran Devan yang membuat semua orang terperangah. Melainkan sosok wanita yang berjalan anggun di sampingnya, jemari lentiknya bertumpu dengan tenang di atas lengan kokoh Devan.

Wanita itu mengenakan gaun midnight blue dari sutra premium yang memeluk lekuk tubuhnya dengan sempurna. Rambut hitamnya ditata gelombang elegan, membingkai wajahnya yang luar biasa cantik dengan riasan tegas dan lipstik merah marun yang berani. Di leher jenjangnya, sebuah kalung berlian dengan liontin safir biru besar berkilau menyilaukan di bawah sorotan lampu kristal.

Arkan, yang awalnya ikut menoleh karena penasaran, seketika membeku di tempatnya. Gelas sampanye yang dipegangnya hampir saja terlepas dari tangan. Jantungnya berdegup kencang karena syok yang luar biasa. Matanya membelalak lebar, menatap tidak percaya pada sosok wanita di samping Devan Alister.

"K-Keyra?!" bisik Arkan dengan suara tercekat di tenggorokan.

Mentari yang menyadari perubahan ekspresi kekasihnya ikut menatap ke arah yang sama. Wajah Mentari langsung berubah masam dan dipenuhi rasa iri yang membakar melihat kecantikan mutlak wanita itu. "Siapa wanita itu? Berani sekali dia memakai safir langka yang paling kuincar tahun lalu!" gerutu Mentari kesal.

Arkan tidak mendengar ucapan Mentari. Pikirannya kosong. Ia mengucek matanya berkali-kali, berharap ini hanya halusinasi. Bagaimana mungkin gadis toko kue yang dua hari lalu ia usir dari restoran sambil menangis, kini bisa berdiri di tempat paling terhormat, bersanding dengan pria paling berkuasa di negara ini?

Keyra berjalan dengan dagu terangkat, memancarkan keanggunan seorang ratu sejati. Latihan etika yang ia jalani seharian kemarin membuahkan hasil sempurna. Ia menyadari tatapan syok dari Arkan yang berdiri tidak jauh dari jalur berjalannya. Namun, Keyra tidak memberikan reaksi berlebihan. Ia tidak melotot marah ataupun tersenyum mengejek.

Keyra hanya melirik Arkan sekilas melalui sudut matanya yang tajam—sebuah tatapan dingin, datar, dan penuh rasa acuh tak acuh, seolah Arkan hanyalah sebutir debu yang tidak sengaja lewat di hadapannya.

Tamparan tanpa suara itu mendarat telak di harga diri Arkan. Dada Arkan terasa sesak dan panas. Rasa malu, bingung, dan cemburu yang aneh mendadak bercampur aduk menjadi satu.

Devan yang merasakan pergerakan kecil dari Keyra perlahan menundukkan kepalanya sedikit, berbisik lembut di dekat telinga Keyra dengan nada yang sengaja dibuat intim agar bisa dilihat oleh semua orang. "Kamu melakukannya dengan sangat baik, wanitaku."

Keyra mendongak, memberikan senyuman termanis dan paling menawan kepada Devan—senyuman yang belum pernah Arkan lihat selama tiga tahun mereka bersama.

Melihat pemandangan itu, tangan Arkan yang bebas mengepal erat di dalam saku celananya hingga kukunya memutih. Amarah dan ego lelakinya berontak. Bagaimana bisa berlian yang baru saja ia buang ke lumpur, kini berkilau begitu indah di tangan pria yang paling ia takuti?

Episodes
1 Dicampakkan Setelah Sukses
2 Pertemuan di Bawah Guyuran Hujan
3 Penawaran dari Pria Penguasa
4 Transformasi Sang Ratu
5 Tamparan Tanpa Suara
6 Genggaman Sang Pelindung
7 Langkah Pertama Kehancuran
8 Diambang Kehancuran
9 Panggung Sang Ratu
10 Pengemis di Bawah Kaki
11 Ular yang Kehilangan Bisanya
12 Karma yang Sempurna
13 Bayang-bayang baru
14 Jamuan di Sarang Serigala
15 Benih-benih Intrik
16 Jejak yang Tertinggal
17 Badai yang Mulai Menerjang
18 Panggung Pembalasan
19 Kejatuhan Sang Nona Besar
20 Dermaga Masa Depan
21 Pesta Abad Ini dan Surat Tanpa Nama
22 Altar yang Berdarah
23 Perintah Pengepungan Kota
24 Murka Sang Penguasa
25 Penyerbuan di Pelabuhan Barat
26 Kebenaran di Balik Air Mata
27 Jarak yang Terbentang
28 Bayang-bayang CEO
29 Tamu Tengah Malam
30 Konfrontasi Dua Pria
31 Rencana di Balik Layar
32 Tamu Tak Diundang
33 Jebakan dan Keputusasaan
34 Detik-detik Hilangnya Sang Ratu
35 Panggilan Maut Sang Penculik
36 Konfrontasi di Ujung Maut
37 Badai Pembalasan Sang Penguasa
38 Penjaga dalam Sunyi
39 Hangatnya Perhatian Sang Iblis
40 Tameng Sang Pelindung
41 Istana Rahasia Sang Penguasa
42 Kejutan Manis Dibalik Tirai
43 Runtuhnya Sebuah Dinasti
44 Taman Mawar di Balik Kabut
45 Badai yang Belum Usai
46 Jejak Sang Penghianat
47 Terkepung di Batas Kota
48 Di Bawah Bayang-bayang Maut
49 Pembalasan
50 Buah hati sang penguasa
51 Suami Siaga Tingkat Dewa
52 Pengumuman Ratu Sang CEO
53 Episode 53
54 Detak Kehidupan Pertama
55 Kamar Kecil Si Buah Hati
56 Bikin CEO kelimpungan
57 Emosi Bumil Yang Naik Turun
58 Sensasi Nyidam Jam Tiga Pagi
59 Draft
60 Kejutan Manis Di Usia Tiga Bulan
61 Calon Papa Yg Mulai Posesif
62 Tendangan Pertama Si kecil
63 Borong Perlengkapan Si Kecil
64 Maternity Photoshoot
65 Detik-detik Menjelang Persalinan
66 Perjuangan Melahirkan Buah Hati
67 Tangisan Pertama Devan Kecil
68 Pangeran Kecil Alister Group
69 Papa Bucin vs Bayi Posesif
70 Syukuran Megah Pangeran Kecil Alister Group
71 Senyuman Pertama dan Ancaman Baru
72 Benteng Perlindungan
73 Serangan Balik Sang Penguasa
74 Arka Xavier Si Bayi Muka Dua
75 Posesif Tingkat Dewa
76 Surat Tanpa Nama
77 Perburuan Tanpa Ampun
78 Kejutan Manis Dipulau Pribadi
79 Janji Setia Devan Alister
80 Pesta Meriah Dan Takdir Baru
81 Konflik Baru Dimulai
82 Perang Terbuka
83 Racun dibawah Sinar Rembulan
84 Eksekusi
85 Kebenaran Yang Terkubur
86 Pertempuran Benteng Alister
87 Konfrontasi Puncak
88 Rahasia Lama Yang Terungkap
89 Sebuah Ancaman
90 Eksekusi Puncak Devan Alister
91 Era Baru Dan Ancaman Yg Tersembunyi
92 Kejutan di Balik Senyuman
Episodes

Updated 92 Episodes

1
Dicampakkan Setelah Sukses
2
Pertemuan di Bawah Guyuran Hujan
3
Penawaran dari Pria Penguasa
4
Transformasi Sang Ratu
5
Tamparan Tanpa Suara
6
Genggaman Sang Pelindung
7
Langkah Pertama Kehancuran
8
Diambang Kehancuran
9
Panggung Sang Ratu
10
Pengemis di Bawah Kaki
11
Ular yang Kehilangan Bisanya
12
Karma yang Sempurna
13
Bayang-bayang baru
14
Jamuan di Sarang Serigala
15
Benih-benih Intrik
16
Jejak yang Tertinggal
17
Badai yang Mulai Menerjang
18
Panggung Pembalasan
19
Kejatuhan Sang Nona Besar
20
Dermaga Masa Depan
21
Pesta Abad Ini dan Surat Tanpa Nama
22
Altar yang Berdarah
23
Perintah Pengepungan Kota
24
Murka Sang Penguasa
25
Penyerbuan di Pelabuhan Barat
26
Kebenaran di Balik Air Mata
27
Jarak yang Terbentang
28
Bayang-bayang CEO
29
Tamu Tengah Malam
30
Konfrontasi Dua Pria
31
Rencana di Balik Layar
32
Tamu Tak Diundang
33
Jebakan dan Keputusasaan
34
Detik-detik Hilangnya Sang Ratu
35
Panggilan Maut Sang Penculik
36
Konfrontasi di Ujung Maut
37
Badai Pembalasan Sang Penguasa
38
Penjaga dalam Sunyi
39
Hangatnya Perhatian Sang Iblis
40
Tameng Sang Pelindung
41
Istana Rahasia Sang Penguasa
42
Kejutan Manis Dibalik Tirai
43
Runtuhnya Sebuah Dinasti
44
Taman Mawar di Balik Kabut
45
Badai yang Belum Usai
46
Jejak Sang Penghianat
47
Terkepung di Batas Kota
48
Di Bawah Bayang-bayang Maut
49
Pembalasan
50
Buah hati sang penguasa
51
Suami Siaga Tingkat Dewa
52
Pengumuman Ratu Sang CEO
53
Episode 53
54
Detak Kehidupan Pertama
55
Kamar Kecil Si Buah Hati
56
Bikin CEO kelimpungan
57
Emosi Bumil Yang Naik Turun
58
Sensasi Nyidam Jam Tiga Pagi
59
Draft
60
Kejutan Manis Di Usia Tiga Bulan
61
Calon Papa Yg Mulai Posesif
62
Tendangan Pertama Si kecil
63
Borong Perlengkapan Si Kecil
64
Maternity Photoshoot
65
Detik-detik Menjelang Persalinan
66
Perjuangan Melahirkan Buah Hati
67
Tangisan Pertama Devan Kecil
68
Pangeran Kecil Alister Group
69
Papa Bucin vs Bayi Posesif
70
Syukuran Megah Pangeran Kecil Alister Group
71
Senyuman Pertama dan Ancaman Baru
72
Benteng Perlindungan
73
Serangan Balik Sang Penguasa
74
Arka Xavier Si Bayi Muka Dua
75
Posesif Tingkat Dewa
76
Surat Tanpa Nama
77
Perburuan Tanpa Ampun
78
Kejutan Manis Dipulau Pribadi
79
Janji Setia Devan Alister
80
Pesta Meriah Dan Takdir Baru
81
Konflik Baru Dimulai
82
Perang Terbuka
83
Racun dibawah Sinar Rembulan
84
Eksekusi
85
Kebenaran Yang Terkubur
86
Pertempuran Benteng Alister
87
Konfrontasi Puncak
88
Rahasia Lama Yang Terungkap
89
Sebuah Ancaman
90
Eksekusi Puncak Devan Alister
91
Era Baru Dan Ancaman Yg Tersembunyi
92
Kejutan di Balik Senyuman

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!