Episode 4 - Undangan dari Orang Asing

Layar ponsel Adrian masih menyala.

> **"Kalau ingin menemukan Maya hidup-hidup, datang sendiri ke alamat yang kukirim. Jangan bawa polisi."**

Ia membaca pesan itu berulang kali. Bukan karena tidak mengerti, melainkan sedang menimbang apakah itu jebakan atau petunjuk yang selama ini ia cari.

Jari telunjuknya mengetuk pelan bodi ponsel.

Kebiasaan itu selalu muncul ketika ia sedang berpikir keras.

Tak lama, Dimas keluar dari hotel sambil membawa map berisi dokumen yang tertunda karena acara batal.

"Pak, mobil sudah siap."

Adrian mengangkat kepala.

"Dimas."

"Iya, Pak?"

"Cek alamat ini."

Dimas menerima ponsel Adrian. Wajahnya berubah serius saat melihat titik lokasi yang dikirim nomor tak dikenal.

"Gudang tua di kawasan pelabuhan."

"Masih aktif?"

"Bangunannya sudah lama tidak dipakai. Setidaknya itu yang tercatat."

Adrian mengangguk pelan.

"Siapkan mobil."

Dimas terdiam beberapa detik.

"Bapak benar-benar akan datang?"

"Aku harus memastikan."

"Kalau ini jebakan?"

"Itu risiko yang harus kuambil."

Sebagai orang yang memimpin ribuan karyawan, Adrian terbiasa mengambil keputusan sulit. Namun kali ini, alasannya bukan perusahaan.

Ia hanya ingin memastikan satu hal.

Apakah Maya benar-benar pergi atas keinginannya sendiri?

---

Sementara itu, di dalam mobil Rafa.

Suasana jauh lebih tenang dibanding beberapa jam sebelumnya.

Lampu-lampu kota mulai menyala satu per satu, memantul di kaca jendela yang sedikit basah oleh gerimis.

Kayla memandangi jalan tanpa benar-benar melihatnya.

Pikirannya masih tertinggal di hotel.

"Kamu capek?"

Suara Rafa memecah lamunannya.

"Sedikit."

"Bohong."

Kayla menoleh sambil tersenyum tipis.

"Kelihatan, ya?"

"Dari kecil kalau lagi banyak pikiran, kamu selalu diam."

Kayla terkekeh pelan.

"Ternyata Kakak masih hafal."

"Aku ini kakakmu."

Beberapa saat mereka kembali menikmati perjalanan dalam diam.

"Kak."

"Hm?"

"Menurut Kakak... Mbak Maya benar-benar pergi karena tidak ingin menikah?"

Rafa menghela napas.

"Aku tidak tahu."

"Tapi suratnya..."

"Justru itu yang membuatku heran."

Rafa memelankan laju mobil ketika lampu lalu lintas berubah merah.

"Adrian pernah bilang, Maya bukan tipe orang yang menghilang tanpa penjelasan."

"Lalu?"

"Ada kemungkinan kita belum mengetahui cerita yang sebenarnya."

Kayla mengangguk pelan.

Ia ingin percaya bahwa semua ini hanyalah kesalahpahaman.

Entah mengapa, hatinya menolak mempercayai bahwa seseorang bisa meninggalkan hari pernikahannya begitu saja.

---

Di rumah keluarga Mahendra.

Suasana jauh berbeda dibanding biasanya.

Rumah besar itu terasa sunyi.

Pak Surya, kepala pelayan yang telah bekerja lebih dari tiga puluh tahun, menyambut Adrian di ruang tamu.

"Tuan Besar menunggu di ruang kerja."

"Terima kasih."

Adrian melepas jasnya sebelum berjalan menuju lantai dua.

Pintu ruang kerja terbuka perlahan.

Di balik meja kayu besar, Armand Mahendra masih membaca laporan perusahaan.

Usianya sudah melewati enam puluh tahun, tetapi sorot matanya tetap tajam.

"Kau terlambat."

"Ada yang harus diselesaikan."

Armand menutup map di hadapannya.

"Berapa banyak wartawan di luar hotel?"

"Cukup banyak."

"Besok akan lebih banyak."

Adrian tidak membantah.

"Nama keluarga Mahendra sedang dipertaruhkan."

"Aku tahu."

"Kalau begitu, temukan Maya sebelum media menemukan cerita mereka sendiri."

Ucapan itu terdengar dingin.

Namun Adrian memahami maksud ayahnya.

Dalam dunia bisnis, kekosongan informasi akan selalu diisi oleh rumor.

"Tidak hanya perusahaan yang dirugikan," lanjut Armand. "Keluarga Maya juga akan menjadi sasaran."

"Aku sedang mencarinya."

Armand menatap putranya cukup lama.

"Jangan sampai perasaanmu membuatmu kehilangan penilaian."

Adrian tidak menjawab.

Ia pamit setelah pembicaraan selesai.

Namun sebelum keluar dari ruang kerja, Armand kembali bersuara.

"Adrian."

"Ya?"

"Kalau nanti kau menemukan kenyataan yang tidak sesuai harapanmu..."

"...pastikan kau tetap menjadi dirimu."

Kalimat itu terus terngiang di kepala Adrian saat ia meninggalkan rumah.

---

Satu jam kemudian.

Mobil Adrian berhenti tidak jauh dari gudang yang tertera di pesan misterius.

Bangunan itu tampak tua.

Sebagian dindingnya dipenuhi lumut.

Lampu jalan di sekitar area bahkan tidak semuanya menyala.

"Dimas."

"Iya, Pak."

"Kamu tunggu di sini."

"Bapak serius masuk sendirian?"

"Itu syaratnya."

"Kalau terjadi sesuatu?"

Adrian tersenyum tipis.

"Kalau tiga puluh menit aku belum keluar, hubungi polisi."

Dimas ingin membantah.

Namun ia tahu atasannya sudah mengambil keputusan.

Adrian melangkah memasuki gudang.

Suara langkah kakinya bergema di ruangan yang kosong.

Debu beterbangan setiap kali ia berjalan.

"Tidak ada orang?" gumamnya.

Tiba-tiba...

Sebuah suara perempuan terdengar dari arah belakang.

"Adrian..."

Tubuh Adrian langsung menegang.

Ia mengenali suara itu.

Pelan-pelan ia berbalik.

Di ujung ruangan berdiri seorang perempuan dengan gaun putih yang sama seperti gaun pengantin yang seharusnya dikenakan pagi tadi.

Wajahnya pucat.

Matanya sembab.

"Maya..."

Perempuan itu menatap Adrian beberapa detik.

Lalu, dengan suara bergetar, ia berkata,

"Aku tidak punya banyak waktu."

"Kau harus percaya padaku."

"Aku tidak pernah berniat meninggalkanmu."

Kalimat itu belum selesai ketika suara benturan keras terdengar dari luar gudang.

Brak!

Maya menoleh dengan wajah panik.

"Mereka datang..."

**Bersambung ke Episode 5 **

Episodes
1 Episode 1 - Gaun Putih yang Tak pernah Di pakai
2 Episode 2 - Kursi Pengantin yang kosong
3 Episode 3 - Di Balik Pintu yang Setengah Terbuka
4 Episode 4 - Undangan dari Orang Asing
5 Episode 5 - Pengakuan yang Terputus
6 Episode 6 - Pengkhianat di Dalam Lingkaran
7 Episode 7 - Isi Flashdisk yang Mengubah Segalanya
8 Episode 8 - Tersangka di Hari yang Sama
9 Episode 9 - Nama Kayla Mulai Disebut
10 Episode 10 - Target Berikutnya
11 Episode 11 - Perempuan yang Harus Kulindungi
12 Episode 12 - Ratu di Balik Papan Catur
13 Episode 13 - Perempuan yang Seharusnya Sudah Mati
14 Episode 14 - Pertemuan yang Mengubah Takdir
15 Episode 15 - Rahasia yang Disembunyikan Nadia
16 Episode 16 - Wanita yang Mengaku Kakak Adrian
17 Episode 17 - Tembakan untuk Sang Pewaris
18 Episode 18 - Pengakuan Terakhir Nadia
19 Episode 19 - Ayah yang Dituduh Menjadi Dalang
20 Episode 20 - Maya Membalikkan Permainan
21 Episode 21 - Aku Tidak Akan Menjadi Penggantimu Lagi
22 Episode 22 - Wanita yang Datang untuk Merebut Suamiku
23 Episode 23 - Aku Bukan Lagi Pengantin Pengganti
24 Episode 24 - Aku Tidak Akan Melepaskan Istriku
25 Episode 25 - Aku Memilih Pergi Agar Kalian Selamat
26 Episode 26 - Fitnah yang Menghancurkan Kepercayaan
27 Episode 27 - Jebakan yang Mengubah Segalanya
28 Episode 28 - Aku Memilih Pergi Sebelum Terlambat
29 Episode 29 - Pria yang Menemukan Aku Lebih Dulu
30 Episode 30 - Sahabat yang Diam - Diam Merebut Hati Istriku
31 Episode 31 - Sahabatku Ternyata Mencintai Istriku
32 Episode 32 - Vanessa Menjadikan Sahabat Sebagai Senjata
33 Episode 33 - Aku Mulai Nyaman Bersama Sahabat Suamiku
34 Episode 34 - Aku Mulai Cemburu pada Sahabatku Sendiri
35 Episode 35 - Sahabatku Memeluk Istriku di Depan Mataku
36 Episode 36 - Aku Tidak Akan Menyerahkan Istriku
37 Episode 37 - Rahasia Kelahiranku Menghancurkan Pernikahanku
38 Episode 38 - Ayah Kandungku Ternyata Musuh Keluarga Suamiku
39 Episode 39 - Undangan dari Pembunuh Ibuku
40 Episode 40 - Siapa yang Mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkanku?
41 41 - Ayah Kandungku Masih Hidup, Tapi Mengapa Dia Bersembunyi Dari ku?
42 Ayahku Menghubungiku, Tapi dia memintaku Mengkhianati Andrian
43 Andiran Mengetahui Aku bertemu ayah kandungku
44 Vanessa Menyimpan Rahasia yang Bisa Menghancurkan Pernikahanku
45 Andrian Bukan Saudara Kandungku!
46 Rayan Ternyata Masih Hidup
47 Pengkhianat itu ternyata orang yang paling aku percaya
48 Aku menikah dengan saudara kembarku?
49 Surat Terakhir ibu membongkar rahasia yang selama ini disembunyikan keluargaku
50 Ayah adrian masih hidup, dan dialah orang yang selama ini memburu kami
51 Ibuku masih hidup? wanita di balik pintu membawa kebenaran yg menghancurkan
52 Rafael datang menjemput anaknya, tp kayla menemukan bukti bahwa ayahnya blm mati
53 Pria dalam Foto itu ternyata masih hidup
54 Pengakuan armand: kenpa dia menyuruh dimas mencelakai ayah kayla?
55 Surat dari ayahku membuka dosa terbesar armand yang selama ini disembunyikan
56 Orang yang selama ini kupercaya menembak surya, lalu membawa ayahku pergi
57 Aku bukan anak papa? Rahasia kelahiranku mengubah segalanya
58 Suamiku ternyata saudara kembarku? Kebenaran yang membuat kayla memilih pergi
59 Ayah kandungku muncul dari kematian, dan saudara kembarku akhirnya kembali
60 Pria misterius itu mengaku ayahku, tapi arka menyebutnya pembunuh
61 Dua saudara, satu ayah dan dosa yang disembunyikan selama 25 tahun
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Episode 1 - Gaun Putih yang Tak pernah Di pakai
2
Episode 2 - Kursi Pengantin yang kosong
3
Episode 3 - Di Balik Pintu yang Setengah Terbuka
4
Episode 4 - Undangan dari Orang Asing
5
Episode 5 - Pengakuan yang Terputus
6
Episode 6 - Pengkhianat di Dalam Lingkaran
7
Episode 7 - Isi Flashdisk yang Mengubah Segalanya
8
Episode 8 - Tersangka di Hari yang Sama
9
Episode 9 - Nama Kayla Mulai Disebut
10
Episode 10 - Target Berikutnya
11
Episode 11 - Perempuan yang Harus Kulindungi
12
Episode 12 - Ratu di Balik Papan Catur
13
Episode 13 - Perempuan yang Seharusnya Sudah Mati
14
Episode 14 - Pertemuan yang Mengubah Takdir
15
Episode 15 - Rahasia yang Disembunyikan Nadia
16
Episode 16 - Wanita yang Mengaku Kakak Adrian
17
Episode 17 - Tembakan untuk Sang Pewaris
18
Episode 18 - Pengakuan Terakhir Nadia
19
Episode 19 - Ayah yang Dituduh Menjadi Dalang
20
Episode 20 - Maya Membalikkan Permainan
21
Episode 21 - Aku Tidak Akan Menjadi Penggantimu Lagi
22
Episode 22 - Wanita yang Datang untuk Merebut Suamiku
23
Episode 23 - Aku Bukan Lagi Pengantin Pengganti
24
Episode 24 - Aku Tidak Akan Melepaskan Istriku
25
Episode 25 - Aku Memilih Pergi Agar Kalian Selamat
26
Episode 26 - Fitnah yang Menghancurkan Kepercayaan
27
Episode 27 - Jebakan yang Mengubah Segalanya
28
Episode 28 - Aku Memilih Pergi Sebelum Terlambat
29
Episode 29 - Pria yang Menemukan Aku Lebih Dulu
30
Episode 30 - Sahabat yang Diam - Diam Merebut Hati Istriku
31
Episode 31 - Sahabatku Ternyata Mencintai Istriku
32
Episode 32 - Vanessa Menjadikan Sahabat Sebagai Senjata
33
Episode 33 - Aku Mulai Nyaman Bersama Sahabat Suamiku
34
Episode 34 - Aku Mulai Cemburu pada Sahabatku Sendiri
35
Episode 35 - Sahabatku Memeluk Istriku di Depan Mataku
36
Episode 36 - Aku Tidak Akan Menyerahkan Istriku
37
Episode 37 - Rahasia Kelahiranku Menghancurkan Pernikahanku
38
Episode 38 - Ayah Kandungku Ternyata Musuh Keluarga Suamiku
39
Episode 39 - Undangan dari Pembunuh Ibuku
40
Episode 40 - Siapa yang Mengorbankan nyawanya untuk menyelamatkanku?
41
41 - Ayah Kandungku Masih Hidup, Tapi Mengapa Dia Bersembunyi Dari ku?
42
Ayahku Menghubungiku, Tapi dia memintaku Mengkhianati Andrian
43
Andiran Mengetahui Aku bertemu ayah kandungku
44
Vanessa Menyimpan Rahasia yang Bisa Menghancurkan Pernikahanku
45
Andrian Bukan Saudara Kandungku!
46
Rayan Ternyata Masih Hidup
47
Pengkhianat itu ternyata orang yang paling aku percaya
48
Aku menikah dengan saudara kembarku?
49
Surat Terakhir ibu membongkar rahasia yang selama ini disembunyikan keluargaku
50
Ayah adrian masih hidup, dan dialah orang yang selama ini memburu kami
51
Ibuku masih hidup? wanita di balik pintu membawa kebenaran yg menghancurkan
52
Rafael datang menjemput anaknya, tp kayla menemukan bukti bahwa ayahnya blm mati
53
Pria dalam Foto itu ternyata masih hidup
54
Pengakuan armand: kenpa dia menyuruh dimas mencelakai ayah kayla?
55
Surat dari ayahku membuka dosa terbesar armand yang selama ini disembunyikan
56
Orang yang selama ini kupercaya menembak surya, lalu membawa ayahku pergi
57
Aku bukan anak papa? Rahasia kelahiranku mengubah segalanya
58
Suamiku ternyata saudara kembarku? Kebenaran yang membuat kayla memilih pergi
59
Ayah kandungku muncul dari kematian, dan saudara kembarku akhirnya kembali
60
Pria misterius itu mengaku ayahku, tapi arka menyebutnya pembunuh
61
Dua saudara, satu ayah dan dosa yang disembunyikan selama 25 tahun

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!