Bab 3 - Lelaki yang Mencari Raka

Laila memeluk Raka lebih erat saat mobil hitam itu berhenti tepat di hadapannya. Jantungnya berdegup kencang. Ia tidak mengenal pria tua yang baru saja turun dari kursi belakang mobil.

Pria itu mengenakan setelan jas abu-abu yang rapi. Rambutnya sudah memutih, tetapi sorot matanya tampak teduh. Begitu melihat bayi dalam gendongan Laila, matanya berkaca-kaca.

"Laila?" tanyanya pelan.

Laila mengangguk dengan hati-hati.

"Iya... Bapak siapa?"

Pria itu tidak langsung menjawab. Pandangannya justru tertuju pada wajah mungil Raka yang sedang terlelap.

"Jadi... ini benar cucu itu."

Laila mengernyit.

"Cucu?"

Pria itu menghela napas panjang, seolah menahan sesuatu yang selama ini dipendam.

"Maaf. Perkenalkan, nama saya Surya."

Laila masih memasang wajah bingung.

"Saya sahabat almarhum ayah suamimu."

Ucapan itu membuat Laila sedikit terkejut.

Selama menikah dengan Arman, ia tidak pernah mendengar nama Surya.

"Bapak salah orang."

"Saya tidak salah."

Surya mengeluarkan sebuah foto lama dari dalam dompetnya.

Foto itu memperlihatkan dua pria muda yang tersenyum sambil merangkul bahu satu sama lain.

Laila langsung mengenali salah satunya.

"Itu... ayah Arman."

Surya mengangguk.

"Kami bersahabat sejak muda. Setelah ayah Arman meninggal, kami kehilangan kontak."

Laila mulai sedikit tenang, tetapi tetap menjaga jarak.

"Kenapa Bapak mencari saya?"

"Saya baru mengetahui kabar kematian Arman kemarin."

Mata Surya kembali memerah.

"Kalau saya tahu lebih cepat, saya pasti datang saat pemakamannya."

Laila menundukkan kepala.

Kesedihan kembali memenuhi dadanya saat nama suaminya disebut.

Surya melirik koper lusuh di samping kaki Laila.

"Kamu mau ke mana?"

Laila terdiam.

Ia sendiri tidak tahu jawabannya.

"Saya... belum punya tujuan."

"Tidak ada keluarga?"

Laila menggeleng.

"Kedua orang tua saya sudah meninggal."

Surya memejamkan mata sesaat.

"Kalau begitu ikut saya."

Laila langsung menggeleng cepat.

"Maaf, Pak. Saya tidak bisa ikut orang yang baru saya kenal."

Surya tersenyum tipis.

"Itu keputusan yang benar. Kamu memang harus berhati-hati."

Jawaban itu justru membuat Laila sedikit lega.

Pria tersebut tidak memaksa.

Sebaliknya, Surya mengeluarkan sebuah kartu nama.

"Ini alamat dan nomor saya."

"Kalau suatu hari nanti kamu benar-benar membutuhkan bantuan, datanglah."

Laila menerima kartu itu dengan ragu.

Belum sempat ia mengucapkan terima kasih, suara klakson keras terdengar dari arah belakang.

Seorang pria bertubuh besar turun dari sebuah truk.

"Heh! Jangan berdiri di tengah jalan!"

Laila yang sedang menggendong Raka spontan mundur.

Namun tumitnya tersangkut batu.

Tubuhnya oleng.

"Ah!"

Koper terlepas dari tangannya.

Tubuh Raka hampir saja terjatuh jika Surya tidak bergerak cepat menopang bahu Laila.

"Hati-hati!"

Laila memeluk Raka erat-erat sambil menangis ketakutan.

"Maaf... maaf...."

Surya memungut koper yang isinya sudah berhamburan di jalan.

Beberapa potong pakaian bayi jatuh ke tanah yang masih basah oleh hujan.

Tanpa merasa jijik, Surya ikut memungut satu per satu pakaian kecil itu.

Saat itulah matanya menangkap sebuah surat yang terselip di antara pakaian.

Di bagian atas surat itu tertulis nama Arman.

Surya membacanya sekilas.

Wajahnya langsung berubah tegang.

"Tidak mungkin..."

Laila menoleh heran.

"Ada apa, Pak?"

Surya segera melipat kembali surat itu.

"Tidak... bukan apa-apa."

Tetapi sejak saat itu pikirannya tidak lagi tenang.

Isi surat tersebut membuatnya sadar bahwa kematian Arman mungkin bukan sekadar kecelakaan biasa.

Seseorang tampaknya sengaja menyembunyikan sebuah rahasia besar.

Dan tanpa disadari Laila, dirinya bersama Raka kini mulai terlibat dalam rahasia yang dapat mengubah hidup mereka selamanya.

Bersambung...

Episodes
1 Bab 1 - Tangisan yang Tak Diinginkan
2 Bab 2 - Terbuang dari Rumah Sendiri
3 Bab 3 - Lelaki yang Mencari Raka
4 Bab 4 - Rahasia di Balik Surat
5 Bab 5 - Dikejar dalam Kegelapan
6 Bab 6 - Kalung yang Membuka Masa Lalu
7 Bab 7 - Kujangan yang Menimbulkan Kecurigaan
8 Bab 8 - Surat Tanpa Nama
9 Bab 9 - Keputusan yang Berbahaya
10 Bab 10 - Awal Terbukanya Rahasia
11 Bab 11 - Pengakuan yang Tertunda
12 Bab 12 - Jejak yang Mulai Terungkap
13 Bab 13 - Bayangan Masa Lalu
14 Bab 14 - Orang-orang yang Mencari Aluna
15 Bab 15 - Rahasia yang Mulai Terbuka
16 Bab 16 - Penyelamatan di Bukit Beringin
17 Bab 17 - Dokumen yang Dicuri
18 Bab 18 - Bukti yang Mengarah pada Kebenaran
19 Bab 19 - Ancaman di Tengah Malam
20 Bab 20 - Kesaksian yang Membuka Jalan
21 Bab 21 - Gelang Emas Peninggalan Masa Lalu
22 Bab 22 - Pertemuan yang Tak Disengaja
23 Bab 23 - Serangan Untuk Hendra
24 Bab 24 - Saksi Terakhir
25 Bab 25 - Pencurian yang Gagal
26 Bab 26 - Undangan yang Berbahaya
27 Bab 27 - Di Ambang Penculikan
28 Bab 28 - Bukti Terakhir
29 Bab 29 - Perlombaan Menuju Kapel Tua
30 Bab 30 - Isi Buku Harian Clara
31 Bab 31 - Ledakan yang Mengubah Segalanya
32 Bab 32 - Tawanan Selama Delapan Belas Tahun
33 Bab 33 - Pertaruhan Terakhir
34 Bab 34 - Operasi Penyelamatan
35 Bab 35 - Pertemuan Ibu dan Anak
36 Bab 36 - Akhir dari Permainan Victor
37 Bab 38 - Keluarga yang Kembali Bersatu
38 Bab 38 - Musuh di Balik Bayangan
39 Bab 39 - Pengkhianatan dalam Keluarga
40 Bab 40 - Pewaris yang Sebenarnya
41 Bab 41 - Serangan dari Dalam
42 Bab 42 -Rahasia yang Mulai Terbongkar
43 Bab 43 - Kebenaran Malam Itu
44 Bab 44 - Nama Baik yang Terancam
45 Bab 45 - Saksi Masa Lalu
46 Bab 46 - Rekaman yang Mengubah Segalanya
47 Bab 47 - Malam Penyeranan
48 Bab 48 - Rencana Terakhir Adrian
49 Bab 49 - Wajah Pengkhianat
50 Bab 50 - Akhir Pengkhianatan
51 Bab 51 - Pertarungan Terakhir
52 Bab 52 - Ruang Rahasia
53 Bab 53 - Sosok di Balik Sobekan Foto
54 Bab 54 - Jejak yang Tertinggal
55 Bab 56 - Putusan yang Dinanti
56 Bab 56 - Awal yang Baru
57 Bab 57 - Janji Menuju Bahagia
58 Bab 58 - Hari yang Dinanti
59 Bab 59 - Dalam Ikatan Suci
60 Bab 60 - Bahagia Selamanya
61 Epilog - Rumah yang Selalu Menjadi Tempat Pulang
Episodes

Updated 61 Episodes

1
Bab 1 - Tangisan yang Tak Diinginkan
2
Bab 2 - Terbuang dari Rumah Sendiri
3
Bab 3 - Lelaki yang Mencari Raka
4
Bab 4 - Rahasia di Balik Surat
5
Bab 5 - Dikejar dalam Kegelapan
6
Bab 6 - Kalung yang Membuka Masa Lalu
7
Bab 7 - Kujangan yang Menimbulkan Kecurigaan
8
Bab 8 - Surat Tanpa Nama
9
Bab 9 - Keputusan yang Berbahaya
10
Bab 10 - Awal Terbukanya Rahasia
11
Bab 11 - Pengakuan yang Tertunda
12
Bab 12 - Jejak yang Mulai Terungkap
13
Bab 13 - Bayangan Masa Lalu
14
Bab 14 - Orang-orang yang Mencari Aluna
15
Bab 15 - Rahasia yang Mulai Terbuka
16
Bab 16 - Penyelamatan di Bukit Beringin
17
Bab 17 - Dokumen yang Dicuri
18
Bab 18 - Bukti yang Mengarah pada Kebenaran
19
Bab 19 - Ancaman di Tengah Malam
20
Bab 20 - Kesaksian yang Membuka Jalan
21
Bab 21 - Gelang Emas Peninggalan Masa Lalu
22
Bab 22 - Pertemuan yang Tak Disengaja
23
Bab 23 - Serangan Untuk Hendra
24
Bab 24 - Saksi Terakhir
25
Bab 25 - Pencurian yang Gagal
26
Bab 26 - Undangan yang Berbahaya
27
Bab 27 - Di Ambang Penculikan
28
Bab 28 - Bukti Terakhir
29
Bab 29 - Perlombaan Menuju Kapel Tua
30
Bab 30 - Isi Buku Harian Clara
31
Bab 31 - Ledakan yang Mengubah Segalanya
32
Bab 32 - Tawanan Selama Delapan Belas Tahun
33
Bab 33 - Pertaruhan Terakhir
34
Bab 34 - Operasi Penyelamatan
35
Bab 35 - Pertemuan Ibu dan Anak
36
Bab 36 - Akhir dari Permainan Victor
37
Bab 38 - Keluarga yang Kembali Bersatu
38
Bab 38 - Musuh di Balik Bayangan
39
Bab 39 - Pengkhianatan dalam Keluarga
40
Bab 40 - Pewaris yang Sebenarnya
41
Bab 41 - Serangan dari Dalam
42
Bab 42 -Rahasia yang Mulai Terbongkar
43
Bab 43 - Kebenaran Malam Itu
44
Bab 44 - Nama Baik yang Terancam
45
Bab 45 - Saksi Masa Lalu
46
Bab 46 - Rekaman yang Mengubah Segalanya
47
Bab 47 - Malam Penyeranan
48
Bab 48 - Rencana Terakhir Adrian
49
Bab 49 - Wajah Pengkhianat
50
Bab 50 - Akhir Pengkhianatan
51
Bab 51 - Pertarungan Terakhir
52
Bab 52 - Ruang Rahasia
53
Bab 53 - Sosok di Balik Sobekan Foto
54
Bab 54 - Jejak yang Tertinggal
55
Bab 56 - Putusan yang Dinanti
56
Bab 56 - Awal yang Baru
57
Bab 57 - Janji Menuju Bahagia
58
Bab 58 - Hari yang Dinanti
59
Bab 59 - Dalam Ikatan Suci
60
Bab 60 - Bahagia Selamanya
61
Epilog - Rumah yang Selalu Menjadi Tempat Pulang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!