Pukul 09.00, ruang rapat dewan direksi Wibowo Group dipenuhi oleh sepuluh anggota direksi, suasana di dalam ruang rapat itu jauh lebih tegang dari rapat-rapat sebelumnya. Radit duduk di kepala meja dengan Farrel di sampingnya yang membawa tumpukan data yang sudah mereka siapkan. Hartono duduk di ujung meja lain, wajahnya tenang, seolah sudah yakin dengan hasil yang akan terjadi.
Sebelum rapat dimulai, Radit sempat melirik ke arah pintu, berharap melihat ibunya masuk, tapi Anggraini memang tidak berencana untuk hadir di ruang rapat. Ia hanya mengirim pesan singkat sepuluh menit lalu: Ibu udah coba semampu Ibu, Nak. Sisanya, kamu yang harus perjuangkan sendiri di dalam sana.
Radit membaca pesan itu berulang kali sebelum akhirnya memasukkan ponselnya ke saku jas, ia mencoba menenangkan diri sebelum rapat resmi dimulai. Farrel menepuk pundaknya sekali, memberi isyarat bahwa semua sudah siap.
"Rapat hari ini kita mulai dengan agenda evaluasi kepemimpinan," ketua dewan, Pak Kartawijaya, membuka rapat, suaranya terdengar formal dan tenang. "Beberapa anggota direksi mengajukan mosi untuk meninjau ulang posisi CEO sekarang, mengingat dampak dari peristiwa dua minggu terakhir terhadap stabilitas perusahaan."
Radit berdiri, menatap satu per satu wajah di ruangan itu. "Sebelum mosi ini dibahas lebih jauh, saya ingin menyampaikan data yang relevan."
Ia membagikan salinan laporan yang sudah ia siapkan ke setiap direksi, menunjukkan grafik pemulihan saham sejak konferensi pers, daftar investor yang kembali berkomitmen, dan proyeksi keuntungan proyek pesisir untuk kuartal mendatang.
"Dalam sepuluh hari terakhir," Radit melanjutkan, menunjuk grafik di layar proyektor, "saham kita naik enam persen dari titik terendah. Tiga investor besar yang sempat menarik diri, sudah konfirmasi akan melanjutkan kerja sama dengan Wibowo Group. Proyek pesisir tetap berjalan sesuai jadwal, tanpa satu pun faktor keterlambatan. Bahkan dua investor baru sudah menyatakan minat untuk bergabung di fase kedu…
Cinta Lama, Dendam Baru
XXXVII - Pemungutan Suara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 69 Episodes
Comments