Suami Pengkhianat Dan Bodoh, Aku Tak Butuh

Suami Pengkhianat Dan Bodoh, Aku Tak Butuh

Bab 1

Sebuah Pesawat berbadan lebar melesat meninggalkan ujung landasan dengan hidung yang perlahan menengadah ke langit. Dalam hitungan detik, roda-roda besarnya terangkat dari aspal, menyisakan jejak panas yang bergetar di belakang semburan mesin jet.

Sebuah pemandangan yang lumrah di sebuah bandara. Di salah satu tempat di bandara itu, seorang wanita cantik yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih bersih dengan potongan yang pas di tubuh, kerahnya tersusun rapi, sementara deretan kancing di bagian depan menambah kesan formal. Ujung lengan dikancingkan dengan manis di pergelangan tangan, membuat penampilannya tampak anggun dan berkelas. Tampak menarik kopernya dengan wajah yang begitu cerah, secerah sinar matahari yang ada di luar bandara.

Wanita itu Tatiana Ramos, usianya memang sudah tidak muda lagi, sudah 32 tahun. Dan sudah dua bulan dia meninggalkan kota ini, bahkan negara ini untuk urusan bisnis. Begitu dia keluar dari bandara, dia melihat mobil suaminya.

Tania tersenyum dan melangkah ke arah mobil itu.

Dari dalam mobil, seorang pria matang 37 tahunan tampak keluar dengan senyuman yang terlihat cukup tulus.

"Sayang, akhirnya kamu kembali. Aku sangat merindukanmu!" kata pria itu yang langsung merentangkan tangannya memeluk Tatiana.

Tatiana yang juga sangat merindukan suaminya, membalas pelukan itu tak kalah erat.

"Aku juga sangat merindukanmu, kita ke perusahaan dulu ya. Aku mau memeriksa sesuatu!"

"Baiklah"

Pria itu, Brandon Wirawan adalah suami Tatiana. Pernikahan mereka sudah berlangsung selama 10 tahun. Dengan wajah masih tersenyum, pria itu meraih koper Tatiana dan membuka bagasi mobil.

Tatiana masih terus memperhatikan suaminya, sampai suaminya membuka pintu penumpang bagian belakang.

Wajah Tatiana mulai berubah,

"Sayang, kenapa..."

Ucapan itu terjeda, ketika dari pintu penumpang bagian depan, keluar seorang wanita muda, dengan pakaian yang begitu minim dan tersenyum pada Tatiana.

"Nyonya, maaf tadi aku merapikan rambutku. Jadi tidak menyambut anda. Selamat datang kembali nyonya!"

Tatiana memalingkan wajah dari wanita genit itu ke arah suaminya.

"Siapa dia?" tanya Tatiana yang wajahnya berubah menjadi serius.

"Sayang, dia sekertaris baruku. Namanya Siska, dia lulusan Cambridge, sama denganmu!"

Tatiana menghela nafas berat. Bahkan setelah menyapa Tatiana, wanita malah kembali masuk ke dalam mobil, di tempat yang sama. Di mana seharusnya itu menjadi tempat Tatiana.

"Sayang, ayo! katanya mau ke perusahaan. Disini sudah mulai panas, nanti kamu kepanasan!" Brandon bicara dengan begitu lembut, seolah pria itu sangat perduli pada Tatiana.

Tapi, kalau dia memang perduli. Kenapa dia membiarkan kursi yang katanya dulu hanya bisa di duduki istrinya. Diduduki oleh wanita lain, bahkan saat dia satu mobil bersama Tatiana.

'Ini hanya hal kecil, hanya hal kecil. Kami sudah menikah 10 tahun, tidak boleh hanya karena hal kecil seperti ini, aku membuat mas Brandon malu di depan sekertarisnya' batin Tatiana.

Bahkan dia masih memikirkan muka suaminya. Setelah suaminya sebenarnya sudah tak memberi muka lagi padanya di depan sekertaris barunya itu.

Tatiana berjalan ke arah pintu mobil yang sudah di buka oleh Brandon. Dia masuk, dan suaminya itu segera menutup pintu.

Mereka pun meninggalkan bandara. Selama perjalanan Tatiana hanya diam, dia lebih senang melihat pemandangan di luar kaca jendela mobil, dibandingkan melihat suaminya yang sejak tadi asik mengobrol dengan Siska. Padahal mereka sudah tidak bertemu selama dua bulan. Bahkan suaminya tidak menanyakan bagaimana penerbangan yang sudah dilalui Tatiana selama 8 jam.

Begitu sampai di depan perusahaan. Brandon turun terlebih dahulu. Tatiana melepaskan sabuk pengamannya, dan menunggu suaminya membuka pintu untuknya. Tapi, lagi-lagi Tatiana harus dibuang menghela nafas berat, ketika dia melihat suaminya berjalan dengan cepat ke arah pintu mobil, dimana Siska berada.

Tatiana mendengus pelan dan membuka sendiri pintu mobilnya. Dia bahkan tidak menunggu suaminya, dia segera masuk ke dalam perusahaan.

"Sayang, tunggu..."

Brandon baru akan mengejar istrinya, namun Siska dengan cepat menahan tangan Brandon.

"Tuan, sebenarnya nyonya kenapa? dari tadi di dalam mobil dia diam saja. Bahkan seperti marah padaku. Apa aku melakukan sebuah kesalahan pada nyonya?" tanya Siska dengan tatapan memelas di depan Brandon.

"Kamu bicara apa? mana ada Tatiana marah. Dia sudah dua bulan tidak ke perusahaan. Dia mungkin merindukan perusahaan ini!"

Siska mengangguk lega.

"Aku pikir nyonya marah padaku, aku jadi merasa tidak enak!"

"Jangan dipikirkan, ayo masuk!"

Sungguh pertanyaan yang sebenarnya kalau ditanyakan oleh Siska di depan Tatiana, mungkin akan membuat darahh Tatiana mendidih. Bayangkan saja, bagaimana perasaan seorang istri ketika ada wanita lain yang duduk di samping suaminya, alih-alih dirinya. Dan masih bertanya, dimana letak kesalahannya? sungguh muka tembok kulit badak.

Ting

Pintu lift terbuka, Tatiana keluar dari dalam lift. Lantai 10 itu adalah lantai dimana kantornya sebagai wakil direktur berada.

Seorang karyawan yang melihatnya kembali ke perusahaan sangat senang.

"Nyonya Tatiana, anda sudah kembali?"

Beberapa orang yang lain juga begitu senang mendekati Tatiana.

"Syukurlah nyonya kembali!"

Kening Tatiana sedikit berkerut. Kenapa anak buahnya bicara seperti itu?

"Aku hanya pergi dua bulan, selama ini Mas Brand bilang perusahaan baik-baik saja kan? bagaimana dengan pekerjaan kalian? oh ya, proyek yang aku usahakan dengan Legal Company sudah berhasil, nanti aku akan berikan sebagai bonus tahunan untuk kalian..."

"Nyonya..."

Wajah-wajah di belakang Tatiana itu tampak cemas ketika Tatiana memasang gagang pintu ruangannya.

"Ada apa?" tanya Tatiana.

Tapi, alih-alih segera memberitahukan pada Tatiana tentang apa yang terjadi. Mereka tampaknya malah ragu. Seperti takut, dan khawatir.

Tatiana jadi semakin merasa aneh.

"Sebenarnya ada apa? kalau tidak ada masalah, aku mau periksa data bulan ini dulu..."

Tatiana membuka pintu. Sekertaris nya Lulu segera berlari mendekati bosnya itu. Dan sepertinya sudah terlambat. Tatiana sudah terkejut melihat ruangannya yang berubah, bukan hanya tata letak meja. Tapi semua yang ada di dalamnya berubah.

"Nyonya maaf..." lirih Lulu.

Tatiana mendesah kasar, dan menoleh ke arah semua orang yang ada di belakangnya.

"Siapa yang melakukan ini?" tanya Tatiana masih berusaha menahan emosinya.

"Itu... tuan yang memberikan ruangan ini pada sekertaris barunya. Saya sudah bilang untuk minta ijin dulu pada nyonya. Tapi tuan melarang, katanya nyonya tidak akan marah. Nyonya sangat menurut pada tuan, hanya ruangan saja, pasti nyonya tidak akan perhitungan!" jelas Lulu yang mengatakan itu dengan sangat sedih.

Tatiana kembali menghela nafas panjang. Dia memegang keningnya. Tapi, ini di perusahaan, dia berusaha untuk menahan diri.

"Kalian kembalilah bekerja!" katanya yang diangguki semua orang yang lalu keluar dari ruangan itu.

Tatiana memegang keningnya, bersandar di tepi meja kerja yang sekarang benar-benar tidak seperti ruangannya itu.

'Pertama tempat dudukku di mobil, lalu ruanganku, apa selanjutnya kamu akan berikan hatimu pada wanita itu, mas?' batin Tatiana yang mulai geram.

***

Bersambung...

Terpopuler

Comments

Kedan Bawel 🍒

Kedan Bawel 🍒

Mungkin saja kau bisa menutup mata & seolah-olah tak perduli atas apa yang tak ingin kau lihat..
Namun kau tak bisa menutupi hati yg sedang kau rasa.. Entah itu rasa cinta, pengkhianatan, rasa bersalah, bahkan terluka karena kecewa atau yang lain sebagainya..
Yang namanya pengkhianat tetap lah pengkhianat..
Mau di bungkus se indah mungkin, hubungan yg dilakukan suaminya Tatiana tetap lah pengkhianatan..
Tatiana, kau tak butuh penjelasan apapun dari nya..
Jangan kan jika kau sosok ibu rumah tangga biasa, bahkan kau sebagai wanita karir pun, dia tega mengkhianati nya..
Hempaskan segera keduanya..
Jangan kau buta karena cinta..
Karena setulus apapun dirimu, tak akan berguna di mata nya..
Sebab di mata lelaki, seorang istri itu wanita yg lemah, dan harus menuruti kemauannya, dan yg bisa di atur² sesuka uwak nya.. 😏

2026-07-15

3

Kedan Bawel 🍒

Kedan Bawel 🍒

Ada buku baru.. Tapi kenapa gak terima notif pemberitahuan ya..?
Jika tak di razia, gak ketahuan deh Kak Noer punya buku baru.. 🤦🏻‍♀️
Mana ketinggalan udah 2 hari lagi..
Patut Yunan gak update², ternyata sudah ada buku baru sejak 2 hari yang lalu.. 😅
Moga cerita nya gak kalah seru, mari kita omelin para pelaku perselingkuhan.. 😎

2026-07-15

4

𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒

𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒

bab pertama sudah pengen cosplay jadi dewa Yama 🤣

2026-07-12

2

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!