Perubahan

Berdandan secantik mungkin, hal yang tidak dapat dilakukannya di istana dingin. Menggunakan pakaian berwarna merah yang disukainya, bermotif burung Phoenix. Riasan wajah yang begitu indah. Perlahan dirinya meraih salah satu hiasan rambut.

“Yang mulia, kaisar tidak menyukai jika anda menggunakan pakaian dan perhiasan yang terlalu mencolok. Karena itu tidak melambangkan penderitaan rakyat. Kaisar akan—” Kalimat dari Shi Riri disela.

“Selir-selirnya berpenampilan cantik. Maka aku harus terlihat lusuh?” Tanya sang permaisuri pada pelayannya.

“Tapi ini agar kaisar memperhatikan yang mulia.” Sang dayang meyakinkannya.

“Sudah 10 tahun, dari usia 14 tahun aku memasuki istana, kemudian pada usia 17 tahun menjadi permaisuri dia sama sekali tidak pernah bersedia berbagi kamar denganku. Dia sendiri berkata, aku yang berpenampilan terlalu berlebihan. Dia tidak menyukai wanita yang terlalu menampilkan kemewahan. Tapi pada kenyataannya, itu hanya untuk mengurangi anggaran istana Phoenix. Agar dialihkan pada istana selir. Sungguh kaisar anjing…” Sebuah hinaan yang cukup vulgar.

“Yang…yang mulia, jika anda menghina Yang mulia kaisar dengan kata-kata kasar seperti itu, anda bisa dihukum.” Riri terlihat cemas, perlahan memasang satu persatu hiasan rambut pilihan majikannya.

“Menghukum ku? Bagaimana? Kaisar anjing itu saja masih bergantung pada kekuasaan keluarga Lin.” Sang permaisuri menghela nafas mengagumi penampilannya sendiri.”Ternyata aku memang cantik ya? Pantas menyandang gelar wanita yang paling berbakat. Sayangnya aku dulu masih terlalu muda dan bodoh hingga mengejar-ngejar Kaisar anjing itu. Kalau tidak aku mungkin akan memilih tinggal di kediaman Jendral saja, mengangkat beberapa selir pria, daripada memasuki istana.”

“Yang mulia permaisuri, anda sudah menduduki posisi tertinggi. Semua wanita di negeri ini menginginkan posisi anda. Yang kurang mungkin hanya satu hal, bayi yang akan menjadi putra mahkota. Yang mulia hanya tinggal merayu kaisar, menghabiskan satu malam romantis dengannya. Kemudian melahirkan pangeran kecil yang manis…” Riri berteriak gemas, mungkin wanita itu tengah berimajinasi menjadi pengasuh putra mahkota.

“Kamu berharap aku melahirkan anak untuk pecundang kotor yang asal celap-celup itu. Kamu gila ya?” Sang permaisuri berusaha keras untuk tersenyum.

“Ini…ini buktinya! Anda sendiri yang memasang jimat agar cepat hamil.” Sang pelayan menggeledah kantong wewangian kecil milik permaisuri. Ternyata memang terdapat jimat disana.

“Ini juga! Yang mulia sendri yang ingin saya meracik berbagai ramuan agar subur dan cepat memiliki keturunan.” Sang pelayan mengeluarkan beberapa resep dari laci.

Hal yang membuat sang permaisuri berusaha keras untuk tersenyum memendam rasa kesal. Kesal pada dirinya sendiri lebih tepatnya. Di kehidupan yang lalu, dirinya bahkan mati di istana dingin dalam keadaan masih perawan.

“Bagaimana caranya betina hamil, jika pejantannya saja berada di kandang ayam lain?” Pertanyaan sang permaisuri membuat sang pelayan menelan ludahnya. Menyadari ekspresi wajah wanita ini terlihat begitu kesal.

“Karena itu…karena itu yang mulia permaisuri harus menarik perhatian kaisar.” Lagi-lagi dayang ini meyakinkannya. 

Tapi memang semuanya masuk akal. Dayang ini menasehati semuanya untuk kebaikannya sendiri. Pria adalah langit, dan wanita adalah bumi, hukum patriarki dimana wanita hanya dapat bergantung kepada pria.  

“Sudah aku bilang, Aku memiliki rencana lain. Jika aku tidak bisa melahirkan naga, maka aku dapat mengadopsinya. Persiapkan semuanya, aku ingin pergi ke istana belakang.” Wanita yang begitu anggun mulai bangkit dari depan meja rias.

Dirinya melangkah pelan. Saat ini selir agung tengah mengandung darah naga. Beberapa selir bahkan sudah memiliki keturunan. Pangeran pertama merupakan putra dari selir Shen. Ada 11 pangeran yang sudah terlahir, dan 5 orang putri di istana ini. Semua keturunan Kaisar dilahirkan oleh para selir. Sedangkan dirinya tidak melahirkan satu keturunan pun. 

Ketika malam pertama pernikahan mereka, suaminya beralasan karena dirinya terlalu muda. Selanjutnya pria itu pergi berperang, datang membawa selir satu persatu. Berkata tetap akan menjadikan dirinya yang utama. Tapi tetap saja, setelah menjadi Kaisar dirinya sama sekali tidak mendapatkan perhatian. Semua kata cinta hanyalah omong kosong. 

Ketika melewatinya beberapa ada yang bagaikan menahan senyuman. Walaupun tetap memberikan hormat padanya. 

Mereka membicarakannya di belakang, mengatakan dirinya sebagai wanita mandul. Permaisuri mandul yang tidak dapat memberikan keturunan. 

Setelah memberi hormat padanya, beberapa ada yang sedikit berbisik, saat sudah melewatinya. 

“Selir Shu bahkan sudah melahirkan sepasang pangeran ke-8, dan putri kedua. Tapi permaisuri bahkan belum melahirkan satu keturunan pun.”

“Kamu tidak tahu? Permaisuri kemungkinan besar mandul. Walaupun seorang permaisuri, ayam yang tidak bisa bertelur tetap saja tidak berguna.”

“Kalau bukan karena dia adalah Putri Jenderal besar, mungkin sudah lama statusnya dicopot.”

Lin Krisan yang masih dapat mendengar semuanya menghentikan langkahnya. Dulu dirinya akan membiarkan semuanya, benar-benar berusaha memendam amarahnya. Karena Kaisar tidak menyukai wanita kasar yang sering membuat masalah. 

Tapi kali ini berbeda, wanita itu melirik ke arah ketiga orang dayang yang baru dilewati olehnya. 

“Berhenti! Kalian bertiga berani membicarakan permaisuri…prajurit!” Panggil permaisuri, seorang Kasim yang berada di dekat sana mendekat bersama dengan dua orang prajurit. 

“Hamba memberi hormat kepada yang mulia permaisuri…” sang kasim menunduk memberi hormat, bersama dengan kedua prajurit di belakangnya. 

“Dua orang pelayan ini tidak bisa menjaga mulut mereka. Menurut hukum, Apa yang harus dilakukan pada mereka?” Dirinya melirik ke arah sang Kasim. 

“Paling ringan hukuman 50 pukulan. Paling berat jika menghina keluarga Kerajaan pemusnahan 9 generasi.” Jawaban dari sang Kasim, membuat ketiga orang dayang itu berlutut. 

“Ampuni hamba yang mulia permaisuri!” 

“Ampuni hamba yang mulia permaisuri!”

“Ampuni hamba yang mulia permaisuri!”

Ucap mereka bertiga hampir bersamaan. 

Sang permaisuri tidak tersenyum sedikitpun pada awalnya. Tapi menatap jijik ke arah ketiga pelayan yang dulu pernah menyiksanya di istana belakang di kehidupan lalu. Dan sekarang mereka berlutut di bawah telapak kakinya seperti ini. Sungguh memuakan, bagaikan bunga red spider Lily dirinya akan menghargai kesempatan ini untuk balas dendam. 

“Pukul mereka 50 kali, kemudian cukur rambutnya, buka pakaian mereka, paksa mereka berjalan tanpa pakaian berkeliling ibukota…” suara tawa permaisuri menggema, tidak ada lagi wanita yang baik hati. Tidak ada lagi wanita penyabar, tidak ada lagi permaisuri lembut yang menginginkan cinta Kaisar. 

“Baik yang mulia…” Sang Kasim menunduk memberi hormat. 

Sedangkan sang permaisuri kembali melangkah bersama dengan pelayannya. Benar-benar melangkah begitu anggun dengan pakaian berwarna mencolok, begitu banyak perhiasan indah di rambutnya. 

Bukan bagaikan permaisuri yang dulu, seseorang yang rendah hati.

Tanpa disadarinya, seorang pria menipiskan bibir menahan tawanya. Menatap bagaimana tingkahnya memperlakukan pelayan saat ini. 

Pria yang menduduki jabatan perdana menteri saat ini. Seseorang yang sering mendapatkan julukan sebagai raja neraka. Karena begitu ditakuti akan kekuasaannya, matanya menatap ke arah sang permaisuri.

“Tuan, permaisuri terlihat begitu kejam. Dia—” kalimat pria itu disela.

“Itulah yang menarik, dia memang seperti itu dari dulu. Seperti bunga beracun yang indah dan berbahaya…”

Terpopuler

Comments

dome🌬️🌀🌀🌀

dome🌬️🌀🌀🌀

pasangan raja neraka jelas permaisuri iblis😁😁😁😁
kaisarr tanpa kekuasaan saja berlagak, tinggal jentikkan jari kaisar lembek seperti ubur2 benyek bisa langsung lengser.. 😤😤😤

2026-08-27

0

chataleya

chataleya

update lagi ya Thor.. plissss...
tapi jangan lupa jg update kisahnya Chandra dan Stefanie 🤭🤭

2026-07-21

1

mimief

mimief

cari jantan aja yg lain yaa
kalau jantan itu main ke kandang lain Mulu
susah bet
miau miau masih jomblo tu🤭

2026-07-21

0

lihat semua
Episodes
1 Istana Dingin
2 Perubahan
3 Menjadi Berbeda
4 Putra Permaisuri
5 Ibu
6 Memotong
7 Bawa Sial
8 Putraku
9 Berhemat Dana
10 Etika
11 Anak Kecil
12 Tidak Memahami
13 Persiapan Tahta Naga
14 Minta Adik
15 Drama
16 Sekuat Tenaga
17 Perbedaan
18 Ibu Suri
19 Pilihan
20 Melepaskan Tanggung Jawab
21 Hadiah Penyambutan
22 Tertarik
23 Rasa Kesal
24 Untuk Ibu
25 Didikan
26 Kebohongan
27 Kebenaran
28 Memanjakan
29 Ibu Dan Anak
30 Bunga Yang Akan Dipetik
31 Melucuti Hubungan
32 Hadiah
33 Iri
34 Busuk
35 Pelajaran Pertama
36 Arak
37 Hadiah
38 Penanggung Jawab
39 Pion
40 Aroma
41 Korupsi
42 Hukuman
43 Kata Kramat
44 Nona Kelima
45 Memakan Atau Dimakan
46 Cemburu
47 Opini
48 Saling Tikam
49 Saling Menggigit
50 Kematian
51 Pion Benteng
52 Pengusaha
53 Pemeran Utama Pria Kedua
54 Sudah Biasa
55 Menyingkirkan
56 Masa Depan
57 Adik
58 Krim Wajah
59 Komposisi
60 Pasangan
61 Efek Samping
62 Berubah Haluan
63 Arogan
64 Topeng Monyet
65 Dilema
66 Kembali
67 Melahirkan Pangeran
68 Cantik
69 Pelakor
70 Kekuatan Istri Sah
71 Anak Pintar
72 Cepat Hamil
73 Pelajaran Mendasar
74 Rasa Hormat
75 Titah
76 Saran Untuk Menghindar
77 Monyet Berulah
78 Kecurigaan
79 Bertemu Kekasih
80 Perselingkuhan
81 Mati
82 Bisa Dimakan
83 Hidangan
84 Hidangan Utama
85 Perangkap
86 Suara Aneh
87 Terlihat Jelas
88 Terperangkap
89 Jin Peter
90 Dunia Lain
91 Kesepakatan
92 Terlalu Dekat
93 Bukan Update
94 Yang Mana
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Istana Dingin
2
Perubahan
3
Menjadi Berbeda
4
Putra Permaisuri
5
Ibu
6
Memotong
7
Bawa Sial
8
Putraku
9
Berhemat Dana
10
Etika
11
Anak Kecil
12
Tidak Memahami
13
Persiapan Tahta Naga
14
Minta Adik
15
Drama
16
Sekuat Tenaga
17
Perbedaan
18
Ibu Suri
19
Pilihan
20
Melepaskan Tanggung Jawab
21
Hadiah Penyambutan
22
Tertarik
23
Rasa Kesal
24
Untuk Ibu
25
Didikan
26
Kebohongan
27
Kebenaran
28
Memanjakan
29
Ibu Dan Anak
30
Bunga Yang Akan Dipetik
31
Melucuti Hubungan
32
Hadiah
33
Iri
34
Busuk
35
Pelajaran Pertama
36
Arak
37
Hadiah
38
Penanggung Jawab
39
Pion
40
Aroma
41
Korupsi
42
Hukuman
43
Kata Kramat
44
Nona Kelima
45
Memakan Atau Dimakan
46
Cemburu
47
Opini
48
Saling Tikam
49
Saling Menggigit
50
Kematian
51
Pion Benteng
52
Pengusaha
53
Pemeran Utama Pria Kedua
54
Sudah Biasa
55
Menyingkirkan
56
Masa Depan
57
Adik
58
Krim Wajah
59
Komposisi
60
Pasangan
61
Efek Samping
62
Berubah Haluan
63
Arogan
64
Topeng Monyet
65
Dilema
66
Kembali
67
Melahirkan Pangeran
68
Cantik
69
Pelakor
70
Kekuatan Istri Sah
71
Anak Pintar
72
Cepat Hamil
73
Pelajaran Mendasar
74
Rasa Hormat
75
Titah
76
Saran Untuk Menghindar
77
Monyet Berulah
78
Kecurigaan
79
Bertemu Kekasih
80
Perselingkuhan
81
Mati
82
Bisa Dimakan
83
Hidangan
84
Hidangan Utama
85
Perangkap
86
Suara Aneh
87
Terlihat Jelas
88
Terperangkap
89
Jin Peter
90
Dunia Lain
91
Kesepakatan
92
Terlalu Dekat
93
Bukan Update
94
Yang Mana

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!