Bab 52

Aku menggeliat merasakan tulang - tulang badanku seperti akan patah semua. Jam menunjukkan pukul delapan pagi. Kenapa aku kesiangan ? Aaaaah ya....... Tangguh semalam sangat rewel dan tidak mau melepas ASI. Hari ini aku ingin ijin datang siang ke kantor, karena mengajukan gugatan cerai pada Pak Satrio. Tangguh masih terlelap dengan nyenyak. Ku buka pintu kamar. Bau harum masakan tercium.

Pak Satrio tersenyum melihat aku keluar kamar

" Masih mengantuk ? Tidur saja dulu. Atau mau sarapan ? Semur dagingnya sudah siap," sapa Beliau seolah - olah tidak terjadi pertengkaran sengit tadi malam.

" Semua aku masak sendiri. Mulai dari pasar sampai mengolah bumbu,"

" Aku mandi dulu," jawabku asal pada beliau.

Selepas mandi Aku menata berkas yang akan aku ajukan untuk perceraian. Kumasukkan dalam tas siap berangkat. Tangguh sudah aku mandikan. Sengaja tidak aku siapkan bekal baju dan perlengkapan lainnya karena ada Pak Satrio. Aku yakin Pak Satrio ingin bermain dengan Tangguh. Nanti di sela - sela istirahat siang aku akan pulang melihat Tangguh.

Kata bapak, Jhoji keponakanku sudah berangkat sekolah diantar Pak Satrio.

Dimeja makan sudah tersedia sarapan yang ditata rapi oleh Pak Satrio. dua cangkir kopi dan teh hangat untukku.

" Mau aku antar ? tawar Pak Satrio ketika kami sarapan bersama. Bapak masih duduk di kursi makan menemani kami walau sudah sarapan.

" Tidak, saya berangkat sendiri," tanpa melihat Pak Satrio aku menjawab singkat.

" Ke Tempat kerja atau ke pengadilan agama untuk gugatan cerai ?"

Aku terdiam. Melirik sebentar pada bapak karena aku tidak ingin bapak tahu pertengkaran kami. Bapak hanya diam melanjutkan meminum kopi yang disuguhkan Pak Satrio.

" Bukan urusan mas," jawabku pendek.

"Dimusyawarahkan dulu Rin, jangan terburu - buru mengambil sikap," Bapak memberi nasehat padaku. Aku hanya terdiam mendengarkan.

" Saya ingin bercerai pak. Saya sudah tidak kuat," adu ku pada Bapak dengan mata memerah menahan tangisan yang mau pecah.

," Yang sabar nduk....Dimana sa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Sondang Sartika Lumbanraja

Sondang Sartika Lumbanraja

perempuan bodoh mau aja dibodohin laki laki pecundang . perempuan kaya gini yah diajak ijakk terus harga dirinya krn tidak mampu membela diri sendiri dan anak nya

2022-04-20

1

Siti Komariah

Siti Komariah

kcyn mamah tangguh,,,,,lanjut Thor,,,,,

2022-01-29

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!