Aku berjalan akan melalui beliau, hendak ke rumah ibu mertuaku. Tangan beliau mendorong kasar agar aku tidak melangkah lagi.
" Apa kau tidak merasa bersalah dan malu ? Kau muncul di depan suamimu seolah tidak terjadi apa - apa semalam. Kau benar - benar perempuan murahan ! "
" Saya tidak pernah selingkuh dari mas. Saya tidak pernah melakukan hal yang tidak bermoral selama saya menikah dengan mas,"
" Apa yang tadi malam tidak cukup kuat alasanku mengambil Tangguh dan Thavisa dari rumahmu ?"
" Mas salah paham.......," suaraku sudah habis di kerongkongan. Aku lelah menghadapi sikap angkuh dan tidak percaya beliau padaku.
" Sudah kukatakan, tidak aku ijinkan kau bertemu Tangguh dan Thavisa. Sekarang mungkin mereka masih dirumah ibu, sekali kau kesana besuk meraka sudah pindah tempat, kecuali kau meminta maaf dengan mencium kakiku,"
Aku tidak percaya dengan ucapan keras beliau. Hanya bergurau kan beliau mengatakan itu semua. Tapi bagaimana jika benar ? Jika beliau memang menginginkan aku memohon maaf dengan mencium kaki beliau ?
" Baiklah kalau mas menginginkan aku meminta maaf dengan mencium kaki mas.....Akan aku lakukan. Tolong aku ingin bertemu Tangguh dan Thavisa."
Hanya melakukan ini harapanku. Mudah-mudahan hati beliau tergerak untuk mengijinkan aku bertemu dengan Tangguh dan Thavisa. Aku hanya ingin kembali bersama dengan anak - anakku. Aku hendak berlutut sesuai dengan keinginan beliau. Kuturunkan badanku menghadap beliau yang berdiri gagah dan angkuh dihadapanku.
Kedua tangan menyentuhku dan menuntunku untuk berdiri kembali. Aku menoleh, Adrian menghalangi aku melakukan keinginan Pak Satrio.
" Jangan lakukan. Kau masih punya harga diri, tidak serendah ini," suara Adrian lembut di belakangku. Kedua tangannya masih berada di pundakku. Aku menangis tak tertahan dengan tak bersuara tapi pilu yang teramat sakit di hatiku. Aku sungguh tidak menyangka hidupku serumit ini setelah menikah dengan beliau.
" Pa.....jangan membuat dia ( yang dimaksud Adrian " dia" adalah ak…
Hanya Sebuah Pernikahan
Bab 73
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments
Siti Komariah
lanjut
2022-03-06
1