Selamat membaca......Jangan lupa tinggalkan like dan komentarnya.
Dita dan adikku datang hampir bersamaan. Mereka sibuk berusaha membuat aku ceria lagi. Berusaha agar aku kuat. Aku ikut tersenyum tatkala Dita berceloteh tentang Rian yang selalu cemburu karena Dita selalu tampak cantik dan ceria. Dita memang selalu terlihat cantik dengan make up yang natural. Semua yang Dita miliki sudah sempurna dari lahir, wajah yang mungil, mata yang hitam dan bulat, rambut ikal bergelombang. Wajar kalau Rian selalu cemburu. Benar kata pepatah, bumi ini terasa amat lama dan terlalu lama bagiku yang menderita dan cepat bagi yang bahagia seperti Dita. Mungkin seperti Pak Satrio sekarang. Kembali pikiranku melayang membayangkan bagaimana suasana rumah Pak Satrio sekarang. Pasti ada banyak bunga anyelir berwarna warni kesukaan Mbak Asri. Ketika aku dulu menginap dirumah Pak Satrio hampir setiap hari Bik Ina selalu membeli rangkaian bunga Anyelir dan polianthes tuberosa untuk diletakkan di kamar Pak Satrio.
," Bunga ini kesukaan Bu Asri," begitu jawaban bik Ina, ketika aku tertarik bertanya kenapa selalu membeli rangkaian bunga anyelir dan tidak berganti bunga. Seperti ada yang bergaris lurus tajam dihati ketika mendengar jawaban Bik Ina waktu itu. Aku tersenyum dan mempersilahkan Bik Ina melanjutkan pekerjaannya.
Ruangan kembali sepi ketika Dita dan adikku pulang. Di ruangan yang cukup luas ini ada tiga tempat tidur, hanya saja cuma aku yang berada disini. Suasana sepi inilah yang membuat aku semakin mengingat semua.....semua tentang Pak Satrio. Tak ada suara notif HP sepagi dan siang hari ini. Ternyata ......aku sangat mengharap beliau menghubungi aku, walau hanya sebuah kalimat walau hanya sebuah kata. Aku seperti seorang yang menantikan pelangi datang. Merindukan warna warninya yang begitu memikat, tapi sangat menderita karena hujan dan petir. Ternyata aku tidak sanggup dengan hujan, petir dan angin yang datang begitu lebat. Aku hanya merindukan pelangi, bukan hujan, bukan petir…
Hanya Sebuah Pernikahan
Bab 57
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments
Siti Komariah
yg bnyk dong upnya,,,,,,semangat K2,, rsanya gimana gitu,,,sakit,,,,tp g mo kehilangan,,, sush klo udh cinta,,,,,
2022-02-09
2