Istri Idiot Sang Jenderal

Istri Idiot Sang Jenderal

IISJ Bab 1 - Suamiku

Angin dingin berembus kencang di desa kecil yang berada tak jauh dari wilayah perbatasan Servo. Debu beterbangan saat sebuah gerobak becak tua berhenti di ujung jalan yang sepi. Seorang gadis muda turun dengan langkah canggung. Pakaiannya lusuh dan rambut panjangnya sedikit berantakan, sementara senyum polos tak pernah lepas dari wajahnya yang cantik.

Gadis itu bernama Ashlyn, tapi semua orang di desa mengenalnya sebagai gadis idiot.

"Ayo cepat turun!" bentak seorang wanita paruh baya sambil mendorong bahu Ashlyn hingga hampir terjatuh.

Ashlyn menoleh dengan mata berkaca-kaca. "Mama, kita mau ke mana?"

Sinta mendengus jijik, meski telah bersama selama bertahun-tahun tapi baginya Ashlyn bukanlah sang anak sambung. Bagi Sinta, Ashlyn adalah bentuk kesialan di dalam hidupnya. Dan kini akhirnya Sinta akan menyingkirkan Ashlyn untuk selama-lamanya.

"Jangan panggil aku Mama! Aku bukan Mamamu!"

Ashlyn menggigit bibirnya. Meski sudah berkali-kali mendengar kalimat itu, hatinya tetap terasa sakit.

Di samping wanita itu berdiri seorang pria yang sejak tadi hanya diam. Pria itu adalah ayah kandung Ashlyn. Namun, seperti biasanya, ia tidak mengatakan sepatah kata pun untuk membela Ashlyn.

Sinta menyilangkan kedua tangan di dada. "Karena kamu, keluarga kita tidak pernah mendapatkan ketenangan. Bisnis bangkrut, panen gagal, ibumu bahkan meninggal saat melahirkanmu. Kamu memang anak pembawa sial."

Ashlyn menggeleng pelan. "Ashlyn tidak membawa sial."

"Diam!" bentak Sinta. "Dasar idiot! Kamu bahkan tidak mengerti apa pun."

Air mata mulai memenuhi pelupuk mata Ashlyn. Ia hanya bisa menundukkan kepala sambil memainkan ujung bajunya yang lusuh. Meski tak tahu apa maksud ucapan sang ibu, tapi suara keras Sinta membuatnya merasa sangat sedih. Saat ini usia Ashlyn sudah memasuki umur 20 tahun, tapi sikapnya seperti seorang anak kecil.

"Papa," panggil Ashlyn, tapi seseorang yang dipanggil papa justru memalingkan wajah.

Derick bukannya tak menyayangi sang anak, tapi semakin lama rasanya ucapan Sinta ada benarnya. Keberadaan Ashlyn di keluarga mereka hanya akan mendatangkan kesialan.

Sebentar lagi adik Ashlyn yang bernama Sandrina akan menikah dengan salah satu orang penting di kota Servo. Derick tak ingin keberadaan Ashlyn kembali menghancurkan semuanya, karena itulah kini ia ikut dengan Sinta untuk membuang sang anak di dekat perbatasan.

Ini adalah keputusan yang paling tepat untuk keluarga mereka.

"Mulai hari ini, kamu bukan bagian dari keluarga kami lagi," ucap Derick akhirnya.

Kalimat itu membuat Ashlyn terdiam, butuh beberapa detik baginya untuk memahami kalimat tersebut. Tapi melihat raut wajah sang ayah, Ashlyn tahu ayahnya sedang marah.

"Papa, Ashlyn salah apa?" tanya Ashlyn.

Derick tidak menjawab, ia naik kembali ke atas gerobak tanpa sedikit pun menoleh kepadanya.

Sinta tersenyum tipis, tatapan matanya penuh kebencian pada Ashlyn. "Oh ya, sebelum kami pergi, ada satu hal yang harus kamu ingat," ucap Sinta.

Ashlyn langsung mengangkat kepala dan menatap ibunya.

"Apa itu, Ma?"

Sinta mendekat lalu berbicara seolah sedang memberitahu sesuatu yang sangat penting. "Suamimu adalah Jenderal Ethan Harold."

Ashlyn berkedip beberapa kali. "Suami?"

"Iya."

"Namanya Ethan?"

"Benar."

"Jenderal Ethan Harold?"

Sinta mengangguk sambil menahan senyum licik. "Kalau kamu tersesat, cari saja dia. Katakan kalau kamu adalah istrinya."

Dalam hati Sinta tertawa puas setelah mengucapkan kata-kata itu.

Jenderal Ethan Harold terkenal dingin dan tidak suka dipermainkan. Begitu gadis bodoh ini mengaku sebagai istrinya, pasti kepalanya akan langsung dipenggal.

Tapi Ashlyn justru tersenyum begitu lebar setelah mendengarnya, baginya suami adalah seseorang yang akan menghabiskan waktu bersamanya sampai seumur hidup, sama seperti papa Derick dan mama Sinta.

"Benarkah? Ashlyn punya suami?" tanya Ashlyn dengan polosnya.

"Iya."

"Ashlyn akan tinggal bersama suami?"

"Tentu saja."

Ashlyn bertepuk tangan kegirangan. "Ashlyn senang sekali!"

Sinta memutar bola matanya dengan malas, 'Dasar gadis idiot!'

"Kalau begitu cepat pergi mencari suamimu," titah Sinta.

"Iya!" Tanpa sedikit pun curiga, Ashlyn melambaikan tangan. "Mama, Papa... hati-hati di jalan. Ashlyn akan menemukan suami."

Sinta segera memasuki becak dan pergi menjauh. Ashlyn terus melambaikan tangan dengan senyum polos, bahkan ketika becak itu sudah tidak terlihat lagi.

Ashlyn tidak tahu bahwa keluarganya baru saja membuangnya di tempat asing ini. Ashlyn juga tidak tahu bahwa mereka berharap ia mati.

Sejak saat itu, Ashlyn berjalan tanpa tujuan. Di dalam hatinya hanya ada satu nama, Jenderal Ethan Harold.

"Jenderal Ethan Harold, Jenderal Ethan adalah suamiku, Jenderal Ethan adalah suamiku," ucap Ashlyn berulang kali.

Tapi Ashlyn tidak tahu di mana rumah Ethan. Ia hanya tahu satu hal, bahwa Ethan adalah suaminya.

Setiap bertemu orang di jalan, Ashlyn langsung menghampiri dengan wajah ceria.

"Permisi," ucap Ashlyn.

Seorang pria tua menoleh. "Iya?"

"Apakah Kakek tahu rumah suamiku?"

"Suamimu siapa?"

"Jenderal Ethan."

Pria tua itu tertawa terbahak-bahak. "Gadis kecil, jangan bercanda."

"Ashlyn tidak bercanda."

Pria tua itu menggeleng lalu pergi begitu saja.

Namun Ashlyn tidak menyerah. Tak lama kemudian ia bertemu beberapa pedagang.

"Bibi," panggil Ashlyn.

"Ada apa?"

"Rumah suamiku di mana ya?"

"Siapa suamimu?"

"Jenderal Ethan."

Para pedagang saling pandang, lalu tertawa terbahak-bahak.

"Dasar gadis aneh!"

"Jenderal Ethan itu orang penting."

"Kau mimpi apa semalam?"

Ashlyn hanya memiringkan kepala tanda bingung. "Tapi Mama bilang Jenderal Ethan memang suamiku."

Mereka kembali tertawa sebelum meninggalkan Ashlyn sendirian.

Hari mulai beranjak sore dan perut Ashlyn keroncongan karena belum makan sejak pagi. Kakinya juga mulai terasa sakit karena berjalan terlalu jauh.

Meski begitu Ashlyn tetap menguatkan diri. "Ashlyn harus menemukan suami."

Ashlyn terus melangkah menuju jalan utama yang mengarah ke wilayah perbatasan.

Di saat yang sama suara iring-iringan mobil terdengar semakin dekat.

Puluhan kendaraan militer melintas memasuki jalanan. Para prajurit berseragam rapi mengawal seorang pria yang duduk tegak di dalam sebuah mobil hitam.

Pria itu memiliki wajah tampan dengan sorot mata tajam yang dipenuhi wibawa. Seragam jenderal yang dikenakannya membuat siapa pun otomatis menundukkan kepala saat melihat.

Dialah Jenderal Ethan Harold.

Pasukan yang baru kembali dari perbatasan itu melaju perlahan melewati jalan desa.

Semua warga segera menyingkir dan memberi hormat. Namun di tengah kerumunan itu, seorang gadis justru berlari dengan wajah berseri-seri.

Mata bening Ashlyn berbinar saat melihat lambang bintang di dada pria tersebut.

"Jenderal Ethan!!" teriak Ashlyn penuh semangat.

Ashlyn bahkan langsung berlari menghampiri rombongan.

Para prajurit sontak mencabut pedang. "Berhenti! Jangan mendekat!"

Tapi Ashlyn sama sekali tidak takut. Ia menerobos masuk hingga menghentikan iring-iringan mobil, dan detik itu juga Ashlyn berdiri tepat di depan mobil Ethan, lalu mengangkat wajahnya dengan senyum paling cerah yang pernah ia miliki.

"Suamiku!!" panggil Ashlyn.

Terpopuler

Comments

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

kak lunoxs suka banget tinggal di kota servo 🤭 Kota dengan banyak kisah 😆

2026-08-04

5

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

Dasar bapak tak tahu diri, bapak lukcnut, laki2 tak punya Nyali! masih bab awal sudah di bikin darting sama kelakuan Derick dan sinta 😤 kalau sayang seharusnya bisa membela anaknya, bukan malah mempercayai omongan sinta.

2026-08-04

0

Shee_👚

Shee_👚

tepat menurut siapa?? menurut kalian kan belum tentu menurut takdir, suatu hari nanti kalau ashlyn mendapatkan kebahagiaan kalian jangan ngaku² keluarga😏

2026-08-06

1

lihat semua
Episodes
1 IISJ Bab 1 - Suamiku
2 IISJ Bab 2 - Pertama Kali Bertemu
3 IISJ Bab 3 - Seekor Kucing
4 IISJ Bab 4 - Janji
5 IISJ Bab 5 - Kecuali Aku
6 IISJ Bab 6 - Aku Tidak Bodoh
7 IISJ Bab 7 - Pertama Kali
8 IISJ Bab 8 - Kenapa Bersembunyi Di Sini?
9 IISJ Bab 9 - Tempat Duduk Favoritku
10 IISJ Bab 10 - Mau Sampai Kapan?
11 IISJ Bab 11 - Ketenangannya Goyah
12 IISJ Bab 12 - Satu-satunya Jalan Terbaik
13 IISJ Bab 13 - Semudah Itu?
14 IISJ Bab 14 - Bukan Tanggung Jawabku
15 IISJ Bab 15 - Matahari Mulai Terbenam
16 IISJ Bab 16 - Sander Akan Pergi Sekarang
17 IISJ Bab 17 - Bagaimana?
18 IISJ Bab 18 - Benar-benar Bahaya
19 IISJ Bab 19 - Nanti
20 IISJ Bab 20 - Siapa Wanita Itu?
21 IISJ Bab 21 - Istri Jenderal Ethan Harold
22 IISJ Bab 22 - Menemani
23 IISJ Bab 23 - Menemuiku Sendiri
24 IISJ Bab 24 - Istriku
25 IISJ Bab 25 - Sesuatu Yang Tak Beres
26 IISJ Bab 26 - Setara
27 IISJ Bab 27 - Jangan Gerak-gerak
28 IISJ Bab 28 - Di Pangkuan Ethan
29 IISJ Bab 29 - Banyak Sekali Pertanyaan
30 IISJ Bab 30 - Sungguhan Saja
31 IISJ Bab 31 - Semoga Kamu Cepat Sadar
32 IISJ Bab 32 - Semakin ditatap
33 IISJ Bab 33 - Harus Waspada
34 IISJ Bab 34 - Biar Adil
35 IISJ Bab 35 - Siang Nanti
36 IISJ Bab 36 - Dua Sampah
37 IISJ Bab 37 - Ideku Sendiri
38 IISJ Bab 38 - Ciuman Selamat Tidur
39 IISJ Bab 39 - Undangan Pernikahan
40 IISJ Bab 40 - Main Kakak Adik
41 IISJ Bab 41 - Karena Ashlyn Cantik
42 IISJ Bab 42 - Bagaimana Caranya Bisa Punya Anak?
43 IISJ Bab 43 - Sangat Mengejutkan
44 IISJ Bab 44 - Saat Itu
45 IISJ Bab 45 - Rumahku Sekarang
46 IISJ Bab 46 - Si Gadis Jahat Itu
47 IISJ Bab 47 - Seharusnya Sudah Mati
Episodes

Updated 47 Episodes

1
IISJ Bab 1 - Suamiku
2
IISJ Bab 2 - Pertama Kali Bertemu
3
IISJ Bab 3 - Seekor Kucing
4
IISJ Bab 4 - Janji
5
IISJ Bab 5 - Kecuali Aku
6
IISJ Bab 6 - Aku Tidak Bodoh
7
IISJ Bab 7 - Pertama Kali
8
IISJ Bab 8 - Kenapa Bersembunyi Di Sini?
9
IISJ Bab 9 - Tempat Duduk Favoritku
10
IISJ Bab 10 - Mau Sampai Kapan?
11
IISJ Bab 11 - Ketenangannya Goyah
12
IISJ Bab 12 - Satu-satunya Jalan Terbaik
13
IISJ Bab 13 - Semudah Itu?
14
IISJ Bab 14 - Bukan Tanggung Jawabku
15
IISJ Bab 15 - Matahari Mulai Terbenam
16
IISJ Bab 16 - Sander Akan Pergi Sekarang
17
IISJ Bab 17 - Bagaimana?
18
IISJ Bab 18 - Benar-benar Bahaya
19
IISJ Bab 19 - Nanti
20
IISJ Bab 20 - Siapa Wanita Itu?
21
IISJ Bab 21 - Istri Jenderal Ethan Harold
22
IISJ Bab 22 - Menemani
23
IISJ Bab 23 - Menemuiku Sendiri
24
IISJ Bab 24 - Istriku
25
IISJ Bab 25 - Sesuatu Yang Tak Beres
26
IISJ Bab 26 - Setara
27
IISJ Bab 27 - Jangan Gerak-gerak
28
IISJ Bab 28 - Di Pangkuan Ethan
29
IISJ Bab 29 - Banyak Sekali Pertanyaan
30
IISJ Bab 30 - Sungguhan Saja
31
IISJ Bab 31 - Semoga Kamu Cepat Sadar
32
IISJ Bab 32 - Semakin ditatap
33
IISJ Bab 33 - Harus Waspada
34
IISJ Bab 34 - Biar Adil
35
IISJ Bab 35 - Siang Nanti
36
IISJ Bab 36 - Dua Sampah
37
IISJ Bab 37 - Ideku Sendiri
38
IISJ Bab 38 - Ciuman Selamat Tidur
39
IISJ Bab 39 - Undangan Pernikahan
40
IISJ Bab 40 - Main Kakak Adik
41
IISJ Bab 41 - Karena Ashlyn Cantik
42
IISJ Bab 42 - Bagaimana Caranya Bisa Punya Anak?
43
IISJ Bab 43 - Sangat Mengejutkan
44
IISJ Bab 44 - Saat Itu
45
IISJ Bab 45 - Rumahku Sekarang
46
IISJ Bab 46 - Si Gadis Jahat Itu
47
IISJ Bab 47 - Seharusnya Sudah Mati

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!