Matahari sore perlahan meluncur menembus kanopi rimba purba, membiaskan pendaran warna jingga keemasan yang menentramkan jiwa. Di balik himpitan tebing batu raksasa dan lilitan akar-akar pohon purba berukuran puluhan meter, tersembunyi sebuah perkampungan kayu yang asri: Pemukiman Suku Penjaga Rimba.
Dinding-dinding kayu pualam tua dan atap dedaunan obat membentengi puluhan rumah panggung yang berdiri teratur.
Kedatangan Amo, Ami, dan rekan-rekannya yang disambut tangis haru warga suku seketika berubah menjadi guncangan takjub. Seluruh warga perkampungan—mulai dari para tetua, prajurit berzirah kulit, hingga wanita dan anak-anak—berbaris di sepanjang jalan desa, menatap sosok pemuda berjubah hitam yang berjalan anggun di samping para pemuda suku.
Amo membimbing Zhao Gou secara langsung menuju aula panggung utama yang terbuat dari kayu cendana tua.
Di atas guling sutra kasar, duduk seorang pria tua berambut putih panjang dengan pendaran aura yang bijaksana—Tetua Suku Penjaga Rimba. Begitu mendengar laporan tergesa-gesa dari Amo mengenai pembantaian yang hampir terjadi dan bagaimana Zhao Gou meratakan puluhan Pemburu Serigala Hitam hanya dengan selapis tekanan batin...
CRASH !
Tetua Suku seketika berdiri dari duduknya, melangkah cepat dan membungkukkan tubuh tuanya dalam-dalam di hadapan Zhao Gou!
"Hamba Tetua Suku Penjaga Rimba..." tutur sang Tetua dengan suara bergetar tulus dipenuhi rasa hormat yang teramat sangat mendalam, "...mengucapkan terima kasih setinggi langit atas keagungan Tuan Muda! Anda telah menyelamatkan nyawa anak-anak kami dan menjaga kehormatan suku kecil kami dari cengkeraman binatang-binatang kotor itu!"
Zhao Gou mengibaskan lengan jubah hitamnya secara halus. Gelombang Qi yang hangat dan lembut seketika menyangga tubuh sang Tetua berdiri kembali secara tegak.
"Berdirilah, Tetua," ujar Zhao Gou santai seraya mengukir senyuman jernih. "Tidak perlu memberi penghormatan seberat ini."
Beberapa saat kemudian, sebuah perjamuan sederhana disi…
Legenda Zhou
Kehangatan Suku Rimba
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 105 Episodes
Comments