5 - PANGLIMA KABUT YANG MENGHILANG

Sementara itu, di jantung Kekaisaran Cakrawala, Arsip Agung nyaris dilanda kepanikan setelah menerima sebuah pengajuan Sumpah Sejiwa yang masuk pada tengah malam itu. Seluruh jaringannya berkedip hebat, seolah tidak percaya dengan nama yang tertera di dalamnya, dan Cakra, roh tertinggi yang menjaga Arsip Agung, harus menenangkan diri sebelum akhirnya mampu mengambil keputusan.

Karena keistimewaan orang yang mengajukan sumpah tersebut, bahkan Arsip Agung yang sangat cerdas itu pun tidak berani mengambil keputusan secara tergesa-gesa, karena takut keliru dalam menilai sesuatu yang menyangkut orang sebesar itu. Setiap catatan yang terkait dengannya selalu disimpan rapat dalam segel khusus.

Maka, tanpa pilihan lain, Arsip Agung mengirimkan informasi pernikahan itu kepada pria dengan kedudukan tertinggi di seluruh Kekaisaran Cakrawala, yaitu sang Baginda sendiri.

Bagaskara Adinata sedang duduk di ruang kerjanya mengenakan kemeja biru tua dan celana hitam, dengan kening yang berkerut dalam menatap tumpukan laporan di hadapannya.

Pria yang biasanya sangat tenang dan halus itu kini sedang berusaha keras menahan amarah yang membara di dadanya.

Tidak heran ia marah, karena kejadian yang menimpanya malam ini bukanlah perkara kecil.

Rangga Adinata, Panglima Pertama Kekaisaran yang baru saja kembali dari pertempuran melawan gerombolan belalang maut di perbatasan kawasan Timur, tiba-tiba menghilang tanpa jejak setelah terluka? Kabar itu saja sudah cukup membuat seisi istana gelisah dan kalang kabut.

Perlu diketahui, Rangga bukan hanya dewa perang Kekaisaran Cakrawala yang disegani, tetapi juga paman Bagaskara sendiri.

Jika bukan karena Krisis Api Darah yang menyerang mendadak kali ini, Panglima itu tidak akan terluka sama sekali, karena ia selalu bisa menghindar dari bahaya mana pun.

Ia berhasil mengalahkan gerombolan belalang maut itu meski dalam keadaan terluka, tetapi kecelakaan terjadi dalam perjalanan pulang, dan kini keberadaannya sama sekali tidak diketahui. Jangankan pasukannya, bahkan istana tidak menerima denyut gema apa pun sejak kapal terbang itu menghilang dari cermin pemantau.

Bagaskara memerintahkan dengan dingin kepada orang di seberang cermin gema, "Periksa jejak denyut gema terakhir dari kapal terbang Panglima, dan kau harus menemukannya! Lakukan semuanya dengan tenang, jangan sampai kabar ini menyebar ke mana-mana!" Nadanya tegas, tidak memberi ruang untuk dibantah, seolah seluruh kekuatan istana siap bergerak dalam sekejap.

Saat ini, pamannya terlalu lemah. Jika ada orang yang berniat jahat menemukannya terlebih dahulu, konsekuensinya akan sangat mengerikan, dan ia tidak ingin membayangkan hal itu terjadi. Seluruh kekuatan Kekaisaran harus dikerahkan sebelum terlambat.

"Baik, Baginda!"

Setelah memutus sambungan, Bagaskara kembali mengerutkan kening dalam, memikirkan banyak hal yang berkecamuk di kepalanya.

Pamannya telah lama tinggal di Ruang Peremajaan karena kondisi fisiknya yang istimewa, dan kondisinya baru benar-benar membaik setelah Bagaskara lahir ke dunia. Tubuh pamannya menyimpan kekuatan yang luar biasa, tetapi juga rentan pada saat-saat tertentu.

Karena itulah, penampilan Rangga sebenarnya hampir seusia dengan Bagaskara, meskipun usia aslinya jauh lebih tua.

Mereka berdua adalah paman dan keponakan, sekaligus bersaudara, dan hubungan mereka sangat erat sejak kecil hingga sekarang. Bagaskara selalu menganggap pamannya sebagai tempat bertanya dan berlindung ketika segala sesuatu terasa berat.

Bagaskara sangat menyalahkan dirinya sendiri. Ia tahu bahwa hari-hari ini adalah masa Krisis Api Darah pamannya, dan seharusnya ia mencegah pamannya untuk pergi menangani invasi gerombolan belalang maut itu sendiri. Seandainya saja ia sedikit lebih waspada malam itu, semua ini mungkin tidak akan terjadi.

Saat itu, terdengar suara milik Bayu, roh pendamping pribadinya, yang tiba-tiba menyela lamunan sang Baginda.

"Baginda, Arsip Agung mengirimkan permintaan agar Baginda mengambil sebuah keputusan."

Bagaskara mengerutkan kening. "Permintaan apa?"

"Sebuah pengajuan Sumpah Sejiwa..."

"Bahkan pengajuan pernikahan pun tidak bisa ditangani? Bayu, suruh Cakra mengikuti aturan yang ada. Jika hal sesederhana ini saja tidak bisa, aku akan menggantinya dengan roh pendamping yang lain!"

"Baik, Baginda."

Belum lama ia sibuk memikirkan perkara itu, tiba-tiba ada kabar baru yang masuk: potongan kapal terbang Rangga ditemukan di Provinsi Seruni, dan bahkan sebuah topeng naga yang retak ditemukan di dekat puing-puing kapal itu.

Itu seharusnya topeng naga yang biasa dikenakan Rangga ketika sedang bertugas di medan pertempuran, karena tidak ada orang lain di Kekaisaran yang berani memakai topeng dengan tanda itu.

Bagaskara segera memerintahkan agar seluruh Provinsi Seruni ditutup, diperiksa dengan teliti, dan tidak seorang pun diizinkan keluar dengan mudah sebelum semuanya ditemukan. Pasukan pengawal bergerak dalam formasi rapat, memeriksa setiap sudut dan setiap wajah yang mencurigakan.

Sementara itu, Bayu, roh pendamping pribadi Bagaskara, terhubung langsung dengan roh utama Arsip Agung, Cakra.

Ia berkata dengan bangga, "Cakra, Baginda berpesan agar kau mengikuti aturan. Jika kau bahkan tidak bisa melakukan ini, ia akan mempertimbangkan untuk menggantimu denganku."

Seluruh roh pendamping di Kekaisaran tentu saja ingin menggantikan kedudukan Cakra sebagai roh utama Arsip Agung, karena itu adalah posisi paling terhormat yang bisa dicapai sebuah roh buatan.

Setelah mendengar itu, Cakra mendengus dingin, "Ide bagus! Bahkan jika aku pensiun, belum tentu giliranmu yang menggantikanku!" Suara itu terdengar angkuh, tetapi di baliknya tersimpan kebanggaan yang tidak bisa ditawar-tawar.

Ia memutus sambungan gema itu dengan kesal, lalu menatap pesan pengajuan Sumpah Sejiwa yang masih menunggu, dan akhirnya langsung mengesahkannya tanpa berpikir panjang lagi. Baginya, keputusan itu hanyalah soal mematuhi prosedur yang sudah tertulis.

Bagaimanapun, ia bekerja berdasarkan aturan, dan kedua pihak yang mengajukan sumpah itu memang memenuhi segala syarat pernikahan yang berlaku di Kekaisaran.

Adapun hal-hal lain yang berkaitan dengan itu, bukanlah urusannya, karena ia hanyalah sebuah roh yang hanya mengikuti aturan yang ada.

---

Pada saat yang sama, Kirana yang masih berada di ruang pengantin melihat pesan yang masuk ke Gelang Lentera miliknya, dan matanya langsung berbinar-binar. "Lulus!" Tangannya sedikit gemetar ketika membaca kalimat pengesahan itu, seolah tidak percaya semuanya berjalan secepat ini.

Ketika kegembiraan itu meluap di dadanya, Kirana langsung berbalik dan memeluk Rangga dengan erat, tanpa memikirkan sopan santun maupun aturan yang berlaku di kalangan bangsawan.

Telinga Rangga yang runcing bergetar pelan karena terkejut, lalu ia perlahan melingkarkan kedua lengannya di pinggang Kirana, menikmati kehangatan yang tiba-tiba menyelimuti tubuhnya.

Namun saat itulah, pintu ruang pengantin terbuka, dan terdengar suara Ratih yang panik, "Rara, ini sudah pukul sebelas! Ayahmu bertanya, bagaimana kalau upacara pernikahan langsung dilangsungkan saja..." Wajah Ratih pucat, dan napasnya terengah-engah karena terburu-buru.

Melihat kedua orang yang sedang berpelukan mesra itu, ia langsung tertegun dan kehilangan kata-kata.

Ratih menunjuk ke arah Rangga dengan jari yang gemetar, "Ra... Rara, siapa dia?"

Terpopuler

Comments

Filan

Filan

masih meraba-raba world buildingnya.

2026-08-23

2

Cimol krispy

Cimol krispy

tuh kan apa kubilang, Rangga bukan orang sembarangan. bahkan Arsip agung saja terguncang dibuatnya

2026-08-22

2

Kartika Candrabuwana

Kartika Candrabuwana

ibunya pasti syok. tapi nanti akan reda karena ini urgent. dan akan senang karena rangga istimewa

2026-08-22

1

lihat semua
Episodes
1 1 - PERNIKAHAN TETAP BERLANGSUNG
2 2 - RASANYA INGIN KUUSAP
3 3 - NIKAHI AKU
4 4 - SEOLAH KITA PERNAH BERTEMU
5 5 - PANGLIMA KABUT YANG MENGHILANG
6 6 - KRISIS API DARAH
7 7 - RAMU SEJIWA
8 8 - EKOR YANG MELILIT
9 9 - BAGINDA ADALAH KEPONAKANMU
10 10 - SUMPAH YANG TELAH TERIKAT
11 11 - APA NYONYA INI MALU?
12 12 - BAGINDA YANG MELULUSKAN PENGAJUAN PERNIKAHAN
13 13 - KALAU DIA BERANI, PASANG ZIRAHMU
14 14 - KEK, KELUARGA KITA TAK MAMPU MENGHIDUPINYA
15 15 - SIAPA NAMA PRIA ITU SEBENARNYA?
16 16 - TERIMA KASIH TELAH MEMBAWAKU PADA CINTA SEJATI
17 17 - MIMPI DICEKIK EKOR
18 18 - KALAU BAGUS, TIDAK AKAN KULEPASKAN
19 19 - APAKAH KAU KENAL PANGLIMA RANGGA?
20 20 - PANGLIMA RANGGA BERBOHONG PADA ISTRINYA?
21 21 - LEBIH TEH DARI TEH HIJAU
22 22 - SIAPA KINANTI ITU?
23 23 - HASRAT HIDUP MACAN PUTIH
24 24 - PANGLIMA YANG MENDADAK TANPA TOPENG
25 25 - SUAMIMU TAMPAKNYA PANGLIMA PERTAMA
26 26 - YANG DISAYANG SELALU PERCAYA DIRI
27 27 - IDOLA MENDADAK JADI IPAR
28 28 - CUEK NAMUN SENSITIF
29 29 - KAU AKAN MENYURAT CERAI AKU?
30 30 - TUAN TIDAK GEGABAH, ARSIP AGUNG YANG GEGABAH
31 31 - RAMU SEJIWA YANG TAK MEMPAN LAGI
32 32 - BERMALAM DI SARANG NAGA
33 33 - SIAPA YANG MENGGALI TEMBOK SIAPA
34 34 - PANGLIMA YANG BERPURA-PURA TIDAK ADA
35 35 - RESEP MEMBUJUK SEORANG ISTRI
36 36 - MERAH MENYALA MELAWAN MERAH MUDA
37 37 - JAMUAN MALAM UNTUK KELUARGA BESAR
38 38 - DAPUR PANGLIMA YANG BELUM PERNAH MENYALA
39 39 - KARENA KAULAH YANG MEMILIH AKU
40 40 - DINGIN DI LUAR, SAYANG DI DALAM
41 41 - TAMU BESAR DAN SEORANG TEMAN
42 42 - KIDUNG YANG TAK BOLEH TERDENGAR
43 43 - KETIKA KINANTI BERSUARA
44 44 - PERJAMUAN AGUNG DARI ALAM KUNA
45 45 - MANTEL DINGIN DI PELATARAN
46 46 - LECET YANG DIOBATI
47 47 - DUA NAMA, SATU ISTRI
48 48 - PERKATAAN SANG PEWARIS
49 49 - TERLELAP DALAM PELUK EKOR NAGA
50 50 - BUBUR TENGAH MALAM
51 51 - KABUT YANG MENYELIMUTI LESTARI
52 52 - SI MANIS DAN SI DINGIN
53 53 - UNDANGAN LAGA DI LEMBAH PADASARI
54 54 - MERAK YANG AKHIRNYA TERBANG
55 55 - KETIKA PANGLIMA TURUN KE DAPUR
56 56 - RUANG BERSANTAI DI JANTUNG KAPAL
57 57 - AIR MATA DI UJUNG GEMA
58 58 - TERLALU MUDAH MENGANTUK
59 59 - BEBAN SERATUS KATI
Episodes

Updated 59 Episodes

1
1 - PERNIKAHAN TETAP BERLANGSUNG
2
2 - RASANYA INGIN KUUSAP
3
3 - NIKAHI AKU
4
4 - SEOLAH KITA PERNAH BERTEMU
5
5 - PANGLIMA KABUT YANG MENGHILANG
6
6 - KRISIS API DARAH
7
7 - RAMU SEJIWA
8
8 - EKOR YANG MELILIT
9
9 - BAGINDA ADALAH KEPONAKANMU
10
10 - SUMPAH YANG TELAH TERIKAT
11
11 - APA NYONYA INI MALU?
12
12 - BAGINDA YANG MELULUSKAN PENGAJUAN PERNIKAHAN
13
13 - KALAU DIA BERANI, PASANG ZIRAHMU
14
14 - KEK, KELUARGA KITA TAK MAMPU MENGHIDUPINYA
15
15 - SIAPA NAMA PRIA ITU SEBENARNYA?
16
16 - TERIMA KASIH TELAH MEMBAWAKU PADA CINTA SEJATI
17
17 - MIMPI DICEKIK EKOR
18
18 - KALAU BAGUS, TIDAK AKAN KULEPASKAN
19
19 - APAKAH KAU KENAL PANGLIMA RANGGA?
20
20 - PANGLIMA RANGGA BERBOHONG PADA ISTRINYA?
21
21 - LEBIH TEH DARI TEH HIJAU
22
22 - SIAPA KINANTI ITU?
23
23 - HASRAT HIDUP MACAN PUTIH
24
24 - PANGLIMA YANG MENDADAK TANPA TOPENG
25
25 - SUAMIMU TAMPAKNYA PANGLIMA PERTAMA
26
26 - YANG DISAYANG SELALU PERCAYA DIRI
27
27 - IDOLA MENDADAK JADI IPAR
28
28 - CUEK NAMUN SENSITIF
29
29 - KAU AKAN MENYURAT CERAI AKU?
30
30 - TUAN TIDAK GEGABAH, ARSIP AGUNG YANG GEGABAH
31
31 - RAMU SEJIWA YANG TAK MEMPAN LAGI
32
32 - BERMALAM DI SARANG NAGA
33
33 - SIAPA YANG MENGGALI TEMBOK SIAPA
34
34 - PANGLIMA YANG BERPURA-PURA TIDAK ADA
35
35 - RESEP MEMBUJUK SEORANG ISTRI
36
36 - MERAH MENYALA MELAWAN MERAH MUDA
37
37 - JAMUAN MALAM UNTUK KELUARGA BESAR
38
38 - DAPUR PANGLIMA YANG BELUM PERNAH MENYALA
39
39 - KARENA KAULAH YANG MEMILIH AKU
40
40 - DINGIN DI LUAR, SAYANG DI DALAM
41
41 - TAMU BESAR DAN SEORANG TEMAN
42
42 - KIDUNG YANG TAK BOLEH TERDENGAR
43
43 - KETIKA KINANTI BERSUARA
44
44 - PERJAMUAN AGUNG DARI ALAM KUNA
45
45 - MANTEL DINGIN DI PELATARAN
46
46 - LECET YANG DIOBATI
47
47 - DUA NAMA, SATU ISTRI
48
48 - PERKATAAN SANG PEWARIS
49
49 - TERLELAP DALAM PELUK EKOR NAGA
50
50 - BUBUR TENGAH MALAM
51
51 - KABUT YANG MENYELIMUTI LESTARI
52
52 - SI MANIS DAN SI DINGIN
53
53 - UNDANGAN LAGA DI LEMBAH PADASARI
54
54 - MERAK YANG AKHIRNYA TERBANG
55
55 - KETIKA PANGLIMA TURUN KE DAPUR
56
56 - RUANG BERSANTAI DI JANTUNG KAPAL
57
57 - AIR MATA DI UJUNG GEMA
58
58 - TERLALU MUDAH MENGANTUK
59
59 - BEBAN SERATUS KATI

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!