Setelah Su Yu pergi menjauh tanpa disadari siapa pun, keributan di tengah hutan itu pecah. Para pendekar yang baru saja keluar dari dimensi rahasia saling berteriak, wajah mereka dipenuhi kemarahan dan kebingungan.
"Peluang yang kudapatkan hilang! Semua hilang tanpa jejak!" seru seorang pendekar bertubuh pendek sambil meraba dadanya sendiri, mencari benda yang sebelumnya tersimpan di balik jubahnya.
Pendekar lain di sebelahnya ikut memeriksa tubuhnya, lalu meninju batang pohon hingga kulitnya terkelupas.
"Sial! Kitab yang kusimpan di dalam kantong penyimpanan juga lenyap! Seolah tidak pernah ada!"
Keriuhan semakin menjadi. Beberapa orang mulai saling tuduh, menunjuk satu sama lain dengan mata liar. Suasana berubah menjadi gelanggang saling curiga.
"Kau pasti mencurinya saat kami keluar tadi!"
"Jangan menuduh sembarangan! Aku juga kehilangan semuanya!"
"Berhenti! Kalian semua tertipu!"
Suara lantang itu datang dari Tetua Wu. Pria berjubah putih itu berdiri di atas batu besar, menatap seluruh pendekar dengan raut yang kacau. Ada keterkejutan, kemarahan, dan sedikit ketakutan di matanya.
Semua perhatian langsung tertuju kepadanya. Tetua Bai yang berdiri tidak jauh dari sana menyipitkan matanya, menunggu pria itu melanjutkan.
Tetua Wu menarik napas panjang, lalu menggenggam kepalanya sendiri dengan kedua tangan. "Dua bulan yang lalu... aku melewati tempat ini seorang diri. Saat itulah aku mendengar suara. Suara seorang pria yang berbisik dari kejauhan, tetapi setiap katanya terdengar begitu dekat."
"Apa maksud anda senior?" tanya salah satu pendekar.
Tetua Wu menurunkan tangannya dan menatap kosong ke depan. "Suara itu menyebutkan ada peluang tersembunyi di tempat ini. Dia memintaku melakukan penjelajahan dan mengundang banyak pendekar untuk ikut. Katanya, semakin banyak orang yang masuk, semakin besar manfaat yang akan kuperoleh."
Hening.
Tetua Bai memecah kesunyian dengan tawa sinis. "Haha. Jadi kau sengaja mengumpulkan kami semua demi bisikan hantu? Sungguh tetua sek…
Su Yu Memberontak Takdir
Bab 32: Kejaran di Hutan Sunyi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments
septian arista
semoga novel ini benar-benar tamat sampai episode terakhir enggak kaya novel-novel yang sebelumnya
2026-09-06
1