Qin Shian melesat bagai bayangan putih yang menembus udara, menyisakan jejak samar di atas helai-helai rumput lembah. Su Yu menatap punggung anggun itu sejenak, sebelum berpaling pada anak-anak yang masih berkumpul di sekitar gerobak.
"Naiklah. Perjalanan kita masih jauh," ucapnya lembut seraya menyibak kain penutup gerobak.
Satu per satu anak-anak menaiki gerobak dengan raut riang. Dua gadis muda membantu yang paling kecil melangkah naik sebelum menyusul ke dalam. Su Yu merapatkan kain penutup, lalu melangkah menuju kuda roh dan menaiki punggungnya dengan cekatan.
Di sisi lain, Qin Shian mendarat mulus di hadapan kereta mewahnya. Empat pengawal yang berbaris siaga seketika menangkupkan tangan penuh hormat, sementara sang kusir menundukkan kepala dalam-dalam.
"Nona Muda, apakah kita tetap melanjutkan perjalanan menuju Sungai Ular?" tanya pengawal tertua secara hati-hati.
Qin Shian menggeleng pelan. "Batalkan. Kita kembali ke sekte."
Pengawal itu mengernyitkan dahi, raut kebingungan tak mampu disembunyikannya. "Tapi Nona, bukankah sebelumnya anda bersikeras singgah ke Sungai Ular? Apakah perampok itu..."
"Pria yang kusangka perampok ternyata seorang pendekar berjiwa dermawan," potong Qin Shian seraya melirik gerobak kayu yang mulai bergerak di kejauhan. "Kita akan mengawal rombongannya hingga tiba di Kota Anze."
Mata keempat pengawal mendadak melebar. Sang kusir pun terperangah tak percaya. Nona muda mereka yang terkenal bersikap dingin dan enggan membuang waktu, kini justru rela menunda urusan penting hanya demi mengawal orang asing.
"Baik, Nona Muda," patuh pengawal tertua seraya menunduk takzim.
Qin Shian melangkah masuk ke dalam kabin. Tak lama berselang, gerobak kayu Su Yu berhenti beberapa zhang di samping kereta. Qin Shian menyibak tirai jendela, menatap pemuda di atas kuda roh.
"Senior, mari kita berangkat," seru Su Yu dari atas pelana.
Qin Shian menunjuk ke arah rute di hadapan mereka. "Berjalanlah di depan. Kami akan menjaga dari belakang."
"Terima kasih, S…
Su Yu Memberontak Takdir
Bab 40: Kota Anze
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments