Keesokan harinya. Gadiza datang ke rumah mertuanya. Di tangannya terdapat sebuah amplop bewarna putih.
“Ibu.”
Ibu Anugrah yang sedang duduk merenung, karena kesal setelah bertemu Cynara, pun menoleh.
“Apa itu?” tanyanya menyiratkan raut yang datar.
Gadiza berusaha tersenyum dengan ramah. “Undangan, Bu.”
Ia menyerahkan amplop tersebut. Mertuanya itu langsung mengambilnya. Matanya langsung tertuju kepada nama yang tercetak di bagian depan.
Alvin Mahendra.
Alisnya terangkat. “Loh?”
Gadiza duduk di sampingnya. “Kenapa?”
“Jadi akhirnya kakakmu yang duda itu menemukan wanita yang bisa menggantikan istrinya?”
Gadiza tersenyum kecil. “Mungkin.”
Ibu Anugrah membuka undangan tersebut. “Bukan kah katanya tidak mau menikah lagi?”
“Iya.”
“Setelah Mbak Kania meninggal, dia seperti tidak tertarik kepada perempuan mana pun.”
“Memang.”
Gadiza mengangguk. “Makanya kami semua juga kaget.”
Anugrah yang sejak tadi duduk tidak jauh dari mereka hanya diam.
Tatapannya tertuju kepada undangan tersebut.
Alvin.
Kakak iparnya.
Seorang pria yang selama ini ia kenal sangat tertutup.
Bahkan setelah bertahun-tahun, Alvin tidak pernah terlihat dekat dengan perempuan mana pun.
Lalu sekarang...
tiba-tiba menikah?
Anugrah merasa ada sesuatu yang janggal.
“Siapa calon istri kakakmu?” tanya Ibu mertuanya.
Gadiza menggeleng. “Nah, itu masalahnya, Bu.”
“Maksudnya?”
“Kata Kak Alvin, nanti lihat saja saat akad.”
Ibu Anugrah langsung mengerutkan kening. “Loh?”
“Kami juga penasaran.”
“Kenapa dia tidak memberitahu keluarga?”
“Katanya tidak perlu.”
Gadiza terkekeh. “Pokoknya nanti semua orang akan tahu.”
Ibu Anugrah tampak tidak puas. “Wah, masa begitu?”
Ia menatap undangan itu. “Kan kita harus tahu bibit, bebet, dan bobotnya.”
Kemudian ia mendengus. “Jangan seperti memilih kucing dalam karung!”
Gadiza menahan tawa. “Memangnya kalau Kak Alvin sudah memutuskan, siapa yang berani melarang?”
Ibu Anugrah menggeleng. “Bukan melarang.”
Ia mengembalikan undangan kepada Gadiza. “Ibu hanya ingin tahu perempuan seperti a…
5 Tahun Pasca-Cerai
26. Undangan Penuh Rahasia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 68 Episodes
Comments
sunaryati jarum
Tabiat sangat bagus harus minta restu dan menjemputnya
2026-08-30
1
Aku Rajin Membaca
jd, cynara hny mau nikah2 aja tnpa rasa?
2026-08-30
2
Safira Aurora
itu cynara kayak nutup hati, dia sulit utk membuka diri
2026-08-30
0