Keesokan hari
Ruang rapat lantai dua belas pada pagi itu jauh lebih penuh dibandingkan hari sebelumnya.
Anugrah duduk di salah satu sisi meja.
Di hadapannya terdapat Alvin, Candra, perwakilan legal, keuangan, dan sumber daya manusia.
Tidak ada yang tersenyum.
Tidak ada percakapan ringan.
Ini bukan rapat biasa.
Ini adalah sidang internal.
Alvin membuka dokumen di depannya.
“Sidang internal hari ini membahas tanggung jawab Anugrah Pratama sebagai Business Development Manager dalam pelaksanaan proyek kerja sama JM Corporation dan Narendra Group.”
Anugrah menarik napas panjang.
Alvin melanjutkan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan ketidaksesuaian pada sejumlah dokumen pengiriman, pengajuan biaya, dan pembayaran.”
Perwakilan keuangan menjelaskan secara singkat. Tidak ada cerita panjang lebar. Tidak ada tuduhan yang tidak memiliki dasar.
Hanya data konkret yang sudah tercatat rapi. Beberapa pengajuan biaya tidak sesuai dengan laporan lapangan.
Sejumlah dokumen menggunakan nama vendor berbeda dengan rekening penerima yang sama.
Dan yang paling penting, dokumen-dokumen tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Anugrah.
Setelah penjelasan selesai, Alvin menatapnya.
“Saudara Anugrah, apakah kamu mengakui tanda tangan dalam dokumen tersebut?”
Anugrah menatap lembaran di hadapannya. Kemudian mengangguk. “Ya.”
“Apakah kamu mengakui bahwa kamu memberikan persetujuan?”
“Ya.”
“Lalu apa pembelaanmu?”
Anugrah mengangkat wajah. “Saya tidak melakukan transaksi tersebut.”
Alvin diam.
“Saya tidak menerima uang dari perusahaan.”
Tidak ada jawaban.
Anugrah melanjutkan. “Dokumen-dokumen itu diberikan kepada saya dalam kondisi yang seolah-olah sudah lengkap. Saya menyetujuinya berdasarkan informasi yang diberikan tim.”
“Jadi?”
“Saya yakin ada pihak lain yang melakukan kesalahan ini.”
“Kesalahan?”
“Ya.” Anugrah mulai berbicara lebih cepat. “Atau mungkin seseorang sengaja menjebak saya.”
Candra mencatat sesuatu.
Anugrah menatap Alvin. “Saya tidak tahu siapa. Tetapi saya yakin bukan sa…
5 Tahun Pasca-Cerai
57. Keputusan Alvin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 68 Episodes
Comments
sunaryati jarum
Itu tidak seberapa dibanding Penderitaan Cynara . Dalam keadaan hamil ,terusir tanpa nafkah.Haampit mati jika tidak ditolong ALMH Kania.Kamu enak saat itu ,naik jabatan dan menggelar pernikahan dengan Gadiza. Sedangkan Cynara berjuang mendirikan perusahaan. Cynara saja bangkit dengan dukungan sahabat,masa kamu yang pria ,bingung.Rasain karena merahasiakan pernikahan, menyakiti istri yang menemani dari nol.Bahkan pernikahan Cynara yang mencukupi biaya hidup.Bshkan demi kehormatan kamu sebagai lelaki dia nurut berhenti bekerja.Masih merasa tidak bersalah, Anugerah
2026-09-08
5
Anbu Hasna
pelajaran kali ini. baik2 sama orang yang pegang tangga kesuksesanmu. sekali dia lepas tangan, jatuhnya sakit banget.
2026-09-08
3
Esther
Nikmati apa yg sudah terjadi Anugrah.
Semua akibat perbuatanmu beberapa tahun lalu
2026-09-08
1