"What ?? lu gak bilang, ya sudah deh gue gak jadi ikut" kata Arin dengan wajah kaget
"Gak apa apa, lu udah tau masalah gue ini, banyak hal yang mau gue ceritain sama lu" bisik ku lagi..
Dan kami pun berjalan menuju mobil Atta
"Mas ini temen ku Arin,, dia mau ikut gak apa apa kan? dia mau ke rumah ku dulu ada sesuatu yang ketinggalan katanya" kataku..
"Hmmm"
Di dalam mobil suasana hening, tanpa percakapan..
Arin yang dari tadi sibuk memainkan handphone nya..
Aku sedari tadi ingin menanyakan perihal sotnia tapi lihat tampang Atta yang serius membuat ku tidak berani berkata apa apa..
"Tanya gak ya? tapi harus di tanya ah biar jelas maksudnya dia apa" batinku
"Mas" kataku memecah keheningan
"Iya kenapa" ucapnya dingin, tanpa melihat kearah ku..
"Masalah Sonia, kenapa Mas bilang nya aku ngelarang Mas buat hubungan sama Sonia, aku kan gak pernah bilang gitu" suara ku pelan..
"Masalah Sonia lagi?" ucapannya masih dingin..
"Kenapa seneng banget si bahas soal Sonia, emang gak ada hal yang bisa kamu bahas selain Sonia?" lanjutnya
"Tapi aku mau tau, kenapa Mas bilang aku yang ngelarang, aku gak pernah bilang gitu kan sama Mas, kalo emang Mas deket sama Sonia atau mau balikan lagi ya silahkan, aku malah seneng kok.. Aku gak mau perjodohan ini, aku masih mau lanjut kuliah, aku mau nyari laki laki yang sesuai sama keinginan aku, aku masih gak kepikiran buat nikah " aku berusaha tegas, berbicara sama Atta memang harus tegas sepertinya..
Atta hanya diam, tak merespon ucapan ku..
"Mas, kenapa diam?"
Dan Atta masih diam..
"Kenapa cuma diam? kenapa gak ngerespon, mukanya kenapa jadi menyeramkan gitu" batinku
Ku lihat Arin masih memainkan handphone nya, entah lah apa yang ada di pikiran nya
"Mas, coba ngomong jangan diam aja kayak gini" ucapku
Sebenarnya aku mulai takut melihat wajahnya yang menyeramkan gitu..
Aku tidak pernah berdebat dengan orang, apalagi dengan orang yang lebih tua dari ku..
Aku memang penakut dalam urusan bicara dengan orang lain..
Sepanjang perjalanan Atta hanya d…
SahabatKu
Perjalanan Pulang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments