"Bengong aja lu," kata Abrar mengagetkan Rania.
"Siapa yang bengong si Mas, aku lagi liatin angka nih hehehe," kata Rania sambil cengar cengir.
"Cengar cengir aja lu kayak kuda," kata Abrar yang langsung masuk ke ruangannya Pak Rino.
Rania pun terfokus pada layar komputer nya kembali, laporan keuangan yang seharusnya sudah selesai sejak kemarin, kini harus ia kerjakan lagi karena ternyata banyak yang salah.
"Mas Abrar bilangnya aja mau bantuin, padahal mah ngerjain," gerutu Rania.
"Ngapa si Ran, ngedumel mulu dari tadi," kata Danisa.
"Laporan keuangan nih, banyak yang gak balance," kata Rania sambil manyun.
"Hahaha di kerjain Abrar lu," kata Danisa sambil tertawa puas.
"Di panggil Pak Rino noh," kata Abrar yang baru keluar dari ruangan Pak Rino.
"Ngapain?" tanya Rania bingung.
"Menekete, masuk aja sana," kata Abrar sambil berjalan ke arah kubikel nya.
"Tok.. Tok.. Tok.. "
"Masuk,"
Rania pun masuk ke dalam ruangannya Pak Rino.
"Maaf Pak, boleh saya duduk," kata Rania.
"Saya tidak tau ada kedekatan atau masalah apa kamu dengan Pak Haswin, tapi.. Sekarang kamu di minta untuk ke ruangannya Pak Haswin," kata Rino tanpa berbasa basi terlebih dahulu.
"Hah?" Rania bingung dengan apa yang di ucapkan atasannya tersebut.
"Kurang jelas?" tanya Rino sambil menatap tajam Rania.
"I.. Iya Pak, sangat jelas," kata Rania gugup.
"Tunggu apa lagi, silahkan ke ruangannya Pak Haswin sekarang," kata Rino sambil mengerjakan kembali pekerjaannya.
Rania pun buru buru keluar dari ruangan Pak Rino.
"Ada apa?" tanya Abrar kepo.
"Kepo," kata Rania sambil berlari ke luar ruangan.
"Ada apa ya di suruh ke ruangannya Pak Haswin, emang si kerjaan gue banyak yang salah, masa iya si langsung menghadap GM.. Biasanya juga di tegur dulu sama Pak Rino," gumam Rania.
Sesampainya di lantai sembilan, suasana memang terasa sangat berbeda.
"Kok gue jadi deg degan ya, biasanya biasa aja ketemu sama Mas Haswin," batin Rania.
"Mas Arsya.. Pak Haswin nya ada?" tanya Rania sambil tersenyum.
"Oh a…
SahabatKu
Butuh teman ngobrol
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments