Ku hela nafas dalam dalam..
"Bismillah.."
Malam harinya..
"Tok tok tok.."
"Rania ada Atta di ruang tamu" suara Mama terdengar dari balik pintu
"Iya Ma, sebentar" sahutku..
Selang beberapa menit aku pun keluar kamar dan menemui Atta..
"Hayo.." ucapku
"Sebentar, pamit dulu sama Mamah" jawabnya..
"Mamah?" kataku bingung
Setelah pamit kami pun pergi..
Di perjalanan menuju toko perhiasan..
"Kamu mau cincin yang seperti apa?" ucapnya memecah keheningan..
"Ya bebas, apa aja aku mah ikut aja" ucapku sambil memainkan handphone
"Rania, kenapa tadi kamu menelfon ku terus menerus"
"Hmmm" aku meletakkan handphone dalam tasku..
"Mau membicarakan soal lamaran"
Wajahnya terlihat antusias saat aku mengucapkan kata lamaran
"Apa? apa yang kau mau bicara kan?"
"Apa gak terlalu cepat untuk lamaran? kita bukannya baru ketemu kemarin? Papa ku juga belum 40 hari meninggal"
"Tak bisakah kau menanyakan satu satu" ucapnya kesal..
"Hehe ya sudah jawab aja atuh"
"Minggu ini aku harus kembali ke Kalimantan untuk menyelesaikan pekerjaanku, mungkin baru bisa kesini satu atau dua bulan lagi, lagi pula aku di pindah tugaskan di sini, jadi kerjaan ku harus segera selesai cepat, aku tidak bisa cuti terlalu lama lagi, aku hanya mengikat mu dengan lamaran "
"Apa Mas Atta mencintaiku?"
Atta terdiam sesaat..
"Ah kenapa itu yang aku tanyakan" batinku
"Kenapa kau menanyakan hal itu?" katanya dengan wajah bingung
"Hmm hanya ingin tau saja, kita kan baru ketemu kemarin, terus tiba tiba Mas bilang lusa mau melamar ku, memangnya tidak takut kecewa menikah denganku? Mas kan tidak tau aku seperti apa"
"Aku tau kamu makanya aku ingin melamar mu segera"
"Hah?? tau dari mana?"
"Tak perlulah kau tau, apa kamu mau menerima lamaran ku" wajahnya langsung berubah serius..
"Hmmm aku.."
"Masalah Sonia?"
Aku terdiam sejenak..
"Apa yang kamu takutkan dari Sonia? dia galak ?" ucapnya meledekku..
"Bukan itu Mas.. "
"Lalu..???"
"Aku tau dia sangat mencintai mu Mas, dulu pun dia pernah bunuh diri saat Mas Atta meninggalkannya,…
SahabatKu
Pasrah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 115 Episodes
Comments