The Admirer's Trap

The Admirer's Trap

Chapter 1 — Surat Pertama

Hujan gerimis membasahi halaman Westbridge Academy ketika bel pulang sekolah akhirnya berbunyi.

Para siswa berhamburan keluar dari kelas, sebagian berlari menuju gerbang, sebagian lagi tetap tinggal untuk kegiatan klub. Koridor yang biasanya ramai perlahan mulai sepi, hanya menyisakan suara langkah kaki dan percikan air hujan dari luar jendela.

Alya Mahendra menutup buku catatannya dan memasukkannya ke dalam tas.

"Besok jangan lupa latihan, ya!" seru Luna dari bangku sebelah.

Alya tersenyum.

"Iya, tenang saja."

Setelah berpamitan, ia berjalan keluar kelas. Saat melewati lorong lantai dua yang hampir kosong, sesuatu menarik perhatiannya.

Sebuah amplop putih tergeletak tepat di depan loker miliknya.

Alya berhenti.

Ia mengerutkan kening dan memungut amplop itu.

Namanya tertulis rapi di bagian depan.

Untuk Alya Mahendra.

Tidak ada nama pengirim.

"Aneh..."

Perlahan ia membuka amplop tersebut.

Di dalamnya terdapat secarik kertas berwarna krem dengan tulisan tangan yang sangat rapi.

Halo, Alya.

Aku sudah lama memperhatikanmu.

Ada sesuatu yang ingin kusampaikan.

Temui aku di taman belakang sekolah hari Jumat pukul 18.00.

Datang sendiri.

Dari Secret Admirer-mu.

Alya membaca surat itu dua kali.

Kemudian tiga kali.

Sebuah tawa kecil keluar dari bibirnya.

"Secret admirer?"

Ia menggeleng sambil tersenyum.

Siapa pun yang mengirim surat itu pasti sedang mencoba membuat kejutan romantis.

Meski begitu, ada sesuatu yang terasa aneh.

Tulisan tangannya terlalu rapi.

Terlalu sempurna.

Seolah sudah dipersiapkan jauh-jauh hari.

Namun Alya segera menepis pikirannya.

Mungkin hanya seseorang yang gugup menyatakan perasaan.

Ia melipat kembali surat itu dan memasukkannya ke dalam tas.

Tanpa menyadari bahwa surat tersebut akan mengubah hidupnya selamanya.

---

Di bagian lain sekolah, Darren Wijaya sedang membereskan peralatan basket setelah latihan.

Sebagai kapten tim basket, ia selalu menjadi orang terakhir yang meninggalkan lapangan.

Ketika hendak mengambil botol minumnya, ia melihat sesuatu terselip di bawah tas olahraga.

Sebuah amplop putih.

"Siapa lagi yang kasih surat sekarang?"

gumamnya.

Ia membuka amplop itu.

Isinya hampir sama.

Hanya lokasi dan tanggal pertemuannya yang berbeda.

Darren tertawa kecil.

"Secret admirer? Serius?"

Meski terdengar konyol, ia tidak membuang surat tersebut.

Sebaliknya, ia memasukkannya ke saku jaket.

Entah kenapa, ia penasaran.

 

Sore yang sama.

Di ruang seni.

Clara Prameswari sedang menyelesaikan lukisan untuk pameran sekolah.

Tangannya berhenti ketika melihat amplop putih di atas meja.

Ia yakin benda itu tidak ada beberapa menit sebelumnya.

Perasaan tidak nyaman langsung muncul.

Dengan hati-hati, Clara membuka surat tersebut.

Semakin ia membaca, semakin pucat wajahnya.

Secret admirer.

Pertemuan rahasia.

Datang sendirian.

Entah mengapa kata-kata itu membuatnya merinding.

Clara melirik jendela yang gelap karena hujan.

Perasaannya mengatakan sesuatu tidak beres.

 

Malam itu.

Lima siswa berbeda menerima surat yang sama.

Alya.

Darren.

Clara.

Kevin.

Dan Nadia.

Masing-masing menerima amplop putih tanpa nama pengirim.

Masing-masing diminta datang ke lokasi tertentu.

Dan tidak satu pun dari mereka mengetahui bahwa mereka bukan satu-satunya penerima surat tersebut.

Sementara itu, di suatu tempat di dalam area sekolah yang telah sepi, seseorang berdiri di depan papan penuh foto.

Foto lima siswa.

Foto-foto itu ditempel dengan jarum merah.

Di bawahnya terdapat daftar nama yang ditulis dengan tinta hitam.

Lima nama.

Lima target.

Sebuah tangan perlahan mengangkat spidol merah.

Kemudian memberi tanda centang pada nama pertama.

ALYA MAHENDRA

Orang itu tersenyum.

Senyum yang sama sekali tidak menunjukkan kasih sayang seorang pengagum rahasia.

Melainkan senyum seseorang yang telah merencanakan sesuatu.

Sesuatu yang mengerikan.

Di luar jendela, petir menyambar langit malam.

Dan permainan itu pun dimulai.

Bersambung...

Episodes

Download

Like this story? Download the app to keep your reading history.
Download

Bonus

New users downloading the APP can read 10 episodes for free

Receive
NovelToon
Step Into A Different WORLD!
Download NovelToon APP on App Store and Google Play