Indonesia
NovelToon NovelToon
Love Obsession

Love Obsession

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Dosen / Perjodohan / Balas Dendam
Popularitas:29.6k
Nilai: 5
Nama Author: Byreyn

Ceritanya Aku revisi yah dan harap bersabar ☺ cerita ini perlu aku rombak karena menurutku cerita diawal agak gk masuk akal dan ceritanya jadi bullet mangkanya susah mau lanjut dan mutusin buat revisi aja sebelum fokus melanjutkan ceritanya dan mohon dukungan dari kalian semua yang bersedia membaca cerita yang kurang dari kata sempurna 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Byreyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Sepihak

"Cinta bertepuk sebelah tangan itu, bagaikan mengenggam kaktus. semakin kamu pegang kuat, tanganmu yang akan terluka."

"Bagaimana tidurnya Rania.nyeyak ?"Tanya bu Angrit menatap hangat Rania.

"Iya bunda. Nyeyak banget hehehe."ucap Rania sambil melahap sarapanya.

"Angga disekolah kamu harus jagain Rania"perintah Tuan saputra.

"Dia bukan anak kecil yah"protes Angga kesal.

"Tapi kamu sama dia tuaan kamu, anggap aja dia adek kamu"ucap Pak saputra lagi.

"Gue ngak punya adek"tegas Angga cepat.

"Kalau gitu pacar kamu"goda bu Angrit terkekeh pelan. mendengarnya makanan yang masuk ketenggorokan Angga nyangkut, Angga doyan sekali keselek.

"Uhuk uhuuk"

Rania dengan cepat memberikan gelas pada Angga. Angga pun menerima segelas air yang diberikan padanya.

"Pelan pelan mangkanya, oppa"ucap Rania khawatir.

"Oppa ?"tanya pak saputra tak mengerti.

Angga kan masih mudah kok sudh dipanggil oppa"lanjut pak saputra sambil memandangi Rania yang tersenyum kaku.

"Oppa itu panggilan korea buat kaka laki-laki Ayah."sahut Bu Angrit menjelaskan pada suaminya itu. jelas Saja Bu Angrit tau. dia kan salah satu penggemar drama korea sama dengan Rania.

"Oh, hahaha dasar anak mudah jaman sekarang."geleng pak saputra tertawa geli. sementara Rania jadi malu sndiri, bisa-bisanya dia kelupaan merubah nama panggilan Angga didepan orang tuanya. bodoh kamu Rania.

Rania merutuki kebodohanya sendiri.

"Angga duluan"Angga menyudahi sarapanya. menyalimi kedua orang tuanya.

"Loh ga, bareng Rania dong perginya."cegah bu Angrit. ia melihat Rania yang belum menyelesaikan sarapanya.

"Iya, Kan Ayah sudah bilang kamu harus jagaain Rania. laki-laki harus bertanggung jawab."sahut pak saputra menasehati.

"Iya"kata Angga singkat. lalu berjalan duluan tanpa menghiraukan teriakan Rania.

"Ka Angga tunggu !"teriak Rania buru-buru mengambil tasnya dan berpamitan pada kedua orang tua Angga. lalu segera menyusul Angga yang sudah duluan keluar rumah.

"Oppanya mana Rania ?"Ejek pak saputra sedikit berteriak. Bu Angrit tertawa mendengarnya.

...****************...

"Cie yang datang bareng Rania kekampus. kayanya bau-bau jadian nih."goda Agil menyengol lengan Angga.

"Jadian mata lo !'ketus Angga tak terima. Rania yang mendengarnya mengerucutkan bibirnya.

"Aminin aja oppa. siapa tau nanti kita beneran Pacaran."Ucap Rania percaya diri.

"Ogah jadi pacar Lo"sinisnya sambil memainkan ponsel genggamnya.

"Ran, lo gk capek ngejar ngejar Angga yang kaya batu ?"sindir Bagas sengaja agar Angga mendengarnya. semenjak insinden Rania pingsan, disitu ia merasa prihatin. Angga selalu kasar padanya Tapi Rania tidak pernah mau menyerah sedikitpun.

"Ngak, Rania yakin kok kalau nanti Ka Angga bakal suka sama Rania."Rania berucap dengan tenang. padahal jauh dilubuk hatinya sikapnya tak setenang dari luar.

Angga tersenyum sinis."Lo tungguin aja smpai sapi bertelur.

Emang sapi bisa bertelur?"tanya Agil dengan wajah polosnya. langsung saja ia mendapatkan tabokan keras dari Bagas. membuat pria itu menjerit kesakitan.

"Sakit bego !"protes Agil memegangi kepalanya.

"masih yakin lo ran ?"timpal Bagas mengompori. hal itu membuat Rania kesal.

"Kenapa sih. urus aja diri lo yang sampai sekarang masih jomblo,"ketus Rania kesal.

Mendengar celetukan Rania. Agil tertawa puas. dia mengancungkan kedua jempolnya kearah Rania."adek abang udh pintar."

"diam lo kutu"ucap Bagas pada Agil.

Diam diam Angga tertawa kecil melihat pertengkaran kecil bagas dan Rania. tapi saat Rania kembali melihatnya, Angga masih mempertahankan wajah datarnya.

"Oppa, sampai kapan kamu akan menatapi ponsel itu ? Jadi pengen jadi ponsel biar bisa diliatin kamu."cemberut Rania kesal. membuat Agil dan bagas saling memandang setelah itu tertawa keras.

"HAHAHAHA"

"Ishhh, menyebalkan"Rania melipat tanganya didepan dada.

"Airin!"panggil Angga mendatangi Airin yang baru datang. gadis itu melihat Rania sekilas dan tersenyum kecil kepadanya. tapi Rania malah membalikan mukanya. mengabaikan senyuman Airin.

"Airin mulu, apa sih lebihnya dia."Gerutu Rania kesal. hatinya berdenyut sakit. kala melihat Angga Menatap Airin penuh perhatian. berbeda jika bersamanya. pria itu seperti monster. jarang sekali bahkan tidak pernah tersenyum untuknya.

"Berhenti daripada lo sakit hati."ucap Bagas menasehati, dianggukin oleh Agil disampingnya.

"Gue gk bakal nyerah. tanggung kalau berhenti"ucap Rania. Ia dengan sendu melihat Angga duduk didepan meja Airin dengan senyumnya yang tak pernah berhenti.

"Tapi percuma kalau bengsinnya abis. lo jalankan juga gk bakal bisa."lanjut bagas lagi. ia juga melihat kearah Angga & Airin. Bagas tau apa yang dipikirkan Rania. pasti Rania sedang sakit hati karena mata Rania tidak dapat berbohong. sekalipun Rania memalsukan wajahnya dengan memasang ekpresi baik-baik saja.

"Tinggal gue dorong dan bawa ke pom bensin, beres."ucap Rania berusaha tenang.

"Pom bensinya jauh, lo gk akan ketemu."kata Bagas lagi.

Agil menjadi bingung Dengan percakapan bagas dan Rania yang terlihat serius. tapi sialnya dia tak mengerti. apa hubunganya bensin dan pom bensin dengan Airin dan Angga ? Entahlah Authornya juga bingung tentang itu.

......................

Rania datang kekelas dengan wajah yang ditekuk. ia duduk di bangkunya tanpa melihat kearah kedua temanya yang dari tadi menatapnya heran.

"Lo kenapa Rania ?"tegur sisil pelan.

"tangan Lo kenapa Ran ? kok diperban gitu ?"imbuh Sarah.

Bukanya menjawab pertanyaan sisil dan Sarah Rania malah memarahi mereka."Bisa diam ngak kalian?!kepo aja urusan orang."

Sisil mengegam kuat tanganya. gadis itu terlihat emosi tapi Sarah yang disampingnya mencoba untuk menenangkanya.

"Sabar."ucap Sarah pelan.

"Apa sih kurangnya Gue ? kenapa Ka Angga tuh sukanya sama Tuh cewek Papan."ucap Rania dengan kesal.

"cewek Papan ?"tanya Sarah masih asing dengan nama yang disebut Rania.

"Maksud Lo Ka Airin ?"tebak Sisil melanjutkan perkataan Sarah.

"Iyalah siapa lagi"sewot Rania.

"tuh cewek, kayanya pake pelet. sampai Ka Angga hanya suka padanya. padahal juga cantikan Gue ketimbang tuh cewek papan.

kedua temanya memilih diam, mereka takut salah bicara. begitulah Rania kalau lagi badmood jangan ada satupun yang berani negur dia.

Rania menatap sinis Sarah dan Sisil."punya teman 2 tapi ngak guna !" ucap Rania kasar. lalu pergi meninggalkan kelas.

"Dasar cewek, sombong !" teriak Sisil kesal, saat Rania sudah keluar kelas.

" sabar " ucap Sarah menenangkan.

......................

Rania menunggu Angga diparkiran motor. gadis itu sudah mondar-mandir cukup lama di area parkiran. mulai dari berkaca di spion Angga, foto selfie, main tiktok, pasang alis, lipstik dan sebagainya untuk mengusir rasa bosanya. semua sudah ia lakukan namun Angga tak kunjung keluar. bahkan motor sudah mulai sepi. hanya beberapa yang tersisa termasuk motor Angga. Rania sudah banyak ditawarin pulang bareng dengan mahasiswa yang lain. percayalah Rania salah satu mahasiswi yang cukup populer tak jarang banyak yang ingin mendekatinya, tapi mereka juga sadar jika hati Rania hanya buat Angga. bahkan satu kampus sudah tahu akan hal itu. bagaimana mereka tidak tau, Rania pernah menempelkan surat cinta di papan mading. membuat seisi kampus menjadi heboh dan sampai ketelinga para dosen.

Hari ini Rania sudah bertekad akan pulang bersama Angga dia ngak mau Airin merebut posisinya nanti. bangku motor dibelakang Angga Hanya untuknya. egois memang, tapi Rania tak perduli. demi cintanya harus dia dapatkan.

Setelah lama menunggu akhirnya Angga datang juga.

"Akhirnya"ucap Rania lega. Rania melambaikan tanganya girang. tapi Angga justru mengabaikanya, ia fokus berbicara pada Airin.

"selalu saja Airin !"Rania berdecak kesal.

"Jaga jarak bukan mukhrim"Rania mendorong tubuh Airin dan berdiri ditengah-tengah Angga dan Airin.

"Lo juga bukan mukhrim gue !"sentak Angga sedkit keras.

"Kalau gitu kita nikah aja biar mukrim."Rania berujar enteng.

"Sakit jiwa lo ?"sinis Angga. lalu menaiki motornya dan memberikan helmnya pada Airin.

"Kok malah kasih Airin helmnya ?"tanya Rania tak terima.

"Lo siapa emang ?"

"Calon istri"jawab Rania. Tak menghiraukan pertanyaan Angga. Rania langsung naik kemotor Angga dan sempat sengaja menabrak bahu Airin. hampir saja gadis itu terjatuh kalau dia tak cepat mengimbanginya.

"Ayok jalan !"ucap Rania memeluk pinggang Angga tanpa disuruh.

"Turun lo!"bentak Angga melepaskan pegangan tangan Rania dipingangnya.

"Aku pulang sendiri aja Angga. kamu anterin dia aja."Airin segera memberikan helm itu pada Angga. ia bergegas pergi meninggalkan keduanya. Angga ingin mengejarnya tapi Rania malah turun dari motor Angga dan mengambil kunci motornya dengan lancang.

Rania mengantungkan kunci motor didepan wajah angga. pria itu menatapnya tajam.

"Kembalikan !"perntahnya dingin.

"Antar Rania dulu oppa, lagian ayah dan bunda kamu sudah berpesan kalau kamu harus jagain Aku"Rania memasang wajah imutnya. yang justru membuat Angga jenggah padanya.

"Lo ngk bisa dikasih hati ya? Nyesel gue baik sama Lo kemarin."Angga menatap tajam Rania.

"Karena oppa suka sama Rania, tapi kamunya ngak sadar."Rania mencubit gemas pipi Angga yang segera ditepis kasar.

Angga turun dari motor lalu mencengkal kuat tangan Rania hingga membuat gantungan kunci yang dipegang Rania terjatuh.

"Akh, sakit tau. kasar banget."

"Lo emang ngak pantes dilembutin"ucap Angga kasar. ia lalu merampas kunci motornya dan kembali menaiki motornya. Angga dengan cepat menyalakan mesin motornya ia seakan tuli dengan rengek-an Rania yang ingin ikut pulang padanya. pria itu dengan teganya meninggalkan Rania di area parkiran yang lumayan sepi.

"Ka Angga!"teriak Rania setengah berlari.

Rania menatap kepergian Angga dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

ia merasa sekarang dirinya gampang sensitif walaupun didepan Angga ia berusaha terlihat baik-baik saja.

"Apa begitu sulit mencapaimu ?"

1
Azzahra
Lama banget up nya, sampe lupa jalan cerita thorr
Kania Amelia
ayo atu semngat up y krna di sini sllu ada yg nungguin bolak balik di buka tpi cerita y ga jlan"
Kania Amelia
thor kenapa sii makin kesini makin jarang aja up y, smogacerita y gk gantung kyk cerita lain y ya thor
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Kania Amelia
thor udh lMa g up di tungguin trus nih kelanjutan y gmnA
Kania Amelia
semnagat trus thor, klo bsa up y tiap hari biar baca y tmbah seru
Tria Hafiz Za
dag gig dug Thor aku bacanya mkasih ya Thor meskipun nunggunya lama,tp setiap author up GX pernah gagal. semangat
Kania Amelia
makin gemes sama rania y kpan sii ninggalin si angga y, ayo thor buat si angga menyesal
Kania Amelia
thor up lgi donk trus jgn lama" donk up y biar cerita y tmbh greget, syuka bnget sma krya y othor satu ini nguras emosi bnget cerita y
Tria Hafiz Za
menurutku dari cerita cerita yang aku baca cuma karya ini yang paling bagus. bikin sudah move on keren pokoknya
Tria Hafiz Za
kenapa sih aku suka banget sama karyanya author bikin sudah move on.tolong up nya agak cepetan ya Thor biar GX penasaran terus😁
Tria Hafiz Za
kpan nih Thor ranianya bahagia. .
Widianty Rahayu
Yuk kita nyerah bersama rania
Kania Amelia
semangat trus thor jgn kelamaan up nya,makin seru cerita y
Tria Hafiz Za
masih setia menunggu up nya Thor
Kania Amelia
mksih thor udh up lgi, smoga ttep sehat slalu
Kania Amelia
thor up y jgan lama" donk kesel nih nungguin updatean nya, cerita y jgn ngengantung gtu donk pleas
Tria Hafiz Za
Thor. . tangung jawab aku nangis. sakit bgt Thor jadi Rania. bikin Angga menyesal pokoknya
Tria Hafiz Za
ceritanya bisa bikin nyasek pas part sedih nya . . aku jadi baper Thor. pokoknya semangat terus thor.
ig@niriir_
GUYS INI CHAPNYA SALAH YA TLONG LANGSUNG D SKIP AJA BIAR KALIAN GK BINGUNG TERIMAKSSIH 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!