Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Tak Direstui

Cinta Yang Tak Direstui

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:487.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Zean Marvel Hernandez, Adalah pria yang sangat mencintai Diandra Marsha. Setelah sekian lama Zean dan Diandra berpacaran secara diam-diam, Akhirnya Zean memutuskan untuk segera memberi tahu kedua orang tuanya.

Dibalik itu, Akankah kedua orang tua Zean merestui hubungan Zean dan Diandra?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12

Deng..

"Hhhaaaahhhhh" Senyum Zean langsung dengan sinis. Kemudian, "Ternyata gara-gara itu Mah..?" Lihat Zean kepada Viviana. "Iya Mah..?" Tanya Zean lagi saat Viviana tak menjawabnya.

Kemudian Alberto melihat kepada para petugas keamanan itu, "Bawa dia" Ucapnya.

"Baik tuan" Angguk mereka langsung mendekati Zean. "Maafkan kamu tuan" Ucap mereka menyentuh tubuh Zean.

"Hentikan" Marah Zean kepada mereka. Kemudian Zean bangkit berdiri dari atas sofa itu, Lalu pergi dari hadapan mereka semua menuju kamarnya.

BBBRRAAAKKK...

Marah Zean menutup pintu kamarnya.

Lalu Viviana mendekati Sovia, "Sovia" Panggil Viviana langsung duduk disamping Sovia.

"Iya tante" Jawab Sovia tersenyum.

"Maafkan anak tante ya sayang, Tante harap kamu tetap menyetujui perjodohan ini" Ucap Viviana dengan memohon.

"Iya tante" Angguk Sovia, "Karna Sovia telah jatuh cinta kepada Zean tan, Jadi apapun masalahnya Sovia tetap akan menerima perjodohan ini" Balas Sovia masih tersenyum.

"Benarkah sayang?" Tanya Viviana langsung sangat senang.

"Iya tante" Angguk Sovia lagi.

"Yaa ampun.." Peluk Viviana langsung ditubuh Sovia, "Tante janji sayang, Tante akan membuat Zean menerima kamu dan mencintai kamu" Ucap Viviana sangat bahagia.

"Hhheeemm.. Terima kasih tente" Senyum Sovia dengan manis. "Tentu saja tante harus janji, Karna Zean harus tetap menjadi milikku.. Dan tidak akan ada yang bisa memilikinya selain aku" Batin Sovia.

Sedangkan Gebi yang melihat wajah Sovia, "Sepertinya dia bukanlah wanita yang baik" Gumam Gebi tak suka melihat Sovia. "Mah.. Gebi masuk kamar dulu ya" Ucapnya bangkit berdiri dari atas sofa.

"Iya sayang" Angguk Viviana.

Kemudian Gebi pun langsung naik atas kamarnya, Namun saat Gebi melewati kamarnya Zean, Gebi pun mendengar suara tangisan Zean dibalik pintu kamarnya. "Kak Zean lagi menangis" Gumam Gebi. Kemudian Gebi mengetuk pintu kamarnya Zean.

Tok.. Tok..

"Kak.." Panggil Gebi, "Kak.. Gebi bisa masuk enggak?" Tanya Gebi dari luar pintu. Namun Gebi tidak mendapatkan jawaban dari Zean. Akhirnya Gebi pun mengalah dan langsung pergi begitu saja dari depan pintu kamar Zean.

Setelah itu, Zean pun langsung masuk kedalam kamar mandinya untuk berendam di dalam Bat-hup super mewah itu.

.

"Kamu kenapa Dian? Kok makanannya diaduk-aduk terus dari tadi?" Tanya Nadia melihat Diandra yang tidak berselera.

"Iya Dian, Kamu kenapa nak? Apa kamu baik-baik saja nak?" Ikut tanya Mamah Nadia.

"Enggak apa-apa kok Tan, Diandra baik-baik saja, Hanya saja Diandra kurang berselera, Tapi Diandra akan habisin kok Tante" Jawab Diandra tersenyum.

"Oohhh iya.. Aku lupa Dian.. Sorry ya" Senyum Nadia kepada Diandra.

Ingat Nadia langsung soal uang 70 juta Diandra. Jadi Nadia menganggap Diandra tak berselera oleh karna itu.

"Hhhheeemmmm" Balas Diandra tersenyum.

"Enggak apa-apa Dian, Kalau kamu kurang berselera jangan dipaksa ya. Nanti kamu bisa muntah loh.." Ucap Mamah Nadia perduli.

"Uuuummmmpphhh..." Diandra pun yang mendengar perkataan Mamah Nadia langsung merasa mual.

"Dian" Khawatir mereka semua langsung. "Ini Dian minum dulu" Beri Nadia ketangan Diandra.

"Makasih ya Nad" Terima Diandra.

"Mmmmmm" Angguk Nadia.

Sedangkan dari tadi Mamah Nadia pun langsung mengelus-elus punggung Diandra. "Terima kasih ya tante" Senyum Diandra.

"Iya Dian, Sama-sama" Angguk Mamah Nadia.

"Sepertinya kak Dian masuk ingin" Ucap Doni melihat Diandra.

"Mmmmm.. Sepertinya Don" Angguk Diandra setuju.

"Kalau gitu tante buat teh jahe dulu ya" Ucap Mamah ya Nadia langsung menuju dapur.

"Tidak usah tante, Nanti saja dikontrakan Diandra buat Tan" Tolak Diandra.

"Kamu yakin?"

"Iya tante" Angguknya.

"Yaa sudah.." Mamah ya Nadia pun kembali duduk di kursinya lagi.

Setelah itu, Diandra pun akhirnya pamit pulang kekontrakannya, "Kamu yakin mau langsung pulang Dian?" Tanya Mamah Nadia.

"Iya tante" Jawab Diandra.

"Kalau gitu aku antar ya Dian" Tawar Nadia.

"Enggak usah Nad, Kamu disini saja. Lagian ini sudah mau malam" Tolak Diandra tersenyum.

"Oohhh.. Yaudah" Ngalah Nadia.

"Ini kak" Beri Doni mangga mengkal Diandra ketangannya.

"Hhheeemmm.. Makasih ya Don" Terima Diandra.

"Iya kak" Angguk Doni.

"Hati-hati ya Nak" Ucap Papah Nadia.

"Iya Om, Kalau gitu Diandra pamit dulu ya" Lambai Diandra kepada mereka.

"Iya" Angguk mereka.

.

Setelah Zean selesai berendam didalam Bat-hupnya, Zean pun langsung keluar dari dalam kamar mandi. Dengan handuk yang melilit diatas pinggangnya.

"Aaarrkkhhhh" Teriak Sovia langsung menutup kedua matanya.

"Hhaaahhh" Ikut kejut Zean. Kemudian, "Apa yang sedang kamu lakukan disini?" Tanya Zean dengan dingin.

"Ma-maafkan aku Zean, Aku hanya ingin.." Gantung Sovia.

"Ingin apa?" Tanya Zean lagi.

"Ingin menghampiri mu saja" Lihat Sovia kepada Zean. "Apa aku tidak bisa?" Tanya balik Sovia.

Flasback.

"Tante" Panggil Sovia.

"Iya sayang" Jawab Viviana.

"Sovia bisa masuk enggak tante kekamar Zean?" Tanyanya.

"Tentu saja bisa sayang, Kamu itukan calon istrinya Zean, Iya kan Pah..?" Ucap Viviana melihat Alberto.

"Iya nak" Angguk Alberto tersenyum kepada Sovia.

"Terima kasih Om.. Tante.." Senang Sovia, "Kalau gitu Sovia naik dulu ya tan.. om.." Izin Sovia naik.

"Iya sayang" Angguknya, Kemudian Viviana langsung melihat kearah para pelayan mension itu, "Bawa sovia kekamar Zean" Ucap Viviana.

"Siap Nyonya" Angguknya langsung.

"Semoga kamu berhasil sayang" Semangat Viviana.

"Iya tante" Angguk Sovia.

*****

"Saya mau ganti pakaian, Sebaiknya kamu keluar sekarang" Usir Zean tampa melihat kerah Sovia. Kemudian Zean menuju lemari pakaiannya.

"Apa kamu sedang mengusir ku?" Tanya Sovia memelas.

"Apa kamu tidak melihat saya mau ngapain?" Tanya Zean lagi dengan dingin.

"Hhmmm.. Baiklah" Angguk Sovia langsung keluar dari dalam kamar Zean. "Sial" Kesal Sovia setelah keluar dari dalam kamar Zean. Kemudian Sovia langsung tersenyum-senyum mengingat tubuh Zean "Tapi enggak apa-apalah, Aku suka penampilan yang tadi" Batin Sovia senang melihat tubuh Sixpack Zean.

Setelah itu, Sovia pun langsung turun kebawah, "Gimana sayang? Apa Zean mau bicara dengan mu?" Tanya Viviana saat Sovia telah berada dihadapan mereka.

"Tidak tante, Zean malah mengusirku dari sanah" Jawab Sovia memelas.

"Zean" Marah Viviana langsung berkacak pinggang. "Kamu tunggu disini ya sayang, Biar tante yang kesana marahin Zean" Ucap Viviana.

"Tidak usah tante" Tahan Sovia.

"Kenapa sayang? Anak itu harus diberi pelajaran, Biar jangan kaya gitu lagi sama kamu"

"Tapi Sovia tidak mau buat masalah lagi tante, Sovia kasihan melihat Zean seperti ini" Jawab Sovia.

"Yaa ampun Sovia, Kenapa kamu sangat pengertian sekali sih.." Kagum Viviana melihat kedewasaan Sovia.

"Terima kasih tante" Senyum Sovia langsung. "Kalau gitu, Sovia pamit pulang dulu ya tan, Soalnya ini sudah malam" Ujar Sovia.

"Tunggu dulu nak, Biar Zean saja yang mengantar mu pulang" Ucap Alberto.

"Tapi Om"

"Iya sayang, Biar Zean saja yang mengantar mu pulang. Kan enggak baik, Anak gadis bawa mobil sendiri" Imbun Viviana.

"Bagaimana kalau Zean tidak mau Om.. Tante..?" Tanyanya

"Zean pasti mau sayang" Jawab Viviana langsung.

"Yaa sudah tante" Ngalah Sovia akhirnya dengan senang.

Kemudian Alberto melihat kearah pengawalnya itu, "Panggil Zean" Suruhnya.

"Baik tuan" Angguknya langsung menuju kamar Zean.

1
Firman Junior
maka y jadi cewek jgn murahan..kalau udh kyk gini....baru tahu....apalagi cinta tak d restui
Firman Junior
Diandra" gk salah kalau ibu zean bilang kamu Jalang...krn
mmg begitu ada y
Firman Junior
kirain dian anak org kampung yg punya ortu yg Baik...eh ternyata..lintah
Firman Junior
Dian....tak seterang hidupmu
Leny Andriyani
bgs bgt sama Rian & Alex it baru sahabat nama ya mau membantu teman yg susah ayo hempas kan penghianat
Leny Andriyani
kasihan ank kandung & cucu kandung sekolah Krn beasiswa sdngkn ank orang lain BBS masuk sekolah
dunia mmg kejam ya Thor
kpn ketemu & terbongkar rahasia nenek lampir di Sovia
biar pergi jauh dr kehidupan zean & semoga ingatan zean CPT pulih
Leny Andriyani
syukurin it lha klo udh jahat sama orang ada kn balasan ya
pelihara tuu ular biar sekalian emak sama bapak ya dgigit juga jgn cmn ank ya
Leny Andriyani
tu kn baru dbilangin aduh zean ternyata mu goblok ap mabuk ngak tau Diandra sama Sovia iiihh jdi malas baca ya dsr oon
Leny Andriyani
bego ya zean sampai istri kluar ngak mau tau urusan ntar yesel loo klo Sovia hamil ank David trs loo yg dtuduh bapak ya kasihan stlh it mu dijebak sama Sovia biar tidur barenk untk nutupin aib ya dia aduh zean zean ular it hrs dbuank BKN dpelihara cmn takut Krn gertakan ortu mu lihat tuu nyonya viviana sama tuan Alberto menantu kesayangan kalian hamil sama orang lain rasain tuu
Leny Andriyani
hhmm jalang teriak jalang jijai dech
Leny Andriyani
klo emg kluarga Hernandes berpendidikan shrs ya mikir sama menantu ya kok ada ya seorang istri ngak tau malu ya mengatakan dia blm dsentuh sama mertua ya bearti si mertua bisa menyimpulkan bhw si menantu ni orang baik" at tidak ternyata mertua sama menantu emg ngak ada akhlak & etika sama" minus
seorang istri yg baik bisa menyembunyikan AIK suami wlpn KPD kluarga ya sendri
gue sumpahin loo mandul Sovia biar rasain
Leny Andriyani
ortu zean sama Diandra ngak ada akhlak sama" egois pengen tak ulek" muka ya
Leny Andriyani
datang lgi ni mslh buat Diandra dsr ortu lanjut udh berhutangmau gadaiin ank ya lgi sama rentenir hadeww dsr manusia ngak ada akhlak ank djadiin sapi perah
ank kandung ap ank angkat si diandra
Leny Andriyani
ngak ush dilawan pake otot klo orang berduit Diandra pake otak lawan dsr bodoh udh tau hamil ap ngak mikir kandungan ya greget qu jdi ya
percuma mu dtng cmn blng jgn tinggalin qu klo kebenaran ya ngk mu bilang sama sjj mu ngantar nyawa udh tau orang tau ya zean benci msh sjj nampakin btnh hidung Dpn mereka BKN mikir buat bls mereka gimana jdi wanita kuat & tangguh jgn cmn mau maksain kehendak BKN cmn mu tp zean jga kan imbas dsr goblok
Thor buat si Diandra pinter donk
Leny Andriyani
mudah"n sjj menantu kesayangan mu it mandul & untung ya lgi zean TDK menyentuh
dsr ortu mau mng sendri ngak mikirin ank harta & kedudukan yg dpandang ngak tau ank ya jdi korban
Leny Andriyani
udh telat non knp ngak wktu it beri tau zean
jdi wanita it hrs kuat & tangguh klo udh gini mau ap lgi
mu hrs tunjukin bahwa mu bisa jgn mau drendahkan
Leny Andriyani
saking sayank & cinta ya kelihatan Diandra emg gadis yg lucu ap goblok ya udh tau hamil ap ngak takut ditolak kluarga zean wkt it udh d usir BKN mikir nii kyk ngak ada ap" iihh Gomes qu liat si Diandra Sam sprti ortu zean gembanggain Sovia tau menantu ya it uler keket juga
zean yg lemah juga ngak bisa ngapa"in cmn psrh doank jdi cowo
hadeww
Renesme Kiky
nyimak dulu ya thour
mama De
Aku GEmes waktu bilang Mata duitnya eeh author bilang Mata uang ITU lain artinya thor
mama De
pusing BC ceritanya ktnya disini satu tahun kemudian Thor 5 tahun kemudian gitu Tu anak umur satu tahun blom bentes ngomong kali.tp ttp semangat ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!