Indonesia
NovelToon NovelToon
5 Tahun Pasca-Cerai

5 Tahun Pasca-Cerai

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:640k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Tiga tahun menjadi istri Anugrah Pratama, Cynara hanya dianggap sebagai beban. Pernikahan mereka bahkan disembunyikan karena Anugrah mengaku lajang demi mendapatkan pekerjaan. Ketika Anugrah memilih membuka hati untuk perempuan lain, Cynara menyerah dan perceraian pun terjadi.

Dua bulan kemudian, Cynara mengetahui dirinya hamil.
Lima tahun berlalu. Cynara kembali sebagai pemimpin Narendra Group, bersama putranya, Naren. Takdir mempertemukannya kembali dengan Anugrah, kini menjadi seorang manajer di perusahaan besar. Namun, bukan Anugrah yang akan mengubah hidupnya.
Ada Alvin Mahendra, CEO dingin yang diam-diam menyimpan luka kehilangan istrinya.

Pertemuan mereka membuka kembali rahasia masa lalu yang seharusnya terkubur.

#anakrahasia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Papa Jangan Marah

Hari kedua mereka di Jepang seharusnya menjadi kesempatan Alvin untuk menikmati perjalanan bersama istrinya.

Setidaknya, itulah harapan yang ada dalam pikirannya ketika mereka meninggalkan hotel pagi itu.

Namun, kenyataan berkata lain. Alvin malah menjadi seorang penonton. Di depannya, Keanu dan Naren berjalan di sisi Cynara.

Kedua bocah itu bahkan berebut menggenggam tangan perempuan tersebut. Keanu berada di sebelah kanan. Naren di sebelah kiri.

Cynara sesekali menunduk untuk memperhatikan keduanya, memastikan mereka tidak tertinggal atau berjalan terlalu jauh.

Sementara Alvin?

Pria itu berjalan beberapa langkah di belakang sendirian. Kedua tangannya dimasukkan ke dalam saku jaket tebalnya.

Wajahnya masih tetap datar.

Namun, kalau diperhatikan lebih lama, jelas ada sedikit ketidakpuasan di sana. Ia sudah membawa mereka jauh-jauh ke Jepang. Sudah memilih tempat yang nyaman. Sudah mengatur perjalanan.

Namun, sepanjang jalan, istrinya justru lebih banyak menggandeng kedua anak mereka.

Alvin akhirnya mempercepat langkah mendahului mereka. “Keanu.”

Anak itu mendongak menatap ayahnya yang sudah berdiri tepat di hadapannya. “Jangan mentang-mentang sudah punya Mama Cynara, sekarang kamu malah membiarkan Papa jalan sendirian.”

Keanu hanya memandang ayahnya sebentar. Kemudian bukannya melepaskan tangan Cynara, bocah itu malah menggenggamnya semakin erat.

Cynara langsung tertawa kecil. “Keanu.”

Keanu pura-pura tidak mendengar.

Alvin mengangkat alis. “Jadi begitu?”

Keanu mengangguk mantap. “Keanu mau jalan sama Mama.”

“Lalu Papa?”

“Papa jalan sendiri.”

Cynara menutup mulutnya. Bahunya bahkan sampai bergetar menahan tawa.

Alvin menatap putranya dengan tidak percaya. “Sebenarnya kamu itu anak siapa?”

“Anak Papa.”

“Kalau begitu, kenapa Papa ditinggal sendirian?”

Keanu kembali mengeratkan genggamannya pada tangan Cynara. “Papa kan sudah besar.”

Cynara akhirnya tidak mampu menahan tawa.

Alvin mengembuskan napas panjang. “Luar biasa.”

Namun, di tengah percakapan itu, Naren tiba-tiba menoleh ke belakang. Tatapannya jatuh kepada Alvin yang berjalan sendirian. Naren memperhatikannya cukup lama.

Kemudian bibir kecilnya bergerak. “Om?”

Alvin yang mendengar panggilan itu langsung menoleh.

Naren berdiri diam. Tatapannya masih tertuju kepadanya. Bagi Keanu, panggilan Papa sudah menjadi sesuatu yang biasa.

Namun bagi Naren... kata itu masih terasa asing. Sejak lahir, ia tidak pernah memiliki seseorang yang bisa ia panggil dengan Papa.

Selama ini hanya memiliki Mama. Mama yang mengurus semua untuknya. Mama yang menemaninya tidur. Mama yang memeluknya ketika takut. Mama yang selalu berada di sampingnya.

Dan sekarang ada Alvin. Seorang pria yang tiba-tiba mulai masuk ke dalam kehidupan mereka. Naren masih belum sepenuhnya memahami siapa pria itu.

Yang ia tahu satu hal. Alvin adalah papanya Keanu. Dan pernah memarahi Keanu. Itulah sebabnya Naren masih sedikit takut padanya.

Namun pagi itu, melihat Alvin berjalan sendirian, sesuatu di dalam dirinya bergerak. Genggaman tangannya pada Cynara perlahan terlepas.

Cynara menoleh. “Naren mau ke mana?”

Naren tidak menjawab. Ia justru mulai berjalan mendekati Alvin. Langkahnya kecil dan tampak ragu. Beberapa kali ia berhenti.

Alvin yang menyadari hal itu akhirnya memperlambat langkah. “Naren?”

Bocah itu berdiri beberapa langkah di depannya. Ia mendongakkan kepala.

Alvin menatapnya. Kemudian pria itu berjongkok agar tinggi mereka sejajar. “Ada apa?”

Naren hanya diam. Matanya memperhatikan wajah Alvin.

Alvin tersenyum tipis. “Ada yang ingin kamu katakan?”

Naren menggigit jarinya. Alvin memperhatikan kebiasaan kecil itu. Kemudian ia mengulurkan tangan dan mencolek dagu Naren dengan lembut.

“Coba panggil Papa!”

Naren menatapnya. “Papa ...”

Alvin tersenyum. “Bagus.”

Naren masih memandangnya dengan ragu.

Alvin kemudian bangkit dan mengulurkan tangan. “Kamu aja yang jalan sama Papa.”

Naren melihat tangan tersebut. Kemudian melihat wajah Alvin. Ia menggigit jarinya lagi.

Setelah beberapa detik, akhirnya ia mengangguk kecil. Tangannya perlahan terangkat.

Namun sebelum menyentuh tangan Alvin, Naren berkata dengan polos, “Tapi Papa jangan malah-malah lagi, ya?”

Alvin terdiam. Cynara yang memperhatikan, tampak berkaca-kaca. Keanu bahkan menoleh sedikit mengintip karena penasaran.

Alvin menatap wajah kecil di hadapannya. 'Jadi... anak ini takut padaku?'

Alvin tidak tahu harus merasa sedih atau tertawa. “Apa Papa pernah memarahimu?”

Naren menggeleng. “Belum.”

“Lalu kenapa takut?”

Naren menunjuk Keanu. “Papa pernah marah sama Kenyu.”

Alvin menghela napas. “Papa marah karena Keanu nakal.”

Naren berpikir sebentar. “Kalau Nalen tidak nakal?”

“Papa tentu tidak akan marah.”

“Kalau Nalen nakal sedikit?” Jemari kecilnya memberi kode antara telunjuk dan jempol yang hampir menyatu.

Alvin menahan senyum. “Sedikit?”

Naren mengangguk.

“Kalau sedikit, tentu saja Papa tegur. Seperti Papa menegur Keanu juga."

Naren tampak berpikir keras.

Kemudian ia akhirnya menyambut tangan Alvin. “Baik.”

Jari kecil itu masuk ke dalam genggaman tangan Alvin. Rasanya sangat hangat, kecil dan terasa asing karena ini kali pertamanya ia menggandeng Naren.

Alvin menatap tangan mereka. Ada sesuatu yang sederhana dari pemandangan itu. Namun entah kenapa, dadanya terasa berbeda.

Selama ini ia hanya mengenal Naren sebagai anak Cynara. Namun pagi itu, untuk pertama kalinya, ia menyadari bahwa bocah kecil ini telah menjadi bagian dari hidupnya.

“Naren.”

“Ya?”

“Mulai sekarang, kalau takut sama Papa, kamu bilang saja ya.”

Naren menatapnya. “Papa tidak akan malah?”

“Papa akan berusaha.”

Naren tersenyum kecil. Kemudian mereka berjalan. Sekarang, Alvin tidak lagi berjalan sendirian. Mereka malah jalan lebih dulu dibanding Cynara dan Keanu.

Keanu masih menggandeng Cynara.

Naren menggandeng Alvin.

Empat orang itu berjalan berdampingan di tengah keramaian Jepang.

Cynara menatap mereka yang berjalan lebih dulu.

Melihat putranya sudah berjalan bersama Alvin, senyum kecil muncul di wajahnya.

Alvin menangkap tatapannya. “Kenapa?”

“Tidak apa-apa.”

“Kenapa tersenyum?”

Cynara menggeleng. “Aku hanya merasa senang.”

“Karena?”

Cynara melihat Naren.

Kemudian melihat Keanu. “Karena sekarang anak-anak kita memiliki keluarga yang utuh.”

.

.

Di sebuah laboratorium swasta khusus, Gadiza baru saja menyerahkan sampel yang ia dapatkan.

"Jadi, kapan saya bisa mendapatkan hasilnya?"

"Untuk akurasi data, kami membutuhkan waktu tiga hingga lima hari kerja. Jika hasil telah keluar, kami akan segera menghubungi, Mbak Gadiza," ucap admin.

Gadiza mengangguk dan bangkit. Setelah memutar badan, raut wajah Gadiza berubah dingin. 'Terus lah membohongiku, Mas. Setelah ini kamu tak akan bisa membantah semua bukti ini.'

*bersambung*

1
Aidil Kenzie Zie
udah di vote y kakak cantik 🥰🥰🥰 nggak ngeh notifnya dari maren 🤣🤣🤣
Aidil Kenzie Zie: Ok tor cus kita kesana 🥰🥰🥰
total 2 replies
Dewa Nara
makanya jujur, anugrah 😄
Zaichik Rania
si anugrah ini begi atau gimana yah bukannya deketin anak pelan ² ini mlh mau di paksa pake jalur hukum lg liat dulu siapa lawanmu
Dewa Nara
masih nyimak Thor
SoVay: semoga betah kak, udah tamat loh 🙏
total 1 replies
arielskys
akhirnya tamat juga 😭😭
senja
cynara sifat mu tidak cocok untuk diriku, klu aku senggol dikit langsung bacok😏
Cindy Aulia
apa ini keponakan gadiza?
Safira Aurora
alvin jangan gitu, tak semua kisah itu akan berakhir sama
Amrul Syam
bagus, dan mamdiri
Yo Iku
coba kl si anu udah punya anak sm gadiza,apa bakal di rebut tu bocah, mungkin di akui pun tidak
SoVay: wehehehe, nanti ada aja karma yang akan datang kak. terima kasih udah kasih aku tips koin ya kak. kakak orang pertama yg kasih aku koin ❤️😭
total 1 replies
Anwa
Plis ngakak tor, lucu banget sih nateh
Aina Senja
mampir thor
SoVay: semoga suka dan betah kak
total 1 replies
Yulvita Darnel
cerita yang sangat menyentuh, alurnya ringan dan mudah dipahami. selalu Thor terus berkarya jangan pernah patah semangat.💪💪💪💪
echa purin
👍👍
Indra Wahyu Rianti
berharap ada boncap ternyata beneran selesai. krn ceritanya sebagus itu
SoVay: terima kasih kakakku ❤️❤️ soalnya udah ngga tau mau ditulis apa lagi kak 🙈
total 1 replies
Indra Wahyu Rianti
emang dulu kania hamil keanu, alvin gak gitu bi?
Yulvita Darnel
tempat kami di Jambi juga kabut asap .
Indra Wahyu Rianti
ngenes sekaligus bahagia ngeliatnya. mnrtku seharusnya cynara gak harus sp jatuhin anugrah krn cynara sdh mendapat balasan dg kehidupan yg lbh baik sdh mendapatkan alvin suami yg balik mertua yg baik. gadiza jg gak salah. kl begini kasian jg dg kehidupan gadiza. setidaknya bapaknya naren hidupnya baik gak susah.
anugrah jatuh bukan krn jatuh sendiri tp ada upaya menjatuhkan.
hidup berdampingan aja.yg penting gak saling menggangu
Indra Wahyu Rianti
gokil keluarga anugrah. mereka yg secara tidak langsung merusak hidup anugrah, pas diminta bantuan begitu jawabannya 🤦‍♀️
Indra Wahyu Rianti
author sumatera dmn? saya di padang. jg terdampak. smg daerah author segera pulih.
SoVay: aaamiiin...salam urang awak bunda ❤️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!