Indonesia
NovelToon NovelToon
Suami Extra Brondog

Suami Extra Brondog

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Hasriani

"Jangan pergi, aku mohon" ucap seorang bocah laki-laki yang menggenggam erat tangan seorang gadis remaja
"Maaf tapi aku harus pergi, terima kasih untuk semuanya" jawab gadis tersebut dengan tatapan kosong
"Beritahu aku apa yang harus ku lakukan agar kamu tetap disini?" tanyanya masih mencoba menahan gadis tersebut
"Aku pergi sekarang" katanya pamit dan melepaskan tangan bocah laki-laki tersebut
"Jangan pergi, akan ku jaga kamu selamanya, aku cinta sama kamu" ucapnya dengan air mata yang berlinang, kata-katanya mampu menghentikan langkah kaki gadis itu dan berbalik padanya.
"Cinta saja tidak cukup anak kecil, jadilah kuat dan orang yang memiliki banyak uang, aku akan membertimbangkan cinta dari kamu" kata gadis tersebut sembari tersenyum

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hasriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEB part 12

Setelah puas melihat-lihat seisi rumah, Thalia pun kembali menghampiri Danial yang sedari tadi duduk di sofa yang ada diruang tengah, ia sengaja menunggu Thalia sampai gadis itu puas beradaptasi dengan tempat tinggal barunya.

"Sudah puas melihat-lihatnya?" tanya Danial yang dijawab oleh anggukan kepala beserta senyum lebar dari wajah Thalia

"Rumahmu benar-benar bagus sekali Danial" puji Thalia tak bisa berhenti mengagumi rumah Danial

"Semoga kamu nyaman tinggal disini" kata Danial berharap

"Apa tidak apa-apa jika aku tinggal Disini?" tanya Thalia merasa tidak enak

"Memangnya kenapa?"

"Aku takut orang-orang akan salah sangka pada kita jika tinggal serumah" kata Thalia, ia tidak masalah jika di gunjing oleh orang lain, tapi ia akan merasa bersalah jika Danial menjadi bahan omongan orang lain

"Tidak masalah, lagipula kamu akan bekerja disini" jawab Danial tidak keberatan sama sekali

"Ah benar, pekerjaan apa yang kamu maksud?" tanya Thalia baru mengingat bahwa Danial akan memberinya pekerjaan

"Apa tidak masalah jika kamu kerja dirumah ini?", tanyanya, pertanyaannya cukup ambigu bagi Thalia hingga ia menatap bingung Danial tanpa menjawab. "aku nggak berniat menjadikanmu pembantu, kalau bisa kamu hanya mengurus keperluanku saja dan memasak untukku, untuk bersih-bersih aku punya asisten rumah tangga sendiri tapi tidak tinggal disini" jelas Danial, setidaknya ia harus memiliki alasan untuk membiarkan Thalia terus berada disisinya.

"Baiklah, aku sanggup" ucap Thalia menyanggupi

"Hanya mempersiapkan keperluannya dan memasak untuknya Thalia" batin Thalia terlihat ragu

"Bagus kalau begitu, ayo ku tunjukkan kamar mu" ajak Danial sembari berdiri dari posisi duduknya

"Aku punya kamar sendiri?" tanya Thalia terkejut, ia tidak percaya akan memiliki kamarnya sendiri di rumah sebesar ini

"Tentu saja, kau mau tidur dikamarku?" tanya Danial menggodanya, dengan cepat Thalia menggelengkan kepalanya

"Ayo" ajak Dania sembari tersenyum melihat reaksi Thalia

***

Mereka berdua naik ke lantai dua, di atas sana terdapat dua kamar yang saling bersebelahan. Danial lalu berjalan menuju ke kamar Thalia dan membuka pintunya.

"Masuklah, ini kamarmu" kata Danial mempersilahkan

"Aku masuk dulu" Thalia berjalan melewati Danial yang berdiri di depan pintunya

"Istirahatlah, aku harus kembali ke kantor" katanya lagi memberikan waktu sendiri untuk Thalia dan hari pun juga masih siang dan masih jam kantor jadi ia harus segera kembali dan menyelesaikan semua pekerjaannya

"Baiklah, terima kasih Danial" ucap Thalia tersenyum, tampak jelas di matanya bahwa ia merasa aman dan lega untuk saat ini

"Anggap saja rumah sendiri, aku pamit dulu" kata Danial pamit sembari memegang kepala Thalia

Setelah berpamitan, Danial pun meninggalkan Thalia yang masih setia menatap langkahnya yang mulai menjauh

"Baik sekali pria itu" gumam Thalia merasa begitu bersyukur bertemu dengan pria sebaik Danial.

***

Malam harinya, Thalia turun ke bawah menuju ke dapur milik Danial. Ia lalu membuka kulkasnya dan melihat banyak sekali bahan makanan disana, ia kebingungan harus membuat apa untuk Danial.

Ia kemudian memilih bahan yang ia inginkan dan sebisa mungkin ia buat, yah itu merupakan bagian tugasnya yaitu memasakkan makanan untuk Danial. Ia pun mulai memasak dengan mencuci bahan-bahannya terlebih dahulu.

Selang tiga puluh menit, mobil Danial terlihat memasuki pekarangan rumahnya. Ia lalu turun dari mobilnya dan segera masuk ke dalam rumahnya. Begitu sampai didalam, ia dibuat terkejut dengan kepulan asap yang berasal dari dapurnya, dengan cepat ia pun berlari ke arah dapur.

"Thalia" ucapnya yang melihat Thalia di tengah-tengah kepulan asap tebal tersebut.

"Danial.." ucap gadis itu tersenyum canggung saat Danial melihatnya, terlebih wajahnya di penuhi dengan berbagai macam warna hingga membuatnya terlihat kusut.

"Apa yang kamu lakukan? kamu ingin membakar rumahku? tanya Danial terkejut, lebih tepatnya ia terlihat khawatir saat ini, ia pun langsung menghampiri Thalia dan mematikan kompornya

"Aku ingin memasakkan makan malam untukmu, tapi..." Thalia menggantungkan kata-katanya tidak berani melihat Danial

"Jadi kamu tidak bisa memasak?" tebak Danial, Thalia pun hanya mengangguk merasa malu pada Danial

"Bersihkan dirimu dulu" ucap Danial, bukannya marah ia malah bersikap sangat lembut pada Thalia

"Lebih baik aku bersihkan ini dulu," kata Thalia yang mulai membersihkan dapurnya namun Danial segera menahan tangannya

"Biar aku yang membersihkannya" ucap Danial sembari membawa Thalia keluar dari sana

Setelah berada diluar dapur, Thalia tidak bergeming sedikitpun hingga membuat Danial kebingungan

"Ada apa?" tanya Danial

"Baju-bajuku masih ada di kost lamaku, jadi.."

"Ayo" seakan mengerti maksud Thalia, ia pun menarik tangan Thalia lagi dan membimbingnya naik ke lantai dua.

Mereka berdua kini berada di lantai dua tepatnya di depan kamar Danial yang bersebelahan dengan kamar milik Thalia.

Danial lalu membuka pintu kamarnya dan mengajak Thalia masuk ke dalam sana, ia lalu berjalan menuju ke lemarinya dengan diikuti oleh Thalia.

"Pakai bajuku saja dulu, kamu pilihlah yang mana yang nyaman untuk kamu pakai" kata Danial membukakan pintu lemarinya agar Thalia bisa memilih baju yang bisa ia kenakan

"Aku pakai yang ini saja" Thalia lalu mengambil salah satu baju kaos Danial dan juga celana training panjang berwarna hitam milik Danial

"Sekarang kamu ke kamarmu dan Mandilah, aku mau membersihkan dapurnya dulu" ucap Danial memberikan perintah pada Thalia

"Ah biar aku saja" kata Thalia merasa tidak enak pada Danial

"Kamu mandi saja dulu" Danial terlihat tidak ingin dibantah hingga Thalia hanya berpikir untuk menurutinya

"Baiklah, maafkan aku karena mengacaukan dapurmu" ucap Thalia merasa menyesal

"Nggak apa-apa" jawab Danial yang sama sekali tidak mempermasalahkannya.

Mereka berdua pun keluar dari kamar Danial dan berpisah didepan sana, Thalia masuk ke kamarnya dan Danial kembali turun menuju ke dapur.

"Wah, luar biasa sekali kekacauannya" ucap Danial menggelengkan kepalanya sembari tersenyum melihat kekacauan dapurnya akibat ulah Thalia. Ia pun mulai membersihkan dapurnya dan berniat untuk memasak setelahnya.

1
_Auliaraysa
Thor menunggu itu melelahkan
Rizkika
semangaat thoorr..
Lailatul Nikmah
menunggu lanjutan nya tuorr
KesyaArni
Danial pahlawan Que... 🥰🥰🥰😌
KesyaArni
Cemburu lh....
KesyaArni
Semngat trus kak...
Arfiana candy's
jelas sudah penasaran ku ttg selisih umur mereka 🤭 semangat ka othor 💪🏻
KesyaArni
Ksih danial dong buat aku...
Arfiana candy's
sabar sekali Danial,suka karakternya ❤️❤️❤️
Arfiana candy's
kapan ya Thor,Danial ngaku kalo ia itu Kalvin...brp selisih umur mereka ya hhh
KesyaArni: Tk bntuin jwab... Hhhee 5th akak...
total 1 replies
KesyaArni
Chuss lngsung aj shat shet... Hhhhaaaaa
Arfiana candy's
Danial dewa penolong thalia,makin seru lanjut💪🏻
KesyaArni
Duh danial kok bilngnya gitu sih.. Aq kn jd tersinggung.... Huuuhhbb....
Arfiana candy's
lanjut ka,menarik ceritanya💪🏻
Hasriani: Makasih kak🙏❤
total 1 replies
Nur Kamelia
semangat kk
KesyaArni
Danial knpa gk jd kavin aj...
Lilis Afrini
lanjut kak...
KesyaArni
Next kak.. Menarik jg nie critanya
KesyaArni
Duh nyesek thorr....
KesyaArni
Aq mampir kak pnggemar lama stlah dri pesantren trus kebhgian untuk ppa.. Semngat trus kk....
Hasriani: Makasih kak dukungannya, semoga suka dengan ceritanya🙏🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!