Indonesia
NovelToon NovelToon
Disaster

Disaster

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Iblis / Dunia Lain / Barat / Tamat
Popularitas:15.5k
Nilai: 5
Nama Author: Feri Radiansyah

Update setiap hari, insyaallah.
500 like = 1 gambar ilustrasi
5000 like = update cover baru

****

Kisah berawal dari seorang pria bernama Hans Wijaya dan 4 teman kuliahnya ingin pergi ke salah satu pantai untuk mengisi libur panjang mereka.

Namun siapa sangka, nasib buruk menimpa mereka saat mobil yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan.

Saat sadar Hans seperti berada di dunia lain dengan sistem game MMORPG dan tidak tahu bagaimana caranya ia untuk kembali pulang.

Petualangan panjang menanti Hans dan teman-teman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Feri Radiansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Amnesia

Setelah melihat Minotaur yang sudah mati, Hans mulai kehilangan kesadarannya karena kelelahan dan ia pun langsung terlelap.

******

Hari sudah pagi.

Cahaya matahari membangunkan Hans.

"Silau sekali," ucap Hans lalu melihat jam.

Pukul 07:12.

"Kamu sudah bangun Hans?" tanya Elie.

"Iya," jawab Hans.

Hans beranjak duduk lalu mengedarkan pandangan, ia masih berada di tanah lapang pinggir desa. Di sana terdapat Elie, pria Knight dan pasukan evakuasi petualang yang baru tiba.

"Dimana anggotamu yang lain, El? Dimana Ren?" tanya Hans ke Elie.

"Mereka semua sudah di Kota Highway, aku menyuruh mereka beristirahat dan membawa Ren ke Serikat Doctor untuk di obati," jawab Ellie.

"Jadi begitu, aku turut berduka untuk anggotamu yang mati di pertempuran ini," ucap Hans.

"Terima kasih Hans, tim evakuasi akan membawa mereka berdua ke Kota Highway dan aku akan menguburkan mereka berdua disana nanti," ucap Elie.

"Hmmm, aku minta maaf telah merendahkanmu tadi malam, hanya karena kamu seorang Thief," ucap pria Knight ke Hans memotong pembicaraan Elie.

"Iya tidak apa, jangan di pikirkan" balas Hans.

Lalu pria Knight tersebut pamit berjalan kearah tim evakuasi.

"Oh iya El, apa Ren terluka parah?" tanya Hans.

"Sepertinya ia terbentur sesuatu setelah terkena pukulan dari Minotaur, anggota Priest-ku tidak bisa menyembuhkannya karena skill heal hanya efektif untuk luka bagian luar saja dan cleareance hanya untuk menghilangkan efek negatif dari monster," jelas Elie.

"Sial!" Hans memukul tanah.

"Tenang lah Hans, semua hal bisa terjadi saat raid," ucap Elie.

"Aku hanya merasa bertanggung jawab saja, karena aku yang menyuruh dia ke tempat Minotaur," ucap Hans.

Mereka terdiam beberapa saat, lalu Hans mulai beranjak bangun untuk bergegas menuju Kota Highway.

"Aku akan ke Kota Highway sekarang," ucap Hans.

"Eeeee! lalu bagaimana pembagian uang dan barang dari dua Disaster ini? Kemarin aku ambil misi Miniboss Minotaur tapi malah kamu yang kalahkan," terang Elie.

"Aku tidak terlalu memikirkan, kamu bisa ambil semuanya. Lagipula kemarin sore timku juga raid Disaster Miniboss, kami datang kesini juga karena kebetulan lewat saja," ucap Hans.

"Baiklah kalau begitu maumu," balas Elie.

Tidak lama kemudian dari kejauhan ada kereta kuda datang, lalu seseorang turun dan berlari menuju Hans.

"Hans!" terdengar teriakan dari kejauhan.

Hans menoleh ke arah suara yang ia kenali suara tersebut dan berdiri.

"Rasakan ini!" teriak Terra.

Buk!!

Terra memukul perut Hans.

"Aaaahhh perutku, aku minta maaf aku lupa kamu tertinggal di Serikat Blacksmith," ucap Hans sambil berguling-guling di tanah.

Terra menghela nafas.

"Hahaha, kalian lucu sekali. Terlihat seperti tim yang akrab ya," ucap Elie.

"Tidak juga, dia mirip seperti monster jahat," jelas Hans.

"Apa katamu!" ucap Terra sambil melangkah ke Hans.

Buk! buk! buk!

Terra menginjak-injak Hans.

"Hey nona, kamu belum membayar sewa antarnya!" teriak pria pengendara kereta.

"Hans mana kartumu, aku mau membayarnya," ucap Terra.

Hans memberikan kartunya ke Terra.

"Aku senang melihat tim kalian, maukah kalian bergabung di serikatku?" tanya Elie.

"Maaf El, sepertinya aku akan membuat serikatku sendiri, karena tujuan awalku menemukan temanku yang ada di sini juga dan kembali ke dunia asal secepat mungkin," jawab Hans.

"Baiklah kalau begitu, aku akan mendukung kalian. Hubungi aku jika kalian membutuhkan bantuan," ujar Elie.

"Okay, terima kasih, El. Aku pergi dulu," pamit Hans lalu melambaikan tangan.

Hans berjalan menuju Terra yang sedang berada di kereta kuda membayar biaya perjalanannya.

"Oh iya paman, apa paman bisa antar kita ke Kota Highway?" tanya Hans.

"Mohon maaf tuan, aku sangat lelah dan ingin tidur sebentar disini, mataku terlalu berat untuk berkendara sekarang setelah perjalanan malam tadi," jawab paman pengendara.

"Baiklah kalau begitu, tidak apa paman. Aku akan berjalan saja ke Kota Highway," ucap Hans.

"Kita harus ke Kota Highway segera, Ren sedang berada di Serikat Doctor, kata Elie, Ren mengalami luka dalam," jelas Hans.

"Kenapa kamu tidak bilang dari tadi," ucap Terra lalu berjalan meninggalkan Hans.

Hans menghela nafas, ia tidak tahu ingin berbicara apa.

Mereka berdua mulai berjalan ke Kota Highway tanpa berbicara sedikit pun di perjalanan.

Setelah sudah setengah perjalanan, Terra berbalik arah dan memeluk Hans.

"Dasar kamu ini tidak peka, kamu tidak tahu ya khawatirnya aku ini semalaman. Aku takut kamu mati Hans," ucap Terra lalu menangis.

"Iya, aku minta maaf, aku suka lupa diri kalau dalam keadaan sedang panik," ucap Hans sambil mengelus kepala Terra.

Hans melepaskan tasnya dan memindahkan tas ke bagian depan lalu ia berjongkok di depan Terra.

"Kamu belum tidur kan sepanjang malam tadi? yuk aku gendong biar kamu bisa sambil tidur," ucap Hans.

Terra mengangguk lalu melipat lengannya ke leher Hans.

Gila berat banget, kalau aku gunakan Wind Walk kita berdua bisa jatuh saat aku kelelahan, aku jalan pelan-pelan saja, batin Hans.

Mereka melanjutkan perjalanan menuju Kota Highway dan Terra perlahan mulai tertidur pulas di pundak Hans.

Satu jam kemudian mereka sampai di Kota Highway, Hans langsung mencari penginapan.

Hans melihat penginapan yang sangat modern disini, tidak lama Hans pun masuk ke dalamnya.

"Permisi, apa ada kamar kosong dengan 2 ranjang?" tanya Hans ke wanita pelayan.

"Untuk kamar kosong masih tersedia tuan, tetapi kami disini sudah tidak menggunakan ranjang lagi, sekarang kami menggunakan Spring Bed buatan Serikat Blacksmith, tuan," jelas wanita pelayan.

Waw modern sekali kota ini, batin Hans.

"Boleh, berapa harganya?" tanya Hans.

"65 Golz untuk single bed dan 100 Golz untuk double bed," jawab wanita pelayan.

Mahalnya, tapi kalau pilih double bed bisa lebih hemat, lagipula aku akan tinggal lama disini sampai Ren sembuh, batin Hans.

"Aku ambil satu double bed untuk tujuh hari," ucap Hans memberikan kartunya untuk membayar.

"Terima kasih, tuan. Mari saya antar menuju kamar," ucap wanita pelayan.

"Mewah!" Hans takjub.

"Ada apa tuan?" tanya wanita pelayan.

"Tidak apa, aku hanya terlalu lelah." Hans berbohong.

"Baik tuan, ini kuncinya. Selamat istirahat," pamit wanita pelayan.

Hans menaruh Terra ke kasur lalu Hans membuka jendela menikmati udara yang masuk dan berkeliling melihat seisi kamar.

Kamar mandinya pun ada di dalam kamar dan juga ada pendingin ruangan disini, batin Hans.

Hans langsung bergegas mandi dan bersiap untuk melihat Ren di Serikat Doctor.

Hans keluar dari penginapan dan berjalan menuju Serikat Doctor melalui peta dari jam tangannya.

Mewah sekali kota ini, bagaimana dengan bangunan Serikat Merchant-nya, di Bigbeam saja sudah sangat besar apalagi di kota modern ini, batin Hans.

Hans sampai di Serikat Doctor lalu masuk ke dalamnya.

"Permisi, aku ingin mengunjungi pasien bernama Karen Rubiena," ucap Hans.

"Ada tuan, di kamar 29," jelas anggota Doctor.

"Baik, terima kasih," ucap Hans.

Hans masuk ke kamar tersebut, melihat Ren sedang berbaring disana, ia hanya terdiam dan merasa bersalah.

Tidak lama kemudian masuk seorang dokter menghampiri Hans.

"Halo tuan, aku dokter yang merawatnya namaku Alex Morgan, apa kamu teman pasien ini?" tanya Alex.

"Iya, aku ketua tim pasien ini, namaku Hans," ucap Hans.

"Baik, sepertinya teman tuan terkena benturan yang cukup keras di bagian kepala sehingga ia mengalami amnesia, dan untuk saat ini kami belum punya obat untuk menyembuhkannya," jelas Alex.

"Dia amnesia dok? Bagaimana cara menyembuhkannya?" tanya Hans.

"Karena kami belum bisa menemukan obatnya, tuan bisa ke Serikat Alchemist mungkin disana tuan bisa mendapatkan sihir untuk menyembuhkan pasien Ren," saran Alex.

"Begitu ya, baik aku akan kesana," pamit Hans.

Sebelum keluar, Hans berjalan ke meja administrasi terlebih dahulu untuk menanyakan biaya.

"Oh iya, berapa biaya administrasi dan rawat inap untuk pasien Karen per harinya?" tanya Hans.

"25 Golz tuan per hari," jawab anggota Doctor.

"Kalau begitu saya ingin bayar untuk 4 hari terlebih dahulu," ucap Hans memberikan kartu ke anggota Doctor.

"Baik, di tunggu sebentar." ucap anggota Doctor.

"Terima kasih tuan, ini kartunya," lanjut anggota Doctor

Selesai membayar Hans yang tergesa-gesa keluar dari Serikat Doctor lalu berjalan menuju Serikat Alchemist.

1
kriyu
Sangat bagus
Radisfer: makasih kak 🫡🥳
total 1 replies
Radisfer
Ayo dukung Author dengan like dan bintang 5 ^_^
Blue_Rose
yuhuuuuu
Radisfer: hehehehehehehe
total 1 replies
Miftahul
semangat thor!
Radisfer: makasih kak 🫡🥳
total 1 replies
Mutia S
lanjut ka
Radisfer: makasih kak 🫡🥳
total 1 replies
🌸 Maya Debar 🌸
💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋💋
🌸 Maya Debar 🌸
up-nya yang banyak Thor, pokoknya semangat 😘😘😘😘😘😘😘
Radisfer: makasih kak 🏂
total 1 replies
Cheonma
Semangat updatenya thorrr....
Radisfer: okay, makasih masukannya..

nanti pas libur kerja saya revisi
total 3 replies
🌸 Maya Debar 🌸
semangat Thor, tetap lanjut karena ceritamu Sangat menarik 💋💋💋💋💋💋💋💫💫💫💫🥰🥰🥰🥰🥰🥰🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩✨✨✨✨✨✨❤️⭐⭐⭐⭐❤️❤️❤️😍😍💗💗💗💗💗💖💖💖💖💖💛💛
🌸 Maya Debar 🌸
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 lanjut terus Thor 💋💋💋💋💋💋
Radisfer: okay, makasih kak
total 1 replies
anggita
hadiah bunga utk thor..
anggita
ok thor,, ng👍like aja. smoga sukses novelnya.
Radisfer: makasih kak
total 1 replies
anggita
Terra Maharani.. kelas Priest.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!