Indonesia
NovelToon NovelToon
MY MONSTER BUNNY

MY MONSTER BUNNY

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Percintaan Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: areq03

Ingin berhasil keluar dari perjodohan yang dilakukan Grandpa dan Grandma antara Alvin dan sahabat kecilnya sendiri Alana, Dewi Fortuna akhirnya berpihak padanya. Kejadian naas yang menimpah paman dan bibi dalam perjalanan menuju ke Mension untuk menghadiri pesta perjodohan itu tak sengaja diliput langsung oleh seorang reporter hingga menyebabkan keluarga Deacon menjadi topik utama perbincangan di negeri Paman Sam. Alvin tidak tinggal diam dengan hal tersebut dan akhirnya memilih untuk melakukan sesuatu agar topik itu hilang dari mulut masyarakat. Ia meluncurkan idenya dengan melamar langsung presenter sekaligus yang mengambil alih sebagai reporter penanganan berita tersebut. Wanita bernama Gilda sukses dilamar sebagai tumbal akibat bermain api dengan keluarga Deacon.
Akankah kisah cinta mereka akan akhirnya dimulai dari sini?......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon areq03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14 " DI MANSION PART 1 "

Alvin yang baru saja keluar dari walk in closet menuju ke meja dimana dompetnya diletakan. Ia meraih benda tebal itu, namun rasanya seperti ada yang jatuh dari balik dompet itu. Alvin memungutnya dari lantai dengan raut wajah bingung, setelah membaca tulisan tersebut.

POV ISI SURAT

Dear siapapun kamu.

Terimakasih sudah menolong ku.

Apapun itu, aku telah berhutang budi pada mu. Terimakasih telah menjaga ku dengan baik. Tetapi, maaf tidak bisa menunggumu terlalu lama. Aku ada urusan pagi ini. Hubungi nomorku dibawah ini saja. Jika ada waktu, akan ku temui dirimu.

Gilda: +1*********

Alvin menyunggingkan senyum usai membaca isi surat itu, lalu menaruhnya kedalam laci meja dan segera meninggalkan kamar. Namun saat hendak menekan tombol lift, Alvin harus kembali berurusan dengan bunyi ringtone yang sedang berdering diatas meja dimana handphonenya berada.

"Halo, Grandma!"

"Singgah sebentar ke mansion!"

"Of course, i'am on my way."

Ucap Alvin tanpa basa-basi lagi, mengingat neneknya yang sudah menua itu dapat berubah emosinya kapan saja. Telepon dimatikan sepihak oleh Alvin.

................

Karina telat bangun hari ini hingga membuatnya harus terburu-buru bersiap. Kali ini ia terpaksa harus berkendara sendiri menggunakan mobil milik Gilda yang dikendarainya semalam. Saat hendak menyalakan mobil, Karina teringat Jay yang belum ada menghubunginya dari semalaman. Ia ingin menelfon Jay dan memarahinya, tetapi diurungkan lagi mengingat nomor pria itu tidak ada padanya.

Dring.... dring....dring....

Handphone Karina berdering saat ia sedang melajukan mobil. Meskipun terburu-buru, wanita berhati lembut itu masih tetap kekeh untuk memastikan lagi keadaan sahabatnya di bar.

"Halo?"

Dengan nada antisipasi Karina menjawab telepon itu, walaupun dia sudah tau bahwa nomor kontak tersebut adalah Gilda.

"Morning pretty..."

Gilda membalas dengan penuh antusias. Itu terdengar jelas dari speaker handphone Karina.

"Sepertinya kamu baik-baik saja."

Ucap Karina dengan nada alih-alih kecewa, namun ia sangat bersyukur karena sahabat keras kepala itu sudah dapat di pastikan keadaannya. Air mata haru sudah mengalir di pipi mulus Karina.

"Hmm, aku baik-baik saja. Maaf sudah merepotkan mu semalam. Yah, meskipun dapat aku tebak kamu sedang menangis saat ini. Hahahaha..."

Gilda tampaknya sangat begitu tau dengan hati lembut Karina yang sensitif itu.

"Hahahaha..."

Karina pun ikut tertawa sambil menyeka air matanya.

"Kamu dimana sekarang?, aku akan menjemputmu."

lanjut Karina bertanya.

"Tidak usah menjemput ku. Aku sedang menemui seseorang. Kamu pergi saja bekerja, lagi pula kamu akan telat jika harus menemui ku."

"Siapa yang kamu temui?"

Karina bertanya hanya untuk memastikan agar Gilda baik-baik saja. Dia masih takut dengan ayah Gilda yang sebenarnya masih diam-diam mengawasi Gilda. Apalagi jika dia mengetahui status Gilda saat ini.

"Madam Callie."

"Alvin's mom?"

"Yup. Dia tiba-tiba menelfon ku kemarin dan mau menemui ku hari ini, jadi aku pikir ini kesempatan untuk mengatakan yang sebenarnya."

"Baiklah. Jaga dirimu, kirimkan saja alamat tempat kalian bertemu. Mendengar siapa yang ingin kamu temui saja sudah membuat ku sedikit lega. "

"Oke. Aku pergi sekarang, jemputan ku sudah sampai."

Telepon ditutup oleh Gilda. Karina menarik nafas lega sambil terus melajukan mobil ke kantor.

......................

Gerbang mansion dibuka oleh seorang pengawal yang menjaga pintu depan, lalu mempersilahkan pria yang akrab dipanggil mereka sebagai Tuan Muda Alvin untuk masuk menuju ke rumah utama yang jaraknya sekitar lima belas meter dari gerbang utama. Beberapa pengawal yang ada disitu menunduk sopan kepada Alvin yang dibalasnya dengan senyuman dan ucapan selamat pagi ,setelah itu barulah Alvin berlalu masuk. Meskipun dicap judes dan garang, CEO muda, tampan dan kaya ini selalu menerapkan attitude dalam lingkup kehidupannya.

Semua paviliun sudah sepi. Semua orang sudah berkumpul dimeja makan kebesaran keluarga Deacon.

Ujung meja paling depan masih dipimpin oleh Grandpa dan Grandma, disamping kanan, Ayah dan ibu Alvin, yang merupakan anak pertama Gabriel bersama dengan Alvin di kursi ketiga. Sementara di bagian kiri yang lain ada paman Dom dan istrinya bibi Alesya bersama dengan putrinya Grace. Paman Dom Deacon merupakan anak kedua dari Grandpa Gabriel Deacon, yang saat ini menempati posisi sebagai pimpinan di perusahaan cabang dengan posisi terbaik kedua dari perusaan utama A.G.D Group. Posisi berikutnya setelah mereka seharusnya Paman Allan dan bibi Natalia jika ada saat tertentu mereka berada di Mansion Deacon.

"Dimana Mom?"

Tanya Alvin ketika ia baru saja mengambil tempat duduknya.

"Ada urusan pagi tadi."

Jawab Daniel Deacon kepada puteranya yang menyadari kursi sang ibu kosong.

"Selamat pagi Grandpa, Grandma."

Sapa Alvin sopan.

"Selamat pagi paman dan bibi."

"Hei, Alvin. How are you?"

Paman Dom bertanya ketika Alvin selesai menyapanya. Sebenarnya sudah beberapa hari mereka berada di mansion, hanya karena Alvin yang jarang pulang membuat mereka lama baru bersua seperti ini.

"Aku baik, paman .

Jawab Alvin sambil tersenyum.

Paman sekeluarga baru pulang dari perjalanan bisnis mereka ke Jepang, beberapa hari setelah mendengar kejadian yang menimpa saudarinya.

"Selamat pagi, kak Alvin."

Ucap Grace bersuara sambil mengambil posisi memeluk kakak satu-satunya itu.

"I miss you...."

Grace mempererat pelukannya, sementara Alvin hanya tersenyum lega mendapati adiknya tampak baik-baik saja, sambil menepuk-nepuk bahu Grace.

Grace, wanita berparas cantik yang baru saja merayakan ulang tahunnya ke 25 sebulan yang lalu. Wanita yang selalu di iming-iming kan oleh para lelaki karena statusnya yang merupakan bagian dari keluarga Deacon, membuatnya terus diawasi oleh Alvin, pria satu-satunya yang sudah dianggap kakak baginya. Perbedaan usia keduanya, membuat Grace terus merasa seperti gadis kecil ketika berada didekat Alvin. Alvin selalu berperan baik dalam kehidupan seorang Grace. Saat ini wanita bertubuh langsing dengan tinggi 166 itu, masih dalam bimbingan perusahaan ayahnya sebagai direktur mengingat dia adalah pewaris perusahaan tersebut.

Beberapa maid berlalu lalang mempersiapkan beberapa menu sarapan pagi ini, sesuai apa yang sudah mereka minta. Sarapan berlangsung dengan hikmat. Hanya suara gesekan sendok pada piring yang membisingi ruangan tersebut.

......................

...****************...

...----------------...

1
Ima Lia
semangat author
Diana Buler
seruh bangaatttt
lanjutin dong kaka
wiwik _lemot
cover nya si adek bontot😭😭adek kooki😂😂
Agnes Eufrasia02: Hy, My🤗... itu karena secinta itu aku sama Dy dan Bangtan tentunya 💜💜
total 1 replies
Agnes Eufrasia02
sangat bagus. tetapi belum terlihat stabil tokoh utamanya💪👍💗
Pena Fantasy: Hai, kamu!!.
Aku ada rekomendasi Novel baru nih buat kamu yang suka baca Novel Bergenre Fantasi, apalagi kalau suka tentang petualangan atau balas dendam. :)
Walaupun masih puluhan bab, tapi mungkin cerita ini bisa memenuhi selera kamu sebagai pembaca novel :)
total 1 replies
Diana Buler
𝐬𝐦𝐨𝐠𝐚 𝐝𝐢𝐬𝐮𝐤𝐚𝐢 𝐛𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐨𝐫𝐧𝐠
Diana Buler: 𝐬𝐬 𝐜𝐢𝐧𝐭𝐚
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!