Indonesia
NovelToon NovelToon
Sri Langit

Sri Langit

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Teen School/College / Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:14.4k
Nilai: 5
Nama Author: Candala

[Tahap Revisi]

"Jangan suka hujan."

"Kenapa? Karena hujan penyebab langit di salahkan?"

"Bukan. Kalau Lo suka hujan, nanti yang suka Gue siapa?"

Langit, perempuan rumahan yang seluruh waktunya di habiskan untuk belajar dan mengurus pekerjaan rumah bertemu dengan laki-laki yang minim ekspresi di sekolah. Hingga pada pertemuan ke dua, mereka memutuskan untuk memulai hubungan palsu karena alasan tertentu. Namun, hubungan palsu yang dia jalin dengan laki-laki itu malah menumbuhkan benih-benih cinta di dalam hatinya.

Di saat Langit mulai menyimpan perasaan pada laki-laki itu, semesta malah membentangkan jarak di antara mereka. Dan di saat Langit memutuskan untuk rela melihat orang yang dia suka mulai membangun hubungan dengan perempuan lain, dengan banyak cara semesta juga kembali mendekatkan mereka berdua dalam pertemuan-pertemuan yang tidak terduga.

Akankah perasaan Langit terbalas dan cerita mereka berlanjut? Ataukah cerita mereka hanya sebagai pemanis di masa SMA?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Candala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gosip perselingkuhan

Mading sekolah seketika berubah menjadi objek pemandangan yang di kunjungi oleh segerombol siswa perempuan. Foto seorang laki-laki sedang memegang tangan perempuan seharusnya tidak sampai membuat mereka mengabaikan perut yang sudah berbunyi meminta untuk segera di isi. Padahal kantin adalah tempat yang wajib mereka kunjungi untuk melepas penat setelah seharian materi-materi pelajaran silih berganti hadir menghujani otak mereka.

Bagi mereka foto berukuran 10R yang terpampang di mading bukan sembarang foto biasa. Foto itu memperlihatkan sang ketua OSIS sekaligus primadona sekolah sedang memegang tangan perempuan yang merupakan pacar dari monster tanpa ekspresi. Tentunya membuat siapa saja yang berlalu lalang di sekitar mading saling melempar pandangan tercengang.

Mendadak kerumunan di depan mading kompak menoleh pada perempuan yang sedang melintas di hadapan mereka. Lorong sekolah pun mulai riuh oleh bisik-bisik dengan volume suara sengaja di tinggikan agar orang yang mereka bicarakan mendengarnya.

“Mukanya aja yang kelihatan polos, tapi ternyata diem-diem selingkuh.”

“Sok cantik banget segala selingkuh dari kak Gio.”

“Iya, padahal wajahnya biasa aja. Cantikan juga Sofia.”

“Katanya, Mira itu suka sama Ibra tapi malah di tikung.”

“Harusnya sebagai temen sekelas, Lo bisa nasehatin dia.”

“Enggak mau Gue jadi temen dia. Nanti kalau pacar Gue juga di rebut sama dia gimana?”

Langit yang merupakan perempuan dari topik pembicaraan mereka hanya bisa diam sambil menunduk. Suara-suara yang hanya berisi penghinaan itu lenyap ketika seorang perempuan mencabut paksa foto itu sampai robek. Semua mata memandang kearah perempuan yang menjabat sebagai wakil ketua OSIS mereka.

“Harusnya kalian enggak langsung percaya hanya karena satu foto yang merupakan benda mati ini. Kalian itu udah SMA, bukan lagi anak kecil yang bisa di tipu oleh hal-hal kayak gini!”

Sebelum melanjutkan perkataannya perempuan itu menghela napas sejenak. “Bagi siapa aja yang merasa menempelkan foto ini di mading, sepulang sekolah temui Gue di ruang OSIS.”

Perempuan itu lantas menarik tangan Langit dan membawanya menjauh dari kerumunan ke tempat yang sepi di taman belakang sekolah.

"Maaf, harusnya Gue sebagai waketos bisa mencegah hal-hal yang kayak gini.”

“Ini bukan salah kamu. Justru aku yang harus berterima kasih.”

“Tenang aja, Gue akan berusaha untuk menemukan pelakunya.”

“Naya, makasih udah mau belain aku.”

“Langit.”

Perempuan itu mengalihkan pandangannya dari tanah berumput pada sosok di sampingnya. “Kenapa?”

“Sebenarnya Gue suka sama Lo,” Naya menjeda ucapannya itu dan membuat Langit membulatkan matanya.

"Ma-maksudnya suka sebagai temen.” Lanjutnya memperjelas perkataannya barusan yang sedikit ambigu.

“Dari dulu Gue kagum banget sama Lo yang selalu dapet nilai sempurna. Gue pengen bisa deket dan jadi temen Lo. Tapi saat lihat Lo sama geng Sofia, Gue merasa enggak pantas untuk deket sama Lo. Jadi, Lo mau enggak jadi temen Gue?”

Langit menjawab dengan menganggukkan kepala sambil melemparkan senyum. Dia merasa bahagia saat orang-orang menjauhinya, tapi Naya malah mendekatinya dan ingin menjadi temannya.

Naya tidak sengaja melihat tangan Langit sedang menggenggam kotak makan. “Mau makan sama Gue di sini? Gue juga bawa bekal.” Ajaknya sambil mengacungkan kotak makan berwarna merah.

“Iya.”

Seorang laki-laki berkacamata menghampiri mereka berdua. “Naya, Gue cari Lo ke mana-mana. Ternyata ada di sini.”

“Ada apa?”

“Laporan anggaran dari setiap ekskul udah ke kumpul belum?”

“Ada beberapa yang belum.”

“Cepetan kumpulin, Pak Toro ngomel terus ke Gue.” Ujarnya sambil mencomot sosis dari kotak makan milik Naya.

“Kalau minta itu izin dulu.” Tatapan tajam dari Naya hanya di balas cengiran oleh laki-laki itu.

“Biasanya Lo makan di ruang OSIS, kenapa sekarang pindah tempat?”

“Bukan urusan Lo.”

“Boleh Gue gabung?”

“Enggak boleh.” Tolak Naya secepat kilat.

“Kenapa?”

“Nanti beredar lagi gosip yang enggak baik tentang Langit,” balasnya ketus.

Tahu-tahu Ibra sang ketua OSIS itu sudah duduk di sebelah Langit. “Emangnya gosip apaan?”

“Gosip tentang Langit yang selingkuh sama Lo.”

“Gue? Mana berani Gue selingkuh sama pacarnya kak Gio. Gue masih sayang nyawa kali.”

“Syukur kalau Lo sadar diri.”

“Langit, Gue minta makanan Lo boleh?"

“Boleh.” Langit menyodorkan kotak makannya, tapi Ibra tidak mengambilnya dan malah membuka mulutnya lebar. Langit yang mengerti pun menggerakkan tangannya untuk memasukkan nasi goreng ke dalam mulut laki-laki itu menggunakan sendok.

“Kelakuan Lo yang kayak gini bisa menimbulkan gosip buruk tentang Langit.” Tegur Naya yang seperti peringatan.

“Gue cuma minta nasi goreng, di mana letak buruknya?” Sanggah Ibra masih setia mengunyah nasi goreng.

Naya menarik tangan laki-laki itu sampai membuat tubuhnya beranjak dari bangku taman yang terbuat dari semen. “Mendingan Lo pergi dari sini.”

Ibra menatap tajam Naya, “Santai dong.” Lalu beralih menatap Langit sambil melemparkan senyum. “Langit, makasih untuk makanannya.”

Sebuah notifikasi pesan dari Gio muncul di layar ponsel Langit. Jari-jarinya yang mungil menekan notifikasi tersebut. Di ruang percakapan antara dia dan Gio terpampang jelas fotonya yang sedang menyuapi Ibra. Yang tidak kalah membuatnya terkejut adalah pesan dari laki-laki itu.

Kak Gio: Gue nungguin Lo sampai kelaparan dan Lo malah suap-suapan sama cowok lain.

Detik itu juga Langit langsung meluncur pergi dari taman meninggalkan Naya tanpa berpamitan terlebih dahulu.

1
Jelo Muda
pdhl bagussss.. knp g dilanjutin ..
Dewi Sri
saya baru nemu cerita ini dan sangat bagus berasa jadi anak SMA.
Atik Rahayu
kayaknya ok nih ceritanya
Raudatul zahra
cerita yang baru, ttg manusia biasa aja ya thor.. lebih bagus kalau bukan org² yg tinggi.. susah mau dapet feel nya..
Raudatul zahra
sejujurnya kalau pelajaran,, lebih ke sisi family nya sih yaa. gimana kita sbg org tua, jangan suka membeda² kan anak kita dgn yg lain.. karna itu akan menyakiti hati mereka. dan khawatir nya kalau mereka sampai nekad kaya Naya..
juga, harus punter² nahan mulut siih,, jangan kayak ayahnya Langit,, yg omongan nya sama anak kasar banget..udah gitu nyuruh anak jd yang terbaik, tp kita nya sbg org tua, nggak ngasih perhatian ke anak.. betapa kesepian nya anak kita kan..
mungkin karena aku seorang ibu kali yaa, jd lebih ngerasa dibagian itu siih pelajaran nya..
kalo antara Langit dan Gio,, aku suka sama hubungan mereka aja..
Raudatul zahra
awalnya aku memilih untuk baca cerita ini karena tertarik dgn sinopsis nya.. aku nggak suka sama cerita² CEO² ganteng, tajir, perfeksionis gitu.. aku nggak suka sama cerita² yg kebanyakan punya orang suruhan.. atau si pemeran utama yang menang terus..
di Sri Langit,,nggak ad yg begitu².. cerita nya nggak lebay.. masih selayaknya anak SMA lah menurut ku.. diksi nya aku suka.. watak² karakter nya aku suka.. Langit, Gio, Giva. tapi yang lain, nggak suka sih. jahat soalnya 🤣🤣
pokoknya suka semua aku
Raudatul zahra
seberapa suka??? entahlah.. yg aku tau, aku selalu ngintip NT buat ngeliat update-an Sri Langit
Raudatul zahra
aku patah hati💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔💔 tega nian author menamatkan cerita nya cuma sampai disini😭😭😭
Raudatul zahra
beruntung nya Langit, meskipun ayahnya keras, tp dia punya bunda sambung yang baik..

3 tahun waktu yang cukup lama buat menjaga kesetiaan dan cinta.. semoga Langit dan Gio bisa melalui nya bersama..

lanjutkan thoorr 💪💪
Zahraa
seruuu sekali ceritanya, selain lucu kita jg bisa dpt ilmu² yg kita blm tau, semangat trs thor.
Erni Fitriana
ku langsung tandain pas baca detail nya....up ceritanya yg rutin y thor...biar gak ngegantung n bikin penasaran reader
Erni Fitriana
mampir thor
Raudatul zahra
udah mulai terbongkar yaa???

kupikir kerjaan ayahnya Gio ttg teror dll itu,biar Gio menjauh dari Langit karna nggak mau Langit susah.. tp agak aneh juga siih kalau itu ayahnya Gio.. kayak nggak sepadan aja lawan nya bocah 17 tahun..
mau curiga ke Naya gara² omongan Giva waktu itu yang nyuruh Langit hati² sama Naya, kayak aneh juga.. kayak berlebihan nggak siih kalau anak kelas 2 SMA, ngelakuin hal² kayak gitu.. apalagi di bab ini, sampai sesadis itu.. kayak kekecilan menuriku,,Naya buat ngelakuin hal² kayak gitu.. tp yaa masalah hati,, nggak ada yg tau yaa... sesakit itu dia ngerasa, dibeda²in terus..
lagian nonton berita juga, sering juga hal² kayak gitu dilakuin bocah².. tapi hatiku tetap menolaaakkk.. kekecilaaann.. yaa walaupun dewasa juga tetap nggak pantes siih..

pelajaran siih buat orang tua,, jangan pernah bandingkan anak. meskipun dengan saudara nya sendiri.. karna kalau sdh sakit hati,, bisa nekad kayak Naya..


up lagi thooorrrrrr... jangan lama-lama yaaaaa... semangat 💪💪💪
Raudatul zahra
iyyeeeuuuuuuu....😖
Raudatul zahra
lanjut thooorrrr...
lama banget baru UP lagi .. kangeeeeeennn
Raudatul zahra
ooooowwwww jadi gituu...
tp Gio nggak benci kan sama Giva ???

kasian yaa Gio kecil.. kurang kasih sayang dari orang tua nya.. bahkan sampai dia besar.. semoga kedua orang tua nya cepet sadar dehh..
Raudatul zahra
mau komen apa ya 🤔🤔 kayaknya semua uneg-uneg ku sudah tersampaikan diatas😅😅

ahh iyaa,, ada 1 uneg-uneg siih yang belum.. semangat berkarya thoorr.. aku selalu setia menunggu update an Sri Langit loohh😚😚
Raudatul zahra
iya,, beneran.. kadang aku kesel juga sama Gio.. dia kayak ngasih harapan ke Langit, tapi habis itu seakan² kayak nggak terjadi apa².. tiba² jutek, tiba² menjauh gitu..
tapi ingat ayah Gio,, kasian juga sama Gio jadi nya.. dia kayak beneran suka sama Langit tapi nggak bisa berbuat semaunya karna paksaan ayahnya..

sekali² POV Gio dong thoor.. biar tau gimana perasaan Gio yang sebenarnya 😁
Raudatul zahra
kalimat terakhir typo kayaknya ya thor .. harus nya menetap kan, bukan menutup..
Raudatul zahra
kapan Langit merasakan kebahagiaan thoorrr... banyak banget masalahnya.. kasiiaann..

ndang update lagi yaa thoorrrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!