Hai Readers, ini merupakan karya aku yg pertama. Semoga kalian suka ya 🙂. Mohon arahan serta masukan membangun untuk kebaikan kedepannya ya guys....
Menceritakan dua sejoli sahabat Angelika Airin dengan Yolanda Syafitri. Persahabatan yg dimulai dari pendidikan hingga pekerjaan.
Persahabatan yg hangat berubah menjadi persahabatan yg dipenuhi kebencian. Kebencian yg ada karena sebuah rahasia, ketidakterbukaan, sehingga hati dipenuhi kebencian hingga terbawa ke kehidupan rumah tangga mereka.
Jarak memang memisahkan mereka, tapi siapa sangka waktu mempertemukan mereka kembali. Apakah mereka dapat mempertahankan persahabatan mereka? Dapatkah pasangan mereka mempercayai mereka atau justru sebaliknya? Mampukah mereka membangun kembali persahabat yg hancur setelah terungkapnya rahasia dan adanya keterbukaan?
Yuk readers ikuti kelanjutannya ceritanya ya. Jangan lupa tekan "favorit ❤️" agar kamu dapat informasi ketika ceritanya sudah update 🙏😇
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marya Juliani Jawak, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nyaman
Lima orang yang berangkat tugas ke Kota P untuk menjalankan misi merupakan sesuatu yg berat bagi Andre. Bagaimana tidak dia harus meninggalkan Istri, Anak serta calon anaknya yg saat ini sedang dikandung oleh sang istri tercinta. Tapi demi tugas pengabdian negara pun dia rela LDR untuk sementara waktu.
Sebenarnya ini merupakan rencana dari Fajar Setiawan. Dia merasa ada sesuatu yg terjadi antara Andre bawahannya yg sudah dianggap seperti adik kandung sendiri baginya.
Dia pun ingin mencari tau apa yg terjadi di Kota B dan sengaja mengirim Andre menyelesaikan tugas yg ada di Kota P untuk memulai Misinya mencari tau apa yg sudah terjadi dengan Andre. Dia mengutus Wahyu untuk selalu bersama dengan Andre mengingat Wahyu salah satu yg bisa dipercayakannya. Karena kemampuan Wahyu tak usah diragukan lagi. Ini terlihat dari kemampuan Wahyu pada saat berdinas dengannya beberapa kali.
Tapi siapa sangka awal pertemuan mereka dengan Angel dibandara menjadi berita baik bagi Fajar. Dia beranggapan ini merupakan petanda baik dari sang Pencipta dalam Misinya bersama Wahyu mencari tau apa yg terjadi antara Andre dan Angel.
Jadilah Wahyu kaki tangan Fajar dalam mendapatkan informasi yg bersangkutan dengan Andre dan Angel. Dan itu membuat Fajar tidak sabar terbang ke Kota P dan melihat Angel secara langsung.
Sore pun menyapa, langit biru berubah menjadi jingga. Raden dan Angel singgah ke Camp untuk mengantar beberapa makanan yg dimasak Angel dalam menyambut kedatangan Komandan Andre. Dan mereka berbincang - bincang sebentar mengenai hal - hal yg tidak terlalu penting.
Raden yg fokus berbincang dengan Ryandra dan Ari membuat dia sedikit lengah terhadap Angel. Angel yg merasa bosan pun hendak beranjak dari duduknya dan melihat - lihat keadaan sekitar.
Siapa sangka disaat dia melihat - lihat sekitar, ada tangan yg menyentuh bahunya dan dengan sigap dia memelintir tangan tersebut tapi tangan sang empunya yg satunya dengan sigap mencoba melawan tapi Angel bisa menghindar. Dan tangan yg dipelintir pun terlepas dari tangannya.
"Aku rencana mau ngagetin kamu, Eh tau - taunya mala kamu yg mengagetkan aku dengan memelintir tanganku Ngel." Ucap yg empunya tangan yg mengibas - ngibas tangannya yg habis diplintir Angel.
"Andre! Sorry aku gak bermaksud ngelintir tangan kamu. Kamu sih bikin aku kaget aja." Protes Angel pada siempunya tangan, siapa lagi jika tidak Andre.
"Hahaha, santai aja Ngel gue gak papa kok. Seharusnya gue yg minta maaf karena mau ngagetin Lo. Bagus juga sih....!"
"Apanya yg bagus?" Tanya Angel dengan ucapan Andre yg menggantung dirasanya.
"Bagus juga perlindungan diri kamu. Siapa yg ngajari kamu? Kalau aku tebak dia bukan orang biasa. Karena kamu juga sepertinya pandai membaca situasi." Tanya Andre yg merasa penasaran akan Angel yg tau dasar - dasar pertahanan melindungi diri.
Hmmm (Apa dia mau mencoba memancingku dengan menanyakan hal itu? Baiklah aku juga akan bermain-main denganmu Ndre). "Bukan siapa - siapa, hanya saja ada seseorang yg dulu mengajari aku sekilas saja." Ucap Angel tersenyum.
"Gue tebak dia seorang cowok dan itu bukan Raden. Karena Raden gak tau bela diri". Ucap Andre setengah berbisik kearah Angel. Dan itu pun membuat Angel tertawa dan Andre yg melihat tawa Angel pun merasa Nyaman.
"Hahaha, ia kamu benar. Bukan Mas Raden. Hanya seorang teman baik saja." Jawab Angel dan jawaban itu membuat suatu gambaran gak jelas dikepala Andre dan dadanya sedikit terasa sakit. Tapi segera ia tepiskan untuk mengurangi rasa sakit yg menjalar kepalanya saat ini.
"Ya udah kita ketempat Raden yok, ajak Andre kepada Angel dan mereka berjalan bersama ketempat Raden dan lainnya berada."
Tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yg dari awal melihat mereka, dan mereka tersenyum akan Andre dan Angel yg nampak biasa aja. Ya mereka adalah Komandan Fajar dan Wahyu. Sebenarnya Fajar ingin mengampiri Angel dan memberi kejutan. Tapi ditahan oleh Wahyu karena Wahyu melihat kedatangan Andre. Dan mereka pun menunggu reaksi mereka berdua. Tapi mereka baik - baik saja.
Ketika mereka sampai, rupanya Raden sudah menunggu Angel untuk pulang. Mereka pun pamit dan segera pulang. Karena Raden merasa lelah dengan pekerjaannya hari ini.
****
Dirumah Raden pun segera membersihkan diri dan makan malam bersama Angel. Setelah selesai Raden pun membaringkan tubuhnya diatas kasur mereka. Angel pun hanya tersenyum dan duduk disamping kasur memijat kedua kaki Raden. Angel yakin bahwa suaminya saat ini pasti lelah dalam pekerjaannya. Lima belas menit pun berlalu, Raden berpindah posisi hingga kini kepalanya lah yg berada dipangkuan Angel dan meminta Angel untuk mengelus kepalanya hingga ia tertidur. Melihat Raden yg sudah tertidur, Angel pun berpindah posisi menjadi berhadapan dengan Raden dan segera saja ia memeluk Raden dan ikut terlelap disamping Raden.
Happy Reading Guys 🙏😇.
Semoga kalian suka ya sama cerita Author....
Jangan lupa tekan "Favorite ❤️ untuk dapat informasi update, like 👍, serta tinggalkan komentar yang akan berguna bagi kebaikan cerita Author kedepannya ya guys.
Makasih 🙏🙏🙏
lanjutkan