Indonesia
NovelToon NovelToon
Xena

Xena

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Dendam Kesumat / Fantasi Wanita / Romansa Fantasi
Popularitas:26k
Nilai: 5
Nama Author: mom's chaby

Xena, gadis cantik yang tangguh dan pemberani sangat membenci dan menginginkan kematian pangeran dari kerajaan Zhepyra, yaitu pangeran Alaric, karena dia adalah penyebab kematian orang tuanya. Xena selalu berusaha mencari kesempatan untuk membalaskan dendamnya itu. Dia ingin membunuh pangeran Alaric dengan tangannya sendiri. Namun apa jadinya bila ternyata laki-laki yang ingin dia bunuh itu adalah laki-laki yang dia cintai?. Apa Xena tetap memilih membalaskan dendamnya?. Atau mempertahankan cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom's chaby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

XENA @BAB 15

"Iya ini aku. Kekasih tercintamu. Kenapa?. Apa kau merindukanku?." Sahut Alaric.

"Kenapa kau bisa ada disini?. Bukankah kau sudah meninggalkan desa ini?." Tanya Xena tampak keheranan.

"Aku tidak mungkin meninggalkan desa ini, karena aku tidak mau meninggalkan kekasih secantik kamu." Jawab Alaric.

Xena memutar bola matanya, tidak suka mendengar perkataan Aiden. "Kenapa kau kesini?. Tidak ada yang mengundangmu datang ke rumah ini?." Ketus Xena.

"Aku tidak perlu undangan untuk datang menemui kekasihku sendiri." Sahut Alaric.

"Bukankah teman-temanmu sudah pergi. Lalu kenapa kau masih ada disini?." Tanya Xena dengan nada ketus.

"Sudah ku bilang aku tidak mau meninggalkan kekasih secantik kamu." Jawab Alaric dengan senyumnya. "Kenapa?. Apa kamu ingin aku pergi dari desa ini?."

"Iya benar. Aku memang menginginkanya. Aku harap kamu secepatnya meninggalkan desa ini, dan tidak pernah kembali lagi." Jawab Xena, seraya beranjak dari sana, hendak masuk ke dalam rumah. Disaat yang bersamaan, Audrey keluar dari dalam rumah. Dia senang melihat Aiden ada disana, karena dia ingin menagih janji Aiden yang akan memasukannya ke istana.

"Apa kau benar-benar ingin masuk ke istana?." Tanya Aiden/ Alaric memastikan.

"Iya Aiden, aku sangat menginginkanya. Aku tidak keberatan sekalipun aku harus menjadi pelayan disana. Yang penting aku bisa masuk dan tinggal di istana." Jawab Audrey.

"Baiklah, kalau begitu aku akan membantumu."

"Benarkah?."

"Apa kakek nenek dan adikmu akan mengijinkan kamu pergi dari rumah untuk tinggal di istana?." Tanya Alaric.

"Itu urusanku. Yang penting kau mau membawaku kesana." Jawab Audrey, lalu mengajak Alaric masuk. Dia mengajaknya makan bersama. Kakek Abraham dan nenek Gloria nampak senang melihat Aiden, tapi tidak dengan Xena.

Saat itu juga Audrey mengatakan pada kakek dan neneknya tentang keinginannya untuk pergi ke istana. Semua nampak terkejut, dan kakek Abraham langsung menolak keinginan cucunya itu.

"Sampai kapanpun kakek tidak akan mengijinkanmu pergi apalagi ke istana."

"Kenapa kakek selalu melarangku?. Aku sudah dewasa kek. Aku bisa menjaga diriku, karena aku bukan anak kecil lagi. Jadi kakek tidak perlu mengkhawatikanku." Ujar Audrey.

"Apapun yang kamu katakan, kakek tetap tidak akan mengijinkanmu."

"Kakek jangan egois dan jangan mengekang kebebasanku. Sampai kapan kakek dan nenek akan menyembunyikan kami seperti ini. Apa kakek tahu, aku bosan hidup didesa terpencil seperti ini. Aku ingin menikmati hidupku seperti dulu, saat kita tinggal di..."

"Audrey." Sergah kakek Abraham membuat semua yang ada disana tersentak kaget. Pasalnya ini baru pertama kalinya kakek Abraham berteriak seperti itu. Nada bicaranya terdengar sangat tegas dan suaranya terdengar menggema ditelinga. Sepertinya kakek Abraham sangat emosi.

"Ini urusan keluarga kami, sebaiknya kau cepat pergi dari sini." Ujar Xena pada Alaric. Dia menurut, dan segera pergi dari sana. Xena benar dia memang tidak pantas berada disana saat situasinya seperti tadi.

Alaric tidak mengerti kenapa keluarga Xena sepertinya tidak suka pada hal yang berbau istana. Apa mungkin semua keluarga Xena memang membenci kerajaannya dan juga dirinya?. Dia harus segera mengetahui penyebabnya, harus.

🍁🍁🍁🍁

Esoknya, dikerajaan Zhepyra.

Raja dan ratu sangat senang dan lega karena anak mereka telah kembali dengan selamat. Walau sebenarnya anak mereka yang asli belum benar-benar kembali, karena dia masih berada di desa.

"Syukurlah kau telah kembali dengan selamat. Ayah dan ibu sangat mengkhawatirkanmu."

"Aku sudah bilang kalau aku akan baik-baik saja kan, ayah. Jadi ayah dan ibu tidak perlu mengkhawatirkanku."

"Mana mungkin kami tidak mengkhawatirkanmu. Orang tua manapun pasti akan selalu mengkhawatirkan anak-anaknya, saat mereka berjauhan." Sahut Ratu Valeryna, ibunda pangeran Alaric.

Pangeran Alaric di dampingi Conrad menceritakan masalah pemungutan pajak yang di lakukan oleh Dimitri dan anak buahnya di desa tempat tinggal Xena. Dia ingin ayahnya memecat dan menghukum mereka. Tentu saja raja akan menuruti keinginan Alaric, karena dia tidak suka Dimitri menyalah gunakan kekuasaan yang dia miliki untuk memeras rakyatnya.

Esoknya.

Keluarga besar dari kerajaan Mazzari telah tiba di kerajaan Zephyra. Mereka disambut dengan hangat dan penuh hormat. Kerajaan Mazzari adalah sekutu kerajaan Zephyra. Kedua raja dari kerajaan tersebut bersahabat sejak lama.

Selain Raja dan para pejabat penting Ratu dan putri kerajaan dari kerajaan Mazzari juga datang ke Zephyra. Saat ini mereka di jamu diruangan khusus dan sedang menikmati makan siang. Putri dari kerajaan Mazzari yang bernama Elora sepertinya tertarik pada pangeran Alaric. Sejak tiba di istana hingga saat ini, dia terus mencuri pandang ke arahnya, dan Alaric tahu itu. Dia hanya tersenyum sekilas dan tidak terlalu menghiraukannya.

Bagi Alaric ini sudah biasa terjadi, saat dia bertemu dengan putri kerajaan atau wanita manapun yang melihatnya. Hanya Xena yang ada dalam hati dan pikirannya saat ini. Walau ini memang bukan pangeran Alaric yang asli, tapi seperti apa yang dikatakan Gwendolyn, apapun yang ada pada diri pangeran Alaric palsu, semua akan sama persis dengan pangeran Alaric yang asli termasuk juga perasaan yang dia rasakan.

...

Kembali ke desa Xena.

Saat ini Aiden membantu kakek Abraham di ladang, menanam bibit kentang. Xena sangat tidak suka melihatnya, karena menurut Xena, Aiden hanya ingin mencari muka dihadapan kakek dan neneknya, dan sialnya kakek dan neneknya sepertinya memang menyukai Aiden.

Xena memilih pergi ke sungai. "Kek, nek!! Aku akan ke sungai sebentar." Pamitnya.

"Iya. Hati-hati." Sahut sang nenek.

"Iya nek." Balas Xena, lalu pergi ke sungai. Dia duduk diatas batu melihat ke sekeliling, lalu pandanganya berhenti saat melihat sesuatu didalam hutan. Cahaya itu, dia melihatnya lagi. Xena beranjak, lalu melangkahkan kakinya menuju cahaya itu. Cahaya yang sama yang akhir-akhir ini sering dia lihat keluar dari dalam hutan, tepatnya dari arah danau.

Xena terus berjalan mengikuti arah cahaya, tanpa melihat kesekeliling. Xena berdiri didekat pohon, dengan tatapan yang masih tertuju pada cahaya itu Dia tidak menyadari kalau saat ini ada seekor ular viper hijau yang merasa terancam dengan kehadirannya.

Ular itu sepertinya akan menggigit Xena, dan Xena masih tidak menyadarinya, padahal kepala ular itu sudah sangat dekat dengan tangannya.

"Xena!! Awass!! Xena tersentak kaget saat seseorang mendorong tubuhnya, hingga dia hampir terjatuh. Dia berbalik, dan ternyata Aiden pelakunya." Apa yang kau lakukan?." Hardik marah Xena.

Dia sangat marah dan kesal saat itu, namun rasa kesalnya berubah seketika saat dia melihat ada ular yang menggigit tangan Aiden. Xena baru menyadari kalau ternyata Aiden telah menyelamatkannya dari gigitan ular itu.

Dia menjauhkan ular itu dari tangan Aiden, dan melemparkannya. Aiden mulai merasakan nyeri dan rasa panas di area bekas gigitan. Xena meminta Aiden tetap tenang, lalu dia merobek baju bagian bawahnya, dan mengikatkannya di dekat area gigitan itu, agar bisa atau racun itu tidak cepat menyebar. Setelah itu dia membawa Alaric dari sana.

.

.

Bersambung🍁🍁🍁

1
Lian Mrln
di tggu kelanjutnya kk
Popcorn Latte
semangat ka, jangan kasih kendor 😊😘😘
Popcorn Latte: ditunggu up nya ka 😘
total 2 replies
Nurmalia Lia
waaww ternyata Audrey tak mw mengakui bahwa Xena adiknya sungguh terlalu...gpp yg penting pangeran Alaric tetap stay bersama Xena😘😘
Nurmalia Lia
lanjuttt thorr🥰
Reyshia Ratu
Terimakasih thooor double up ny
Mom's Chaby: sama-sama kak
total 1 replies
Reyshia Ratu
yes ahirny xena mau juga tinggal di istana
Reyshia Ratu
aduh xena kamu ga tau si kalo pangeran itu sukanya cuma sama kamu
Reyshia Ratu
aaah audrey audrey kamu si pake caper bagat gitu
Reyshia Ratu
ooooooh ternyata kenyataan yg didapat audrey tak seindah yg dibayang kan

KASIHAAAAAAN
Reyshia Ratu
akhirnya berhasil juga pangeran mendapan kan cinta xena

jadian nieeee
Reyshia Ratu
asiiik seperti harapan mu audrey
Reyshia Ratu
wah kesempatan nih buat audrey bisa masuk istana
Reyshia Ratu
pangeran gitu looooooh
semua paaaasti bisa
Reyshia Ratu
yes dapat pulang nih pangeran
Reyshia Ratu
ceritanya menarik untuk di baca
Reyshia Ratu
awal cerita yg bagus
Reyshia Ratu
mampir sini dulu ah
Mom's Chaby: makasih kak🙏🌻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!