Yuki, anak SMA yang mungkin kurang beruntung. Hidup hanya berdua dengan sang kakek.
Kedua orang tuanya meninggal saat ia masih kecil. sejak saat itu ia dibesarkan oleh kakek semata.
Di sekolah pun dia selalu di rundung teman sekelasnya karena dia anak miskin. suatu saat sepulang sekolah dia mendapati sang kakek tergeletak di ruang tamu rumahnya.
Hancur sudah harapan hidup Yuki. kini dia tinggal sebatang kara.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yun_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Misi Kerajaan
Akio marah besar, sepertinya penculik Yumi sengaja meninggalkan jejak untuk Akio.
"Berani juga kalian menantangku, aku akan ikuti permainan ini" gumam Akio segera pergi ke hutan.
Di lantai tempat Yumi berdiri tadi, rupanya penculik meninggalkan pesan supaya menemuinya di hutan.
"Aku sudah di sini, sebaiknya keluarlah. sebelum aku membakar habis hutan ini" ucap Akio yang sudah sampai di hutan.
"Hia ha ha ha... terimakasih sudah datang" sapa pria berjubah yang menutupi wajahnya dengan topeng. dia juga membawa Yumi yang sedang di ikat dan di tutup mulutnya.
"Cepat serahkan dia, sebelum terlambat" ancam Akio sangat marah.
"Tunggu dulu, aku hanya ingin bernegosiasi denganmu. jangan ikut campur masalah kerajaan ini. maka, aku akan melepaskan wanita cantik ini"
"Hahahah!!!!!! waktumu sudah habis....Robin!! "
"Bagaimana kamu bisa mengenaliku??!! " Robin kaget ternyata Akio sudah tau siapa dalang di balik kekacauan Kerajaan ini.
"Tentu saja aku tahu. terutama saat di ruang itu, setelah aku menerima permintaan raja. gerak gerikmu sudah terbaca olehku. apalagi saat berada di dekatmu, aku mencium bau ras iblis dari sekujur tubuhmu"
"Maka dari itu, cepat lepaskan wanita itu!! " sepertinya kesabaran Akio sudah habis.
Robin membaca mantra sihir..
"Aku sudah meremehkanmu. negosiasi kita sudah berakhir... Munculah!!"
Tiba tiba ratusan monster iblis muncul mengepung hutan. Akio sontak kaget.
"Dari mana datangnya monster monster ini!!?? "
"Hia ha ha aha!!!! apa kamu sekarang ketakutan?? ini akibatnya jika berani beraninya menantang ku" ucap Robin.
Di sana terlihat seorang dari ras iblis datang membantu Robin.
"Dia adalah jendral pasukan iblis kerjaan barat, Dominic" dengan sombongnya Robin memperkenalkan teman sekongkolnya itu.
"Terimakasih Dominic. berkat kekuatanmu, aku bisa mengendalikan monster sebanyak ini"
"Hia ha ha ha ha!!!!! " balas tawa Akio dengan wajah menyeramkan.
***
Sementara di pusat kerajaan Leonard siap siaga setelah munculnya ratusan bahkan ribuan monster yang menyerbu hutan.
"Lapor tuan Raja, keadaan semakin tak terkendali. ratusan monster mengamuk menyerbu hutan dekat kota Leonard" lapor pemimpin pasukan kerajaan.
"Kerahkan seluruh pasukan kerajaan untuk menjaga benteng masuk kerajaan. jangan sampai ada satu monster pun masuk ke wilayah kota" perintah Raja pada pemimpin tadi.
"Baik Raja, laksanakan!! "
***
"Apa kau sudah putus asa, sehingga tertawa terbahak bahak!!! " ejek Robin pada Akio.
"Tunggulah aku di penginapan kemarin, aku akan mengirimmu ke sana dengan sihir teleportasi" ucap Akio pada Yumi.
"Ta tapi tuan... "
"Baiklah" Yumi menyetujui perkataan Akio. Yumi takut melihat mata merah Akio yang terlihat dari lubang topeng kelinci.
"Se sejak kapan?? wanita itu berpindah ke sisimu!!??" Robin terkaget kaget karena wanita yang berada di sisinya tadi sudah berada di tangan Akio.
"Hia ha ha ha ha!!!!! " Akio terus tertawa penuh emosi.
"Sebaiknya kamu berhati-hati, dia bukan petualang biasa" ucap Dominic pada Robin.
"Hah!!!!! aura apa ini !!! sangat mengerikan " lanjut Dominic melihat Akio yang sepertinya menunjukkan kekuatannya.
Semetara Akio terus tertawa. sepertinya tertawa tak henti adalah puncak emosi Akio.
Akio merapalkan sihir pemanggil. tak lama kemudian muncul naga besar yang menakutkan.
"Terimakasih Hydra sudah datang... "
"Hya ha ha ha... sudah lama sekali tuan tidak memanggilku" ucap Hydra.
"Me mo monster apa itu!???!? " seketika Robin gagap ketakutan. wajahnya memucat.
"Gawat!!! i i itu Raja naga api neraka!!! siapa sebenarnya orang itu! " sahut Dominic.
Hydra adalah Naga terkuat di dunia ini. dia dijuluki Raja naga api neraka karena seluruh badannya di selimuti kobaran api yang membara.
"Tolong lenyapkan kedua orang itu dan juga monster yang mengamuk di sini" ucap Akio.
Sebenarnya Akio bisa dengan mudah melenyapkan hutan ini beserta isi isinya. hanya saja dia tidak ingin repot mengurus cecunguk ini.
"Oh tunggu dulu, aku bawa yang itu... "
Akio mengeluarkan sihir menyerupai tali, kemudian tali itu mengikat Robin.
"Hancurkan tempat ini" ucap Akio lalu pergi dengan sihir teleportasi.
"Kenapa ini, kenapa aku tak bisa menggunakan kekuatan sihirku? " Dominic mencoba kabur dari hutan.
"Hia ha ha ha... tempat ini sudah di steril oleh tuanku. bagaimana? hebat bukan?! " ucap Hydra.
Naga itu mulai terbang dan menyemburkan kobaran api hingga terlihat dari kerajaan.
Dominic dan ribuan monster di dalam tak bisa kabur dan hangus lenyap terbakar semburan api dari mulut Hydra.
"Lapor Raja, ada seekor Naga sedang mengamuk di hutan tempat monster menyerbu tadi" ucap pemimpin prajurit.
"Ini gawat, tetap waspada. jangan sampai lengah!! "
"Tunggu!!!! Naga itu suruhanku. jangan bertindak" ucap Akio sambil melempar Robin di hadapan Raja.
"Apa yang kamu lakukan.. kenapa kamu mengikat pengawal ku? " ucap Raja setelah Akio masuk ke ruangannya.
"Dialah orangnya.. orang yang ingin mengkudeta kerajaan ini!" jelas Akio.
"Apa!!! apa benar Robin? padahal aku sangat mempercayaimu" Raja kaget tak percaya.
Sedangkan Robin hanya diam saja meringis kesakitan.
"Jelaskan semuanya, aku akan mengampunimu. dan mengapa kamu ingin memusnahkan suku Elf? " ucap Akio.
"Benarkah... "
"Aku hanya ingin menguasai negeri ini, aku ingin melengserkan Raja dengan cara membuat ekonomi negri melemah. sehingga masyarakat murka dan memaksa Raja turun tahta kerajaan" sepertinya Robin menerima tawaran Akio.
"Jadi kamu mencegah para pedagang datang kemari dengan monster monster hutan itu" sahut Akio.
"Anda sangat cerdas tuan, ampuni saya"
"Lalu, dengan suku Elf? " tanya Akio.
"Kekasihku seorang suku Elf, dia meninggalkan ku demi lelaki lain. membuatku sangat membenci suku Elf yang berhianat" jelas Robin.
"Baiklah, sudah selesai introgasinya"
Croooot....
Entah dari mana Akio mendapat sebilah pedang. Akio langsung memenggal kepala Robin di depan Raja dan pemimpin prajurit tadi.
"Apa yang kamu lakukan.... " Raja kaget tercengang. begitu juga dengan pemimpin prajurit yang gemetar melihatnya.
"Dia berani menyekap wanitaku... ini berlaku untuk siapapun yang berani main main denganku. satu lagi, tolong rahasiakan bahwa aku yang memanggil naga itu kemari" ucap Akio sangat serius.
"Ba ba baiklah... "
"Kalau begitu saya permisi dulu... oh iya, mana upahku?" tanya Akio tak lupa dengan janji Raja.
Setelah mendapat upahnya, Akio pergi meninggalkan kerajaan menuju penginapan.
Setelah membumi hanguskan hutan yang lumayan luas itu, Hydra kembali ke tempat asalnya.
"Kamu dengar tadi, dia ingin kita merahasiakan kejadian ini" ucap Raja.
"Ba baik tuanku.. " sahut pemimpin prajurit tadi.
Setelah semua kejadian ini Raja Kruger membeberkan masalah adanya kudeta pada rakyat dengan membawa kepada Robin sebagai bukti. semua orang orang yang berkomplot dan Robin di tangkap dan di penjarakan.
Dan masalah diskriminasi pada suku Elf sudah jelaskan. semua hanya kesalahpahaman.
Kerajaan ini mulai pulih perlahan. isu isu dari Kerajaan ini juga mulai ramai di perbincangkan. para pedagang tak takut melewati hutan yang sekarang rata oleh tanah.
Hutan itu benar hangus terbakar.