Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Seorang Wanita

Aku Seorang Wanita

Status: sedang berlangsung
Genre:Paksaan Terbalik
Popularitas:16.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ade Diah

Bagai mana rasanyanya jika kita yang merasa jika diri kita normal tiba-tiba menyukai orang yang sama jenisnya dengan kita
otak berpikir jika yang kita rasakan salah tapi hati berkata jika rasa suka dan cinta itu ada dan nyata terasa
Dan kira kira setelah tau jika rasa yang kita miliki itu tidak salah apa yang akan kita lakukan
apakah sama dengan yang akan di lakukan Ardana pada Hana yang telah menyiksanya selama ini?
"Aku akan menemukan mu, dan aku akan membalas mu karena telah membuat ku tersiksa dengan rasa yang pernah kupikir salah"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Diah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku tidak salah mencintainya

Alina yang dari tadi sulit menghubungi Hana langsung menghubungi pembantu yang ada di rumahnya

Pembantu tersebut mengatakan jika tadi pagi Hana pamit ingin kerumah kontrakannya, Alina yang merasakan pirasat buruk tanpa berpikir panjang langsung meninggalkan pekerjaannya untuk pergi kerumah kontrakan Hana

Sampai di rumah Hana Alina langsung mengetuk pintu dan setelah beberapa kali dia mengetuk pintu, Hana tak kunjung menyahut

"Tidak itu tidak mungkin, dia tidak mungkin pergi begitu saja" ucap Alina sambil menggelengkan kepalanya

"Ya dia tidak mungkin pergi, dia pasti sedang ketempat lain" ucap Alina melawan pirasat buruknya

Alina yang berharap Hana hanya sedang pergi kini memilih duduk di teras rumah untuk menunggu Hana pulang dan sampai sore hari ternyata Hana belum juga menunjukan bayang hidungnya

"Pergi kemana dia kenapa ponselnya mati" ucap Alina sambil melihat ponselnya

Alina terus fokus pada ponselnya sampai dia tidak menyadari jika ada pemilik rumah kontrakan sedang menghampirinya

"Neng Alina ya?" tanya pemilik kontrakan

Alina yang sedang melamun merasa kaget saat mendengar suara pemilik kontrakan "Pak Rete bikin kaget saja" ucap Alina yang biasa memanggil pemilik rumah kontrakan Hana dengan sebutan pak Rete karena dia juga seorang Rt dikampung tersebut.

"Maaf, kalau bapak mengagetkan non, tapi kenapa non ada di sini?" tanya pak Rt sekaligus pemilik kontrakan

"Tentu saja saya disini untuk menemui Hana pak Rete" ucap Alina yang tidak habis pikir kenapa pak Rt bertanya dia sedang apa di rumah kontrakan Hana

"Io memangnya Farhan tidak memberi tahu non kalau dia sudah tidak akan tinggal lagi di sini".

"kapan dia pamit sama bapak?" tanya Alina

"Tadi pagi non" jawab Pak Rt dan jawaban pak Rt membuat Alina hanya bisa duduk dan termenung di kursi depan rumah Kontrakan Hana

"Non kalau begitu saya permisi karena saya masih ada keperluan lain" pamit Pak Rt yang melihat jika Alina tidak akan pergi dari rumahnya dalam waktu dekat

"Sial kemana bocah itu, aku menyesal telah membuatkannya KTP" ucap Alina yang sangat menyesal telah membantu Hana mendapatkan Kartu tanda pengenal itu dan setelahnya itu dia pergi untuk pulang karena waktu sudah hampir malam

Sementara di rumah, Ardana yang baru selesai membersihkan diri langsung melihat dua buah amplop yang ada di atas nakas

Ardana langsung mengambilnya dan namanya tercantum di salah satu amplop tersebut

Ardana bertanya-tanya siapa yang memberinya sebuah surat, Ardana yang tidak mau terus menebak dari siapa surat tersrbut langsung saja membulanya

Ardana yang tidak berpikir jika itu surat pengunduran diri dari Hana cukup terkejut saat membacanya tapi setelah itu dia tersenyum karena sekarang dia tidak perlu memikirkan bagai mana caranya agar dia bisa menjauhi Hana

"Syukurlah tapi kenapa dia mengundurkan diri" ucap Ardana yang tidak tau alasan Hana mengundurkan diri

Ardana yang sudah berpakayan keluar dari kamarnya untuk memberikan amplop yang bertuliskan nama sang adik

namun saat baru keluar kamar Ardana mengurungkan niatnya karena dia baru ingat jika adiknya belum pulang

"Nanti saja saat jam makan malam" ucap Ardana Lalu dia masuk lagi sambil membolak balikan amplop yang bertuliskan nama Alina

"Kenapa aku jadi penasaran" ucap Ardana yang tiba-tiba ingin melihat isi dari amplop milik Alina

"Jika aku membacanya tidak apa-apa bukan" ucap Ardana sambil membuka Amplop yang sedang dia bawa

"*malam Alina

maaf pasti saat ini kamu sedang mencariku, maaf aku pergi tanpa berpamitan, karena pasti kamu akan melarangku pergi.

Kamu pasti sedang bertanya-tanya kemana aku pergi, aku pergi katempat di mana tidak ada yang tau jika aku adalah farhan seorang anak perempuan yang terpaksa menjadi seorang anak laki-laki, sudahlah aku tidak ingin membahas itu toh kamu sudah tau semua rahasiaku bukan

aku menulis surat ini agar kamu tidak perlu khawatir karena aku pasti baik-baik saja oh iya terima kasih KTP-nya berkat kamu aku punya identitas ku yang sesungguhnya

aku sayang kamu Alina*".

itulah isi surat yang telah di baca Ardana dan kini Ardana sedang melamun

"Jika dia seorang wanita jadi aku Tidak salah mencintainya" ucap Ardana yang kini merasa sangat lega karena ternyata di tidak salah mencintai seorang Hana

Ardana langsung keluar kamar setelah membaca surat tersebut dia ingin menunggu Alina pulang untuk bertanya apakah yang barusaja dia baca adalah sebuah kenyataan dan jika semua itu benar dia ingin tau kenapa bisa Hana harus menjadi Farhan karena di surat tersebut Hana tidak menjelaskannya

Ardana dengan setia menunggu Alina pulang dan saat Alina baru masuk rumah Ardana langsung berkata "Kau dari mana saja kenapa baru pulang ini sudah hampir tengah malan"

Ya tengah malam karena setelah dari rumah kontrakan Hana, Alina ternyata tidak langsung pulang dia justru pergi mendatangi semua teman laki-lakinya yang pernah berteman dengan Hana saat masih mengenyam pendidikan

"Maaf" anya Itu kata yang keluar dari mulut Alina

Alina yang sudah cape dan tidak ingin berbicara panjang lebar langsung melanjutkan langkahnya lagi menuju kamarnya tapi baru dua langkah namanya sudah di panggil oleh Ardana

"Alina" ucap Ardana dan Alina langsung menoleh dan setelah itu Ardana berkata lagi "Ini ada surat dari sahabat mu".

Alina yang hanya mempunyai satu sahabat langsung menghampiri Ardana dan mengambil Surat yang ada di atas meja

tanpa bertanya dari siapa Alina langsung membuka Amplop tersebut dan membaca isi surat yang ada di dalamnya dan setelah selesai dia berkata

"Ya sudah kak aku pamit aku ingin beristirahat" Ucapnya dingin karena dia benar-bebar sangat lelah setelah mencari Hana dari siang sampai malam

Ardana yang tadinya ingin bertanya tentang Hana kini hanya bisa bersabar menunggu sang adik merasa lebih baik

"Mungkin besok aku akan bertanya kasihan pasti dia sangat lelah setelah mencari keberadaan Hana" Ya Ardana berkata demikian karena pasti Alina pulang malam karena sudah mencari Hana

Ardana menyadarkan tubuhnya di sofa dan dia mengingat saat bersama dengan Hana dan ingatannya tertuju saat dia sedang menggendong Hana dan saat itu dia tidak sengaja menekan dada Hana yang dia pikir itu hanyalah bra berisi kain atau busa

"Pantas saja dia langsung memindahkan tanganku ternyata itu asli" Ucapnya tersrnyum karena entah mengapa dia masih sangat ingat dengan apa yang dia tekan saat itu

mungkin itu pertama kalinya dia menyentuh hal seperti itu jadi dia terus ingat dengan rasanya "Aku baru tau ternyata sangat empuk, pantas saja Leo sering memuja wanita yang berdada besar ternyata". ucap Ardana dalam Hati sedangkan wajahnya kini tengah berseri-seri karena mengingat Hana yang seorang wanita tulen bukan kawe

1
Adi Mulyono
kapan up lagi Thor?
Ade Diah: yang Wanita tuli dan bisu, tapi kayanya kamu udah baca deh, makasih!!!
total 3 replies
Adi Mulyono
nice Thor di tunggu crazy up nya
Adi Mulyono
agak Laen sih kek yang itu loh :v
Ade Diah: yang mana?
tadinya mau nyerah tapi karena bisa jadi ini judul terakhir yang saya tulis jadi ya berusaha menyelesaikan cerita seperti rencana awal.
total 1 replies
Adi Mulyono
hehehehe akhirnya bisa baca lagi
Adi Mulyono
akhirnya setelah sekian lama nabung bisa baca banyak :) dan nabung lagi sekarang :(
Adi Mulyono: soalnya nanggung Thor kalau pas lagi seru" baca eh tau tau nya dah habis 😅
total 2 replies
Adi Mulyono
akhirnya hasil nabung beberapa hari jadi bisa baca banyak
Adi Mulyono
makin kesini makin kesana

semangat Thor
Adi Mulyono
susa amat mau jujur nya 🤣
Adi Mulyono
bjir pasti ujung ujungnya tetap harus ke mama yah Thor?
Ade Diah: terimakasih masih setia
total 2 replies
Ade Diah
haduuuhh ngedrop
Ade Diah
siap doakan semoga karya yang satu ini bisa selamat sampai tamat aamiin
Adi Mulyono
mantap Thor tetap semangat buat namatinya
Ade Diah: siapppp semoga karya yang ini bisa sampai tamat aamiin
total 1 replies
Adi Mulyono
nah gini dong Thor jadi aku bisa baca lanjutannya thanks thor
Adi Mulyono
Thor kapan lagi update nya kok nanggung amat aku jadi makin penasaran cerita kedepannya
Ade Diah: Sabar ya, maklum masih amatir jalan cerita udah di kepala tapi cara menyampaikan ceritanya itu susah kalau asal tulis takutnya tulisannya jadi berantakan
total 1 replies
Adi Mulyono
nice thor
Reina
semangat,,aku mampir nih thor
Ade Diah: terima kasis
total 1 replies
Adi Mulyono
bikin greget aja
Ade Diah: terimakasih sudah mampir
total 1 replies
Ade Diah
Semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!