Saat semua orang mementingkan cita-cita mereka untuk menjadi apa yang diinginkan dimasa depan namun tidak dengan seorang wanita yang memilih menerima tawaran Kekasihnya untuk menikah.
Ketika ia membayangkan jika dalam menjalani kehidupan rumah tangga pasti akan sangat menyenangkan apalagi menikah dengan orang yang kita cintai itu pasti akan menambah kebahagiaan. Namum semua bayangan itu seketika sirna karena apa yang dibayangkan diawal semuanya salah.
Pernikahan yang seharusnya berujung kebahagiaan dan keharmonisan semua itu hilang seketika karna perbuatan seorang suami yang mengkhianati hubungan pernikahan tersebut. Selalu memaafkan dan memberikan kesempatan pada suaminya tidak menjadikan suaminya berubah.
Berbulan-bulan kelakuan suaminya semakin menjadi-jadi, ia selalu Menerima setiap kepahitan yang dia alami. Hingga suatu hari ia ingin pergi meninggalkan rumah yang selama ini mereka tinggali dalam menjalani kehidupan rumah tangga.
Namun siapa sangka saat dirinya ingin meninggalkan suaminya malah dihadirkan oleh tuhan seorang malaikat kecil hasil dari dirinya dan suaminya.
Apakah wanita itu memilih bertahan dengan suaminya? Atau tetap meninggalkan suaminya walaupun dalam keadaan mengandung anaknya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Heti Ovi Susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 14
"Baik silahkan ditunggu" pelayan itu pun pergi dari tempat itu.
"Kau harus tetap ikut bernyanyi dengan ku! tidak ada tolakan!" ujar Carol yang tetap memaksa Rafael agar ikut bernyanyi.
Dengan keterpaksaan Rafael akhirnya memilih mengalah untuk kekasih nya.
-------------------------------------------------
Saat menunggu makanan yang mereka pesan datang caraol sudah sangat tidak sabar untuk namanya agar cepat dipanggil.
Hingga beberapa menit kemudian terdengar suara mix yang memanggil nama nya dengan rafael.
"Kami persilahkan untuk nona Carol dan tuan Rafa agar bisa menyumbang kan lagu" ujar seseorang yang memimpin acara itu.
Dengan antusias nya Carol menarik tangan Rafael agar berjalan kedepan.
"Ehem maaf sebelumnya perkenalkan saya Carol dan ini Rafa calon suami saya, saya ingin membawa kan lagu yang berjudul kupilih hatimu" izin Carol kepada beberapa pengunjung yang disana.
"Kenapa harus lagi itu" tolak Rafael yang tak suka lagu bernuansa romantis.
"Sudah diam lah kalau kau tidak hafal tinggal tanya saja dengan google di ponselmu" ujar Carol sambil mendudukkan bokongnya di kursi yang sudah tersedia.
Alunan musik mulai mengiringi mereka.
(Ku pilih hatimu tak ada ku ragu
Mencintamu adalah hal yang terindah
Dalam hidupku oh sayang
Kau detak jantung hatiku
Setiap nafasku hembuskan namamu
Sumpah mati hati ingin memilihmu
Dalam hidupku oh sayang
Kau segalanya untukku
Janganlah jangan kau sakiti cinta ini
Sampai nanti di saat ragaku
Sudah tidak bernyawa lagi
Dan menutup mata ini untuk yang terakhir
Setiap nafasku (setiap nafasku)
Hembuskan namamu (hembuskan namamu)
Sumpah mati (sumpah mati)
Hati ingin memilihmu (ku milikmu)
Dalam hidupku oh sayang
Kau segalanya untukku ooh
Janganlah jangan kau sakiti cinta ini
Sampai nanti di saat ragaku
Sudah tidak bernyawa lagi
Dan menutup mata ini untuk yang terakhir
Oh tolonglah jangan kau sakiti hati ini
Sampai nanti di saat nafasku
Sudah tidak berhembus lagi
Karena sungguh cinta ini, cinta sampai mati
Janganlah jangan kau sakiti cinta ini
Sampai nanti
Aku tidak bernyawa lagi
Dan menutup mata ini untuk yang terakhir
Tolonglah jangan kau sakiti hati ini
Sampai nanti di saat nafasku
Sudah tidak berhembus lagi
Karena sungguh cinta ini, cinta sampai mati
Cinta sampai mati)
Carol dan rafa berhenti bernyanyi dan langsung mendapat kan tepukan tangan dari para pengunjung yang disana, dan mereka baru sadar jika Rafa yang bernyanyi di depan adalah Rafa seorang CEO perusahaan terbesar yang ada dikota mereka.
"Hei aku baru ingat dia adalah CEO perusahaan Wijaya"
"Iya dia putra sulung Wijaya"
"Wuhh tampan sekali dia"
"Beruntung sekali wanit itu mendapat kan seorang CEO yang sudah tampan dan pandai bernyanyi juga"
"Jika dia belum punya calon istri pasti akan aku temukan dengan putriku"
"Aku jadi yang kedua aja juga mau"
"Aku jadi simpanan juga mau kok asal dapat menyentuh nya"
Ucapan itu di ucapkan oleh para wanita wanita yang berkunjung di cafe tersebut, Rafael merasa risih dengan ucapan itu dan langsung menarik tangan Carol untuk kembali duduk di tempat nya.
"Kenapa ditarik sih" Carol yang tak suka jika Rafa langsung menarik nya saja.
"Apa kamu tidak dengar ucapan ibu-ibu tadi? aku sungguh risih mendengar nya" ujar Rafael yang duduk di bangku nya.
"Ohh karna itu, maaf sudah membuat mu tidak nyaman" maaf Carol kepada Rafa jika dirinya membuat kekasih nya itu merasa tidak nyaman dengan kondisi seperti ini.
"Sudahlah, kenapa makannya tidak datang-datang" ujar Rafael yang sudah lapar.
"Permisi maaf membuat pesanan anda terlambat" tangan pelayan itu segera meletakkan makanan yang sudah dipesan oleh Rafa dan Carol.
"Terima kasih" ujar Carol dan diangguki oleh pelayan tersebut.
Mereka berdua segera melahap makanan nya, setelah makanan yang mereka makan sudah habis Rafa segera membayar tanggihan nya.
"Apa kau lelah? jika kau lelah lebih baik kita tunda dulu untuk melihat gedung pernikahan kita" ujar Rafael yang melihat wajah Carol seperti kelelahan.
"Aku tidak lelah, lagi pula besok aku sudah berjanji kepada momy akan menemani nya untuk melihat gaun pernikahan" ujar Carol sambil menyandarkan tubuhnya di bangku mobil.
"Ya sudah istirahat lah sebentar di mobil, kebetulan perjalanan dari sini ke gedung membutuhkan waktu satu jam jadi kau bisa tidur sebentar di sini" Rafael segera menancap gas nya untuk menuju gedung pernikahan.
Saat diperjalanan Rafael menghubungi pihak WO agar dirinya bersiap disana karna dia dan Carol ingin melihat gedung.
Melirik sekilas ke arah Carol membuat Rafael ingin sekali memutar Balik pulang kanra sebenarnya dirinya tak tega melihat carol tidur di dalam mobil.
Setelah menempuh perjalanan yang cuku lama akhirnya mereka sampai di gedung tempat di mana akan dilaksanakan pernikahan mereka, mereka turun dair mobil dan langsung disambut oleh pihak WO yang menangani pernikahan nya.
"Selamat datang tuan, nona. perkenalkan saya Doni salah satu pegawai dari WO yang tuan gunakan" sapa salah satu pegawai WO dan mendapat jawaban senyuman dari Carol.
"Mari silahkan masuk tuan, nona. Kami akan melihatkan seluruh isi gedung ini" ajak Doni.
Mereka berdua berjalan dibelakang Doni pegawai WO itu, setiap sudut dijelas kan secara rinci oleh pegawai itu dari dimana tempat mempelai dan tempat para tamu undangan an bahkan dekorasi yang akan digunakan memiliki kesan yang berbeda dari pernikahan lain nya.
"Berapa persen persiapan kalian?" tanya Rafael kepada Doni.
"Persiapan nya sudah 50% tuan hanya menunggu dekorasi ini semua selesai sesuai dengan tanggal yang tuan tentukan" jawab Doni.
"Kalau begitu persiapan kan semuanya dengan baik dan jangan ada kesalahan satu pun!" tegas Rafael.
"Baik tuan" Doni memberikan bow kepada Rafael.
"Mari tuan kami tunjukkan bagian outdoor nya" ajak Doni namun ditolak oleh Rafael.
"Kita lanjutkan besok karna calon istri ku sudah lelah hari ini" tolak Rafael dengan sopan.
"Kalau begitu mari kami antar untuk ke lobi" adoni segera mengantarkan Rafael dan Carol untuk menuju lobi.
Setibanya di lobi Rafael dan Carol segera masuk kedalam dan melakukan mobilnya untuk pulang karna Rafael tak tega jika membuat Carol terlalu lelah.
"Tidur lah lagi di mobil aku akan membangunkan mu jika sudah sampai di rumah" ujar Rafael sambil meraih tangan Carol.
"Aku tidak mengantuk" bohong Carol yang sebenarnya dirinya juga sangat lelah apalagi tadi dia sempat bernyanyi di cafe.
"Jangan berbohong kepada ku! tidurlah jika lelah jangan di paksakan" tegas Rafael dengan menatap kearah Carol.
"Iya nanti jika aku ingin tidur pasti akan tertidur sendiri disini" ujar Carol sambil menatap Balik kearah Rafael.
Mereka berdua kembali melanjutkan perjalanan nya untuk menuju kediaman Rafael, dan di pertengahan perjalanan Carol sudah tidak sanggup lagi untuk menahan lelahnya hingga dia tertidur di dalam mobil.
Tapi othor janji setelah lebaran othor bakal rajin up nya 🤗 jadi di tunggu aja yah ☺️
Terima kasih untuk dukungan kalian semuanya ❤️
Thanks and I Love You All 🥰❤️❤️❤️
aq nunggu 😣
Pengagum Rahasia Senja hadir..😊
Mari saling dukung🤗